Skip to main content

23 Soal (Essay) Protista Beserta Jawaban

Kumpulan Soal (Esai/Uraian) Materi Protista

1. Jelaskan tentang Ulva lactuca!

2. Jelaskan tentang Chara

3. Jelaskan tentang Oedogonium

4. Jelaskan tentang Divisio Chrysophyta

5. Tuliskan contoh organisme chrysophyta!

6. Bagaimana ciri-ciri umum Protista?

7. Bagaimana Protista Berkembang baik?

8. Bagaimana Klasifikasi Kingdom Protista?

9. Mengapa Protista disebut sebagai organisme eukariotik?

10. Apakah fase Vegetatif dari jamur lendir plasmodial?

11. Mengapa Protista mirip jamur tidak dimasukkan ke dalam kelompok Jamur?

12. Bagaimana Jamur air Bereproduksi?

13. Bagaimana Protista mirip Jamur memperoleh makanan dan energinya?

14. Bagaimana ciri-ciri umum Protista mirip tumbuhan (alga) yang membedakan dengan jenis Protista yang lain?

15. Mengapa Chrysophyta disebut juga alga pirang?

16. Jelaskan tentang Amoeba!

17. Jelaskan tentang Foraminifera!

18. Jelaskan tentang Radiolaria!

19. Jelaskan tentang Filum Ciliata (Ciliophora)!

20. Jelaskan tentang Filum Zooflagellata (Zoomastigophora)!

21. Jelaskan tentang Filum Sporozoa (apicomplexa)

22. Jelaskan tentang Fase Generatif (Sporongoni)

23. Jelaskan tentang Fase Vegetatif (Schizogoni).

Jawaban:

1. Chrococcus
a. Merupakan organisme uniselular yang tidak mempunyai alat gerak dan memiliki habitat di air tawar.
b. Bereproduksi secara s3ksual dengan cara konjugasi dan as3ksual dengan membentuk zoospora.

2. Ulva lactuca
a. Ulva memiliki habitat di dasar perairan laut yang dangkal, berbentuk seperti lembaran daun, daur hidupnya mengalami metagenesis.
b. Reproduksi s3ksualnya dengan cara konjugasi sedangkan reproduksi as3ksualnya dengan cara membentuk zoospora, ulva memiliki manfaat sebagai bahan makanan (selada laut).

3. Chara
a. Chara memiliki habitat di air tawar dan menyerupai tumbuhan tingkat tinggi yaitu mempunyai struktur berbentuk menyerupai batang beruas-ruas dan memiliki cabang
b. Pada ruas tubuh terdapat nukula yang mengandung arkegonium yang menghasilkan ovum serta globula yang mengandung anteridium penghasil spermatozoid, peleburan ovum dan spermatozoid menghasilkan zigospora yang akan menjadi individu baru.

4. Oedogonium
a. Memiliki habitat di air tawar.
b. Reproduksi seksualnya yaitu dengan cara fertilisasi ovum oleh spermatozoid, sedangkan reproduksi as3ksualnya dengan membentuk zoospora.

5. Divisio Chrysophyta
a. Chrysophyta sebagian bersifat uniseluler (bersel satu) dan sebagian bersifat multiseluler (bersel banyak), kebanyakan sebagai fitoplankton di ekosistem perairan.
b. Habitatnya sebagian besar berada di air tawar dan laut, pigmen utama pada chrysophyta adalah klorofil, selain itu terdapat pigmen karotenoid dan xantofil sehingga menyebabkan tubuhnya berwarna coklat keemasan
c. Sebagian Chrysophyta memiliki flagela untuk membantu pergerakan.
d. Reproduksi seksual chrysophyta dengan cara peleburan sperma dan ovum sehingga menghasilkan zigot sedangkan reproduksi aseksual dengan pembelahan biner atau pembentukan zoospora pada organisme uniseluler dan multiseluler.

6. Beberapa contoh organisme chrysophyta adalah
a) Ochromonas
Terdapat kloroplas yang melengkung. Ochromonas berbentuk bola dan memiliki alat gerak berupa 2 flagela.
b) Vaucheria
Habitatnya berada di air tawar dan payau, berbentuk benang yang tak bersekat.
Reproduksi seksualnya adalah secara oogonium dengan menggunakan anteridium, sedangkan reproduksi aseksual dengan membentuk zoospora

7. Ciri-Ciri Umum Protista
1. Kebanyakan uniseluler (bersel satu) tetapi beberapa organisme multiseluler atau kolonial.
2. Mereka hidup bebas atau hidup sebagai parasit.
3. Respirasi aerob dan memiliki mitokondria untuk respirasi sel.
4. Reproduksi secara aseksual atau seksual.
5. Protista dikelompokkan menjadi 3: protista mirip hewan (protozoa), mirip jamur, dan mirip tumbuhan
6. Berdasarkan kelompok, mereka dapat bersifat heterotrof atau autotrof.
7. Protista mirip tumbuhan (algae/ganggang) memiliki klorofil; serta memiliki pigmen tambahan seperti xantofil, fikobilin, dan karoten.

8. Protista dapat berkembang biak dengan cara aseksual serta seksual. Dalam berkembang biak melalui as3ksual atau vegetatif, mikroorganisme yang satu ini akan melakukan pembelahan biner. Sementara perkembangbiakan secara s3ksual atau generatif, protista dapat berkembang biak dengan cara berkonjugasi, gametogami baik yang isogami maupun anisogami.

9. Protista
1. Mirip hewan: protozoa
2. Mirip tumb: alga
3. Mirip jamur:
a. Myxomycota (jamir lendir),
b. Oomycota (jamur air)

10. Karena protista terdiri dari sel sel eukarotik, yaitu sel yang memiliki membran inti.

11. Fase plasmodium (fase lendir), yaitu fase atau masa dari jamur yang bentuknya berupa lendir yang merupakan sitoplasma tidak berdinding dan memiliki inti banyaklah.

12. Rotista mirip jamur tidak dimasukkan ke dalam fungi karena struktur tubuh dan cara reproduksinya berbeda. Reproduksi jamur mirip fungi, tetapi gerakan pada fase vegetatifnya mirip amoeba (protozoa). Meskipun tidak berklorofil, struktur membran jamur ini mirip ganggang. Protista mirip jamur dibedakan menjadi 2 kelompok, yaitu mycomycota dan oomycota

13. Jamur air bereproduksi secara seksual dan aseksual. secara aseksual dia menghasilkan spora (zoospora) dan secaara seksual dengan membentuk gamet jantan san betina. kemudian terjadilah fertilisasi dan terbentuk lah zigot yg tumbuh menjadi oospora yang mempunyai dinding tebal. kemudian oospora akan tumbuh menjadi benang-benang (hifa).

14. Protista mirip jamur mendapatkan makanan dengan cara parasit (merugikan tumbuhan lain) dan menguraikan dari material yang membusuk. Memperoleh energi dari menguraikan makanan.

15. Yang membedakan adalah protista mirip tumbuhan memiliki klorofil sedangkan protista yang lain tidak memiliki klorofil.

16. Filum Rhizopoda (sarcodina)
a. Rhizopoda berasal dari kata rhizo ; akar, dan podos ; kaki, sedangkan sarcodina berasal dari kata sarkodes : daging
b. Rhizopoda bergerak menggunakan kaki semu atau pseudopodia yang berfungsi juga sebagai alat untuk menangkap mangsa.
c. Pseudopodia merupakan penjuluran dari sebagian protoplasma sel. Pada rhizopoda pseudopodia memiliki beberapa bentuk seperti lobodia, filopodia, akropodia, dan rhizopodia.
d. Rhizopoda umumnya bersel satu dengan bentuk berubah-ubah.
e. Umumnya rhizopoda memiliki habitat di air tawar, air laut, di tempat-tempat basah/lembap atau hidup sebagai parasit dalam tubuh hewan dan manusia makanannya diambil dengan cara fagosit dan dicerna di vakuola makanan.
f. Alat eksresi pada rhizopoda adalah vakuola kontraktil dan pernapasan berlangsung di seluruh permukaan tubuh dengan cara difusi.
g. Rhizopoda berkembang biak dengan cara pembelahan biner.
h. Contoh Rhizopoda adalah: Amoeba, Entamoeba, Foraminifera, Radiolaria

17. Amoeba
a. Amoeba adalah salah satu contoh dari rhizopoda
b. Amoeba tidak mempunyai bentuk tubuh yang tetap dan bergerak dengan menggunakan pseudopodia.
c. Bagian luar tubuh amoeba terdapat lapisan membran sel yang berfungsi sebagai pelindung isi sel, pengatur pertukaran zat dan gas, dan penerima rangsang kimia.
d. Amoeba memiliki 2 lapisan sitoplasma yaitu ektoplasma (bagian luar) dan endoplasma (bagian dalam).
e. Berdasarkan tempat hidupnya ada dua jenis amoeba yaitu ektoamoeba yang hidup di air laut, air tawar, dan tempat basah, contoh: amoeba proteus, difflugia, dan globigerina / foraminifera.
f. Sedangkan entamoeba hidup di dalam organisme lain seperti entamoeba histolytica, entamoeba coli, entamoeba gingivalis.

18. Foraminifera
a. Foraminifera memiliki cangkang berwarna cerah dan pada permukaannya terdapat lubang kecil.
b. Gerakan organisme ini sangat lambat.
c. Foraminifera hidup di laut dan menempel di bebatuan atau sebagai plankton
d. Cangkang foraminifera sering digunakan sebagai petunjuk adanya kandungan minyak bumi dan gas alam.
e. Contoh polistomella, globigerina.

19. Radiolaria sering disebut kelompok Actinopoda memiliki pseudopodia yang ramping dan menyebar yang disebut axopodia dan umumnya berbentuk seperti bola.
Contoh radiolaria.

20. Filum Ciliata (Ciliophora)
a. Ciliata merupakan protista bersel satu yang permukaan tubuhnya dipenuhi rambut atau bulu getar (silia) yang berfungsi sebagai alat gerak dan untuk memasukan makanan ke dalam sitoplasma
b. Cillia juga berfungsi sebagai penerima rangsang dari luar sel atau lingkungan.
c. Habitat ciliata banyak di tempat berair dan mengandung bahan organik, sebagian ciliata hidup bersimbiosis dan lainnya sebagai parasit.
d. Sel ciliata mempunyai dua inti, yaitu makronukleus dan mikronukleus,
e. Makronukleus berfungsi untuk pertumbuhan dan perkembangan
f. Mikronukleus berfungsi pada proses reproduksi.
g. Reproduksi ciliata secara aseksual adalah dengan pembelahan biner dan reproduksi seksual dengan konjugasi, ciliata juga memiliki trikosis untuk pertahan diri.
Contoh ciliata adalah paramecium caudatum, stentor, didinum, dan vorticella.

21. Filum Zooflagellata (Zoomastigophora)
a. Zooflagellata mempunyai alat gerak berupa bulu cambuk (flagela),
b. Sebagian besar hidup soliter dan sebagian membentuk koloni.
c. Ada zooflagellata yang hidup bersimbiosis dan ada yang sebagai parasit dalam tubuh organisme lain.
d. Zooflagellata mempunyai bentuk tubuh tetap karena dilindungi pelikel, habitatnya di air tawar, air laut, atau sebagai parasit di tubuh organisme lain seperti hewan dan manusia.
e. Reproduksinya ada dua cara yaitu aseksual dengan pembelahan biner dan reproduksi seksual dengan cara konjugasi.
f. Contoh zooflagellata adalah leishmania donovani, trypanosoma gambiense, trichomonas vaginalis, leishmania tropica.

22. Filum Sporozoa (apicomplexa)
a. Sporozoa berasal dari kata spora : benih, dan zoon : binatang, bentuk tubuh umumnya bulat atau bulat panjang.
b. Pada umumnya sporozoa bersel satu dan tidak memiliki alat gerak, dan hampir semuanya bersifat parasit.
c. Sporozoa dapat membentuk spora pada fase zigot dan menginfeksi inangnya.
d. Reproduksi dengan dua cara yaitu aseksual (vegetatif) yang dibagi lagi menjadi schizogoni, yaitu pembelahan diri yang berlangsung dalam tubuh inang, dan sporongoni, yaitu pembentukan spora yang berlangsung di dalam tubuh inang perantaranya.
e. Secara s3ksual (generatif) disebut gamogoni (gametogenesis) yang berupa pembentukan dan peleburan sel-sel gamet jantan dan betina yang terjadi di dalam tubuh inang perantara (hospes intermediate).
f. Salah satu contoh sporozoa yaitu Plasmodium yang bereproduksi secara metagenesis (pergiliran keturunan)

23. Fase Generatif (Sporongoni)
a. Fase ini terjadi dalam tubuh nyamuk
b. Sebagai inang perantaranya dimana nyamuk menghisap darah manusia yang menderita malaria maka makrogametosit (betina) dan mikrogametosit (jantan) akan ikut terhisap dan masuk ke dalam tubuh nyamuk
c. Kemudian makrogametosit dan mikrogametosit berkembang menjadi makrogamet dan mikrogamet dan selanjutnya akan terjadi fertilisasi antara makrogamet (betina/ovum) dan mikrogamet (jantan/sperma) dalam saluran pencernaan nyamuk
d. Fertilisasi ini menghasilkan zigot diploid
e. Setelah itu membentuk Ookinet
f. Ookinet membentuk Ookista
g. Ookista akan berkembang menjadi sporozoit yang selanjutnya akan menuju saluran kelenjar ludah nyamuk.

Popular posts from this blog

59 Soal Teks Eksplanasi

Soal Pilihan Ganda Mengenai Teks Eksplanasi 1. Karakteristik atau ciri dari teks eksplanasi ialah … a. Isinya memuat fakta b. Muatannya didasarkan pada pendapat / opini c. Adanya langkah prosedur d. Memuat unsur kekonyolan e. Terdapat unsur persuasif di dalamnya 2. Teks eksplanasi ditulis untuk menjawab pertanyaan …. a. apa dan siapa b. kapan dan dimana c. bagaimana dan mengapa d. berapa dan bagaimana e. siapa dan mengapa 3. Berikut ini ciri-ciri teks eksplanasi, kecuali …. a. struktur terdiri atas pernyataan umum, deretan penjelas, dan penutup b. memuat informasi sesungguhnya/fakta c. memuat informasi yang bersifat keilmuan d. menjelaskan suatu kondisi atau fenomena e. berisi langkah-langkah kerja 4. Kutipan berikut untuk nomor 4 dan 5 Korean Pop atau yang disebut K-Pop adalah jenis musik populer yang berasl dari Korea Selatan. Demam K-Pop pun kini sudah mendunia, termasuk di Indonesia. Demam K-Pop di Indonesia dilatarbelakangi fenomena Piala Dunia Korea – Jepang 2002 yang berakhir de

33 Soal Media Promosi

Soal Pilihan Ganda Mengenai Media Promosi 1. Contoh penggunaan katalog antara lain digunakan oleh a. Detik b. Alfamart c. Okezone d. Liputan 2. Semacam booklet (buku kecil) yang tak berjilid... a. Brosur b. Radio c. Website d. Pamflet 3. Media komunikasi massa yang bertujuan untuk menyampaikan pesan yang bersifat promosi, anjuran, larangan-larangan kepada khalayak massa dan berbentuk cetakan... a. Majalah b. Ebook c. Booklet d. Koran 4. Suatu media informasi dan promosi yang sering digunakan oleh para perusahaan dalam memasarkan sebuah produk, biasanya spanduk terdapat pada tepi jalan raya atau diwarung-warung... a. Majalah b. Ebook c. Booklet d. Spanduk 5. Berikut kelebihan dari media promosi banner, kecuali... a. Iklan banner dapat memberikan di atas rata-rata iklan lainnya. b. Pertumbuhan penggunaan blocker iklan mencegah pengguna melihat iklan c. Iklan banner adalah alat branding yang sangat baik. d. Iklan banner dapat membawa traffic bertarget yang tertarik dengan penawaran Anda.

33 Soal Pengolahan dan Kewirausahaan Makanan Asli Khas Daerah (Orisinil) Lengkap Jawaban

Latihan Soal Pilihan Ganda Bab Pengolahan dan Kewirausahaan Makanan Asli Khas Daerah (Orisinil) 1. Bahan pembuatan makanan asli khas daerah Nusantara yang orisinil dari bahan hewani contohnya sebagai berikut, kecuali …. A. ikan B. telur C. kacang D. daging sapi E. kepiting 2. Kandungan makanan asli khas daerah berupa karbohidrat, protein, dan lemak berfungsi sebagai sumber …. A. energi B. zat pembangun C. zat pegganti sel yang rusak D. zat pengatur E. zat perintis 3. Tahu yang berasal dari asli daerah jawa barat, dikenal dengan nama tahu …. A. pong B. sutra C. sumedang, misihu D. jepang E. bacem 4. Perhatikan gambar dibawah ini! Gambar semur jengkol tersebut adalah makanan asli khas daerah …. A. Maluku B. batak C. Bali D. Betawi E. Makassar 5. Masakan dengan memakai sayur mayor mentah merupakan khas dari daerah … A. jawa tengah B. jawa timur C. jawa barat D. bali E. ambon 6. Berikut beberapa teknik dalam mengolah makanan khas daerah nusatara, kecuali …. A. menggoreng B. mengukus C. ove