Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

11 Soal (Essay) Rangka Manusia Beserta Jawaban

Kumpulan Soal (Esai/Uraian) Materi Rangka Manusia

1. Tuliskan fungsi sistem rangka manusia!

2. Tuliskan tipe-tipe tulang!

3. Tuliskan beberapa gangguan dan kelainan pada sistem rangka!

4. Tips apa saja yang bisa dilakukan untuk menjaga kesehatan sistem rangka manusia

5. Tuliskan bagian-bagian kerangka manusia

6. Tulang punya beberapa lapisan dari arah luar ke dalam berturut-turut, yaitu:

7. Jelaskan apa yang dimaksud dengan periosteum ?

8. Apa yang dimaksud dengan tulang dada (Sternum) ?

9. Jelaskan apa yang dimaksud dengan tulang rusuk (Costae) ?

10. Apa yang dimaksud dengan alat gerak atas ?

11. Jelaskan apa yang dimaksud dengan gelang bahu ?

Jawaban:

1. Fungsi Sistem Rangka Manusia
Tidak seperti organ lainnya di dalam tubuh, komposisi tulang kuat dan padat. Tulang juga berfungsi dalam memproduksi sel-sel darah, serta memiliki saraf dan pembuluh getah bening sendiri. Fungsi sistem rangka manusia adalah sebagai berikut:
a. Menopang dan memberi bentuk tubuh
Tulang memberikan bentuk tubuh seperti bentuk rahang dan tinggi badan. Tulang juga menopang tubuh agar manusia dapat berdiri tegak atau duduk.

b. Sebagai alat gerak
Tulang bersama-sama dengan otot dan sendi mendukung pergerakan tubuh, sehingga manusia dapat menjalani aktivitas sehari-hari, seperti berjalan, menulis, dan makan.

c. Melindungi organ penting
Tulang melindungi organ-organ penting, seperti otak, paru-paru, dan jantung.

d. Memproduksi sel darah
Sumsum tulang merupakan bagian tulang yang berfungsi menghasilkan sel darah. Sumsum tulang yang bertekstur lunak dapat ditemukan pada rongga beberapa tulang tertentu. Selain menghasilkan sel darah, sumsum tulang juga membantu menghancurkan sel-sel darah yang sudah tua.

e. Menyimpan mineral
Sistem rangka manusia menyimpan dua mineral penting, yakni kalsium dan fosfor. Kalsium dan fosfor dibutuhkan sel untuk dapat berfungsi dengan baik, terutama sel saraf dan otot.

2. Tipe-tipe Tulang
Berdasarkan bentuknya, tulang terbagi menjadi:

a. Tulang pipih
Tulang pipih memiliki permukaan yang datar dan lebar. Tulang pipih di antaranya tulang tengkorak, tulang rusuk, tulang rahang bawah, tulang belikat, dan tulang dada (sternum).

b. Tulang panjang
Tulang panjang berbentuk lurus dan tipis. Tulang yang tergolong tulang panjang yakni humerus (tulang lengan atas), femur (tulang paha), radius (tulang pengumpil), ulna (tulang hasta), dan tulang kering.

c. Tulang pendek

Tulang pendek cenderung kecil dan berbuku. Yang termasuk ke dalam golongan ini di antaranya patella (tulang lutut), dan tulang-tulang kaki dan tangan.
d. Tulang tidak beraturan (irregular)
Memiliki bentuk yang tidak sesuai dengan ketiga jenis tulang di atas. Contohnya adalah tulang belakang.

3. Gangguan dan kelainan pada sistem rangka:

a. Fraktur
Fraktur merupakan kerusakan tulang bisa berupa retak atau patah sehingga memengaruhi fungsinya.

b. Osteomielitis
Osteomielitis adalah infeksi pada tulang. Infeksi bisa terjadi karena adanya infeksi pada bagian tubuh lain yang menyerang tulang, atau karena komplikasi dari operasi.

c. Rakitis
Rakitis merupakan pertumbuhan abnormal pada anak yang disebabkan kekurangan vitamin D.

d. Osteoporosis
Osteoporosis lebih mengancam wanita karena jumlah sel tulang wanita lebih sedikit daripada pria. Menopause juga berperan dalam meningkatnya risiko terkena osteoporosis.

e. Akromegali
Akromegali disebabkan oleh kelebihan jumlah hormon pertumbuhan (growth hormone) dalam tubuh. Akibatnya, terjadi pertumbuhan berlebihan pada tulang, terutama pada wajah, lengan, dan kaki.

f. Fibrous dysplasia
Kelainan tulang langka di mana jaringan seperti luka tumbuh pada tulang yang normal. Jaringan ini dapat melemahkan tulang dan mengakibatkan kerusakan jaringan.

g. Osteogenesis imperfecta
Yaitu penyakit akibat kelainan genetik yang menyebabkan seseorang terlahir dengan tulang yang rapuh dan tidak terbentuk dengan baik. Kelainan langka ini bersifat turunan.

h. Kanker tulang
Umumnya kanker tulang berasal dari kanker pada organ lain, seperti prostat, paru-paru, ginjal, atau payud4ra, yang kemudian menyebar ke tulang.

4. Tulang akan kehilangan kekuatannya seiring dengan pertambahan usia. Oleh karena itu, kita perlu berupaya untuk menjaga kekuatan tulang dengan melakukan perlindungan dan menjalani gaya hidup sehat. Caranya:

a. Mengonsumsi makanan tinggi kalsium
Kalsium tidak hanya didapatkan dari susu, tapi juga dari keju, yoghurt, ikan sarden, ikan salmon, bayam, brokoli, dan tahu. Orang dewasa disarankan mendapatkan asupan kalsium minimal 1.000 mg per hari. Sedangkan pada anak-anak yang masih dalam masa pertumbuhan butuh lebih banyak, yakni 1.300 mg per hari.

b. Memenuhi kebutuhan vitamin D
Vitamin D dibutuhkan untuk menyerap kalsium. Orang dewasa direkomendasikan mendapatkan vitamin D minimal 600 IU per hari. Kebutuhan ini naik menjadi 800 IU setelah berusia 71 tahun. Vitamin D terdapat pada minyak ikan, ikan tuna, susu, dan kuning telur. Vitamin D juga bisa didapatkan dari sinar matahari pagi. Jika khawatir kebutuhan vitamin D tidak tercukupi, Anda bisa mengonsumsi suplemen.

c. Memakai perlindungan saat berkendara dan berolahraga
Saat bersepeda atau mengendarai motor jangan lupa untuk selalu memakai helm. Begitu juga saat bermain sepatu roda dan skateboard, tambahkan perlindungan di pergelangan tangan, serta bantalan pada siku dan lutut.

d. Rutin berolahraga
Sistem rangka manusia memang dirancang untuk menahan beban. Beberapa tulang bahkan mampu menahan beban sebanyak dua hingga kali berat tubuh. Namun, tulang harus terus dilatih agar tidak kehilangan kekuatannya, melalui olahraga seperti latihan beban, berenang, jogging, tenis, badminton, atau aktivitas sederhana seperti berjalan kaki dan naik-turun tangga. Aktivitas tersebut dapat membantu memperlambat pengeroposan tulang dan membangun tulang yang kuat.

e. Hindari rokok dan alkohol
Penelitian menunjukkan bahwa rokok dapat menurunkan kepadatan tulang. Kebiasaan minum minuman beralkohol juga dapat meningkatkan risiko terkena osteoporosis. Hal ini kemungkinan disebabkan oleh alkohol yang dapat mengganggu penyerapan kalsium.

5. 
1). Rangka kepala Tengkorak
Rangka kepala Tengkorak dikenal dengan nama tengkorak dan Rangka tulang kepala ini berbentuk bulat, disusun oleh tulang-tulang yang berbentuk pipih. Tulang kepala ini bersatu membentuk sendi tetapi tidak dapat digerakkan. Tulangnya keras yang berguna untuk melindungi otak. Otak ialah bagian tubuh manusia yang amat penting dan sangat lunak. Rangka kepala atau (tengkorak) meliputi tulang-tulang pelindung otak dan tulang tengkorak wajah.

2). Rangka Badan
a. Rangka badan terdiri dari tulang leher sampai tulang ekor. Tulang leher dibentuk oleh tujuh (7) ruas tulang. Tulang leher bersambungan dengan tulang punggung sampai tulang ekor. Tulang punggung sampai tulang ekor dibentuk oleh 26 ruas tulang. Adapun jumlah ruas tulang leher sampai tulang ekor adalah 33 ruas tulang. dan 33 tulang ini disebut juga tulang belakang.

b. Bagian depan, tulang-tulang rusuk melekat ke tulang dada. Tulang rusuk tersusun atas 7 pasang tulang rusuk sejati, 3 pasang tulang rusuk palsu, dan 2 pasang tulang rusuk melayang. Tulang dada terdiri dari tiga bagian, yaitu tangkai atau hulu, badan, dan taju pedang. Tulang rusuk dan tulang dada membentuk tulang dada.

c. Di atas rongga dada terdapat rangka bahu. Bahu dibentuk oleh tulang selangka dan tulang belikat.

d. Pada bagian badan yang bawah terdapat rangka panggul (gelang panggul). Gelang panggul atau (pinggul) dibentuk oleh tulang pinggul dan tulang kem4luan.

3). Rangka anggota gerak
Rangka anggota gerak tersusun atas anggota gerak atas dan anggota gerak bawah. Anggota gerak atas disebut juga dengan lengan (tangan). Anggota gerak bawah disebut juga kaki.
a. Anggota gerak atas (lengan) terdiri dari:
– tulang pengumpil
– tulang lengan atas
– tulang hasta
– tulang pergelangan tangan
– tulang telapak tangan
– ruas-ruas jari tangan

b. Anggota gerak bawah (kaki) terdiri dari:
– tulang paha
– tulang tempurung lutut
– tulang kering
– tulang betis
– tulang pergelangan kaki
– tulang telapak kaki
– ruas-ruas jari kaki

6. Periosteum, tulang kompak, tulang spons, endosteum, dan sumsum tulang.

7. Periosteum adalah lapisan terluar tulang keras yang terdiri dari jaringan ikat fibrosa.

8. Tulang dada berfungsi sebagai tempat melekatnya tulang rusuk sejati dan bersama tulang rusuk membentuk rongga dada. Tidak hanya itu, tulang ini juga berfungsi melindungi organ-organ dalam, seperti jantung dan paru-paru.

9. Tulang rusuk merupakan tulang yang bagian belakangnya melekat pada tulang punggung. Tulang ini berjumah 12 pasang dan terdiri dari tiga macam, yaitu tulang rusuk sejari, tulang rusuk palsu, dan tulang rusuk melayang. Tulang rusuk berfungsi untuk membentuk rongga dada.

10. Alat gerak atas tersusun atas tulang pangkal lengan (humerus, tulang pengumpil (radius), tulang hasta (ulna), tulang pergelangan tangan (karpal), tulang telapak tangan (metakarpal), dan tulang ruas-ruas jari tangan (falanges).

11. Gelang bahu tersusun atas dua tulang, yaitu tulang selangka (klavikula) dan tulang belikat (skapula).