Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

Soal (Uraian) Pengajaran Keterampilan Berbahasa dan Jawaban

Contoh Soal (Esai/Essay) Tentang Pengajaran Keterampilan Berbahasa

1. Tulislah metode yang dapat digunakan dalam pembelajaran bahasa Indonesia !

2. Tuliskan contoh pembelajaran bahasa tentang memberikan informasi secara terbatas!

3. Tuliskan contoh pembelajaran bahasa tentang memberikan informasi tanpa dibatasi/bebas (tak terbatas)!

4. Tuliskan contoh pembelajaran bahasa tentang mengumpulkan informasi untuk memecahkan masalah!

5. Tuliskan contoh teknik pembelajaran bahasa tentang menyusun informasi!

6. Jelaskan apa itu metode pembelajaran bahasa!

Kunci Jawaban:

1. Metode yang dapat digunakan dalam pembelajaran bahasa Indonesia di antaranya adalah sebagai berikut:
1. Metode tata bahasa/terjemahan.
2. Metode membaca.
3. Metode audiolingual.
4. Metode reseptif/produktif.
5. Metode langsung.
6. Metode komunikatif.
7. Metode integratif.
8. Metode tematik.
9. Metode kuantum.
10. Metode konstruktivistik.
11. Metode partisipatori.
12. Metode kontekstual.

2.
1) Mengidentifikasi gambar
Dua orang siswa ditugasi melakukan percakapan (bertanya jawab) tentang benda-benda yang terdapat di dalam gambar yang disediakan oleh guru. Pertanyaan dapat mengenai warna, jumlah, bentuk, dan sebagainya.
2) Menemukan/mencari pasangan yang cocok
Guru memberikan gambar kepada sekelompok siswa yang masingmasing mendapat sebuah gambar yang berbeda. Seorang siswa yang lain (di luar kelompok) diberi duplikat salah satu gambar yang telah dibagikan. Siswa ini harus mengajukan pertanyaan-pertanyaan kepada teman-temannya yang membawa gambar dengan tujuan untuk mengetahui identifikasi atau ciri-ciri gambar yang mereka bawa. Dari hasil tanya jawab itu, siswa (pembawa duplikat) tersebut harus dapat menemukan siapa di antara teman-temannya itu yang membawa gambar yang cocok dengan duplikat yang dibawanya.
3) Menemukan informasi yang ditiadakan
Guru memberikan informasi tetapi ada bagian-bagian dari informasi itu yang sengaja ditiadakan. Siswa ditugasi mencari atau menemukan bagian yang tidak ada itu. Kemudian siswa A mengajukan pertanyaanpertanyaan kepada siswa B, sehingga siswa A dapat mengetahui atau memahami gambar yang mana yang tidak ada pada gambar B.

3.
1) Mengomunikasikan contoh dan gambar
Siswa A membawa sebuah model bentuk-bentuk yang diatur/ disusun ke dalam (menjadi) sebuah contoh. Siswa B juga membawa bentukbentuk yang sama. Mereka, A dan B, harus saling memberikan informasi sehingga B dapat mengetahui contoh yang ada pada A dengan setepat-tepatnya.
2) Menemukan perbedaan
Siswa A dan B masing-masing mempunyai sebuah gambar yang sama, kecuali beberapa bagian. Para siswa harus mendiskusikan gambar tersebut sehingga menemukan perbedaannya.
3) Menyusun kembali bagian-bagian cerita
Sebuah gambar cerita (tanpa dialog) dipotong-potong. Setiap anggota kelompok memegang satu bagian tanpa mengetahui bagian gambar yang dipegang oleh yang lain; kelompok itu harus menentukan urutan aslinya, dan menyusun kembali cerita itu.

4. Siswa-siswa di sebuah sekolah mempunyai rencana akan mengunjungi sebuah kota yang menarik. Siswa-siswa mempunyai tugas membuat daftar/jadwal bus. Mereka harus merencanakan perjalanan yang akan dilakukan yang memungkinkan untuk mengunjungi beberapa tempat (misalnya 5 tempat) dalam satu hari dan menggunakan waktu sekurangkurangnya setengah jam untuk tiap tempat. Siswa harus memilih tempat yang paling menarik bagi mereka. Mereka menyetujui tempat itu.

5. Siswa diminta membayangkan bahwa mereka akan mengadakan "kemping" (berkemah) gunung selama tiga hari. Tiap anggota hanya boleh membawa barang kira-kira seberat 11 kg. Kelompok-kelompok itu harus menentukan apa saja yang akan mereka bawa, dengan melihat daftar barang yang patut dibawa, yang diberikan oleh guru, dan mempersiapkan pembelaan apabila mereka ditentang oleh kelompok lain.

6. Metode pembelajaran bahasa ialah rencana aktivitas pembelajaran bahasa yang mencakup pemilihan, penentuan, dan penyusunan secara sistematis bahan yang akan diajarkan, serta kemungkinan pengadaan remedi dan bagaimana pengembangannya