Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

24 Pertanyaan Tentang Akuntansi Sektor Publik dan Jawaban

Soal (Essay) Materi Akuntansi Sektor Publik

9. Bilamana laporan realisasi anggaran dikatakan Surplus dan Defisit?

Jawaban:
Dikatakan Surplus ketika terjadi selisih lebih antara realisasi pendapatan-LRA dan belanja, serta penerimaan dari pembiayaan dalam APBN/APBD selama satu periode pelaporan. Sedangkan, dikatakan Defisit terjadi selisih kurang antara realisasi pendapatan-LRA dan belanja, serta pengeluaran dari pembiayaan dalam APBN/APBD selama satu periode pelaporan.


10. Jelaskan tujuan dan manfaat terbentuknya pusat pertanggungjawaban !

Jawaban:
Tujuan dibuatnya pusat pertanggungjawaban:
1. Sebagai basis perencanaan, pengendalian, dan penilaian kinerja manajer dan unit organisasi yang dipimpinnya.
2. Untuk memudahkan mencapai tujuan organisasi.
3. Memfasilitasi terbentuknya goal congruence
4. Mendelegasikan tugas dan wewenang ke unit-unit yang memiliki kompetensi sehingga menguarangi beban tugas manajer pusat
5. Mendorong kreativitas dan daya inovasi bawahan
6. Sebagai alat untuk melaksanakan strategi organisasi secara efektif dan efesien
7. Sebagai alat pengendalian anggaran
Manfaatnya untuk menciptakan hubungan yang optimal antara sumber daya input yang digunakan dengan output yang dihasilkan dikaitkan dengan target kinerja. Input diukur dengan jumlah sumber daya yang digunakan sedangkan output diukur dengan jumlah produk atau output yang dihasilkan.


11. Jelaskan struktur dan proses pengendalian manajemen !

Jawaban:
Proses pengendalian manajemen sektor publik dilakukan secara formal ( perumusan strategi, perencanaan strategi, penganggaran, operasional dan evaluasi kinerja ) dan informal ( pertemuan informal, diskusi, komunikasi langsung ).


12. Jelaskan elemen pengendalian manajemen sektor publik !

Jawaban:
Tuntutan baru muncul agar organisasi sektor publik memperhatikan value of money dalam menjalankan aktivitasnya, dimana value of money merupakan konsep pengelolaan organisasi sektor publik yang mendasarkan pada 3 elemen utama, yaitu :
1. Ekonomi : pemerolehan input dengan kualitas tertentu pada harga yang terendah.
2. Efisiensi : pencapaian output yang maksimum dengan input tertentu atau penggunaan input yang terendah untuk mencapai output tertentu.
3. Efektivitas : tingkat pencapaian hasil program dengan target yang ditetapkan atau perbandingan outcome dengan ouput.
Ketiga hal tersebut merupakan pokok value of money, namun beberapa pihak berpendapat perlu ditambah 2 elemen yaitu keadilan (equity) mengacu pada adanya kesempatan sosial yang sama untuk mendapatkan pelayan publik yang berkualitas dan kesejahteraan ekonomi. Pemerataan (equality) penggunaan uang publik tidak terkonsentrasi pada kelompok tertentu melainkan secara merata.


13. Siapakah Perancang Regulasi Akuntansi Sektor Publik di Indonesia?

Jawaban:
Segala peraturan dan perundangan yang mengatur tentang pelaksanaan dan pengelolaan organisasi sektor publik yang ditujukan kepada para pengelola organisasi sektor publik dan pihak-pihak yang terkait dengannya

14. Bagaimanakah proses perumusan strategi pada organisasi sektor public ?

Jawaban:
Pernyataan misi dan tujuan umum organisasi yang dirumuskan oleh manajemen eksekutif organisasi dan memberikan rerangka pengembangan strategi serta target yang akan dicapai
a. Analsis atau scanning lingkungan, terdiri dari pengidentifikasian dan pengukuran faktor-faktor eksternal yang sedang dan akan terjadi dan kondisi yang harus dipertimbangkan pada saat merumuskan strategi organisasi.
b. Profil internal dan audit sumber daya, yang mengidentifikasi dan mengevaluasi kekuatan dan kelemahan organisasi dalam hal berbagai faktor yang perlu dipertimbangkan dalam perencanaan strategik
c. Perumusan, evaluasi, dan pemilihan strategi
d. Implementasi dan pengendalian rencana strategi


15. Jelaskan perbedaan rumusan strategi dengan perencanaan strategi!

Jawaban:
Perumusan strategi merupakan proses memutuskan atas suatu strategi baru, sementara perencanaan strategi adalah proses memutuskan bagaimana mengimplementasikan strategi.
a. Dalam proses perumusan strategi, manajemen memutuskan tujuan organisasi dan strategi utama untuk mencapai tujuan tersebut. Proses perencanaan strategi membawa tujuan dan strategi ini dan mencoba mengembangkan program untuk mengimplementasikan strategi tersebut secara efisien dan efektif, sedangkan perencanaan strategi adalah proses berikutnya akan melembaga dan ini akan mengurangi aktifitas yang kreatif.
b. Perencanaan strategi merupakan kegiatan yang systematis, dimana adanya proses perencanaan strategi tahunan dengan prosedur dan jadwal yang tersusun rapi. Sementara perumusan strategi merupakan kegiatan yang tidak sistematis, strategi yang dirumuskan diuji kembali untuk merespon kesempatan dan ancaman.


16. Berikan evaluasi mengenai efisiensi dan efektifitas birokrasi pemerintah di Indonesia!

Jawaban:
Terkait dengan sistem birokrasi Indonesia yang cenderung lambat dan berbelit-belit, maka kalangan tertentu mengemukakan pentingnya reformasi birokrasi. Kata reformasi diarahkan pada terwujudnya efisiensi, efektivitas, dan pemerintahan yang bersih. Reformasi ini diarahkan pada perubahan masyarakat yang termasuk didalamnya masyarakat birokrasi, dalam pengertian perubahan ke arah kemajuan. Dari pengertian ini, maka reformasi ruang lingkupnya tidak hanya terbatas pada proses dan prosedur, tetapi juga mengaitkan perubahan pada tingkat struktur dan sikap tingkah laku. Arah yang akan dicapai reformasi antara lain adalah tercapainya pelayanan masyarakat secara efektif dan efisien. Lalu pertanyaanya bagaimana upaya yang dilakukan agar birokrasi mampu melaksanakan misi utama yakni memberikan pelayanan secara efektif dan efisien kepada masyarakat. Jawabannya harus dengan melakukan perubahan atau reformasi, bukan saja terbatas pada proses dan prosedur, tetapi juga mengaitkan perubahan pada tingkat struktur, sikap dan tingkah laku / etika .