Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

21 Pertanyaan Tentang Hukum Pajak dan Jawaban

Soal (Essay) Materi Hukum Pajak

8. “Masalah pajak adalah masalah Negara,juga menjadi masalah warga Negara“Jelaskan mengapa disebut demikian!

Jawaban:
Hal ini terjadi karena Pajak merupakan sumber utama pendapatan Negara yang diambil dari sebagian harta kekayaan warganya .Kelalaian tidak membayar pajak bisa menimbulkan tindakan hukum.Loyalitas seseorang diukur dari dalam membayar pajak. Maka wajarlah timbul ungkapan ”Warga Negara yang baik taat bayar pajak”.


9. Hukum Pajak atau Hukum Fiscal adalah keseluruhan peraturan yang meliputi wewenang pemerintah untuk memungut sebagian kekayaan warga negara wajib pajak.
a. Mengapa disebut demikian,jelaskan!
b. Mengapa harus melalui peraturan perundang-undangan, jelaskan!

Jawaban:
a. Disebut demikian karena Hukum Pajak merupakan Keseluruhan peraturan dimana terdapat wewenang pemerintah sebagai pemungut pajak dan warga negara sebagai pembayar pajak agar pemerintah dapat melaksanakan tugas-tugasnya dalam pemerintahan dan merupakan kontribusi wajib kepada negara yang terutang oleh orang pribadi atau badan yang bersifat memaksa berdasarkan Undang-Undang, dengan tidak mendapatkan imbalan secara langsung dan digunakan untuk keperluan negara bagi sebesar-besarnya kemakmuran rakyat.
b. Harus melalui Undang-Undang sehingga dapat dipaksakan berarti bahwa pelanggaran atas iuran perpajakan dapat dikenakan sanksi dimana terdapat pada Pasal 23 UUD 1945, merupakan dasar hukum pemungutan pajak yang berbunyi “segala pajak pajak untuk kegunaan kas negara berdasarkan undang-undang”.


10. Tuliskan dan jelaskan teori-teori pemungutan pajak!

Jawaban:
1) Teori asuransi, menurut teori ini, negara mempunyai tugas untuk melindungi warganya dari segala kepentingannya baik keselamatan jiwanya maupun keselamatan harta bendanya. Untuk perlindungan tersebut diperlukan biaya seperti layaknya dalam perjanjian asuransi diperlukan adanya pembayaran premi. Pembayaran pajak ini dianggap sebagai pembayaran premi kepada negara. Teori ini banyak ditentang karena negara tidak boleh disamakan dengan perusahaan asuransi.
2) Teori kepentingan, menurut teori ini, dasar pemungutan pajak adalah adanya kepentingan dari masing-masing warga negara. Termasuk kepentingan dalam perlindungan jiwa dan harta. Semakin tinggi tingkat kepentingan perlindungan, maka semakin tinggi pula pajak yang harus dibayarkan. Teori ini banyak ditentang, karena pada kenyataannya bahwa tingkat kepentingan perlindungan orang miskin lebih tinggi daripada orang kaya. Ada perlindungan jaminan sosial, kesehatan, dan lain-lain. Bahkan orang miskin justru dibebaskan dari beban pajak.
3) Teori Daya Pikul: Pajak harus dibayar menurut daya pikul atau kemampuan seseorang.
4) Teori Bakti: teori yang berdasar atas paham organisasi negara yang mengajarkan bahwa negara negara sebagai organisasi mempunyai tugas untuk menyelenggarakan kepentingan umum. Dengan organisasi dan tindakan negara seperti itu, di satu sisi negara mempunyai hak untuk memungut pajak.
5) Teori Gaya Beli: penyelenggaraan kepentingan rakyat dapat dapat dianggap sebagai dasar keadilan pemungutan pajak, bukan kepentingan individu dan juga bukan kepentingan negara melainkan kepentingan masyarakat yang meliputi keduanya.


11. Uraikan Pembagian pajak di Indonesia!

Jawaban:
1. Menurut Golongan
a) Pajak Langsung yaitu pajak yang tidak dapat dilimpahkan kepada pihak lain.
Cth: PPh
b) Pajak Tidak Langsung yaitu pajak yang pembebanannya dapat dilimpahkan kepada pihak lain.
Cth: PPN
2. Menurut Sifatnya
a) Pajak Subyektif yaitu memperhatikan keadaan diri Wajib Pajak
Cth: PPh
b) Pajak Objektif yaitu berdasarkan objek dan tidak memperhatikan keadaan diri WP.
Cth: PPN dan PPnBM
3. Menurut Pemungutnya
a) Pajak Pusat ;
- PPh
- PPN
- PPnBM
- PBB
- BPHTB
- Bea Materai
b) Pajak Daerah ;
@ Provinsi :
- Pajak kendaraan bermotor dan kendaraan di atas air
- Pajak Bahan Bakar kendaraan bermotor
- Bea Balik nama kendaraan
- Pajak pengambilan dan pemanfaatan air bawah tanah dan air permukaan
@ Kabupaten/Kota:
- Pajak Hotel
- Pajak Restoran
- Pajak Hiburan
- Pajak Reklame
- Pajak Penerangan Jalan
- Pajak Pengambilan bahan galian golongan C.
- Pajak Parkir


12. Kemukakan pembagian pajak menurut sifat, golongan dan menurut wewenang pemungutannya!

Jawaban:
a. Pajak menurut sifatnya terbagi atas pajak subjektif dan pajak objektif;
b. Pajak menurut golongannya terbagi menjadi pajak langsung dan pajak tidak langsung;
c. Pajak menurut wewenang pemungutannya terbagi menjadi pajak pusat/ negara dan pajak daerah.


13. Kemukakan perbedaan pajak dan retribusi !

Jawaban:
Pajak adalah iuran rakyat kepada kas negara berdasarkan undang-undang (dapat dipaksakan) dengan tiada mendapat jasa timbal (kontra prestasi), yang langsung dapat ditunjukkan dan yang digunakan untuk membiayai penggunaan umum, sedangkan retribusi adalah pungutan yang dilakukan oleh negara sehubungan dengan penggunaan jasa-jasa yang disediakan oleh negara.


14. Kemukakan perbedaan pajak dan zakat !

Jawaban:
Pajak adalah iuran yang diambil untuk mengumpulkan pendapatan negara sedangkan zakat adalah suatu kewajiban agama dan merupakan ibadah.