Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

16 Pertanyaan Tentang Perubahan Budaya dan Melemahnya Nilai-Nilai Tradisional + Jawaban

Soal (Uraian) Materi Perubahan Budaya dan Melemahnya Nilai-Nilai Tradisional

9. Pengaruh kebudayaan asing terhadap kebudayaan lokal secara umum dapat dijumpai dalam bentuk Sistem pengetahuan, jelaskan!

Jawaban:
Setiap suku bangsa memiliki sistem pengetahuan yang membentuk unsur kebudayaan lokal. Sebelum unsur pengetahuan kebudayaan asing memengaruhi kebudayaan lokal, nenek moyang kita telah mengenal pengetahuan tentang kemaritiman, gejala alam, perubahan musim, berburu, bercocok tanam sampai kepada pengetahuan tentang pengobatan tradisional. Masuknya kebudayaan asing dengan membawa bentuk sistem pengetahuan yang lebih modern telah mengubah cara pandang masyarakat terhadap keadaan alam sekitarnya. Pengetahuan tradisional yang cenderung berlandaskan pada kemampuan intuitif yang irasional berubah ke pola pemikiran yang lebih rasional. Misal: penemuan obat-obatan tradisional merupakan bentuk pengembangan pengetahuan tradisional terhadap khasiat tumbuhan yang dipadukan dengan pengetahuan modern (ilmu farmasi), sehingga menghasilkan obat yang alami dan bebas dari bahan kimia. Demikian halnya pengaruh kebudayaan asing di bidang pengetahuan yang berkaitan dengan cara bercocok tanam, telah mengubah pola kehidupan petani tradisional menjadi lebih produktif.


10. Penyebab lemahnya nilai-nilai budaya bangsa?

Jawaban:
Adanya westernisasi, kurangnya nasionalisme, adanya globalisasi, dan juga adanya modernisasi


11. Pengaruh kebudayaan asing terhadap kebudayaan lokal secara umum dapat dijumpai dalam bentuk teknlogi, jelaskan!

Jawaban:
Teknologi merupakan salah satu unsur kebudayaan yang berkaitan dengan peralatan yang digunakan manusia untuk mengubah keadaan sekitarnya maupun keadaan dirinya memenuhi kebutuhan hidup. Sistem teknologi tradisional yang menjadi unsur kebudayaan lokal menyangkut tentang:
a. alat-alat produksi;
b. senjata;
c. wadah;
d. alat untuk menyalakan api;
e. makanan dan minuman;
f. pakaian dan perhiasan;
g. tempat berlindung atau rumah;
h. alat-alat transportasi.


12. Tuliskan dampak negatif perubahan budaya dari budaya tradisional ke budaya modern!

Jawaban:
Dampak negative dari perubahan budaya dari budaya tradisional ke budaya modern yang disebabkan oleh berbagai factor seperti yang telah disebutkan diatas salah satunya yaitu melemahnya nilai-nilai tradisional dalam masyarakat. Nilai tradisional yang luhur warisan dari nenek moyang kita seharusnya kita pertahankan sebagai pedoman dalam menjalankan kehidupan sehari-hari di masyarakat. Misalnya saja proses globaisasi yang terjadi sekarang ini telah menghilangkan nilai-nilai tradisional yang luhur yang dimiliki bangsa Indonesia, misalnya saya nilai-nilai tentang kesopanan dan gotong royong dan nilai-nilai tersebut perlahaan-lahan berubah menjadi individualitas.


13. Tuliskan dampak positif perubahan budaya dari budaya tradisional ke budaya modern!

Jawaban:
Dampak positif yang terjadi akibat dari perubahan nilai-nilai tradisional ke modern adalah meningkatnya optimism, lebih menghargai waktu, dan memiliki pikiran yang terbuka terhadap perubahan.


14. Jelaskan Perubahan kebudayaan disebabkan karena adanya faktor internal!

Jawaban:
Faktor internal
a. Perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi
Perkembangan yang semakin luas akan menghasilkan teknologi yang semakin baik, yang kemudian mengubah hidup manusia dari adanya kemajuan IPTEK tersebut.
b. Jumlah penduduk
Masalah penduduk yang juga akan menimbulkan perubahan-perubahan budaya. Pada umumnya adalah pertambahan jumlah penduduk yang diakibatkan karena urbanisasi. Demikian juga berkurangnya jumlah penduduk pada daerah-daerah yang ditinggalkan oleh orang-orang yang berurbanisasi. Urbanisasi yang demikian maka akan menimbulkan ketidakseimbangan antara desa yang kehilangan/kekurangan tenaga kerja dan kota yang terjadi pertambahan jumlah penduduk. Dengan demikian di kota akan terjadi kesenjangan kebudayaan dan sosial antara penduduk yang berasal dari desa, yang memiliki budaya dan kebiasaan hidup pertanian dan gotong royong menghadapi kehidupan kota yang dinamis, cepat, berpola industry, dan lebih individual.
c. Pertentangan atau Konflik
Adanya pertentangan atau konflik maka akan mengakibatkan nilai-nilai,norma, adat-istiadat yang telah lama dijadikan pedoman atau penuntun dalam bersikap maupun berperilaku maka akan menimbulkan perubahan sosial-budaya. Hal ini terjadi apabila mereka beralih dai nilai-nilai, norma-norma, adat-istiadat yang telah mereka laksanakan. Misalnya pandangan umum masyarakat Indonesia bahwa “banyak anak banyak rejeki”. Namun sekarang pandangan tersebut sudah tidak dapat diterima karena pada kenyataan menunjukkan bahwa semakin banyak anak berarti semakin besar beban yang harus ditanggung oleh keluarga terlebih zaman yang serba kapitalis seperti sekarang ini.


15. Pengaruh kebudayaan asing terhadap kebudayaan lokal secara umum dapat dijumpai dalam bentuk sistem kesenian, jelaskan!

Jawaban:
Kesenian tradisional dari waktu ke waktu merupakan salah satu unsur kebudayaan lokal yang mulai ditinggalkan oleh masyarakatnya terutama para generasi muda. Masuknya kesenian mancanegara yang dirasa lebih menarik, dan lebih terkini seakan-akan mewakili jiwa muda, banyak menggeser ruang gerak kesenian tradisional. Salah satu upaya untuk mempertahankan kesenian tradisional agar tetap lestari adalah dengan memadukan unsur-unsur kebudayaan asing ke dalam kesenian tradisional tersebut. Misalnya adalah : kesenian music campur sari, merupakan bentuk kesenian yang memadukan unsur-unsur kesenian tradisional dengan unsur-unsur kesenian modern. Pementasan seni pertunjukan tradisional, seperti: lenongdan wayang kulit, banyak menyisipkan unsur-unsur kesenian modern untuk menarik penonton khususnya kalangan anak muda.


16. Pengaruh kebudayaan asing terhadap kebudayaan lokal secara umum dapat dijumpai dalam bentuk bahasa, jelaskan!

Jawaban:
Bahasa merupakan sistem perlambang dalam komunikasi. Salah satu ciri suatu suku bangsa adalah memiliki bahasa daerah yang mana bahasa daerah tersebut merupakan bahasa komunikasi antarwarga dalam kelompok suku bangsa yang bersangkutan. Dengan demikian maka kemungkinan pengaruh kebudayaan asing terhadap perkembangan bahasa daerah sangatlah besar. Terutama di daerah pesisir, di mana penduduknya yang sebagian besar banyak berinteraksi dengan suku bangsa lain (asing) yang memiliki komposisi bahasa yang berbeda dengan komposisi bahasa induknya. Misalnya : bahasa Jawa yang diterapkan di daerah pesisir berbeda dengan bahasa Jawa yang ada di daerah pedalaman. Secara umum, pengaruh kebudayaan asing khususnya dalam bahasa, bukan menghilangkan bahasa lokal, namun justru memperkaya perbendaharaan kata dalam bahasa local tersebut. Banyak kata-kata dalam bahasa Indonesia yang berasal dari kata-kata bahasa asing yang telah diserap menjadi kosakata bahasa Indonesia.