Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

37 Quiz Materi Akuntansi Manajemen Lengkap Jawaban

Soal (Esai) Materi Akuntansi Manajemen

26. Pada tahap awal perkembangannya, akuntansi manajemen lebih berorientasi untuk memenuhi pihak luar perusahaan “ setujukah saudara dengan pernyataan tersebut ? jelaskan jawaban saudara.

Jawaban:
Tidak setuju, Dalam hal ini kalau memang saya setuju berarti perusahaan tidak akan bisa memenuhi penetapan keuntungan dan penetapan standar biaya.
karena memang pada tahap awal terjadi revolusi industri plus dengan produksi masal yang mendominasi, akan tetapi pengendalian biaya mengalami tekanan sebagai biaya sandar. Sementara pada waktu tersebut terdapat dua isu pokok. Isu tersebut adalah penetapan keuntungan yang di harapkan dan penetapan standar biaya perunit.


27. Dengan perkembangan pasar modal di U.S.A mulai tahun 1925 akuntansi manajemen berubah orientasinya. Jelaskan perubahan orientasi akuntansi manajemen tersebut dan dampaknya terhadap perkembangan akuntansi manajemen sampai dengan tahun 1990-an!

Jawaban:
Akuntansi manajemen beriorintasi pada penetuan kos produk dengan penelusuran profitabilitas produk secara individual dan penggunaan informasi tersebut untuk pengambilan keputusan strategik. Perubahan ini menimbulkan lingkungan baru bagi akuntansi manajemen paling tidak bagi sebagian besar organisasi yaitu munculnya Trend yang menyebabkan perubahan akuntansi manajemen.


28. Tuliskan lima Trend yang menciptakan lingkungan baru bagi akuntansi manjemen sehingga sistem akuntansi manajemen tradisional menjadi tidak cocok lagi untuk membantu manajemen dalam menjalankan fungsi mereka.

Jawaban:
a. Kemajuan Teknologi Informasi
Teknologi informasi mencangkup komputer, berbagai peralatan kantor elektronik, ekuipmen pabrik robotik, dan telekomunikasi. Perkembangan teknologi informasi yang pesat menyebabkan perubahan besar di berbagai bidang kehidupan manusia. Dalam dunia bisnis, pemanfaatkan teknologi informasi menyebabkan perubahan yang luar biasa dalam persaingan, produksi, pemasaran, pengelolaan sumber daya manusia, penanganan transaksi pertukaran antara perusahaan dengan customer-nya dan dengan perusahaan lain.
b. Implementasi JIT Manufaktur
Just-in time merupakan manufaktur philosophy yang telah diterapkan di jepang dalam tahun tujuh puluhan dan baru diterapkan oleh perusahaan-perusahaan di U.S.A. dua puluh tahun kemudian. JIT mempunyai dampak signifikan terhadap tingkat sediaan, tata letak pabrik, dan penyediaan jasa pendukung.
c. Meningkatnya Tuntutan Mutu
JIT manufakturing menuntut ketepatan waktu produksi dan penyerahan produk akhir kepada customer maupun produk antara dari satu tahap produksi ke tahap produksi berikutnya.
d. Meningkatnya Diversifikasi dan Kompleksitas Produk, serta Semakin Pendeknya Daur Produk
Banyak perusahaan yang memproduksi berbagai macam kelompok yang masing-masing produk mengonsumsi sumber daya dengan tingkat yang sangat berbeda satu sama lain. Dengan peralatan modern yang dikendalikan dengan komputer, pabrik maupun menghasilkan produk yang komplek yang memerlukan penelusuran biaya yang tidak sederhana ke dalam kos produk. Pemanfaatan komputer untuk memudahkan desain dan pengetesan hasil desain produk menyebabkan inovasi produk sangat pesat sehingga daur hidup produk menjadi semakin pendek.
e. Computer- Integrateg Manufakturing
Teknologi informasi maju yang ditetapkan dalam proses pengolahan produk menjadikan perusahaan manufaktur fleksibel dalam memberikan respon terhadap perubahan kebutuhan pasar. Komputer memungkinkan digunakannya computer-aided desaign (CAD) dan computer-aided engineering (CAE) dalam tahap desain produk. Komputer juga mengubah tahap proses pengolahan produk dengan digunakannya computer-aided manufakturing (CAM), flexible manufakturing sistem (FMS), dan komputer integrated sistem (CIM).


29. Jelaskan apa yang dimaksud dengan teknologi informasi dan jelaskan pula dampak perkembangannya terhadap akuntansi manjemen ?

Jawaban:
Teknologi informasi adalah yang mencangkup komputer, berbagai peralatan kantor elektronik, ekuipmen pabrik robotik, dan telekomunikasi. Perkembangan teknologi informasi yang pesat menyebabkan perubahan besar di berbagai bidang kehidupan manusia.
a. Informasi Biaya Produk yang Cermat Persaingan tingkat dunia memaksa manajemen perusahaan manajemen perusahaan memperhitungkan demgan cermat biaya produk mereka dengan tujuan: customer tidak dibebani biaya-bukan-penambah nilai bagi mereka, dan laba yang diperoleh perusahaan yang memasuki persaingan global dan tajam adalah rendah sehingga hanya perusahaan-perusahaan yang cost-effective saja yang mampu bertahan dan berkembang dalam situasi persaingan semacam itu.
b. Informasi Biaya Overhead yang Cerma Penggunaan teknologi maju dalam proses manufaktur menyebabkan kenaikan yang signifikan persentase biaya overhead pabrik dalam keseluruhan biaya produk tersebut memaksa manajemen untuk tidak sekedar mengalokasikan biaya produk tersebut kepada produk, namun mendorong manajemen untuk mencari cara agar mereka mampu mengelola biaya tersebut.
c. Informasi Biaya Daur Hidup Produ Dengan pesat perkembangan pemanfaatan komputer dalam tahap desain, engineering, dan produksi, jarak waktu yang diperlukan dari ide rancangan sampai dengan produksi menjadi sangat pendek. Kondisi ini memungkinkan perusahaan kelas dunia memilih strategi inovasi sebagai senjata daur hipu produk menjadi pendek.


30. Untuk memiliki daya saing di tingkat dunia perusahaan manufaktur harus memenuhi persyaratan tertentu. Tulis dan jelaskan persyaratan tersebut?

Jawaban:
Untuk dapat mendirikan perusahaan pemanufaktur ada beberapa cara yang harus dilakukan agar mendapatkan daya kompetitif.Yaitu, berfokus pada pelanggan, memepertahankan hubungan erat, mempraktikkan pengembangan yang kontinu, berfokus pada kualitas, menghemat biaya melalui seleksi tempat, mengandalkan internet, dan menggunakan teknik produksi yang baru. Kemudian suatu perusahaan selalu memproduksi barang dan jasa dengan menggunakan faktor produksi yang akhirnya di pindahkan ke manajemen produksi sampai manajemen operasi.Untuk memproduksi dengan menambahkan nilai atau kegunaan barang dan jasa ada dilakukan dalam tahap-tahap proses yaitu form utility, manufaktur proses, proses perakitan. proses yang berkelanjutan, dan proses sebentar-sebentar.
Adapun 3 syarat dasar produksi :
a) Membuat dan mengirimkan produk sebagai respon terhadap permintaan pelanggan pada waktu pengiriman yang telah ditentukan.
b) Memberikan tingkat kualitas yang dapat diterima.
c) Memberikan segalanya dengan harga yang serendah mungkin

31. Tuliskan dua tipe Akuntansi dan jelaskan dua sifat umum yang sama diantara kedua tipe Akuntansi tersebut!

Jawaban:
Dalam Akuntansi kita mengenal ada dua tipe, yakni :
1) Akuntansi Keuangan
2) Akuntansi Manajemen
Akuntansi Manajemen memiliki dua arti
a. Sebagai Tipe Akuntansi:
Akuntansi Manajemen merupakan suatu system Pengolah Informasi Keuangan yang digunakan untuk menghasilkan informasi keuangan bagi kepentingan pemakai intern organisasi
b. Sebagai Tipe Informasi .
Akuntansi Manajemen merupakan tipe informasi kuantitatif yang menggunakan uang sebagai satuan ukuran, yang digunakan untuk membantu manajemen dalam pelaksanaan pengelolaan perusahaan.
Persamaan Akuntansi Keuangan dan Manajemen :
a) Prinsip akuntansi yang lazim diterima baik dalam akuntansi keuangan kemungkinan besar juga merupakan prinsip pengukuran yang relevan dalam akuntansi manajemen.
b) Menggunakan Sistem informasi operasi yang sama sebagai bahan baku untuk menghasilkan informasi yang disajikan kepada pemakainya.

32. Pemakai luar dan pemakai intern Perusahaan mempunyai kepentingan yang berbeda terhadap informasi yang dihasilkan oleh Akuntansi jelaskan perbedaan tersebut !

Jawaban:
Pemakai intern merupakan pihak yang berwenang dalam hal pengelolaan Aktivitas Perusahaan, sedangkan pemakai luar merupakan mereka yang tidak ikut dalam pengelolaan perusahaan. Informasi Akuntansi diperlukan oleh pemakai luar untuk membuat keputusan ekonomi Organisasi, sedangkan bagi Pemakai Intern Informasi Akuntansi digunakan untuk membuat keputusan yang harus dilakukan oleh organisasi.


33. Jelaskan tiga karakteristik yang harus dimiliki oleh akuntansi Manajemen agar dapat menjadi pencatat skor yang baik !

Jawaban:
I. Pencatat skor (score keeping)
Akuntansi manajemen mencatat skor dan mengkomunikasikan skor kepada manajer yang bersangkutan untuk memungkinkan manajemen mengevaluasi pelaksanaan rencana yang telah disusun.
II. Penarik perhatian manajemen (attention directing)
Sebagai penarik perhatian manajemen, akuntansi menyajikan informasi penyimpangan pelaksanaan rencana yang memerlukan perhatian manajemen agar manajemen dapat merumuskan tindakan untuk mencegah berlanjutnya penyimpangan yang terjadi. Tahap perkembangan ini hanya dapat dicapai jika akuntansi manajemen telah dapat menjadi pencatat skor yang baik.
III. Penyedia informasi untuk pemecahan masalah (problem solving)
Jika manajemen telah mengandalkan informasi yang dihasilkan oleh akuntansi manajemen maka mereka akan selalu mengundangnya dalam setiap pengambilan keputusan pemecahan masalah yang akan mereka lakukan.


34. Jelaskan mengapa umumnya manjemen lebih menyukai Informasi Kuantitatif dalam mengurangi ketidak pastiannya dalam pengambilan keputusan ?

Jawaban:
Karena pendekatan kuantitatif mendasarkan keputusan pada penilaian obyektif yang didasarkan pada model matematika yang dibuat. Salah satu contoh pendekatan kuantitatif adalah Keputusan penerimaan karyawan berdasar nilai tes masuk.


35. Jelaskan dampak perkembangan teknologi inforkmasi tehadap kebutuhan manajemen akan informasi akuntansi!

Jawaban:
a) Informasi Biaya Produk yang Cermat : Persaingan tingkat dunia memaksa manajemen perusahaan memperhitungkan dengan cermat biaya produk mereka dengan tujuan: (1) konsumen tidak dibebani biaya bukan penambahan nilai (non-value-added costs) bagi mereka, (2) laba yang diperboleh perusahan yang memasuki persaingan global dan tajam adalah rendah sehingga hanya perusahaan-perusahaan yang cost-effective saja yang mampu bertahan dan berkembang dalam situasi persaingan semacam itu. Dengan demikian, manajemen perusahaan-perusahaan yang memasuki persaingan global memerlukan informasi biaya produk mereka jauh lebih cermat.
b) Informasi Biaya Overhead yang Cermat : Penggunaan teknologi maju dalam proses manufaktur menyebabkan kenaikan yang signifikan persentase biaya overead pabrik dalam struktur biaya produk. Besarnya proporsi biaya overhead pabrik dalam keseluruhan biaya produk tersebut memaksa manajemen untuk tidak sekedar mengalokasikan biaya tersebut kepada produk, namun mendorong manajemen untuk mencari cara agar mereka mampu mengelola biaya tersebut. Biaya overhead pabrik yang besar memerlukan teknologi pengelolaan biaya yang dirancang untuk memungkinkan manajemen memantau konsumsi sumber daya dalam setiap aktifitas yang dilaksanakan untuk menghasilkan produk. Manajemen memerlukan informasi konsumsi sumber daya dalam setiap aktivitas perusahaan untuk menghasilkan produk agar mereka mampu melakukan perbaikan secarta terus menerus terhadap value added activities dan dapat menghilangkan non value added activities. Dalam posisi ini manajemen akan mampu menjadikan perusahaannya cost-effective, salah satu daya saing (competitive edge) yang harus dimiliki oleh perusahaan-perusahaan kelas dunia.
c) Informasi Biaya Daur Hidup Produk : Dengan pesatnya perkembangan pemanfaatan computer dalam tahap desain, engineering, dan produksi, jarak waktu yang diperlukan dari ide rancangan sampai dengan produksi menjadi sangat pendek. Kondisi ini memungkinkan perusahaan-perusahaan kelas dunia memilih strategi inovasi sebagai senjata untuk memenangkan perebutan pasar dunia. Strategi ini menjadikan daur hidup produk (produk life cycle) menjadi pendek. Oleh karena itu, manajemen yang bersaing di kelas dunia, tidak lagi cukup hanya memperoleh informasi biaya periodic yang dihasilkan oleh system akuntansi biaya tradisional, namun jauh lebih penting dari itu, manajemen memerlukan informasi product life cycle costs. Informasi product life cycle costs memungkinkan manaemen melakukan strategic cost analysis pada saat mempertimbangkan peluncuran produk baru, penghentian produksi produk yang ada, dan product profitability analysis.


36. Jelaskan respon akuntansi manajemen terhadap kebutuhan manajemen akan informasi akuntansi!

Jawaban:
Untuk memenuhi kebutuhan manajemen akan informasi akuntansi didalam perusahaan-perusahaan yang menggunakan teknologi informasi maju, akuntansi manajemen melakukan beragai peruahan yang sifatnya mendasar sebagai berikut.
a. Akuntansi manajemen melepaskan dominasi akuntansi keuangan dengan memfokuskan perekayasaan informasi akuntansi untuk memenuhi kebutuhanmanajemen.
b. Akuntansi manajemen memanfaatkan teknologikomputer untuk merekayasa informasi biaya produk yang lebih cermat.
c. Akuntansi manajemen berusaha mencerminkan konsumsi sumber daya dalam setiap aktivitas untuk menghasilkan produk dengan menerapkan activity-based cost system.
d. Akuntansi manajemen menciptakan target costing untuk memungkinkanmanajemen menerapkan market-driven strategy dalam memasuki pasar dunia.
e. Akuntansi manajemen menyajikan informasi product life cycle cost untuk memungkinkan manajemen melakukan strategic cost analysis


37. Jelaskan apa yang dimaksud dengan non-value-added activities dan jelaskan strategi perusahaan-perusahaan Jepang dalam memenangkan persaingan di tingkat dunia dengan menggunakan non-value-added activity strategy !

Jawaban:
Non-value-added activities adalah proses kerja yang tidak bernilai tambah bagi pelanggan.
Strategi perusahaan-perusahaan Jepang dalam memenangkan persaingan di tingkat dunia dengan menggunakan non-value-added activity strategy. JIT TQC Celullar JIT. Manufacturing Zero defact Manufacturing Zero inventory
Throughput time = Prosessing Time + Inspection Time + Moving Time + Waiting/strorage time
Value-added activities Non-value-added activities
Penekanan manajemen Jepang terhadap penghapusan non-value-added activities