Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

18 Soal (Essay) Audit Manajemen Beserta Jawaban

Kumpulan Soal (Esai/Uraian) Materi Audit Manajemen

1. Siapa saja yang berkepentingan dengan laporan audit tersebut?

2. Ada beberapa metode penyajian laporan audit manajemen, sebutkan dan jelaskan!

3. Bagaimana bentuk laporan audit manajemen dan apa bedanya dengan laporan audit keuangan?

4. Apa saja yang disajikan dalam laporan tersebut? sebutkan dan jelaskan!

5. Bagaimana tanggung jawab auditor terhadap laporan yang diterbitkan?

6. Apa fungsi rekomendasi yang diberikan auditor?

7. Tuliskan persamaan antara management audit dan financial audit!

8. Apa fungsi laporan hasil audit manajemen?

9. Siapa yang bertanggung jawab untuk mengimplementasikan rekomendasi tersebut?

10. Bagaimana seharusnya rekomendasi dirumuskan agar mampu mendorong komitmen manajemen dalam melakukan perbaikan proses dan kinerja?

11. Tuliskan tujuan umum dari audit manajemen!

12. Tuliskan Teknik Penelaahan analisis (Analytical Review)!

13. Apa yang dimaksud dengan Functional audit?

14. Apa yang dimaksud dengan Organizational audit?

15. Apa yang dimaksud dengan Special Assignments?

16. Tuliskan perbedaan antara management audit dan financial audit!

17. Tuliskan Teknik Evaluasi atas management control system yang terdapat di perusahaan !

18. Tuliskan Teknik Compliance Test (Pengujian Ketaatan)!

Kunci Jawaban:

1. Pihak yang berkepentingan thd laporan audit adalah pihak-pihak yang berkepentingan terhadap laporan keuangan suatu perusahaan, termasuk investor, kreditor, dan regulator yang membutuhkan informasi yang andal, agar masyarakat keuangan tersebut memiliki basis yang kuat untuk menyalurkan dana mereka ke usaha-usaha yang beroperasi secara efisien dan memiliki posisi keuangan yang sehat.

2. Metode penyajian laporan audit manajemen, yaitu:
a. Penyajian laporan keuangan mengikuti arus informasi. Dengan cara ini auditor menyajikan hasil auditnya dalam laporan berdasarkan informasi yang diperoleh sesuai dengan tahapan-tahapan audit yang dilakukan.
b. Penyajian laporan yang menitikberatkan pada kepentingan pengguna. Penyajian dengan cara ini menitikberatkan pada kepentingan para pengguna laporan hasil audit, yakni yang dapat menjawab pertanyaan pengguna laporan dengan cepat, biasanya berupa kesimpulan atas audit yang dilakukan auditor.

3. Beberapa karakteristik perbedaan audit manajemen dengan audit keuangan, yaitu:
a. Tujuan. Audit manajemen bertujuan menilai ekonomisasi, efisiensi, dan efektivitas operasional. Sedangkan audit keuangan bertujuan memberikan opini tentang kewajaran laporan keuangan.
b. Ruang Lingkup. Audit manajemen melakukan audit atas operasi atau fungsi, sedangkan audit keuangan atas dara atau catatan keuangan.
c. Standar Penilaian. Audit manajemen berdasarkan prinsip operasional manajemen, sedangkan audit keuangan berdasarkan prinsip akuntan yang berlaku umum.
d. Pengguna.Audit manajemen untuk membantu manajemen (intern), sedangkan audit keuangan berguna bagi pihak luar organisasi (ekstern).

4. Yang disajikan dalam laporan audit manajemen, yaitu:
a. Informasi latar belakang berisi tentang perusahaan dan program yang akan diaudit.
b. Kesimpulan dan temuan audit berisi tentang temuan-temuan yang ditemukan dalam proses audit.
c. Rumusan rekomendasi berisi tentang saran perbaikan oleh auditor.
d. Ruang lingkup audit berisi tentang berbagai aspek dari program yang diaudit.

5. Tanggung jawab auditor thd laporan yang diterbitkan dapat dilihat dari rekomendasi atas temuan yang ada. Hal ini berarti bahwa auditor tidak hanya dapat menemukan kesalahan yang ada, tetapi juga harus memberikan solusi pemecahannya.

6. Fungsi rekomendasi yang diberikan auditor ialah agar perusahaan terhindar dari kerugian yang dapat timbul.

7. Persamaan antara management audit dan financial audit!
a. Management auditor maupun financial auditor haruslah independen. Financial auditor haruslah independen dalam faktanya (in fact) maupun dalam tampilan (in appearance). Internal auditor dalam tampilannya mungkin dianggap kurang independen, karena orang dalam perusahaan, tapi dalam faktanya haruslah independen.
b. Management auditor dan financial auditor harus mengumpulkan bukti-bukti yang cukup dan kompeten untuk mendukung oininya.
c. Pelaksanaan audit harusdipimpin dan disupervisi oleh orang-orang yang mempunyai pengalaman yang cukup dibidang audit.
d. Management auditor maupun financial auditor harus mendokumentasikan prosedur audit yang dilakukan, bukti-bukti, dan temuan-temuan audit dalam kertas kerja pemeriksaan dengan rapi dan disusun secara sistematis.
e. Ada beberapa teknik dan prosedur audit yang sama-sama diguakan oleh Management auditor maupun financial auditor, misalnya penggunaan flow chart dan narrative memo

8. Fungsi laporan hasil audit manajemen:
a. sbg dasar untuk memberikan rekomendasi perbaikan kpd pihak manajemen.
b. sbg dasar untuk penyususunan program kerja audit di periode-periode mendatang.
c. sbg bahan untuk pertimbangan para auditor-auditor selanjutnya dalam mengevaluasi.

9. Yang bertanggung jawab untuk mengimplementasikan rekomendasi tersebut ialah pihak perusahaan itu sendiri. Karena jika rekomendasi tersebut tidak dijalankan, pihak yang akan berpengaruh terhadap dampak itu sendiri ialah perusahaan tersebut.

10. Setiap rekomendasi yang diajukan oleh auditor harus dilengkap dengan analisis yang menyangkut adanya peningkatan ekonomisasi, efisiensi, dan efektivitas yang akan dicapai pada pelaksanaan program/aktivitas serupa di masa datang atau berbagai kemungkinan kerugian yang akan terjadi pada perusahaan jika rekomendasi tersebut tidak dilaksanakan.

11. Tujuan umum dari audit manajemen!
a. Audit kinerja (performance) dari manajemen dan dan berbagai fungsi dalam perusahaan
b. Menilai apakah berbagai sumber daya (manusia, mesin, dana, harta lainnya) yang dimiliki perusahaan telah digunakan secara efisien dan ekonomis.
c. Menilai efektivitas perusahaan dalam mencapai tujuan yang telah ditetapkan oleh top management.
d. Memberikan rekomendasi kepada top management untuk memperbaiki kelemahan-kelemahan yang terdapat dalam penerapan pengendalian intern.

12. Teknik Penelaahan analisis (Analytical Review)
a. Membandingkan laporan keuangan periode berjalan dengan periode yang lalu, menghitung kenaikan atau penurunan dalam jumlah rupiah maupun persentase, serta menyelidiki alasan-alasan penurunan atau kenaikan yang material.
b. Membandingkan anggaran dengan realisasinya, menghitung dan menganalisis variance yang terjadi.
c. Membuat analisis rasio vertikal maupun horisontol
d. Menghitung rasio likuiditas, rasio profitabilitas untuk tahun berjalan maupun tahun lalu, kemudian membandingkanya dengan rasio industri.

13. Audit fungsional adalah audit yang berhubungan dengan satu atau lebih fungsi-fungsi dalam suatu organisasi, misalnya tentang efisiensi dan efektivitas dari fungsi penggajian dari suatu divisi atau perusahaan secara keseluruhan.

14. Audit organisasional adalah pemeriksaan yang menekankan kepada seberapa efisien dan efektif masing-masing fungsi dalam organisasi (departemen, cabang atau subsidiary) berinteraksi.
Rencana organisasi dan metode untuk mengoordinasi aktivitas-aktivitas sangat penting dalam audit organisasional.

15. Special Assignments Audit adalah audit yang timbul atas permintaan manajemen, misalnya untuk memeriksa penyebab tidak efektifnya sistem IT, meng-investigasi kemungkinan fraud di suatudivisi dan memberikan rekomendasi untuk mengurangi biaya produksi.

16. Perbedaan antara management audit dan financial audit:
Management audit
a. Bisa dilakukan oleh internal auditor atau konsultan manajemen, selain itu di Indonesia management audit bisa dilakukan oleh BPKP dan BPK.
b. Pada akhir pemeriksaannya, auditor memberikan laporan kepada manajemen.
c. Fungsi laporan hasil audit manajemen adalah menyajikan temuan-temuan audit mengenai efektivitas sistem pengendalian manajemen, apakah kegiatan operasi perusahaan sudah dijalankan secara efisien, ekonomis, dan efektif.
d. Serta saran-saran untuk memperbaiki kelemahan-kelemahan yang ditemukan selama pelaksanaan audit manajemen.
e. Biasanya dilakukan jika manajemen merasakan adanya kebutuhan, misalnya jika laba perusahaan terus turun, biaya terus meningkat, terasa banyak terjadi pemborosan dan kecurangan, tujuan perusahaan yang sudah ditentukan tidak tercapai.
f. Kriteria dalam suatu audit manajemen bisa berupa kebijakan yang ditentukan manajemen, peraturan pemerintahan, peraturan asosiasi.
Financial Audit
a. Harus dipimpin oleh seorang registered accountant dari sebuah kantor akuntan publik.
b. Pada akhir pemeriksaannya, auditor harus memberikan pendapat mengenai kewajaran laporan keuangan yang telah disusun manajemen.
c. Selain itu memberikan management letter yang memberitahukan kepada manajemen mengenai kelemahan-kelemahan dalam pengendalian intern dan saran-saran perbaikan.
d. Dilakukan secara rutin
e. Pemeriksaan dilakukan dengan berpedoman pada standar profesional Akuntan Publik yang disusun oleh Ikatan Akuntan Indonesia (IAI).
f. Kriteria dalam financial audit sudah yaitu ETAPS/PSAK/IFRS

17. Teknik Evaluasi atas management control system yang terdapat di perusahaan
Biasanya menggunakan internal control questionnaires atau flow chart atau penjelasan naratif dan pengetesan atas beberapa transaksi perusahaan untuk menguji efektivitas dari penerapan sistem pengendalian manajemen perusahaan.

18. Teknik Compliance Test (Pengujian Ketaatan)
Untuk menguji apakah kriteria yang berlaku (bisa kebijakan perusahaan, peraturan pemerintah, standar profesi) sudah ditaati oleh setiap bagian dalam perusahaan.