Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

24 Soal (Essay) Teks Eksposisi Beserta Jawaban

Kumpulan Soal (Uraian/Esai) Materi Teks Eksposisi

1. Setiap teks memiliki struktur yang berbeda dengan teks yang lain. Jelaskan struktur teks eksposisi!

2. Permasalahan lingkungan sangat beragam dan kompleks. Tulislah teks eksposisi bertema permasalahan lingkungan !

3. Tuliskan ciri-ciri dari teks eksposisi!

4. Jelaskan yang dimaksud dengan tesis dalam struktur eksposisi!

5. Apa syarat yang harus dipenuhi oleh penulis yang hendak menulis teks eksposisi menurut Gorys Keraf?

6. Apa tujuan teks eksposisi?

7. Tuliskan jenis-jenis teks eksposisi!

8. Tuliskan contoh konjungsi yang digunakan dalam teks eksposisi!

9. Lalu, usaha manusia untuk selalu menghindarkan diri dari akibat kerusakan lingkungan hidup tersebut hendaknya bukan dipahami sebagai suatu kenyamanan saja. Akan tetapi, justru kesempatan itu menjadi titik tolak untuk memulai suatu perubahan. Perubahan untuk dapat mencegah dan meminimalisasi efek yang lebih besar. Jadi, sikap rekonsiliasi dari pihak manusia dapat memungkinkannya melakukan perubahan demi kenyamanan di tengah-tengah lingkungan hidupnya.
Tuliskan jenis pola pengembangan paragraf pada teks di atas!

10.
(1) Penerapan konsep pembangunan berkelanjutan pada saat ini ternyata jauh dari harapan.
(2) Kesulitan penerapannya terutama terjadi di negara berkembang, salah satunya Indonesia. (3) Sebagai contoh, setiap tahun di negara kita diperkirakan terjadi penebangan hutan seluas 3.180.243 ha (atau seluas 50 kali luas kota Jakarta).
(4) Hal ini juga diikuti oleh punahnya flora dan fauna langka.
(5) Kenyataan ini sangat jelas menggambarkan kehancuran alam yang terjadi saat ini yang diikuti bencana bagi manusia.
Dimana letak kalimat penjelas pada teks di atas?

11. Apa yang dimaksud dengan kata leksikal?

12. Tuliskan beberapa jenis pengembangan teks eksposisi!

13. Tuliskan urutan atau langkah dalam membuat karangan eksposisi!

14. Jelaskan pengertian dari eksposisi analogi!

15. Apa itu teks eksposisi?

16. Tuliskan definisi teks eksposisi menurut Gorys Keraf!

17. Apa itu argumentasi pada teks eksposisi?

18. Apa manfaat fakta dalam teks eksposisi?

19. Apa itu teks eksposisi laporan?

20. Apa yang dimaksud dengan teks eksposisi harus bersifat objektif?

21. Tuliskan contoh pronomina yang digunakan dalam teks eksposisi!

22. Seiring dengan kemajuan zaman, banyak hal mengalami kemajuan. Yang paling mencolok adalah kemajuan teknologi yang makin canggih dalam berbagai aspek kehidupan. Selain itu, secara ekonomis, masyarakat juga dapat makin menjangkau teknologi informasi dan teknologi kesehatan.
Tuliskan kalimat utama teks di atas!

23. Apabila dikonsumsi dalam waktu lama dan terus-menerus, obat modern akan mengakibatkan efek samping yang dapat memicu penyakit baru. Itulah keunggulan obat tradisional, jika dibandingkan dengan obat modern, lebih aman dan ekonomis.
Tuliskan ide pokok paragraf teks di atas!

24. Tuliskan pola-pola pengembangan teks eksposisi!

Kunci Jawaban:

1. Struktur teks eksposisi
Teks eksposisi merupakan teks yang dibangun oleh pendapat atau opini. Sejalan dengan isi teks eksposisi, struktur teks eksposisi meliputi (a) tesis atau penyataan pendapat, (b) argumentasi, dan (c) penegasan ulang.
Tesis atau pernyataan pendapat adalah bagian pembuka dalam teks eksposisi. Bagian tersebut berisi pendapat umum yang disampaikan penulis terhadap permasalahan yang diangkat dalam teks eksposisi.
Argumentasi merupakan unsur penjelas untuk mendukung tesis yang disampaikan. Argumentasi dapat berupa alasan logis, data hasil temuan, fakta-fakta, bahkan pernyataan para ahli. Argumen yang baik harus mampu mendukung pendapat yang disampaikan penulis atau pembicara.
Bagian terakhir adalah penegasan ulang, yaitu bagian yang bertujuan menegaskan pendapat awal serta menambah rekomendasi atau saran terhadap permasalahan yang diangkat.

2. Contoh teks eksposisi bertema lingkungan
Pembangunan dan Bencana Lingkungan
Bumi saat ini sedang menghadapi berbagai masalah lingkungan yang serius. Enam masalah lingkungan yang utama tersebut adalah ledakan jumlah penduduk, penipisan sumber daya alam, perubahan iklim global, kepunahan tumbuhan dan hewan, kerusakan habitat alam, serta peningkatan polusi dan kemiskinan. Dari hal itu dapat dibayangkan betapa besar kerusakan alam yang terjadi karena jumlah populasi yang besar, konsumsi sumber daya alam dan polusi yang meningkat, sedangkan teknologi saat ini belum dapat menyelesaikan permasalahan tersebut.
Para ahli menyimpulkan bahwa masalah tersebut disebabkan oleh praktik pembangunan yang tidak memerhatikan kelestarian alam, atau disebut pembangunan yang tidak berkelanjutan. Seharusnya, konsep pembangunan adalah memenuhi kebutuhan manusia saat ini dengan mempertimbangkan kebutuhan generasi mendatang dalam memenuhi kebutuhannya.
Penerapan konsep pembangunan berkelanjutan pada saat ini ternyata jauh dari harapan. Kesulitan penerapannya terutama terjadi di Negara berkembang, salah satunya Indonesia. Sebagai contoh, setiap tahun di negara kita diperkirakan terjadi penebangan hutan seluas 3.180.243 ha (atau seluas 50 kali luas kota Jakarta). Hal ini juga diikuti oleh punahnya flora dan fauna langka. Kenyataan ini sangat jelas menggambarkan kehancuran alam yang terjadi saat ini yang diikuti bencana bagi manusia.
Pada tahun 2005 - 2006 tercatat, telah terjadi 330 bencana banjir, 69 bencana tanah longsor, 7 bencana letusan gunung berapi, 241 gempa bumi, dan 13 bencana tsunami. Bencana longsor dan banjir itu disebabkan oleh perusakan hutan dan pembangunan yang mengabaikan kondisi alam.
Bencana alam lain yang menimbulkan jumlah korban banyak terjadi karena praktik pembangunan yang dilakukan tanpa memerhatikan potensi bencana. Misalnya, banjir yang terjadi di Jakarta pada Februari 2007, dapat dipahami sebagai dampak pembangunan kota yang mengabaikan pelestarian lingkungan.
Menurut tim ahli Pusat Penelitian dan Pengembangan Sumber Daya Air, penyebab utama banjir di Jakarta ialah pembangunan kota yang mengabaikan fungsi daerah resapan air dan tampungan air. Hal ini diperparah dengan saluran drainase kota yang tidak terencana dan tidak terawat serta tumpukan sampah dan limbah di sungai. Akhirnya, debit air hujan yang tinggi menyebabkan bencana banjir yang tidak terelakkan.
Masalah lingkungan di atas merupakan masalah serius yang harus segera diatasi. Meskipun tidak mungkin mengatasi keenam masalah utama lingkungan tersebut, setidaknya harus dicari solusi untuk mencegah bertambah buruknya kondisi bumi.

3. Ciri-ciri dari teks ekposisi, antara lain sebagai berikut:
a. Menjelaskan informasi-informasi pengetahuan
b. Gaya informasi yang mengajak
c. Penyampaian secara lugas dan menggunakan bahasa yang baku
d. Tidak memihak artinya tidak memaksakan kemauan penulis terhadap pembaca
e. Fakta di pakai sebagai alat kontribusi dan alat konkretisasi.

4. Tesis dalam struktur teks eksposisi adalah suatu bagian yang berisi pendapat penulis atau orang lain terkait topik yang dipermasalahkan dalam teks eksposisi.

5. Penulis mengetahui dan menguasai objek permasalahan yang akan ia tulis, memiliki bukti dan fakta yang kuat agar tidak menyesatkan pembaca, mampu menganalisis persoalan dengan jelas dan konkret.

6. Memberikan informasi mengenai permasalahan tertentu.

7. Eksposisi Laporan, Perbandingan, Pertentangan, Ilustrasi, Klasifikasi, Proses, dan Definisi

8. Kemusian, agar, apabila, akan tetapi, seperti.

9. Terdapat konjungsi yang menyatakan kesimpulan yang terletak di akhir paragraf yaitu pada kata ‘jadi’ maka jenis paragraf teks di atas adalah induktif (kalimat utama terletak di akhir).

10. Jenis paragraf di atas adalah deduktif (kalimat utama terletak di awal paragraf) maka kalimat penjelas pada paragraf di atas ditandai dengan nomor 2, 3, 4, dan 5.

11. Kata yang berkaitan dengan leksem atau kosakata.

12. Jenis pengembangan teks ekposisi, antara lain sebagai berikut:
a. Definisi merupakan penjelasan, ditandai dengan kata-kata ialah, adalah, yaitu, merupakan, artinya, dan sebagainya.
b. Identifikasi merupakan penjabaran suatu proses, seperti proses pembuatan suatu objek, langkah-langkah, urutan peristiwa secara lengkap.
c. Analisis merupakan penguraian suatu temuan, sejarah, asal mula sesuatu secara lengkap
d. Klasifikasi merupakan penguraian rincian atau penggolongan suatu objek ke dalam bagian-bagian yang lengkap.
e. Perbandingan penguraian menjelaskan persamaan atau perbedaan antarobjek secara lengkap.

13. Langkah-langkah yang harus diperhatikan dalam pembuatan teks eksposisi ini, antara lain sebagai berikut.
a. Menentukan tema
b. Memilih data-data pendukung yang sesuai dengan tema
c. Membuat kerangka karangan
d. Mengembangkan kerangka menjadi suatu karangan yang utuh.

14. Eksposisi analogi adalah cara memaparkan sesuatu dengan menggunakan penyamaan atau perbadingan agar lebih jelas.

15. Teks yang mengandung penjabaran informasi mengenai suatu permasalahan.

16. Suatu bentuk wacana yang bertujuan untuk menguraikan objek atau permasalahan tertentu agar dapat memberikan pemahaman dan memperluas pandangan wawasan pembaca.

17. Penjelasan secara mendalam tentang pernyataan pendapat dan pengungkapan fakta sebagai penjelasan dari argumen si penulis.

18. Sebagai bagian untuk memperjelas informasi.

19. Paragraf yang menjabarkan laporan dari sebuah berita atau penelitian tertentu

20. Paragraf eksposisi harus memberikan data yang akurat dan tidak memiliki kecenderungan terhadap pihak atau isu manapun.

21. Ia, Dia, Anda, Kamu, Aku, Saudara, -nya, -mu, Ini, Itu, Sini.

22. Seiring dengan kemajuan zaman, banyak hal mengalami kemajuan.

23. Jenis paragraf pada penggalan teks di atas adalah induktif (kalimat utama terletak di akhir) karena terdapat kata yang menyatakan kesimpulan ‘itulah’ yang terletak di akhir paragraf. Maka ide pokok (inti dari kalimat utama) pada paragraf di atas yang paling tepat adalah ‘Keunggulan jamu (obat tradisional) lebih aman dan ekonomis’.

24. Pola deduktif, pola induktif, pola proses, pola contoh, pola definisi.