11 Soal (Essay) Teks Negosiasi Beserta Jawaban

Kumpulan Soal (Uraian) Materi Teks Negoisasi

1. Buatlah teks negosiasi dalam bentuk dialog yang berisi pemecahan konflik yang terjadi antara pedagang di pasar kota dan pengelola pasar tersebut. Pedagang diwakili oleh ketua peguyuban pedagang yang ada di luar pasar tersebut, sedangkan pengelola pasar diwakili oleh pemimpin pasar sendiri !

Jawaban:
Teks dialog:
Pemimpin Pasar : Permisi, Bu
Ketua Peguyuban : Iya Pak, ada apa?
Pemimpin Pasar : Maaf Bu, Sebaiknya Ibu jangan berdagang di sini, kasihan pengendara yang lewat di sini disamping itu jalan ini juga terlalu sempit
Ketua Peguyuban : Wah Pak, kenapa begitu? Saya sudah beberapa minggu di sini.
Pemimpin Pasar : Bukanya begitu, kita di sini berusaha untuk menjaga keamanan dan keselamatan para penjual dan pembeli. Saya tidak melarang Ibu berjualan di sini, tapi Ibu bisa pindah ke tempat lain
Ketua Peguyuban : Tapi kalau saya pindah pelanggan saya bagaimana?
Pemimpin Pasar : pasti ketemu, Ibu tolong kemasi barang – barang ibu, sekarang saya sudah siapkan tempat untuk ibu berjualan
Ketua Peguyuban : oke lah pak
Pemimpin Pasar : terima kasih bu
Ketua Peguyuban : sama - sama


2. Buatlah teks dialog mengenai ketua OSIS yang mengajukan usulan kepada kepala sekolah untuk mendirikan koperasi seolah oleh siswa sendiri. Kedua belah pihak bertemu dan melakukan negosiasi!

Jawaban:
Teks dialog:
Ketua OSIS : Selamat pagi, Pak
Kepsek : Selamat pagi, ada apa ya?
Ketua OSIS : saya ingin mengusulkan program untuk sekolah
Kepsek : program apa ya?
Ketua OSIS : program untuk mendirikan koperasi yang dikelola oleh siswa sendiri. Karena dengan begitulah siswa dilatih survive dan berjiwa leadrship
Kepsek : tapi saya tidak yakin dengan hal ini
Ketua OSIS :percayalah pak, kami bisa menjalankanya
Kepsek :baiklah, bapak akan mengadakan rapat terlebih dahulu
Ketua OSIS : terima kasih pak
Kepsek : sama - sama


3. Jelaskan fungsi negosiasi dan hal-hal apa sajakah yang perlu di negosiasikan !

Jawaban:
Fungsi dari negosiasi:
Untuk menyelesaikan konflik kepentingan dan permasalahan.Hal-hal yang perlu dinegosiasikan adalah kepentingan organisasi pekerjaan dan berhubungan dengan hajat/keinginan orang banyak


4. Jelaskan kiat-kiat untuk meyakinkan mitra bicara!

Jawaban:
Menarik simpati pihak kedua (mitra negosiasi). Ia akan bersimpati terhadap maksud kita jika ia memahami betul program kita. Karena itu, kewajiban kita adalah menguraikan sejelas-jelasnya programtersebut.Hal yang tidak boleh kita kesampingkan dalam upaya membangkitkan kepercayaan adalah penampilan kita. Penampilan itu menyangkut penghargaan terhadap kesempatan, cara berpakaian, sikap dan perilaku ketika kita berbicara, dan pemahaman kita terhadap situasi komunikasi.


5. Apa yang dimaksud dengan teks negosiasi?

Jawaban: 
Teks negosiasi adalah dokumen tertulis yang digunakan dalam proses perundingan antara dua pihak atau lebih untuk mencapai kesepakatan.


6. Apa perbedaan antara negosiasi kompetitif dan kolaboratif?

Jawaban: 
Negosiasi kompetitif cenderung bersifat bersaing dan lebih fokus pada keuntungan satu pihak, sedangkan negosiasi kolaboratif lebih berorientasi pada mencari solusi bersama yang menguntungkan semua pihak.


7. Apa tujuan utama dari proses negosiasi?

Jawaban: 
Tujuan utama dari proses negosiasi adalah mencapai kesepakatan yang saling menguntungkan antara pihak-pihak yang terlibat.


8. Sebutkan langkah-langkah umum dalam proses negosiasi.

Jawaban: 
Langkah-langkah umum dalam proses negosiasi meliputi persiapan, perkenalan, tawar-menawar, kesepakatan, dan tindak lanjut.


9. Bagaimana mempersiapkan diri sebelum memulai proses negosiasi?

Jawaban: 
Persiapan melibatkan penelitian, penentuan tujuan, menentukan batasan, dan merancang strategi.


10. Apa yang dimaksud dengan "titik tengah" dalam tawar-menawar?

Jawaban: 
"Titik tengah" adalah nilai atau kondisi yang menjadi tujuan bersama yang diharapkan dicapai oleh kedua pihak dalam negosiasi.


11. Mengapa penting untuk mendengarkan dengan baik selama negosiasi?

Jawaban: 
Mendengarkan dengan baik penting karena itu memungkinkan pihak-pihak untuk memahami perspektif dan kepentingan masing-masing, yang dapat membantu dalam mencapai kesepakatan yang baik.