Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

40 Quiz Cerita Rekaan Lengkap Jawaban

Soal PG Materi Cerita Rekaan

28. Inti dari isi novel Layar Terkembang karya Sutan T akdir Alisyahbana adalah .
A. orang muda Indonesia yang mendapat pendidikan barat
B. emansipasi wanita
C. kawin paksa
D. kisah cinta pada sebuah kapal

Jawaban:
B. emansipasi wanita


29. Secara garis besar , jenis cerkan dikelompokkan ke dalam tiga jenis, novel, novelet, short story. Yang dimaksud dengan novelet adalah sebuah karya sastra ... .
A. berbentuk puisi yang memuat cerita tentang kehidupan manusia
B. tentang kehidupan manusia berbentuk prosa yang disajikan secara representatif dalam suatu alur
C. tentang kehidupan manusia berbentuk prosa yang disajikan secara sederhana dibandingkan novel
D. yang berisi penggalan cerita yang utuh seakan-akan memberi kesan tunggal kepada pembaca

Jawaban:
C. tentang kehidupan manusia berbentuk prosa yang disajikan secara sederhana dibandingkan novel


30. Salah satu ciri cerpen adalah bersifat compression. Artinya adalah .
A. luas
B. dalam
C. padat
D. kompleks

Jawaban:
C. padat


31. Makna expands sebagai ciri sebuah novel adalah .
A. menyempit
B. meluas
C. menarik
D. memadat

Jawaban:
B. meluas


32. Ketika kecil ia seorang anak yang baik. Ia tinggal berdua saja dengan ibunya di sebuah kampung nelayan di daerah Sumatera Barat. Nasibnya memang baik, ia diambil oleh seorang saudagar kaya dan diakui sebagai anak angkat. Kini ia telah dewasa, perawakannya tegap, gagah, dan menarik perhatian setiap orang yang melihatnya. Unsur yang tergolong fakta pada kutipan cerkan di atas adalah .
A. ia seorang anak
B. kampung nelayan
C. Sumatera Barat
D. saudagar kaya

Jawaban:
C. Sumatera Barat


33. Pagi indah sekali di Baturaden. Matahari bersinar cerah menimpa pohon-pohon cemara yang kelihatan hijau berkilat. Puncak Gunung Slamet muncul di atas warna-warna hijau kebiruan alam di sekitarnya. Langit sangat bersih, biru cerah menjadi latar belakang yang menonjolkan kegagahan gunung itu. Mendoan, Ndoro, masih anget. katanya sambil mengangkat baskom dari kain gendongannya. Di balik daun pisang penutup baskom itu, kelihatan mendoan, tempe yang digoreng dengan tepung, lembut, dengan aroma yang gurih menimbulkan selera, khas Purwokerto. Saya langsung saja mulai menikmati tempe berwarna kehitaman itu sambil berdiam diri. Pada suatu saat, saya merasa perempuan itu memperhatikan saya. Saya menengok ke arahnya. Betul saja. Dia menatap saya. Susi ya? katanya sambil menunjuk ke arah saya dengan ibu jarinya. Saya kaget, dari mana dia tahu nama kecil saya? Siapa sih, dia? Rasanya saya tidak kenal siapapun di sini. Ayolah, Susi, seharusnya Anda tidak melupakan saya. sambungnya dengan suara lirih memelas, sambil menundukkan kepalanya. Saya amati wajahnya dalam-dalam. Saya berusaha mengingat-ingat. Pelan-pelan terasa bahwa saya pernah mengenalnya. T api, siapa? Anda lupa sama saya. Tari, Untariah. lanjutnya dengan wajah yang betul-betul menghancurkan perasaan. Saya tidak dapat berkata-kata. Rasanya seperti ingin menangis. Dia Untariah, teman sekelas saya di SD. Seingat saya dia sangat pintar . Dalam persaingan pelajaran dia selalu dapat mengalahkan saya. Banyak orang yang memuji otaknya yang cemerlang. T api, apa yang terjadi dengannya. Lama kami terdiam. Setelah menahan perasaan kuat-kuat, akhirnya saya memecah kesunyian dengan mulai bercerita tentang diri saya. Saya katakan bahwa saya sedang mendaki gunung. Kami serombongan sudah dua hari berkemah di situ, di bumi perkemahan milik Perhutani. Anda kelihatannya senang ya? katanya tiba-tiba memotong cerita saya. Ada kesempatan meneruskan sekolah, punya banyak teman, punya kesempatan untuk jalan-jalan menikmati hidup. Tapi, saya ... rasanya semua sudah hilang. Anda ingat, ayah saya tukang pos. lanjutnya. Untariah teman Susi ketika SD berprofesi sebagai ... .
A. pendaki gunung
B. tukang pos
C. mahasiswa
D. tukang mendoan

Jawaban:
D. tukang mendoan


34. Memperhatikan latar cerita (soal nomor 33), dapat kita ketahui bahwa pengarang mengenal geografi daerah... .
A. Jawa Barat
B. Jawa Tengah
C. Jawa Timur
D. Transmigrasi

Jawaban:
B. Jawa Tengah


35. Metode yang digunakan pengarang dalam melukiskan tokoh Susi (soal nomor 33) adalah metode ... .
A. diskursif
B. dramatis
C. campuran
D. integratif

Jawaban:
B. dramatis


36. Unsur-unsur yang menunjukkan bahwa latar tempat yang terdapat pada cerita (soal nomor 33) adalah ... .
A. mendoan khas Purwokerto
B. perkemahan milik Perhutani
C. keindahan alam
D. Baturaden dan Gunung Slamet

Jawaban:
D. Baturaden dan Gunung Slamet


37. Latar dalam cerita terdari atas beberapa tipe. Latar yang bertipe spiritual adalah latar yang .
A. tidak memiliki kaitan fungsi dengan elemen cerita yang lain
B. menggambarkan nuansa atau suasana religi atau keyakinan
C. penggambarannya disamarkan atau tersirat
D. berkaitan dengan sifat-sifat para tokoh cerita

Jawaban:
B. menggambarkan nuansa atau suasana religi atau keyakinan


38. Memahami sikap Susi dalam kutipan cerpen pada soal nomor 33 dapat diketahui bahwa Susi memiliki karakter ... .
A. sombong
B. perasa
C. pelit
D. royal

Jawaban:
B. perasa


39. Aspek kognitif digunakan pembaca cerkan ketika ... .
A. memahami unsur-unsur interinsik dan ekstrinsik yang terkandung di dalam cerkan yang sedang dibaca
B. menghayati unsur-unsur keindahan yang terkandung di dalam cerkan yang sedang dibaca
C. memberi penilaian tentang baik dan buruk, indah dan tidak indah, sesuai dan tidak sesuai menurut kriteria yang yang dimiliki pembaca
D. mengambil manfaat dari isi kandungan cerita untuk dapat digunakan dalam kehidupan sehari-hari

Jawaban:
A. memahami unsur-unsur interinsik dan ekstrinsik yang terkandung di dalam cerkan yang sedang dibaca


40. Interpretasi dalam memahami cerkan bermakna .
A. menguraikan bagian-bagian cerkan berdasarkan norma-norma sebuah cerkan
B. menentukan kadar keberhasilan atau mutu sebuah cerkan
C. menafsirkan isi dan maksud cerkan berdasarkan pemaknaan sarana bahasa yang digunakan
D. menangkap maksud yang terkandung dalam cerkan dengan membacanya secara keras  

Jawaban:
C. menafsirkan isi dan maksud cerkan berdasarkan pemaknaan sarana bahasa yang digunakan