Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

23 Quiz Materi Cerita Rekaan Lengkap Jawaban

Soal (Esai) Materi Cerita Rekaan

17. Apa yang dimaksud dengan cerita rekaan?

Jawaban:
Cerita rekaan adalah cerita yang berdasarkan pada khayalan saja, bukan yang sebenarnya. Penjelasan: Cerita rekaan atau cerita fiksi mengutamakan pikiran, pendapat, perasaan, dan daya khayal si pengarang


18. Cerita fiksi bersifat apa?

Jawaban:
Cerita fiksi seringkali disebut juga cerita rekaan atau teks naratif karena tidak menyaran pada kebenaran sejarah, melainkan pada karya yang menceritakan sesuatu yang bersifat rekaan, khayalan, sesuatu yang tidak benar-benar terjadi atau tidak ada, sehingga cerita jenis ini tidak perlu dicari kebenarannya dalam


19. Mengapa cerita rekaan perlu dipelajari?

Jawaban:
Pembaca yang lebih serius; membaca cerita rekaan tidak hanya sebagai pengisi waktu/sebagai hiburan. Ia ingin memperoleh suatu pengalaman baru dari karya yang dibacanya itu. Ia ingin memperkaya batinnya dengan memperoleh wawasan yang menyebabkannya lebih memahami liku liku hidup ini


20. Bagaimana sifat dari karangan fiksi jelaskan?

Jawaban:
Fiksi merupakan cerita mengenai kehidupan manusia yang sifatnya fiktif karena hanya berupa rekaan pengarang. Gaya penceritaan pengarang sifatnya tidak homogen, pengarang atau pencerita tidak wajib yang bertutur, tetapi memberikan kesempatan kepada penutur sekunder agar dapat bercerita sehingga menghasilkan dialog.


21. Apa jenis cerita fiksi yang berjudul Kisah Putri Tangguk?

Jawaban:
Jenis cerita fiksi kisah Putri Tangguk adalah cerita rakyat/cerita legenda dimana kisah ini berkembang dari mulut ke mulut dan di percaya oleh masyarakat. Tokoh utama dalam cerita ini adalah Putri Tangguk dan kakek tua


22. Apa tujuan cerita fiksi?

Jawaban:
Tujuan cerita fiksi adalah untuk menghibur dan menyenangkan pembaca, karena sifatnya penuh imajinasi. Kalau tujuan cerita non fiksi adalah untuk menceritakan kejadian yang benar-benar terjadi terhadap pembaca


23. Bagaimana isi dalam buku fiksi?

Jawaban:
Pada dasarnya, buku fiksi merujuk kepada buku yang isinya fiktif, artinya tidak nyata, rekaan, imajinasi, atau khayalan. Isi dari buku ini berasal dari imajinasi penulisnya. Walaupun adakalanya tokoh, alur cerita, atau latar bisa merujuk kepada sesuatu yang benar-benar ada