Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

23 Pertanyaan Tentang Virus Beserta Jawaban

Soal (Essay) Materi Virus

9. Mengapa virus bersifat parasit obligator?

Jawaban:
Karena virus tidak dapat hidup jika tidak berhinggap atau beradaptasi ke tubuh makhluk hidup lain untuk mendapatkan makanan dan menjaga kelangsungan hidupnya.


10. Jelaskan yang dimaksud dengan virulensi virus!

Jawaban:
Virulensi virus adalah kemampuan virus untuk menyebabkan penyakit. Kemampuan patogenitas dari virus ini dapat berakibat fatal dan dapat menginvasi sel secara keseluruhan.


11. Jelaskan yang dimaksud dengan penyakit morbili!

Jawaban:
Morbili adalah Penyakit infeksi virus akut ,menular yang ditandai dengan stadium yaitu : stadium kataral, stadium erupsi, stadium konvalesensi.( Staf pengajar ilmu kesehatan anak edisi 2 fak. Kedokteran UI,1991).


12. Virus apa saja yang diselaputi oleh lipoprotein ?

Jawaban:
Virus influenza,virus herpes,dan virus cacar.


13. Jelaskan pula mengapa virus dapat digolongkan pula sebagai makhluk mati !

Jawaban:
Virus dapat digolongkan sebagai benda mati ! Karena virus dapat dikristalkan. Bayangkan saja seperti air yang bisa dibekukan jadi es setelah mencair bisa jadi air lagi . Virus juga demikian virus - kristal virus - virus hidup lagi sehingga menyerupai benda mati (air-es-air). Anak ayam - dikristalkan - anak ayam mati jadi nggak bisa seperti virus


14. Jelaskanlah perbedaan antara daur litik dan lisogenik pada replikasi virus !

Jawaban:
Secara litik, virus akan menghancurkan sel hospes setelah berhasil melakukan replikasi. Adapun secara lisogenik, virus tidak menghancurkan sel bakteri (sel hospes). Asam nukleat virus tidak mengambil alih fungsi proses sintesis asam nukleat bakteri, tetapi menjadi bagian kromosom bakteri.


15. Terdiri dari apa sajakah tubuh virus?

Jawaban:
a. Kepala dan Kapsid
b. Leher
c. Ekor
d. Serabut Ekor
e. Lempengan Dasar
f. DNA/ RNA


16. Mengapa virus dianggap makhluk peralihan antara benda mati dan makhluk hidup?

Jawaban:
Virus disebut sebagai bentuk peralihan antara benda mati dan makhluk hidup, karena memiliki sifat makhluk hidup, yaitu dapat mereprodiksi atau memperbanyak diri. Namun juga memiliki sifat makhluk tak hidup, yaitu tidak memiliki susunan sel, dan hanya dapat berkembang pada organisme hidup tertentu.