Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

40 Soal Perilaku Organisasi Beserta Jawaban

Soal Pilihan Ganda Materi Perilaku Organisasi


1. Faktor pembeda antara seorang pemimpin dengan yang bukan pemimpin terletak pada bawaan sejak lahir (innate qualities) yang melekat pada diri seseorang. Pandangan ini secara tidak langsung menegaskan bahwa pemimpin itu dilahirkan, bukan diciptakan. Dalam teori kepemimpinan, hal ini merupakan teori ....
a. Sifat
b. Perilaku
c. Kontingensi
d. Situasional

Jawaban:
a. Sifat

 
2. Seseorang yang memiliki legitimasi untuk menjalankan kekuasaan karena peran yang dimainkan relevan dengan kedudukan seseorang didalam organisasi merupakan pengertian dari....
a. Kekuasaan
b. Otoritas
c. Kontrol
d. Kepemimpinan

Jawaban:
b. Otoritas

 
3. Legitimate power merupakan kekuasaan yang dimiliki seseorang karena dia ....
a. Memiliki akses untuk menentukan penghargaan kepada orang lain
b. Memiliki kemampuan untuk menghukum orang lain
c. Ahli di satu bidang tertentu
d. Menempati posisi formal didalam organisasi

Jawaban:
d. Menempati posisi formal didalam organisasi

 
4. Tipologi perilaku politik terdiri dari beberapa sel. Perilaku politik yang paling sering terjadi dalam kehidupan organisasi terdapat pada sel pertama, yaitu ....
a. Adanya sistem penggajian dengan selisih gaji yang sangat lebar antara atasan dan bawahan
b. Tidak membedakan tugas lini dan staff
c. Menyediakan sarana untuk menyelesaikan konflik
d. Mencari akses informasi keluar dan kekuatan yang bersumber diluar organisasi

Jawaban:
a. Adanya sistem penggajian dengan selisih gaji yang sangat lebar antara atasan dan bawahan

 
5. Kepuasan seorang karyawan tidak selamanya diukur dari reward yang diterimanya, tetapi kadang-kadang juga datang dari pekerjaan itu sendiri. Seorang karyawan yang merasa cocok dengan pekerjaannya karena diberi kebebasan untuk berinovasi boleh jadi akan merasa puas. Hal ini termasuk salah satu pola motivasi yang dianggap esensial, yaitu ....
a. Penegakan peraturan
b. Sistem penghargaan
c. Kepuasan intrinsik
d. Internalisasi nilai

Jawaban:
c. Kepuasan intrinsik

 
6. Salah satu kritik terhadap penilaian kinerja adalah seorang evaluator yang hanya memberi nilai rata-rata kepada setiap orang tanpa memperdulikan kinerja sesungguhnya dari setiap karyawan. Hal ini merupakan ciri dari penilaian yang menganut karakteristik ....
a. Hallo effect
b. Leniency-strictly effect
c. Central tendency effect
d. Interrater reliability

Jawaban:
c. Central tendency effect

 
7. Kelompok Tugas (task group) termasuk dalam kelompok formal, yang bertujuan untuk ....
a. Mengikuti alur hierarkhi organisasi yang terdiri dari supersivor dan anak buah yang secara hierarkhis melaporkan semua aktivitasnya kepada supervisor sebagai atasan
b. Mengerjakan tugas-tugas tertentu dimana anggota-anggotanya terdiri dari orang-orang yang berasal dari departemen berbeda
c. Memiliki perhatian yang sama terhadap kehidupan sosial mereka
d. Membentuk orang-orang dari departemen berbeda atau bahkan dari organisasi berbeda karena memiliki kepentingan yang sama untuk menyelesaikan persoalan yang bersifat sukarela

Jawaban:
b. Mengerjakan tugas-tugas tertentu dimana anggota-anggotanya terdiri dari orang-orang yang berasal dari departemen berbeda

 
8. Sebuah kelompok biasanya membuat aturan atau norma untuk menentukan cara pemberian imbalan (reward allocation norm) bagi anggota kelompoknyA. Ada beberapa peraturan dalam pemberian imbalan tersebut, diantaranya “norm of equality”, yang menekankan pada ...
a. Pentingnya perlakuan yang sama terhadap setiap anggota kelompok
b. Besar kecilnya kontribusi tergantung masing-masing anggota kelompok
c. Pentingnya tanggungjawab sosial dalam pemberian imbalan
d. Seberapa cepat anggota kelompok bisa melakukan pekerjaan

Jawaban:
b. Besar kecilnya kontribusi tergantung masing-masing anggota kelompok

 
9. Dalam proses pengambilan keputusan, setelah melakukan identifikasi masalah maka langkah selanjutnya adalah ....
a. Menetapkan tujuan dan sasaran
b. Mengembangkan beberapa alternatif solusi
c. Mengevaluasi alternatif
d. Mengevaluasi dan kontrol terhadap keputusan

Jawaban:
b. Mengembangkan beberapa alternatif solusi

 
10. Memberikan penilaian, menyampaikan persetujuan atau ketidaksetujuan, atau memberikan saran untuk suatu topik bahasan yang telah dipaparkan merupakan bentuk respon yang bersifat ....
a. Evaluatif
b. Konfrontatif
c. Reflektif
d. Efektif

Jawaban:
a. Evaluatif

 
11. Seseorang yang secara selektif memilih orang lain untuk diberi informasi dengan harapan orang kedua akan membocorkan informasi tersebut kepada orang lain lagi, maka orang tersebut melakukan sistem komunikasi informal dengan pola ....
a. Untai
b. Gosip
c. Random
d. Klaster

Jawaban:
d. Klaster

 
12. Konflik yang menimbulkan perbedaan pendapat atau menyebabkan terjadinya oposisi antara dua pihak yang berinteraksi. Hal tersebut merupakan tahap awal dari proses terjadinya konflik, yaitu ....
a. Anteseden konflik
b. Kognisi dan personalisasi
c. Perilaku konflik
d. Dampak konflik

Jawaban:
a. Anteseden konflik

 
13. Gaya “win-lose solution” atau gaya menekan yang lebih mempedulikan kepentingan dirinya dan mengabaikan kepentingan pihak lain, sehingga ada pihak yang merasa menang dan pihak lain merasa kalah merupakan gaya konflik ....
a. Integrasi
b. Akomodasi
c. Dominasi
d. kompromi

Jawaban:
c. Dominasi

 
14. Tidak semua persoalan organisasi bisa diselesaikan didalam tim karena adanya keterbatasan“social loafing”, yaitu....
a. Menyetujui keputusan tim meski tidak sepenuh hati
b. Kemampuan masing-masing anggota kelompok yang tidak setara
c. Kemampuan kualitas individual anggota tim yang diharapkan jauh dari kenyataan
d. Hasil kerja tim tidak sesuai dengan jadwal waktu yang telah ditentukan sebelumnya

Jawaban:
b. Kemampuan masing-masing anggota kelompok yang tidak setara