Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

50 Soal Ekonomi Regional Lengkap Jawaban

Latihan Soal Pilihan Ganda Bab Ekonomi Regional
  1. Menurut Model Solow, syarat-syarat pertumbuhan ekonomi adalah …
    a. Lahan, produktivitas, tabungan, pertumbuhan angkatan kerja
    b. Produktivitas, depresiasi, pertumbuhan angkatan kerja, tabungan
    c. Pengusaha, pertumbuhan angkatan kerja, investasi, tabungan
    d. Pengusaha, kapital, produktivitas, tabungan
  2. Dalam model interregional perubahan pendapatan regional dapat berasal dari beberapa sumber, diantaranya adalah ...
    a. Lahan, produktivitas, tabungan, pertumbuhan angkatan kerja
    b. Peranan pengusaha (wirausaha) lokal
    c. Multiplier investasi dan pendapat
    d. Perubahan pengeluaran otonom regional
  3. Salah satu tujuan dari ilmu ekonomi regional yang terkait dengan pembangunan wilayah adalah...
    a. Penetapan sektor unggulan wilayah.
    b. Peningkatan ekspor antar negara
    c. Peningkatan pendapatan perkapita negara
    d. Penetapan aturan (regulasi) perdagangan antar daerah.
  4. Salah satu perbedaan antara ilmu ekonomi regional dan ilmu ekonomi pembangunan adalah ilmu ekonomi regional ....
    a. Banyak berisikan teori-teori murni (positive science)
    b. Membahas hal-hal seperti moneter, Òskal/perpajakan, impor dan ekspor dan tahap-tahap pertumbuhan
    c. Mencakup seluruh wilayah dari suatu negara
    d. Mengutamakan bahasan tentang perbedaan atau hubungan antarwilayah
  5. Unsur-unsur ruang yang terpenting adalah:
    a. Perdesaan dan perkotaan
    b. Jauh dan dekat
    c. Wilayah dan Negara
    d. Jarak dan lokasi
  6. Wilayah yang miliki kesamaan karakteristik (ciri) beberapa daerah, seperti memiliki kesamaan iklim atau topografi adalah wilayah …
    a. Homogen
    b. Nodal
    c. Perencanaan
    d. Administrasi
  7. Tabel input output terdiri dari 4 (empat) kuadran. Kuadran II adalah ….
    a. Transaksi antara (intermediate quadran)
    b. Input primer (primary input)
    c. Permintaan akhir (final demand)
    d. Input primer permintaan akhir (primary input-final demand)
  8. Dalam tabel input output (IO), jumlah total nilai tambah yang menunjukkan produk domestik bruto yang dihasilkan oleh wilayah dapat dilihat dalam kuadran ….
    a. Kuadran I
    b. Kuadran II
    c. Kuadran III
    d. Kuadran IV
  9. Hubungan keterkaitan antarindustri/sektor dalam pembelian terhadap total pembelian input yang digunakan untuk proses produksi adalah ….
    a. Keterkaitan ke belakang (backward linkage)
    b. Keterkaitan ke depan (forward linkage)
    c. Effek pengganda (multiplier effect)
    d. Dampak penyebaran (spread effect)
  10. Menurut teori pertumbuhan klasik, faktor yang menentukan pertumbuhan ekonomi adalah ….
    a. Jumlah penduduk, akumulasi kapital, luas lahan, dan teknologi
    b. Konsumsi masyarakat, tabungan dan belanja pemerintah
    c. Tabungan, pajak pemerintah dan subsidi
    d. Konsumsi jangka panjang dan investasi asing
  11. Von Thunen mengidentifikasi tentang perbedaan lokasi dari berbagai kegiatan pertanian atas dasar ….
    a. Perbedaan sewa lahan
    b. Output produksi
    c. Skala ekonomi
    d. Akumulasi modal untuk produksi
  12. Menurut Von Thunen, tingkat sewa lahan paling mahal jika berada di ...
    a. Pusat pasar
    b. Luar kota
    c. Jauh dari pasar
    d. Sekitar perdesaan
  13. Pola penggunaan lahan dari model Von Thunen akan berbentuk …
    a. Diagram batang
    b. Kurva indeferens
    c. Diagram cincin
    d. Kurva permintaan
  14. Menurut Weber pemilihan lokasi industri didasarkan atas prinsip …
    a. Mekanisme pasar
    b. Campur tangan pemerintah
    c. Sistem ekonomi pasar
    d. Minimisasi biaya
  15. Untuk menunjukkan apakah lokasi optimum tersebut lebih dekat ke lokasi bahan baku atau pasar, Weber menggunakan ….
    a. Indeks harga konsumen (IHK)
    b. Indeks Gini
    c. Indeks material (IM)
    d. Indeks rata-rata tertimbang
  16. Kurva yang menggambarkan berbagai lokasi industri yang memberikan tingkat biaya transportasi yang sama adalah ….
    a. Kurva cincin
    b. Kurva isodapan
    c. Kurva indeference
    d. Kurva permintaan
  17. Model Christaller ini merupakan suatu sistem geometri di mana angka 3 yang diterapkan secara arbiter dikenal dengan model ...
    a. Sistem K = 3.
    b. Segitiga lokasi
    c. Lokasi optimum
    d. Isodapan kritis
  18. Jika nilai LQ > 1 maka sektor i dikategorikan sebagai sektor ….
    a. Basis
    b. Non Basis
    c. Primer
    d. Sekunder
  19. Salah satu alat analisis yang digunakan untuk mengidentifikasi sumber pertumbuhan ekonomi baik dari sisi pendapatan maupun dari sisi tenaga kerja pada suatu wilayah tertentu adalah….
    a. Metode shift share
    b. Metode multiplier
    c. Metode input-output
    d. Metode location quotient (LQ)
  20. Prinsip dasar dalam menyusun tabel input output (IO) yang bersifat statis adalah ….
    a. Keseragaman, Kesebandingan dan Penjumlahan
    b. Keberagaman, Kesebandingan dan Penjumlahan
    c. Keseragaman, Kesebandingan dan Pengurangan
    d. Keberagaman, Kesebandingan dan Pengurangan
  21. Jangkauan atau luas pasar dari setiap komoditi itu ada batasnya disebut …
    a. Range
    b. Threshold
    c. Sistem K=3
    d. Segitiga lokasi
  22. Makin jauh dari tempat penjual, konsumen makin enggan membeli karena biaya transportasi untuk mendatangi tempat penjual ...
    a. Makin murah
    b. Makin mahal
    c. Biaya tidak dapat diprediksi
    d. Biaya relatif konstan
  23. Teori lokasi yang memberikan perhatian terhadap sisi permintaan dan sisi penawaran adalah
    a. Teori Lokasi Weber
    b. Teori Lokasi Sistem K=3 Christaller
    c. Teori Lokasi Memaksimumkan Laba
    d. Teori Lokasi Losch
  24. Lokasi yang memberikan keuntungan optimum adalah adalah ….
    a. Titik O
    b. Titik antara A dan B
    c. Kurva AC
    d. Kurva AR
  25. Alat analisis yang dapat digunakan untuk melihat besarnya daya tarik dari suatu potensi yang berada pada suatu lokasi ...
    a. Model Shift Share
    b. Model LQ
    c. Model Gravitasi
    d. Model Input Output
  26. Apabila perusahaan tersebut meningkatkan penggunaan input maka output yang dihasilkan meningkat dengan peningkatan yang lebih besar dibanding dengan laju kenaikan input, maka perusahaan tersebut pada kondisi skala…
    a. Pengembalian yang konstan
    b. Pengembalian yang menurun
    c. Pengembalian yang meningkat
    d. Pengembalian yang fluktuatif
  27. Jika kondisi yang lain diasumsikan tidak mengalami perubahan dan jika semua perusahaan berada pada kondisi skala pengembalian yang konstan (teknologi tidak mengalami perubahan) maka dari sisi perusahaan kenaikan harga tanah akan mengurangi …
    a. Keuntungan semua perusahaan di lokasi tersebut
    b. Biaya hidup para pekerja
    c. Migrasi tenaga kerja ke perkotaan
    d. Efisiensi dimasing-masing perusahaan
  28. Berkumpulnya aktivitas-aktivitas kegiatan ekonomi pada satu lokasi seperti kegiatan produksi yang menghasilkan barang pada satu lokasi disebut...
    a. Konglomerasi
    b. Aglomerasi
    c. Skala ekonomi usaha
    d. Lokasi geografi
  29. Berkumpulnya perusahaan yang sejenis ataupun perusahaan yang saling terkait (penggunaan input antara) dalam suatu lokasi dapat memberikan keuntungan dari sisi produksi berupa ...
    a. Menghemat biaya transportasi pembelian input
    b. Menghemat biaya iklan
    c. Menurunkan harga penjualan produk
    d. Menurunkan biaya pemasangan iklan
  30. Penghematan aglomerasi yang timbul pada perusahaan-perusahaan dari sektor industri yang berbeda-beda yang mengelompok di lokasi yang sama adalah jenis aglomerasi ….
    a. Urbanisasi ekonomi
    b. Internal Return to Scale
    c. Lokalisasi Ekonomi
    d. Skala ekonomi usaha
  31. Perilaku spasial di suatu wilayah dipengaruhi oleh perilaku lokasi sebuah perusahaan besar adalah teori kutub pertumbuhan …
    a. Boudeville (1966)
    b. Schumpeter (1934)
    c. Perroux (1950)
    d. Chinitz (1961, 1964)
  32. Pendekatan yang paling sering digunakan untuk menggambarkan aspek kualitatif dari pola investasi spasial adalah ….
    a. Model Kutub Pertumbuhan
    b. Model Inkubator (Chinitz (1961, 1964))
    c. Model Porter
    d. Model Siklus Produk (Vernon (1960, 1966))
  33. Perusahaan-perusahaan cenderung ingin berdekatan dengan pesaingnya untuk menimbulkan semangat kompetensi yang sehat sehingga produktivitas perusahaan-perusahaan di dalam kelompok tersebut pada akhirnya akan meningkat. Pernyataan ini sesuai dengan teori…
    a. Boudeville (1966)
    b. Schumpeter (1934)
    c. Porter (1990)
    d. Chinitz (1961, 1964)
  34. Menurut Von Thunen kurva land-rent (sewa lahan) ber-slope …
    a. Positif
    b. Vertikal
    c. Horizontal
    d. Negatif
  35. Hubungan antara sewa lahan dengan luas lahan yang digunakan yaitu berbanding terbalik
    a. Semakin tinggi sewa lahan maka semakin sempit lahan digunakan
    b. Semakin tinggi sewa lahan maka semakin luas lahan yang digunakan
    c. Semakin tinggi sewa lahan maka penggunaan lahan tidak berubah (konstan)
    d. Semakin tinggi sewa lahan maka harga lahan = 0
  36. Pada kurva bid-rent adanya substitusi di antara input (lahan dan non-lahan) menyebabkan kurva
    a. Ber-slope negatif dan cembung terhadap titik nol
    b. Ber-slope negatif dan berbentuk garis lurus
    c. Ber-slope negatif dan cekung terhadap titik nol
    d. Ber-slope negatif dan berbentuk vertikal
  37. Jika tingkat kepuasan diberi simbol U (berasal dari kata Utilitas) maka dapat disimpulkan bahwa U(BR1) < U(BR2) < U(BR3), maka rumah tangga yang memiliki sewa lahan paling rendah dan miliki kepuasan tertinggi adalah …
    a. Kurva Bid-Rent 2 (BR2)
    b. Kurva Bid-Rent 3 (BR3)
    c. Kurva Bid-Rent 1 (BR1)
    d. Kurva Bid-Rent 1 dan Bid-Rent 2 (U(BR1) < U(BR2)
  38. Pengangguran tidak sukarela mungkin saja terjadi di pasar tenaga kerja, jika upah riel terlalu tinggi maka …
    a. Permintaan terhadap tenaga kerja lebih tinggi dibandingkan penawaran tenaga kerja di pasar tenaga kerja
    b. Permintaan terhadap tenaga kerja lebih rendah dibandingkan penawaran tenaga kerja di pasar tenaga kerja
    c. Permintaan terhadap tenaga kerja sama dengan penawaran tenaga kerja di pasar tenaga kerja
    d. Permintaan terhadap tenaga kerja tidak berubah di pasar tenaga kerja
  39. Pendekatan Keynesian tentang upah riil lebih sesuai dengan kenyataan yang terjadi di pasar tenaga kerja …
    a. Upah riel akan cenderung bergerak naik
    b. Upah riel akan turun jika terjadi kelebihan tenaga kerja
    c. Upah riel tidak mengalami perubahan
    d. Upah ril cenderung konstan jika terjadi kelebihan tenaga kerja
  40. Dalam jangka panjang, terjadinya penurunan upah tenaga kerja di tingkat regional akan mendorong perusahaan untuk.….
    a. Meningkatkan impor produk
    b. Meningkatkan penjualan output
    c. Meningkatkan stok modalnya
    d. Meningkatnya ekspor produk
  41. Sektor basis atau non-basis bisa mengalami kemunduran ataupun kemajuan. Salah satu faktor penyebab kemajuan sektor basis adalah ….
    a. Turunnya penjualan output ke luar daerah
    b. Kehabisan cadangan sumber daya
    c. Adanya penurunan permintaan di luar daerah
    d. Perkembangan jaringan transportasi dan komunikasi
  42. Menurut Tiebout (1962) dalam model basis ekonomi pendekatan pendapatan lebih baik digunakan dibandingkan dengan pendekatan tenaga kerja karena beberapa alasan diantaranya adalah ….
    a. Perbedaan jumlah pendapatan antar sektor
    b. Masalah tenaga kerja ”penglaju” (commuter)
    c. Adanyan faktor inflasi dan pendapatan
    d. Mudah untuk mengonversi tenaga kerja paruh waktu (part time)
  43. Salah satu metode yang digunakan untuk menentukan sektor basis dan non-basis di suatu daerah berdasarkan pengukuran tidak langsung adalah ….
    a. Metode multiplier
    b. Metode input-output
    c. Metode location quotient (LQ)
    d. Metode shift share
  44. Menghitung perbandingan antara pendapatan (tenaga kerja) di sektor i pada daerah bawah terhadap pendapatan (tenaga kerja) total semua sektor di daerah bawah dengan pendapatan (tenaga kerja) di sektor i pada daerah atas terhadap pendapatan (tenaga kerja) semua sektor di daerah atasnya adalah cara menentukan sektor basis dan non basis dengan pendekatan ….
    a. Metode shift share
    b. Metode input-output
    c. Metode location quotient (LQ)
    d. Metode multiplier
  45. Untuk mengidentifikasi sektor apa saja yang tumbuh cepat atau lambat dan menggambarkan keterkaitan antarsektor di wilayah dapat menggunakan pendekatan …
    a. Metode shift share
    b. Metode multiplier
    c. Metode input-output
    d. Metode location quotient (LQ)
  46. Ilmu ekonomi regional memberikan tekanan analisisnya pada …
    a. Makro ekonomi
    b. Kebijakan negara
    c. Konsep space (ruang)
    d. Pembangunan sumber daya manusia
  47. Ilmu ekonomi regional hadir untuk memecahkan masalah khusus yang sebelumnya diabaikan
    pembahasannya oleh ilmu ekonomi tradisional yaitu ...
    a. What ((barang apa yang harus diproduksi dan berapa banyak)
    b. How (bagaimana atau oleh siapa barang diproduksi)
    c. For whom (untuk siapa atau bagaimana pembagian hasil dari kegiatan memproduksi barang tersebut)
    d. Where (di mana lokasi dari berbagai kegiatan tersebut
  48. Menurut Harrod-Domar pertumbuhan jangka panjang yang mantap, di mana seluruh kenaikan produksi dapat diserap oleh pasar, dapat dicapai jika memenuhi syarat-syarat keseimbangan ….
    a. g (tingkat pertumbuhan output (growth)) = k (tingkat pertumbuhan modal (capital)) = n (tingkat pertumbuhan angkatan kerja).
    b. s (tabungan) = i(investasi)
    c. Y (pendapatan = C (konsumsi) + I (investasi)
    d. X (ekspor) = M (impor)
  49. Menggabungkan kebijakan jalur cepat (turnpike) dan mensinergikannya dengan sektor lain yang terkait akan mampu membuat perekonomian tumbuh cepat. Teori tersebut dikembangkan oleh ….
    a. Joseph Schumpeter
    b. Samuelson
    c. Harrod-Domar
    d. Solow-Swan
  50. Pertumbuhan ekonomi terutama diciptakan oleh inisiatif para pengusaha atau wiraswasta (entrepreneur) yang inovatif, yang menggabungkan dan mengorganisasikan faktor-faktor produksi untuk memproduksi barang-barang yang diperlukan oleh masyarakat. Pernyataan ini sesuai dengan teori yang dikembangkan oleh..
    a. Keynes
    b. Samuelson
    c. Joseph Schumpeter
    d. Solow-Swan
Kunci Jawaban:
  1. b. Produktivitas, depresiasi, pertumbuhan angkatan kerja, tabungan
  2. d. Perubahan pengeluaran otonom regional
  3. a. Penetapan sektor unggulan wilayah.
  4. a. Banyak berisikan teori-teori murni (positive science)
  5. d. Jarak dan lokasi
  6. a. Homogen
  7. c. Permintaan akhir (final demand)
  8. c. Kuadran III
  9. a. Keterkaitan ke belakang (backward linkage)
  10. a. Jumlah penduduk, akumulasi kapital, luas lahan, dan teknologi
  11. a. Perbedaan sewa lahan
  12. a. Pusat pasar
  13. c. Diagram cincin
  14. d. Minimisasi biaya
  15. c. Indeks material (IM)
  16. b. Kurva isodapan
  17. a. Sistem K = 3.
  18. a. Basis
  19. a. Metode shift share
  20. a. Keseragaman, Kesebandingan dan Penjumlahan
  21. a. Range
  22. a. Makin murah
  23. b. Teori Lokasi Sistem K=3 Christaller
  24. a. Titik O
  25. c. Model Gravitasi
  26. c. Pengembalian yang meningkat
  27. a. Keuntungan semua perusahaan di lokasi tersebut
  28. b. Aglomerasi
  29. a. Menghemat biaya transportasi pembelian input
  30. a. Urbanisasi ekonomi
  31. a. Boudeville (1966)
  32. d. Model Siklus Produk (Vernon (1960, 1966))
  33. c. Porter (1990)
  34. d. Negatif
  35. a. Semakin tinggi sewa lahan maka semakin sempit lahan digunakan
  36. a. Ber-slope negatif dan cembung terhadap titik nol
  37. b. Kurva Bid-Rent 3 (BR3)
  38. b. Permintaan terhadap tenaga kerja lebih rendah dibandingkan penawaran tenaga kerja di pasar tenaga kerja
  39. a. Upah riel akan cenderung bergerak naik
  40. c. Meningkatkan stok modalnya
  41. d. Perkembangan jaringan transportasi dan komunikasi
  42. b. Masalah tenaga kerja ”penglaju” (commuter)
  43. c. Metode location quotient (LQ)
  44. c. Metode location quotient (LQ)
  45. c. Metode input-output
  46. c. Konsep space (ruang)
  47. d. Where (di mana lokasi dari berbagai kegiatan tersebut
  48. a. g (tingkat pertumbuhan output (growth)) = k (tingkat pertumbuhan modal (capital)) = n (tingkat pertumbuhan angkatan kerja).
  49. b. Samuelson
  50. c. Joseph Schumpeter