Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

20 Quiz Materi Asuransi Jiwa Lengkap Jawaban

Soal (Esai) Materi Asuransi Jiwa

15. Faktor apa saja yang mempengaruhi Premi dan Klaim Asuransi Jiwa?

Jawaban:
Premi dan Klaim Asuransi Jiwa:
Ada beberapa hal yang akan mempengaruhi besaran premi yang ditetapkan oleh perusahaan asuransi, di mana hal tersebut pada umumnya dipengaruhi oleh beberapa faktor, seperti:
a. Usia
Di dalam asuransi, semakin tua usia tertanggung maka akan semakin tinggi premi yang akan dikenakan oleh perusahaan asuransi, hal ini mengingat tingginya risiko yang akan ditanggung oleh mereka tentunya.
b. Riwayat Medis
Pada saat Anda mengajukan permohonan asuransi, maka perusahaan asuransi akan meminta riwayat medis Anda sebagai persyaratan di dalam pengajuan yang Anda lakukan. Hal ini bertujuan untuk menghitung besarnya risiko yang akan ditanggung oleh perusahaan asuransi.
c. Hobi dan Kebiasaan
Perusahaan asuransi juga akan menerapkan premi yang lebih tinggi bagi orang-orang yang memiliki hobi atau profesi yang berbahaya, seperti: skydiving atau scuba diving, di mana mereka menganggap hal tersebut memiliki risiko yang tinggi terhadap keselamatan pemegang polis. Bahkan seorang perokok biasanya akan dikenakan tarif premi dua kali lipat lebih tinggi daripada mereka yang bukan perokok.
Pada saat mengambil polis asuransi jiwa, maka anggota keluarga yang ditinggalkan harus mengisi klaim resmi asuransi. Selain itu akan dibutuhkan beberapa dokumen pendukung seperti: sertifikat kematian atau bukti kematian yang menunjukkan tanggal, lokasi dan penyebab kematian tersebut, dan polis asli asuransi juga sering menjadi hal wajib yang harus dibawa pada saat klaim.
Klaim ini akan diselesaikan dalam satu lump sum pembayaran kepada orang yang namanya tercantum di dalam kontrak kebijakan dan bertindak sebagai penerima. Namun dalam beberapa kasus, klaim bisa saja ditolak oleh perusahaan asuransi jika ternyata terdapat kejanggalan atau indikasi penipuan dalam kematian yang terjadi.


16. Mengapa Perlu Membeli Asuransi Jiwa?

Jawaban:
Alasan Utama Mengapa Harus Memiliki Asuransi Jiwa:
1. Sebagai Perlindungan Terhadap Kehilangan Penghasilan bagi Keluarga
Tidak seorang pun yang tahu apa yang akan terjadi besok, termasuk Anda. Untuk mengantisipasi kemungkinan Anda terkena musibah dan meninggalkan keluarga yang Anda nafkahi untuk selamanya, Anda perlu membeli polis asuransi jiwa agar keluarga Anda bisa mendapatkan uang pertanggungan untuk hidup setelah Anda tinggalkan.
2. Sebagai Perlindungan atas Risiko Meninggal Dunia Akibat Penyakit-Penyakit Penyebab Utama Kematian
Berdasarkan survei yang dilakukan World Health Organization (WHO) pada 2002, 10 penyebab utama kematian di Indonesia adalah jantung koroner, tuberkolosis, kelainan pembuluh darah, penyakit pernafasan, penyakit bayi baru lahir, penyakit paru-paru, kecelakaan lalu-lintas, diabetes, darah tinggi, dan diare.
Penyakit-penyakit tersebut cukup umum dijumpai, sehingga penting bagi Anda untuk memiliki perlindungan atas risiko terjangkit penyakit-penyakit tersebut dan meninggal dunia.
3. Salah Satu Cara Menabung atau Persiapan Pensiun
Menabung di asuransi jiwa merupakan pilihan alternatif terbaik untuk kebutuhan jangka panjang Anda karena sifat pembayaran premi yang teratur, wajib, dan tidak mudah diambil sewaktu-waktu.


17. Terangkan tentang Asuransi Jiwa Berjangka (Term Life Insurance)!

Jawaban:
Asuransi Jiwa Berjangka (Term Life Insurance)
Asuransi jiwa berjangka atau term life insurance ini fungsinya untuk memberi proteksi kepada tertanggung dalam jangka waktu tertentu saja. Asuransi jiwa ini biasanya menawarkan kontrak untuk 5, 10, atau 20 tahun, dengan premi tetap dan terhitung murah.
Anda direkomendasikan memilih asuransi jiwa jenis ini jika Anda mengutamakan masa depan keluarga Anda terutama pendidikan anak. Cocok bagi Anda yang memiliki kebutuhan akan biaya asuransi yang besar namun memiliki kemampuan keuangan yang terbatas.


18. Kekurangan apa jika menggunakan Asuransi Jiwa Seumur Hidup (Whole Life Insurance)?

Jawaban:
Kekurangannya adalah:
1. Preminya lebih besar ketimbang premi asuransi jiwa berjangka, bahkan bisa mencapai lebih dari dua kali lipatnya. Alasan dari premi yang tinggi ini adalah karena angka harapan hidup masyarakat Indonesia hanya 65 tahun untuk laki-laki dan 70 tahun untuk perempuan, sehingga kemungkinan klaim asuransi sebelum masa proteksi berakhir lebih tinggi.
2. Nilai tunai dari total premi yang sudah dibayarkan tidak terlalu besar karena bunga untuk asuransi ini biasanya hanya sebesar 4% per tahun, dan angka ini belum dipotong pajak.


19. Uraikan tentang Asuransi Jiwa Dwiguna (Endowment Insurance)!

Jawaban:
Asuransi Jiwa Dwiguna (Endowment Insurance):
Jenis asuransi jiwa dwiguna atau endowment insurance ini sesuai dengan namanya adalah asuransi yang memiliki dua manfaat, yaitu sebagai asuransi jiwa berjangka sekaligus tabungan. Artinya Anda sebagai pemegang polis dapat memperoleh nilai tunai dari premi asuransi yang sudah Anda bayarkan berupa uang pertanggungan jika tertanggung meninggal dunia dalam periode tertentu sesuai dengan kebijakan polis asuransi bersangkutan dan juga dapat menarik polis asuransi dalam waktu tertentu sebelum masa kontrak berakhir. Asuransi jiwa jenis ini direkomendasikan bagi Anda yang lebih ingin memastikan ketersediaan dana pendidikan untuk anak, ingin punya dana untuk kebutuhan tak terduga di masa depan, dan ingin punya dana pensiun yang lebih besar.


20. Keuntungan apa jika menggunakan Asuransi Jiwa Seumur Hidup (Whole Life Insurance)?

Jawaban:
11. Keuntungan dari asuransi jiwa jenis ini adalah:
1. Pemegang polis dimungkinkan untuk mendapatkan nilai tunai dari premi yang sudah dibayarkan.
2. Apabila Anda sebagai tertanggung tidak dapat membayar angsuran premi secara berkala, Anda bisa menggunakan nilai tunai dari premi yang sudah dibayar untuk membayar premi selanjutnya.
3. Premi asuransi yang sudah Anda bayarkan tidak akan hangus jika tidak ada klaim.
Saat kontrak berakhir, uang pertanggungan akan diberikan seluruhnya.