Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

60 Pertanyaan Tentang Bank Sentral dan Jawaban

Soal (Essay) Materi Bank Sentral

21. Bagaimana konsep Bank Indonesia sebagai lembaga negara?

Jawaban:
Bank Indonesia adalah bank sentral Republik Indonesia. Dimana merupakan lembaga negara yang independen, bebas dari campur tangan Pemerintah dan/atau pihak-pihak lainnya, kecuali untuk hal-hal yang secara tegas diatur dalam undang-undang.


22. Bagaimana peran bank sentral dalam sistem pembayaran?

Jawaban:
Peran pokok Bank Indonesia dalam sistem pembayaran adalah sebagai regulator, fasilitator, dan katalisator pengembangan sistem pembayaran Indonesia. Sebagai regulator, Bank Indonesia senantiasa memastikan proses sistem pembayaran berlangsung secara tepat waktu.


23. Apa saja 3 kebijakan moneter yang dilakukan Bank Indonesia?

Jawaban:
Kebijakan moneter yang digunakan di Indonesia adalah operasi pasar terbuka, fasilitas diskonto, Giro Wajib Minimum (GWM), dan Moral Suasion (persuasi moral).


24. Langkah langkah Bank Indonesia dalam mencapai dan memelihara kestabilan nilai rupiah?

Jawaban:
BI pun terus berupaya menjaga stabilitas nilai tukar rupiah dengan mengeluarkan kebijakan intervensi ganda baik di pasar valuta asing (valas) maupun pemberian SBN dari pasar sekunder. BI juga sudah menyediakan swap valas dengan tingkat harga yang murah.


25. Bagaimana perbedaan efek yang ditimbulkan jika bank sentral membeli obligasi kepada bank umum dan masyarakat?

Jawaban:
Jika pembelian obligasi dilakukan oleh bank sentral dari bank umum maka transaksi tersebut akan menambah cadangan aktual dan cadangan kelebihan sebesar nilai pembelian. Namun, jika pembelian obligasi itu dari masyarakat, maka tambahan cadangan aktual dan cadangan kelebihan dibank umum akan lebih kecil.


26. Bagaimana Bank Indonesia menyesuaikan situasi dan kondisi masyarakat berkaitan dengan pencetakan uang?

Jawaban:
Untuk masalah pencetakan uang Bank Indonesia menyesuaikan dengan situasi dan kondisi dalam masyarakat. Ketika sedang terjadi inflasi Bank Indonesia mengedarkan uang lebih banyak dari biasanya agar inflasi cepat selesai. Dan ketika terjadi kondisi yang kurang kondusif maka uang yang diedarkan dikurangi jumlahnya.


27. Mengapa bank sentral tidak dapat mengendalikan jumlah uang yang beredar dengan sempurna?

Jawaban:
karena bank sentral hanya bertugas mengawasi dan mengawasi peredaran uang, namun hal itu juga ditentukan dengan pendapatan, selera masyarakat dan pengaruh suku bunga.


28. Apa yang kamu ketahui tentang Bank Indonesia?

Jawaban:
Bank Indonesia (BI) adalah bank sentral Republik Indonesia. Sebagai bank sentral, Bank Indonesia mempunyai satu tujuan tunggal, yakni mencapai dan memelihara kestabilan nilai rupiah. ... Hal ini diatur dalam Undang-Undangan No. 23/1999 tentang Bank Indonesia, yang kemudian diubah melalui Undang-Undang No. 6/2009.


29. Apa peranan bank sentral bagi kelancaran sistem pembayaran yang sah di suatu negara?

Jawaban:
Bank sentral berperan untuk mengeluarkan uang sebagai alat pembayaran yang sah di Indonesia. Selain itu, Bank sentral juga memiliki hak untuk mencetak, mengedarkan, serta mengatur jumlah uang yang dikeluarkan.


30. Apa yang terjadi ketika bank sentral membeli obligasi atau surat berharga pasar uang?

Jawaban:
Ketika bank sentral membeli obligasi pemerintah, itu meningkatkan jumlah uang beredar dalam perekonomian. Bank sentral menyerahkan uang ke bank komersial, dan sebagai kompensasi, kepemilikan surat berharga oleh bank sentral meningkat


31. Bagaimanakah tahap pencetakan uang Rupiah oleh Bank Indonesia?

Jawaban:
Proses Cetak Uang Kertas Tahap Cetak Dalam (Intaglio Process) Setelah kertas diberi warna dasar, kemudian dilanjutkan dengan pencetakan kertas dilembar bagian dalam atau di lembar sebaliknya. ... Setelah dua bagian kertas telah dicetak, lalu dilakukanlah pemeriksaan uang.


32. Bila bank sentral menurunkan suku bunga efek apa yang ingin diharapkan?

Jawaban:
Dengan adanya penurunan suku bunga ini, efeknya adalah jumlah uang beredar semakin bertambah dan harga barang kembali naik sehingga pengusaha dapat kembali berproduksi


33. Mengapa uang yang beredar di masyarakat di kendalikan oleh pemerintah melalui bank sentral?

Jawaban:
Uang yang beredar di masyarakat di kendalikan oleh pemerintah melalui bank sentral karena jumlah uang beredar dapat mempengaruhi tingkat inflasi.


34. Jika Bank Sentral ingin meningkatkan jumlah uang yang beredar melalui operasi pasar terbuka apa yang harus dilakukan?

Jawaban:
Operasi pasar terbuka adalah salah satu kebijakan moneter yang diambil bank sentral untuk mengurangi atau menambah jumlah uang beredar. Kebijakan ini dilakukan dengan cara menjual Sertifikat Bank Indonesia (SBI) atau membeli surat berharga di pasar modal.


35. Apa yang dimaksud dengan kebijakan diskonto?

Jawaban:
Kebijakan diskonto adalah kebijakan yang bertujuan mengumpulkan uang ke lembaga perbankan dengan imbalan kenaikan suku bunga.


36. Apa yang terjadi jika suku bunga naik?

Jawaban:
Sederhananya, apabila tingkat suku bunga naik, maka harga obligasi akan turun. Adapun jika tingkat suku bunga turun, maka harga obligasi akan naik. ... Jika banyak investor yang masuk ke pasar saham, tentu akan membuat harga saham mengalami kenaikan karena meningkatnya permintaan, begitu pun sebaliknya.


37. Apa yang terjadi jika tingkat suku bunga turun?

Jawaban:
Adapun jika tingkat suku bunga turun, maka harga obligasi akan naik. ... Sementara itu, dampak suku bunga pada saham tidak dirasakan secara langsung. Secara teori, penurunan tingkat suku bunga akan menyebabkan bunga tabungan dan deposito di perbankan ikut turun sehingga jadi tidak menarik


38. Apa saja kebijakan moneter kualitatif?

Jawaban:
Kebijakan moneter kualitatif adalah kebijakan Bank Sentral yang bertujuan mengawasi bentuk-bentuk pinjaman dan investasi yang dilakukan oleh bank-bank perdagangan.


39. Apa fungsi bank sentral dalam suatu perekonomian?

Jawaban:
Fungsi bank sentral adalah untuk menjaga stabilitas sistem keuangan perbankan dan sistem pembayaran, sehingga dapat mencapai serta memelihara kestabilan nilai rupiah di Indonesia


40. Instrumen surat berharga apa saja yang bisa digunakan untuk operasi pasar terbuka?

Jawaban:
Operasi Pasar Terbuka (OPT) adalah salah satu kebijakan dari bank sentral dengan cara memperjualbelikan surat-surat berharga di pasar uang, yaitu berupa obligasi, Sertifikat Bank Indonesia (SBI), dan Surat Berharga Pasar Uang (SBPU).