Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

15 Soal (Essay) Pengantar Ilmu Administrasi Negara Beserta Jawaban

Kumpulan Soal (Uraian/Esai) Materi Pengantar Ilmu Administrasi Negara

1. Jelaskan fungsi administrasi secara fungsi manajemen ekonomi !

2. Tuliskan fungsi administrasi secara fungsi kesejahteraan sosial!

3. Jelaskan fungsi administrasi secara kontrol lingkungan !

4. Tuliskan fungsi administrasi secara kontrol lingkungan !

5. Jelaskan perbedaan administrasi negara dengan swasta (privat)!

6. Jelaskan fungsi administrasi secara tradisional !

7. Tuliskan fungsi administrasi secara Pembangunan Bangsa !

8. Jelaskan tentang Administrasi dalam arti sempit !

9. Tuliskan yang dimaksud dengan Administrasi dalam arti luas !

10. Apa yang dimaksud dengan Negara?

11. Dalam fase ini muncul tiga kelompok sarjana dari Eropa yang merupakan pelopor administrasi ilmiah, dengan pandangan yang berbeda-beda, yaitu:

12. Henry (1986) mengklasifikasikan lima paradigma administrasi publik yaitu :

13. Berdasarkan kajian yang dilakukan oleh Federikson (1976), ilmu administrasi publik terdapat enam paradigma dalam pertumbuhannya yaitu?

14. Menurut Siagian, perkembangan administrasi dan manajemen sebagai seni dapat dibagi menjadi 3 fase, yaitu?

15. Bukti-bukti perkembangan administrasi dan manajemen dalam kurun waktu prasejarah adalah sbb?

Kunci Jawaban:

1. Fungsi Manajemen Ekonomi
Fungsi administrasi Negara dalam manajeman ekonomi antara lain: peran langsung dan regulasi.

2. Fungsi Kesejahteraan Sosial
Adapun peran Negara dalam pelayanan masyarakat antara lain pelayanan kesehatan nasional, pelayanan kesejahteraan sosial, jaminan sosial, pendidikan nasional dan perumahan umum.

3. Fungsi Kontrol Lingkungan
Meliputi riset dan pengembangan, konservasi, tata kota dan kontrol lingkungan.

4. Fungsi HAM
Fungsi perlindungan HAM antara lain: perlindungan HAM, privasi dan pengendalian penduduk.

5. Perbedaan administrasi negara dengan swasta (privat)
Administrasi negara:
a. Meningkatkan kemakmuran seluruh rakyat
b. Pemberian sevice/pelayanan yang efektif dan efisien kepada masyarakat
c. Berkewajiban melayani semua warga negara dengan perlakuan yang sama
d. Wilayah kekuasaan yang sama luasnya dengan luas wilayah kekuasaan negara
e. Kekuasaan dari rakyat melalui lembaga perwakilan
f. Seluruh aparat dan personalia sebagai abdi negara
g. Proses administrasi publik lebih lambat
Swasta (privat):
a. Meningkatkan kesejahteraan pemegang saham
b. Mendapatkan keuntungan yang tinggi
c. Sering membedakan pelayanan, mencari keuntungan
d. Tidak mempunyai wilayah kekuasaan
e. Kekuasaan yang bersandar pada modal, kemampuan teknis, kemampuan manajerial dan teknologi
f. Menjalankan politik pilihannya secara memihak dan menganut suatu aliran yang menguntungkan perusahaan
g. Proses administrasi lebih cepat

6. Fungsi tradisional, meliputi:
·Hubungan luar negeri; menurut buku Rencana Strategi Pelaksanaan Politik Luar Negeri RI (RENSTRA) adalah hubungan antar bangsa dalam segala aspeknya.
· Ketertiban Dalam Negeri; Pada masa lalu masalah keamanan menjadi tanggung jawab masyarakat lingkungan setempat. Namun semakin modern semakin kompleks permasalahan yang dihadapi masyarakat, sehingga dihutuhkan lembaga publik yang berfungsi menjaga ketertiban masyarakat untuk menjamin ketertiban dalam negeri.
· Pertahanan Keamanan; Menjaga keamanan dari serangan eksternal, menjaga keutuhan NKRI dari serangan separatis.
· Pekerjaan Umum; Fungsi ini meliputi penyediaan sarana-sarana publik yang dibutuhkan masyarakat, seperti pembangunan jalan raya, satelit komunikasi, rel kereta api, terminal, bandara ,jembatan dll.
· Perpajakan; Negara adalah satu-satunya lembaga yang mempunyai otoritas memaksa warganya membayar pajak serta mengalokasikan pendapatan Negara dari pajak untuk kepentingan umum.
· Kesejahteraan umum; adalah pelayanan Negara pada orang-orang yang tidak mampu mengurus hidupnya sendiri, contohnya: orang cacat, yatim piatu, orang gila dan jompo.

7. Fungsi Pembangunan Bangsa
Fungsi pokoknya adalah menjaga persatuan Bangsa dan keutuhan wilayah. Cara yang digunakan antara lain meliputi: simbol nasional, persatuan nasional, sosialisasi dan pembangunan nasional.

8. Administrasi sebagai tata usaha yaitu merupakan proses catat-mencatat,pembukuan ,tulis menulis, kearsipan/dokumentasi.

9. Administrasi diartikan sebagai kegiatan/kerjasama diantara dua orang/lebih yang teratur dalam rangka mencapai tujuan yang telah ditentukan sebelumnya.

10. Negara merupakan suatu wilayah dipermukaan bumi yang kekuasaan baik sosial, politik, ekonomi, sosial maupun militernya diatur oleh pemerintahan yang berada diwilayah tersebut.

11.
a. Kaum Kameralisten yang terdapat di Jerman
b. Kaum Merkantilizer di Inggris
c. Kaum Fisiokraten di Pakan erancis

12. Paradigma I (1900-1926), dikotomi politik-administrasi
Fokusnya: organisasi, kepegawaian dan penyusunan anggaran dalam birokrasi pemerintah.
Lokusnya: masalah pemerintahan, politik dan kebijakan.
Paradigma II (1927-1937), prinsip-prinsip administrasi Negara
Fokusnya: planning, organizing, staffing, coordinating, reporting dan budgeting (POSDCORB).
Lokusnya: setiap organisasi dalam bentuk apa pun.
Paradigma III (1950-1970), administrasi Negara sebagai ilmu Politik
Morstein dan Gaus adalah tokoh yang mengkritik bahwa pemisahan politik dan administrasi adalah sesuatu yang tidak mungkin/tidak realistis. Oleh karena itu, muncul paradigma baru yang menganggap administrasi publik sebagai ilmu politik. Fokusnya: perumusan kebijakan publik
Lokusnya: birokrasi
Paradigma IV (1956-1970), administrasi Negara sebagai ilmu administrasi
Semua fokus yang dikembangkan di sini diasumsikan dapat diterapkan tidak hanya dalam dunia bisnis, tetapi juga dalam dunia administrasi publik.
Paradigma V (1970-sekarang), administrasi Negara sebagai administrasi Negara
Fokusnya: teori organisasi, teori manajemen dan kebijakan publik.
Lokusnya: masalah-masalah dan kepentingan-kepentingan publik.

13. Paradigma I adalah Birokrasi Klasik.
Fokusnya: struktur organisasi dan fungsi/prinsip-prinsip manajemen.
Lokusnya: birokrasi pemerintahan dan organisasi bisnis
Nilai yang dikejar oleh administrasi publik pada paradigma ini adalah efisiensi, efektivitas, ekonomi dan rasionalitas.
Paradigma II adalah Birokrasi Neo-Klasik.
Fokusnya: proses pembuatan keputusan dengan menerapkan pendekatan ilmiah perilaku, ilmu manajemen, analisis sistem dan riset operasi.
Lokusnya: keputusan birokrasi pemerintah.
Paradigma III adalah Kelembagaan.
Paradigma ini memusatkan perhatiannya pada pemahaman terhadap prilaku birokrasi, termasuk perilaku dalam pembuatan keputusan.
Paradigma IV adalah Hubungan Kemanusiaan.
Fokusnya: dimensi-dimensi hubungan kemanusiaan dan aspek sosial psikologis.
Lokusnya: organisasi/birokrasi.
Paradigma V adalah Pilihan Publik.
Fokusnya: pilihan-pilihan untuk memberikan pelayanan kepada publik. Karena berkaitan dengan pilihan publik,paradigma ini tidak dapat dilepaskan dari pengaruh politik.
Paradigma IV adalah Administrasi Negara Baru.
Fokusnya: desain organisasi yang searah dengan nilai-nilai kemanusiaan dan keadilan sosial, pengembangan sistem desentralisasi, demokrasi, responsif, partisipasif dan memberikan jasa-jasa yang diperlukan masyarakat.

14.
1. Fase prasejarah (berakhir pd 1M)
2. Fase sejarah (berakhir pada tahun 1886)
3. Fase modern (dimulai pada tahun 1886-sekarang)

15.
a. Peradaban Mesopotamia
b. Peradaban Babilonia
c. Mesir Kuno
d. Tiongkok Kuno
e. Romawi Kuno
f. Yunani Kuno