Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

50 Soal Teori Kriminologi Lengkap Jawaban

Latihan Soal Pilihan Ganda Bab Teori Kriminologi 
  1. Sifat nisbi hukum pidana merujuk kepada konsep pendefinisian sistem nilai yang diadopsi hukum pidana. Dalam konteks ini, kenisbian itu disebabkan oleh adanya....
    a. Ketidakjelasan sanksi yang termaktub di dalam hukum pidana
    b. Ketergantungan kepada kelompok dominan yang ada di masyarakat
    c. Ketergantungan kepada kelompok kepentingan dengan sub-kebudayaan mereka
    d. Intensitas pelanggaran yang dilakukan oleh kelompok dominan terhadap hukum pidana
  2. Quinney menjelaskan bahwa legalisasi dan penegakkan hukum di masyarakat di mana para pelaku kejahatan tidak mungkin untuk melakukan kejahatannya, pada umumnya dilakukan oleh....
    a. Berbagai kelompok di masyarakat
    b. Para penguasa
    c. Masyarakat
    d. Keluarga
  3. Masyarakat dengan kekuasaan yang homogen di mana di dalamnya tidak terdapat bermacam fungsi dan tidak ada sepsialisasi, merupakan masyarakat dengan ciri....
    a. Organik
    b. Mekanik
    c. Homogen
    d. Heterogen
  4. Tidak tercapainya tujuan seseorang karena dalam upaya mencapai tujuan itu tidak ada saluran yang dianggap legal akan membuat seseorang itu menjadi frustrasi, marah, dan menarik diri dari pergaulan sosialnya, akibatnya ia dapat melakukan kejahatan untuk mencapai keinginanannya itu. Kondisi seperti ini merujuk kepada konsep yang tedapat pada teori....
    a. Ketegangan
    b. Patologi
    c. Anomie
    d. Konflik
  5. Di dalam suatu rumah tangga, biasanya ada pembagian tugas, fungsi, dan tanggung jawab untuk setiap anggotanya di mana pembagian ini merupakan gambaran dari aktivitas sosial yang ada di dalam suatu komunitas yang mencakup beberapa aspek di bawah ini, kecuali....
    a. Produksi
    b. Distribusi
    c. Konsumsi
    d. Pelestarian nilai
  6. Kekerasan yang terjadi di dalam rumah tangga di mana laki-laki merasa berhak memukuli isterinya dan pemukulan itu dianggapnya bukan merupakan suatu kejahatan, merupakan gambaran dari mitos bahwa....
    a. Karena perempuan juga bersikap keras kepada laki-laki
    b. Karena alkohollah laki-laki menjadi bersikap keras kepada isterinya
    c. Laki-laki ingin menunjukkan bahwa ia sosok yang baik bagi isteri dan anak-anaknya
    d. Laki-laki atau suami merasa memiliki hak untuk mengatur pasangannya dari perbuatan yang salah
  7. Training, pada dasarnya, akan meningkatkan ketrampilan dan kemampuan seseorang dan sebaliknya kemampuan seseorang akan menurun manakala ia tidak melakukan exercise secara teratur. Hal ini, menurut Thorndike, merujuk kepada konsep dari....
    a. Hukum kemampuan
    b. Hukum kesamaan
    c. Hukum pengaruh
    d. Hukum latihan
  8. Berbagai aspek struktural organisasi manusia yang menggambarkan berbagai tujuan dan berbagai kepentingan dari semua anggota kelompok serta memberi makna pada hubungan anggota kelompok, pada dasarnya merujuk kepada konsep....
    a. Organisasi sosial
    b. Teori belajar sosial
    c. Differential association
    d. Hukum kejadian berturut-turut
  9. Merujuk kepada konsep kontrol sosial maka salah satu faktor yang dapat menjadikan tindakan preventif bagi remaja dalam konteks delinkuensi adalah seperti di bawah ini, kecuali....
    a. Kehilangan pekerjaan
    b. Kehilangan kasih sayang
    c. Diberi penghargaan
    d. Dikucilkan
  10. Upaya preventif negatif yang dilakukan para orang tua yang berfungsi untuk mencegah tindakan delinkuen anak-anak remaja SMA, seperti keterlibatan dalam tawuran pelajar, ataupun bolos sekolah (absenteism), dilakukan dengan cara seperti di bawah ini, kecuali....
    a. Memberikan hukuman tinggal di rumah untuk waktu tertentu (grounded)
    b. Melibatkan anak ke dalam bebagai kegiatan positif seperti beladiri, olah raga, dsb.
    c. Meminta pihak sekolah/guru memberi tugas lebih intens untuk mengurangi waktu luang mereka
    d. Mengikutkan anak ke kursus atau kegiatan keagamaan (pesantren atau pesanteren kilat) untuk sementara waktu
  11. Primary conflict culture, dalam upaya menjelaskan masalah kejahatan, pada umumnya digunakan untuk....
    a. Mengkaji masalah-masalah yang timbul dari adanya migrasi
    b. Mengkaji masalah-masalah migrasi yang berdampak pada tindak kejahatan
    c. Membentuk kerangka landasan dalam menciptakan sub-kebudayaan tertentu dalam masyarakat
    d. Mewakili cara-cara untuk mencapai cultural goals kelas menengah ke atas dalam mencapai tujuan mereka
  12. Aliran Kriminologi Baru pada dasarnya sejalan dengan pendekatan positivistik dalam melihat kejahatan dan penjahat meskipun berbeda dalam beberapa hal khususnya dalam melihat....
    a. Reaksi sosial terhadap penjahat
    b. Konsep kontrol sosial
    c. Korban kejahatan
    d. Tindak kejahatan
  13. Ayah si Badu melarang Badu untuk bergaul dengan si Fulan karena ia sangat yakin anaknya akan dianggap oleh orang lain sebagai pencopet sebab si Fulan adalah seorang pencopet. Prasangka ayah si Badu itu merupakan gambaran dari konsep....
    a. Labeling
    b. Fenomenologi
    c. Interaksionisme
    d. Career deviance
  14. Salah satu perbedaan antara perspektif konflik dan perspektif interaksionisme mengenai masalah konflik dan konsensus, Mengenai konflik dan konsensus ini, perspektif konflik berasumsi bahwa....
    a. Selalu ada konsensus setelah adanya konflik
    b. Selalu ada konflik di tengah-tengah konsensus yang dibuat
    c. Masyarakat tunduk kepada penguasa yang menang dalam suatu konflik
    d. Masyarakat tunduk kepada penguasa yang melakukan konsensus dalam meredam konflik
  15. Upaya untuk melihat keterkaitan antara kriminologi dengan hukum pidana dapat dilihat pada aspek-aspek yang terkait dengan masalah-masalah di bawah ini, kecuali....
    a. Aparatur penegak hukum
    b. Pelaksanaan penghukuman
    c. Pelaksanaan tugas penegak hukum
    d. Pencegahan dan penanggulangan kejahatan
  16. Secara yuridis formal, sebenarnya suatu perbuatan jahat/kejahatan merupakan perbuatan manusia yang bertentangan dengan....
    a. Norma sosial
    b. Norma individual
    c. Kaidah hukum pidana
    d. Kaidah hukum negara
  17. Salah satu ‘tugas’ dari kriminologi adalah....
    a. Menjelaskan sebab-sebab seseorang melakukan kejahatan
    b. Menganalisa terjadinya berbagai kejahatan
    c. Mengantisipasi sebab terjadinya kejahatan
    d. Mencegah seseorang untuk berbuat jahat
  18. Konsep penghukuman yang dianggap baik dimana penjatuhan hukuman pidana itu melihat kepada pelaku pidana dengan mempertimbangkan masa depan si pelaku pidana adalah konsep penghukuman yang merujuk kepada....
    a. Deterrence
    b. Intimidation
    c. Incapacitation
    d. Rehabilitation
  19. Kedudukan korban kejahatan dan interaksi antara korban dan penjahat merupakan fokus dari bidang ilmu....
    a. Kriminalistik
    b. Viktimologi
    c. kriminologi
    d. Etiologi kriminal
  20. Sexual harrasment yang mungkin dialami oleh orang-orang yang bekerja, misalnya sebagai sopir taksi atau bekerja pada shift malam, dapat digolongkan ke dalam ....
    a. Fear of crime
    b. Low-risk victim
    c. High-risk victim
    d. Medium-risk victim
  21. Pemberitahuan yang disertai permintaan oleh pihak yang berkepentingan (korban kejahatan) kepada pihak yang berwenang (polisi atau lembaga kepolisian) untuk melakukan penindakan berdasarkan hukum kepada pelaku kejahatan merupakan upaya yang didasarkan pada....
    a. Pelaporan
    b. Pengaduan
    c. Penyelidikan
    d. Pemeriksaan pendahuluan
  22. Tindakan yang dilakukan dengan kekerasan yang dilakukan aparat keamanan terhadap para demonstran yang melakukan unjuk rasa merupakan tindakan yang bersifat....
    a. Represif
    b. Preventif
    c. Social defence
    d. Pelanggaran HAM
  23. Upaya warga mengadakan ronda malam atau menyewa anggota hansip untuk mengamankan wilayah perumahan tempat tinggal mereka merupakan upaya yang bersifat....
    a. Represif
    b. Preventif
    c. Social defence
    d. Perlindungan masyarakat
  24. Tujuan dibangunnya sistem peradilan pidana di dalam sistem pengendalian kejahatan antara lain untuk merealisasikan tujuan-tujuan di bawah ini, kecuali...
    a. Mencegah agar kejahatan tidak menimpa masyarakat
    b. Memidanakan atau memenjarakan para pelaku kejahatan/penjahat
    c. Menghukum mati pelaku kejahatan agar tidak mengulangi kejahatannya
    d. Mengungkap kasus kejahatan sehingga masyarakat tahu bahwa keadilan ditegakkan
  25. Kasus mafia peradilan ataupun kasus suap kepada jaksa dan hakim agar terdakwa dapat dihukum seringan-ringannya bahkan diputus bebas, merupakan penghinaan dan penghianatan terhadap negara yang telah berupaya membangun sistem peradilan yang bersifat....
    a. Formal
    b. Informal
    c. Preventif
    d. Represif
  26. Doktrin penjeraan yang dikembangkan oleh Beccaria pada dasarnya bertujuan untuk....
    a. Memenjarakan si pelaku kejahatan selama mungkin
    b. Membuat jera pelaku kajahatan melalui siksaan di penjara
    c. Membuat pelaku kejahatan menjadi jera untuk mengulangi kejahatannya
    d. Mencabut kemerdekaan si pelaku kejahatan sampai si penjahat mengakui kejahatannya
  27. Kontrol sosial informal lebih mudah dilaksanakan secara nyata manakala seseorang atau sekelompok orang memiliki ....
    a. Ikatan emosional dengan komunitas ketetanggan
    b. Keterlibatan yang efektif pada komunitas ketetanggaan
    c. Persepsi individu atau kelompok atas tanggung jawab sosial di lingkungannya
    d. Kepercayaan bahwa tetangga dapat mengambil tindakan langsung terkait dengan kejahatan yang terjadi
  28. Pada dasarnya, siskamling itu dilaksanakan dengan tujuan seperti di bawah ini, kecuali....
    a. Meningkatkan kerjasama antara polisi dan masyarakat
    b. Memudahkan warga dan polisi menangkap pelaku kejahatan secara cepat
    c. Menyadarkan masyarakat bahwa masalah kejahatan bukan sekedar urusan polisi
    d. Menyediakan layanan hotline bagi masyarakat agar mudah menghubungi polisi apabila terjadi kejahatan
  29. Intelectual history yang menyangkut pengetahuan akal pikir manusia di mana semua sumber penjelasan berasal dari ide dan penafsiran mengenai semua kejadian yang dihubungkan dengan dunia nyata, merujuk kepada penjelasan....
    a. Spristic explanation
    b. Cultural determinism
    c. Naturalistic explanation
    d. Demonological explanation
  30. Doktrin penghukuman yang dikembangkan Beccaria dianggap terlalu berat sehingga diperlunak dengan memberikan pengecualian bagi calon penghuni penjara, pengecualian ini berlaku bagi ....
    a. Orang tua dan janda
    b. Orang gila dan anak-anak
    c. Pejabat dan keluarga pejabat
    d. Penjahat anak-anak dan bukan residivis
  31. Ajaran pre-klasik yang berkembang pada tahun 400 sebelum Masehi manyatakan bahwa sebab-musabab kejahatan itu tidak diketahui muasalnya, tetapi beberapa ahli pada waktu itu mensinyalir bahwa sebab musabab timbulnya kejahatan adalah....
    a. Kebiasaan buruk
    b. Kehendak bebas (free will)
    c. Pengaruh dari demon (setan)
    d. Pengaruh negatif sistem feodal
  32. Hukuman pidana, dalam konteks penerapan undang-undang yang mengkategorikan perbuatan manusia sebagai perbuatan jahat pada dasarnya dapat berbentuk seperti di bawah ini, kecuali....
    a. Hukuman penjara
    b. Kerja paksa
    c. Kerja sosial
    d. Dipasung
  33. Menurut Bonger, semua perbuatan jahat adalah perbuatan yang dikategorikan sebagai....
    a. Crime
    b. Amoral
    c. A-sosial
    d. Anti-sosial
  34. Perbuatan-perbuatan amoral yang dilihat dari aspek objeknya, merupakan perbuatan yang....
    a. Berkaitan dengan subjek yang bersangkutan
    b. Terkait dengan lingkungan sosial seseorang
    c. Merugikan anggota masyarakat
    d. Merugikan masyarakat luas
  35. Secara yuridis, seseorang (pelaku kejahatan) dinyatakan sebagai bukan lagi penjahat apabila ia telah....
    a. Bertobat dan tidak mengulangi kejahatannya
    b. Bebas dari hukuman yang dijalaninya
    c. Lama menjalani hukuman penjara
    d. Mengakui kejahatannya
  36. Dalam konteks pelanggaran hukum, maka seseorang yang menjadi korban sekaligus dianggap sebagai pelanggar hukum adalah....
    a. Isteri korban kekerasan suami
    b. Pecandu sekaligus pengedar narkoba
    c. Pelacur yang menjadi korban kekerasan
    d. Seorang pembantu yang disiksa majikannya
  37. More, penulis buku Utopia, yakin benar bahwa kejahatan itu akan hilang apabila....
    a. Orang kaya membantu orang miskin dalam memenuhi kebutuhannya
    b. Kekayaan orang-orang dikelola negara untuk kepentingan bersama
    c. Negara memenuhi semua kebutuhan seluruh warganya
    d. Penjahat diberikan hukuman yang sangat berat
  38. Owen, melalui pengamatannya berkaitan dengan timbulnya kejahatan akhirnya menyatakan bahwa timbulnya kejahatan atau orang-orang yang berbuat jahat itu sangat tergantung kepada....
    a. Pergaulan
    b. Lingkungan
    c. Kondisi psikis
    d. Faktor heriditer
  39. Dalam bukunya Essay on Crime and Punishment, Beccaria menyatakan bahwa penguasa memiliki hak untuk menghukum yang didasarkan pada kepentingan membela kebebasan masyarakat dari serangan keserakahan individu, dampak dari hal ini adalah bahwa...
    a. Perbuatan yang dapat merusak tatanan sosial dianggap sebagai kejahatan serius
    b. Perbuatan individu dianggap bertentangan dengan perbuatan/tindakan sosial
    c. Hukuman yang diberikan akan tergantung kepada ‘kebaikan’ hakim
    d. Negara memiliki kekuasaan mutlak untuk menghukum warganya
  40. Dalam paham materialisme historis, maka hubungan antarkelas, antara kelas borjuis dengan kaum proletar, yang saling tergantung satu sama lainnya itu dilandasi oleh.....
    a. Adanya alat-alat produksi
    b. Konsep ekonomi politik
    c. Konflik sosial
    d. Eksploitasi
  41. Menurut Vold, salah satu penyebab gagalnya penerapan Code Penal 1741 di Perancis adalah....
    a. Diabaikannya perbedaan antarkelompok
    b. Memberikan perlakuan khusus kepada para residivis
    c. Memberikan perlakuan yang berbeda kepada setiap individu
    d. Menganggap anak-anak dan anak-anak orang cacat mental mampu melakukan tindakan hukum
  42. Menurut Vold, era di mana semua objek dilihat melalui pendekatan intelektual dengan menggunakan metodologi yang bersifat empiristik dan eksperimental merupakan jaman hegemoni dari konsep pemikiran....
    a. Mistik
    b. Realistik
    c. Positivistik
    d. Fenomenologis
  43. Pemahaman terhadap makna proses sosial yang merupakan bagian dari pendekatan interaksionis sebagai proses sosial dalam menentukan seseorang itu sebagai penjahat bagi komunitas penjahat dapat dikatakan sebagai proses....
    a. Pemaknaan
    b. Selfimages
    c. Labelling
    d. Critical
  44. Burges menggambarkan zona konsentrasi sebagai wilayah pusat bisnis yang dipenuhi pusat perbelanjaan, perkantoran, tempat hiburan, industri ringan serta hotel-hotel besar. Karena sebagai pusat bisnis, penduduk di zona konsentrasi umumnya adalah....
    a. Para industriawan
    b. Hobohemia (tidak memiliki rumah)
    c. Para pemilik tanah dan pemilik usaha
    d. Penduduk yang menetap secara tetap
  45. Kegagalan sebagian remaja kelas bawah untuk beradaptasi dengan kebiasaan dan nilai-nilai yang dianut oleh remaja kelas menengah ke atas, menyebabkan mereka yang gagal ini menciptakan....
    a. Nilai-nilai sosial sendiri
    b. Perilaku menyimpang
    c. Kebudayaan konflik
    d. Sub kebudayaan kenakalan
  46. Kejahatan perbankan yang terjadi di Indonesia umumnya berbentuk....
    a. Perampokan uang nasabah bank
    b. Menunggak pembayaran hutang
    c. Money laundering
    d. Kredit macet
  47. Kejahatan yang dilakukan oleh seseorang yang mempunyai pekerjaan tertentu dan memiliki jabatan tinggi di mana tindakan kriminalnya itu umumnya berhubungan dengan pekerjaannya yang sah menurut hukum, dapat digolongkan ke dalam....
    a. Blue collar crime
    b. White collar crime
    c. Corporate criminal behavior
    d. Occupational criminal behavior
  48. Para juragan yang mengharap keuntungan dari menjual tanah miliknya kepada para pemilik industri atau investor umumnya pemilik tanah yang lokasi tanahnya berada di zona....
    a. Consentration
    b. Deutchland
    c. Commuter
    d. Transition
  49. Temuan dari studi yang dilakukan Shaw dan McKay mengenai tingkat kenakalan remaja (delinkuensi), berkaitan dengan tingkat kepadatan penduduk di suatu wilayah, menunjukkan kecenderungan bahwa....
    a. Komunitas yang stabil cenderung memiliki tingkat delinkuensi yang relatif rendah
    b. Daerah dengan tingkat penghasilan rendah cenderung memiliki tingkat delinkuensi rendah
    c. Daerah dengan tingkat penghasilan tinggi pada umumnya memiliki tingkat delinkuensi yang tinggi
    d. Tingkat kepadatan penduduk yang tinggi biasanya berkaitan secara tidak langsung dengan tingkat delinkuensi
  50. Kejahatan yang sering menimpa buruh pabrik perempuan di tempat kerja, terutama mereka yang bekerja pada malam hari (shift malam), umumnya adalah....
    a. Pencurian
    b. Penodongan
    c. Penjambretan
    d. Pelecehan seksual
Jawaban:
  1. b. Ketergantungan kepada kelompok dominan yang ada di masyarakat
  2. b. Para penguasa
  3. b. Mekanik
  4. d. Konflik
  5. c. Konsumsi
  6. d. Laki-laki atau suami merasa memiliki hak untuk mengatur pasangannya dari perbuatan yang salah
  7. d. Hukum latihan
  8. a. Organisasi sosial
  9. c. Diberi penghargaan
  10. a. Memberikan hukuman tinggal di rumah untuk waktu tertentu (grounded)
  11. a. Mengkaji masalah-masalah yang timbul dari adanya migrasi
  12. a. Reaksi sosial terhadap penjahat
  13. a. Labeling
  14. c. Masyarakat tunduk kepada penguasa yang menang dalam suatu konflik
  15. a. Aparatur penegak hukum
  16. c. Kaidah hukum pidana
  17. a. Menjelaskan sebab-sebab seseorang melakukan kejahatan
  18. d. Rehabilitation
  19. b. Viktimologi
  20. d. Medium-risk victim
  21. b. Pengaduan
  22. a. Represif
  23. b. Preventif
  24. a. Mencegah agar kejahatan tidak menimpa masyarakat
  25. a. Formal
  26. c. Membuat pelaku kejahatan menjadi jera untuk mengulangi kejahatannya
  27. a. Ikatan emosional dengan komunitas ketetanggan
  28. b. Memudahkan warga dan polisi menangkap pelaku kejahatan secara cepat
  29. c. Naturalistic explanation
  30. b. Orang gila dan anak-anak
  31. b. Kehendak bebas (free will)
  32. d. Dipasung
  33. b. Amoral
  34. d. Merugikan masyarakat luas
  35. b. Bebas dari hukuman yang dijalaninya
  36. c. Pelacur yang menjadi korban kekerasan
  37. c. Negara memenuhi semua kebutuhan seluruh warganya
  38. b. Lingkungan
  39. d. Negara memiliki kekuasaan mutlak untuk menghukum warganya
  40. d. Eksploitasi
  41. d. Menganggap anak-anak dan anak-anak orang cacat mental mampu melakukan tindakan hukum
  42. c. Positivistik
  43. c. Labelling
  44. b. Hobohemia (tidak memiliki rumah)
  45. d. Sub kebudayaan kenakalan
  46. c. Money laundering
  47. d. Occupational criminal behavior
  48. d. Transition
  49. a. Komunitas yang stabil cenderung memiliki tingkat delinkuensi yang relatif rendah
  50. d. Pelecehan seksual