Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

32 Soal Gangguan Pencernaan Lengkap Jawaban

Latihan Soal Pilihan Ganda Bab Gangguan Pencernaan 
  1. Komplikasi hyperemesis gravidarum ?
    a. Hemoroid, depresi, nyeri perut
    b. Dehidrasi berat, ikterik, takikardi
    c. Perdarahan
    d. Konstipasi ,obstipasi
  2. Hyperemesis gravidarum berdasarkan tingkatannya terbagi menjadi ?
    a. Tingkat 1
    b. Tingkat 2
    c. Tingkat 3
    d. Tingkat 1, 2, dan 3
  3. Ulkus peptikum terdiri dari 3 fase adalah?
    a. Sefalik, lambung dan usus
    b. Lingkungan, hormon, usus
    c. Hormon, usus dan sefalik
    d. Lingkungan, usus dan sefalik
  4. Hormone yang menyebabkan peningkatan asam pepsin adalah
    a. Hormone pepsin
    b. Hormone esterogen
    c. Hormone gastrin
    d. Hormone progesterone
  5. Seseorang dikatakan mesngalami ulkus peptikum lantaran adanya factor-factor sebaagai berikut :
    a. Hyperplasia
    b. Hipersekresi asam pepsin
    c. Kelemahan barier pada mukosa lambung
    d. b, c benar
  6. Yang termasuk tanda dan tanda-tanda klinis pada konstipasi, kecuali
    a. Flatus berkurang
    b. Nyeri perut
    c. Anoreksia
    d. Prolaps rekti
  7. Hiperemesis gravidarum yakni insiden mual dan muntah pada seorang perempuan hamil:
    a. Frekuensi muntah lebih dari 5 kali sehari
    b. Frekuensi muntah lebih dari 10 kali sehari
    c. Kejadian muntah lebih dari 2 minggu
    d. Kejadian muntah sangat mengganggu acara keseharian 
  8. Awal keluhan mual dan muntah dalam kehamilan (Emesis Gravidarum) sering terjadi pada:
    a. Minggu pertama
    b. Minggu ketiga
    c. Bulan pertama
    d. Minggu ke 8 – 12
  9. Jika pengobatan pada hiperemesis gravidarum tidak berhasil tanda-tanda semakin berat kemungkinan apakah yang mungkin timbul
    a. Ikterus
    b. Koma
    c. Dehidrasi
    d. a, b benar
  10. Masalah yang terjadi pada salah satu organ sistem pencernaan, atau lebih dari satu organ pencernaan secara bersamaan...
    a. gangguan pencernaan
    b. penyakit jantung
    c. infeksi saluran kemih
    d. diabetes mellitus
  11. Kondisi ketika asam lambung naik ke esofagus (kerongkongan). Kondisi ini terjadi akibat melemahnya cincin otot kerongkongan yang berfungsi mencegah makanan kembali ke kerongkongan setelah masuk ke lambung....
    a. Penyakit refluks asam lambung
    b. Esofagitis
    c. Akalasia
    d. Gastritis
  12. Peradangan di lapisan kerongkongan yang dapat menimbulkan nyeri, sulit menelan, dan nyeri di bagian dada...
    a. Penyakit refluks asam lambung
    b. Esofagitis
    c. Akalasia
    d. Gastritis
  13. Kondisi ketika saraf di area esofagus (kerongkongan) mengalami kerusakan. Kondisi tersebut menyebabkan otot katup di antara kerongkongan dan lambung kehilangan kelenturan, sehingga makanan sulit terdorong ke lambung....
    a. Penyakit refluks asam lambung
    b. Esofagitis
    c. Akalasia
    d. Gastritis
  14. Peradangan di dinding lambung, yang dapat terjadi tiba-tiba (akut), atau berlangsung dalam jangka panjang (kronis). Kondisi ini dapat menyebabkan tukak lambung....
    a. Penyakit refluks asam lambung
    b. Esofagitis
    c. Akalasia
    d. Gastritis
  15. Luka terbuka yang terbentuk di lapisan lambung, atau bisa juga terjadi di usus 12 jari (ulkus duodenum). Kondisi ini disebabkan oleh infeksi bakteri, dan penggunaan aspirin atau obat antiinflamasi nonsteroid dalam jangka panjang...
    a. Tukak lambung
    b. Penyakit celiac
    c. Penyakit batu empedu
    d. Kolesistitis
  16. Penyakit akibat reaksi sistem imun terhadap konsumsi gluten, yaitu protein yang dapat ditemukan pada gandum. Pada penderita penyakit ini gluten akan memicu reaksi sistem imun di usus halus. Bila kondisi tersebut berlangsung terus-menerus, lapisan usus halus dapat rusak dan mencegah nutrisi terserap....
    a. Tukak lambung
    b. Penyakit celiac
    c. Penyakit batu empedu
    d. Kolesistitis
  17. Kondisi ketika terjadi penyumbatan pada saluran empedu. Sumbatan disebabkan oleh batu hasil pengkristalan kolesterol. Pada beberapa kasus, penyakit ini terbentuk dari pengkristalan bilirubin atau zat yang menyebabkan penyakit kuning....
    a. Tukak lambung
    b. Penyakit celiac
    c. Penyakit batu empedu
    d. Kolesistitis
  18. Peradangan pada kantung empedu. Peradangan tersebut dipicu oleh tersumbatnya kantung empedu oleh batu empedu atau tumor. Penyumbatan menyebabkan cairan empedu terperangkap di dalam kantung empedu, dan memicu peradangan....
    a. Tukak lambung
    b. Penyakit celiac
    c. Penyakit batu empedu
    d. Kolesistitis
  19. Peradangan pada organ pankreas. Pankreas merupakan organ yang menghasilkan enzim untuk mencerna makanan dan hormon untuk mengatur kadar gula darah. Pankreatitis dapat disebabkan oleh penyakit batu empedu atau kecanduan alkohol....
    a. Pankreatitis
    b. Radang usus
    c. Divertikulitis
    d. Proktitis
  20. Kondisi ketika usus mengalami peradangan. Radang usus terdiri dari 2 jenis, yaitu penyakit Crohn dan kolitis ulseratif. Bedanya, radang pada kolitis ulseratif hanya terjadi di usus besar. Sedangkan pada penyakit Crohn, radang dapat terjadi di seluruh bagian saluran pencernaan....
    a. Pankreatitis
    b. Radang usus
    c. Divertikulitis
    d. Proktitis
  21. Peradangan pada divertikula. Divertikula sendiri adalah kantong-kantong abnormal yang terbentuk di saluran pencernaan. Divertikulitis dapat menimbulkan gejala demam, sakit perut, mual, muntah, sembelit atau diare....
    a. Pankreatitis
    b. Radang usus
    c. Divertikulitis
    d. Proktitis
  22. Peradangan pada rektum (bagian akhir dari usus besar yang tersambung ke anus). Kondisi ini dapat menimbulkan rasa ingin BAB yang sering (tenesmus). Proktitis juga menyebabkan nyeri di perut, rektum, dan anus....
    a. Pankreatitis
    b. Radang usus
    c. Divertikulitis
    d. Proktitis
  23. Macam-macam gangguan system pencernaan pada ibu hamil yaitu
    a. Hiperemesis gravidarum, asma, obstipasi, konstipasi
    b. Hiperemesis gravidarum, diare, konstipasi, ulkus peptikum
    c. Hiperemesis gravidarum, diare akut, konstipasi, apendisitis akut, ulkus peptikum
    d. Hiperemesis gravidarum, hipertensi, obstipasi
  24. Hiperemesis gravidarum disebabkan oleh hormon …
    a. Estrogen
    b. Progesteron
    c. HCG
    d. Kombinasi estrogen dan HCG
  25. Komplikasi yang terjadi pada hiperemesis gravidarum, kecuali …
    a. Perforasi
    b. Dehidrasi berat
    c. Alkalosis
    d. Takikardi
  26. Dalam sekresi lambung terjadi 3 fase dimana fase ini masakan dalam usus harus menyebabkan pelepasan hormone yang pada waktunya akan merangsang sekresi asam lambung. Fase ini yakni termasuk fase
    a. Fase usus
    b. Fase lambung
    c. Sefalik
    d. Fase sekresi lambung
  27. Ulkus peptikum yakni suatu keadaan adanya borok pada :
    a. Esophagus, usus, lambung
    b. Duodenum, lambung, usus
    c. Esophagus, lambung, duodenum
    d. Pancreas, usus, esophagus
  28. Disebabkan oleh kuman apa pada ulkus peptikum?
    a. E coli
    b. Helicor bakter pilori
    c. Stapilococcus
    d. Streptococcus
  29. Komplikasi yang terjadi pada ulkus peptikum adalah
    a. Dehidrasi berat dan perforasi
    b. Perdarahan ulkus dan perforasi
    c. Perdarahan ulkus dan alkalosis
    d. Ikterik dan perforasi
  30. Kelainan pada system pencernaan dimana seorang mengalami pengerasan feses atau tinja yang berlebihan sehingga sulit dikeluarkan dan sanggup menyebabkan kesakitan yang mahir yakni definisi dari …
    a. Konstipasi
    b. Obstipasi
    c. Ulkus peptikum
    d. Kanker usus
  31. Perbedaan antara konstipasi dan obtipasi ?
    a. Konstipasi mengalami pengerasan feses, tinja dan obstipasi lebih mahir dari konstipasi
    b. Konstipasi gangguan sistem pencernaan yang menyebbkan kanker usus dan obstipasi terjadi pengerasan feses atau tinja
    c. Konstipasi dan obstipasi gangguan sistem pencernaan terjadi secara cepat
    d. Konstipasi dan obstipasi tidak mengaami pengerasan feses
  32. Pengertian hyperemesis gravidarum ?
    a. Muntah pada TM 3
    b. Terjadi pada UK 20 minggu
    c. Akibat menurunnya hormon estrogen
    d. Tidak mengaggu acara sehari-hari
Kunci Jawaban:
  1. b. Dehidrasi berat, ikterik, takikardi
  2. d. Tingkat 1, 2, dan 3
  3. a. Sefalik, lambung dan usus
  4. c. Hormone gastrin
  5. d. b, c benar
  6. a. Flatus berkurang
  7. d. Kejadian muntah sangat mengganggu kegiatan keseharian
  8. d. Minggu ke 8 – 12
  9. d. A, b benar
  10. a. gangguan pencernaan
  11. a. Penyakit refluks asam lambung
  12. b. Esofagitis
  13. c. Akalasia
  14. d. Gastritis
  15. a. Tukak lambung
  16. b. Penyakit celiac
  17. c. Penyakit batu empedu
  18. d. Kolesistitis
  19. a. Pankreatitis
  20. b. Radang usus
  21. c. Divertikulitis
  22. d. Proktitis
  23. c. Hiperemesis gravidarum, diare akut, konstipasi, apendisitis akut, ulkus peptikum
  24. d. Kombinasi estrogen dan HCG
  25. a. Perforasi
  26. a. Fase usus
  27. c. Esophagus, lambung, duodenum
  28. b. Helicor bakter pilori
  29. b. Perdarahan ulkus dan perforasi
  30. a. Konstipasi
  31. a. Konstipasi mengalami pengerasan feses, tinja dan obstipasi lebih jago dari konstipasi
  32. b. Terjadi pada UK 20 minggu