4 Soal (Essay) Sistem Gerak Makhluk Hidup Beserta Jawaban

Kumpulan Soal (Essay) Materi Sistem Materi Gerak Makhluk Hidup


1. Jelaskan tentang sistem gerak amphibia!

Jawaban:
Contoh dari Amphibia yaitu kodok atau katak. Kontruksi tulang katak yaitu terdiri dari tulang badan, tulang anggota gerak dan tulang tengkorak (tulang kepala). Amfibi memiliki sendi baik itu di lutut, bahu, siku, pinggul, pergelangan kaki dan tangan. Sendi ini memudahkan hewan amfibi seperti katak untuk melompat.


2. Jelaskan yang dimaksud dengan gerak ?

Jawaban:
a. Gerak berarti pindah tempat pertanda ciri hidup
b. Gerak dapat diartikan berpindah tempat atau perubahan posisi sebagian atau seluruh bagian dari tubuh makhluk hidup.
c. Makhluk hidup akan bergerak bila aka impuls atau rangsangan yang mengenai sebagian atau seluruh bagian tubuhnya.
d. Gerak pada tumbuhan tergantung dari impuls atau rangsangan yang mengenai sel/jaringan/organ tumbuhan tersebut.
e. Alat-alat gerak yang digunakan pada manusia dan hewan yaitu alat gerak pasif berupa tulang dan alat gerak aktif berupa otot.
f. Otot sebagai effektor mendapatkan sinyal impuls dari saraf pusat , san saraf pusat dipastikan dapat kiriman rangsang dari reseptor indera


3. Mengapa Tulang disebut alat gerak pasif ?

Jawaban:
a. Tulang disebut alat gerak pasif karena tulang tidak dapat melakukan pergerakkannya sendiri.
b. Artinya tanpa adanya alat gerak aktif yang menempel pada tulang, maka tulang-tulang pada manusia dan hewan akan diam dan tidak dapat membentuk alat pergerakan yang sesungguhnya.
c. Walaupun merupakan alat gerak pasif tetapi tulang mempunyai peranan yang besar dalam sistem gerak manusia dan hewan.
d. Bukti jelas ada Rangka kambing di laboratorium biologi Gonzaga dia diam meski lengkap.
e. Perlekatan otot dengan tulang disebut dengan tendon


4. Mengapa Otot disebut alat gerak aktif ?

Jawaban:
a. Otot disebut alat gerak aktif karena otot memiliki senyawa kimia yaitu protein aktin dan myosin yang bergabung menjadi satu membentuk aktomiosin.
b. Dengan bergabungnya protein aktin dan myosin menjadi aktomiosin membuat otot memendek sehingga otot dapat bergerak.
c. Karena terjadi pengkerutan saat otot berkontraksi dan karena otot menempel pada tulang dan bergerak dengan otomatis tulang juga akan bergerak.
d. Adanya protein kontraktil aktomiosin ini maka otot mempunyai sifat yang lentur/fleksibel dan mempunyai kemampuan untuk memendekkan serabut ototnya (pada saat kontraksi) dan memanjangkan serabut ototnya (pada saat relaksasi/kembali pada posisi semula)
e. Jadi ototmu itu mempunyai kemampuan Kontraktibilitas - Elastisitas - Ekstensibilitas
f. Jadi Otot disebut juga alat gerak aktif karena memiliki kemampuan berkontraksi sehingga dapat menggerakkan tulang. Sifat otot ada tiga yaitu: kontraktibilitas (kemampuan memendek), elastisitas (kemampuan kembali ke bentuk semula), dan ekstensibilitas (kemampuan memanjang).
g. Setiap otot memiliki dua atau lebih tendon (ujung otot). Tendon yang melekat pada tulang yang bergerak disebut insersio, sedang yang melekat pada tulang yang tidak bergerak disebut origo.
h. Otot dibungkus oleh selaput yang disebut fasia superfisialis, sebenarnya disusun oleh kumpulan serabut otot yang dibungkus oleh selaput fasia propia. Satu serabut otot dibungkus oleh selaput sarkolemma, dan dibentuk oleh banyak miofibril. Satu miofibril disusun oleh banyak sarkomer dimana tiap sarkomer tersusun dari aktin dan miosin.