Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

11 Soal (Essay) Sistem Gerak Makhluk Hidup Beserta Jawaban

Soal (Uraian) Materi Sistem Materi Gerak Makhluk Hidup dan Jawaban


1. Jelaskan tentang sistem gerak amphibia!

Jawaban:
Contoh dari Amphibia yaitu kodok atau katak. Kontruksi tulang katak yaitu terdiri dari tulang badan, tulang anggota gerak dan tulang tengkorak (tulang kepala). Amfibi memiliki sendi baik itu di lutut, bahu, siku, pinggul, pergelangan kaki dan tangan. Sendi ini memudahkan hewan amfibi seperti katak untuk melompat.


2. Jelaskan yang dimaksud dengan gerak ?

Jawaban:
a. Gerak berarti pindah tempat pertanda ciri hidup
b. Gerak dapat diartikan berpindah tempat atau perubahan posisi sebagian atau seluruh bagian dari tubuh makhluk hidup.
c. Makhluk hidup akan bergerak bila aka impuls atau rangsangan yang mengenai sebagian atau seluruh bagian tubuhnya.
d. Gerak pada tumbuhan tergantung dari impuls atau rangsangan yang mengenai sel/jaringan/organ tumbuhan tersebut.
e. Alat-alat gerak yang digunakan pada manusia dan hewan yaitu alat gerak pasif berupa tulang dan alat gerak aktif berupa otot.
f. Otot sebagai effektor mendapatkan sinyal impuls dari saraf pusat , san saraf pusat dipastikan dapat kiriman rangsang dari reseptor indera


3. Mengapa Tulang disebut alat gerak pasif ?

Jawaban:
a. Tulang disebut alat gerak pasif karena tulang tidak dapat melakukan pergerakkannya sendiri.
b. Artinya tanpa adanya alat gerak aktif yang menempel pada tulang, maka tulang-tulang pada manusia dan hewan akan diam dan tidak dapat membentuk alat pergerakan yang sesungguhnya.
c. Walaupun merupakan alat gerak pasif tetapi tulang mempunyai peranan yang besar dalam sistem gerak manusia dan hewan.
d. Bukti jelas ada Rangka kambing di laboratorium biologi Gonzaga dia diam meski lengkap.
e. Perlekatan otot dengan tulang disebut dengan tendon


4. Mengapa Otot disebut alat gerak aktif ?

Jawaban:
a. Otot disebut alat gerak aktif karena otot memiliki senyawa kimia yaitu protein aktin dan myosin yang bergabung menjadi satu membentuk aktomiosin.
b. Dengan bergabungnya protein aktin dan myosin menjadi aktomiosin membuat otot memendek sehingga otot dapat bergerak.
c. Karena terjadi pengkerutan saat otot berkontraksi dan karena otot menempel pada tulang dan bergerak dengan otomatis tulang juga akan bergerak.
d. Adanya protein kontraktil aktomiosin ini maka otot mempunyai sifat yang lentur/fleksibel dan mempunyai kemampuan untuk memendekkan serabut ototnya (pada saat kontraksi) dan memanjangkan serabut ototnya (pada saat relaksasi/kembali pada posisi semula)
e. Jadi ototmu itu mempunyai kemampuan Kontraktibilitas - Elastisitas - Ekstensibilitas
f. Jadi Otot disebut juga alat gerak aktif karena memiliki kemampuan berkontraksi sehingga dapat menggerakkan tulang. Sifat otot ada tiga yaitu: kontraktibilitas (kemampuan memendek), elastisitas (kemampuan kembali ke bentuk semula), dan ekstensibilitas (kemampuan memanjang).
g. Setiap otot memiliki dua atau lebih tendon (ujung otot). Tendon yang melekat pada tulang yang bergerak disebut insersio, sedang yang melekat pada tulang yang tidak bergerak disebut origo.
h. Otot dibungkus oleh selaput yang disebut fasia superfisialis, sebenarnya disusun oleh kumpulan serabut otot yang dibungkus oleh selaput fasia propia. Satu serabut otot dibungkus oleh selaput sarkolemma, dan dibentuk oleh banyak miofibril. Satu miofibril disusun oleh banyak sarkomer dimana tiap sarkomer tersusun dari aktin dan miosin.


5. Berdasarkan macam rangsangnya, gerak yang terjadi pada tumbuhan dapat dikelompokkan menjadi tiga, yaitu gerak autonomy (endonom), gerak esionom, dan gerak higroskopis. Jelaskan!

Jawaban:
a. Gerak Autonomy
Gerakan yang tidak diketahui secara jelas penyebabnya, ilmuwan menduga gerakan ini berasal dari dalam tumbuhan itu sendiri. Contohnya, gerak plasma sel.

b. Gerak Esionom
Terjadi pada tumbuhan karena adanya rangsangan dari luar, gerak esionom dibedakan menjadi 3 seperti di bawah ini.
- Tropisme: Gerak tumbuh pada tumbuhan untuk menjauhi atau mendekati rangsangan, misalnya fototropisme, geotropism, hidroteopisme. Contoh fototropisme, tumbuhan mendekati sumber cahaya (Sumber: pathwayz.org)

- Taksis: Berpindah tempat untuk menuju atau menjauhi arah datangnya rangsangan, misalnya kemotaksis dan fototaksis.

- Nasti: Melakukan reaksi terhadap rangsangan dari luar yang arah geraknya tidak dipengaruhi oleh rangsangan, misalnya seismonasti, niktinasti, dan termonasti.

c. Gerak Higroskopis
Gerak bagian tumbuhan yang terjadi karena perubahan kadar air dari sel-selnya, sehingga tumbuhan tersebut mengalami pengerutan yang tidak sama pada bagian-bagiannya. Misalnya, terbukanya buah cemara. Buah cemara yang mengering akan terbuka. Buah cemara yang sudah matang akan kering lalu segmen-segmen buahnya akan terbuka.


6. Apa yang dimaksud dengan seismonasti?

Jawaban:
Seismonasti merupakan suatu proses gerakan yang terjadi pada tumbuhan dan dipengaruhi oleh suatu faktor seperti halnya getaran atau pun sentuhan yang halus. Misalnya seperti : proses menutupnya bagian daun pada putri malu jika diberi sentuhan oleh bagian jari manusia atau pun hewan.

Soal (Esai) Bab Sistem Materi Gerak Makhluk Hidup Lengkap Jawaban


7. Jelaskan jenis jenis otot yang digunakan oleh tubuh sebagai alat gerak aktif pada semua organ!

Jawaban:
Otot Penggerak ada 3 jenis yaitu : Otot polos , Otot Lurik dan Otot Jantung

a. Otot polos.
Jaringan otot polos merupakan jaringan otot yang mempunyai struktur sel-sel berbentuk kumparan halus, yang masing-masing selnya mengandung inti berbentuk oval. Jaringan ini mempunyai fibril-fibril yang homogen, sehingga bila diamati di bawah mikroskop tampak polos.

Gerakan otot polos tidak menurut kehendak kita disebut otot involunter. Otot polos terdapat pada dinding saluran pernapasan, saluran pencernaan, saluran darah, pembuluh getah bening, dan kulit. Fungsi otot polos adalah memberikan gerakan di luar kemauan kita, misalnya gerakan makanan pada saluran pencernaan.

b. Otot lurik.
Jaringan otot lurik sering disebut otot rangka, sebab jaringan otot ini sebagian besar melekat pada rangka. Sel-sel otot lurik mempunyai banyak inti yang terletak di bagian pinggir. Bila diamati di bawah mikroskop, tampak adanya bagian gelap dan terang berselang-seling, melintang sepanjang serabut otot lurik.

Bila menerima rangsang, otot lurik akan bereaksi cepat. Kecuali gerak refleks, gerakan otot lurik sesuai dengan kehendak kita. Oleh sebab itu, otot lurik sering disebut otot volunter. Otot lurik mempunyai fungsi menggerakkan tulang dan melindungi rangka dari benturan benda lain.

c. Otot jantung.
Jaringan otot jantung hanya terdapat pada lapisan tengah dinding jantung. Sel-selnya berinti satu. Di bawah mikroskop jaringan ini menyerupai otot lurik, yaitu menunjukkan adanya bagian gelap dan terang berselang-seling. Sel-sel yang berdampingan mengandung membran yang teranyam dan berfungsi sebagai jembatan penghubung, disebut sinsitium.

Walaupun menyerupai otot lurik, kerja otot jantung tidak terkontrol oleh kesadaran serta reaksinya terhadap rangsang lambat. Fungsi otot jantung adalah bila berkontraksi akan menimbulkan teanga yang amat penting untuk memompa darah ke luar jantung.


8. Gerakan antagonis apa saja yang ada pada otot ?

Jawaban:
Macam-macam gerak berdasarkan tipe persendian

1) Fleksi dan Ekstensi
Fleksi merupakan gerak menekuk atau membengkokkan. Ekstensi merupakan gerak meluruskan. Sebagai contoh: gerak pada siku, lutut, ruas-ruas jari dan bahu.

2) Adduksi dan abduksi
Adduksi merupakan gerak mendekati tubuh. Sedangkan gerak abduksi adalah gerak menjauhi tubuh. Sebagai contoh: gerak merenggangkan tangan, membuka tungkai kaki, serta mengacungka tangan.

3) Elevasi dan Depresi
Elevasi merupakan gerak mengangkan. Sedangkan grak depresi merupakan gerak menurunkan. Sebagai contoh; gerak menengadah dan menundukkan kepala.

4) Supinasi dan Pronasi
Supinasi merupakan gerak menegadahkan tangan, sedangkan pronasi merupakan gerak menelungkupkan tangan.

5) Inverse dan Eversi
Inverse merupakan gerak memiringkan atau membuka telapak kaki kea rah dalam tubuh. Sedangakan Eversi merupaka gerak memiringkan atau membuka kaki kea rah luar.


9. Gangguan apa saja yang terjadi pada sistem gerak ?

Jawaban:
Gangguan dan Penyakit Pada Sistem Gerak - Gangguan pada sistem gerak sering dialami oleh tulang, persendian, dan otot dalam melaksanakan tugasnya. Gangguan ini dapat terjadi, karena tulang dan otot di dalam tubuh sering menanggung beban terlalu berat, maupun karena pengaruh hormon, vitamin, infeksi kuman penyakit, dan lain-lain.

1). Gangguan Tulang
a. Gangguan fisiologis bisa disebabkan karena kelainan fungsi vitamin atau hormon. Contoh gangguan fisiologis ialah rakhitis, mikrosefalus, hidrosefalus, akromegali, dan osteoporosis.

b. Rakhitis ialah penyakit tulang karena kekurangan vitamin D. Vitamin D berfungsi membantu proses penimbunan zat kapur pada waktu pembentukan tulang. Jadi, jika kekurangan vitamin D menyebabkan tulang anggota gerak berbentuk X atau O.

c. Mikrosefalus ialah pertumbuhan tulang tengkorak yang terhambat karena abnormalitas tirosin sehingga ukuran kepala menjadi kecil.

d. Hidrosefalus ialah suatu kelainan yang ditandai dengan pengumpulan abnormal cairan spinal dan terjadi pelebaran rongga otak sehingga kepala membesar.

e. Akromegali ialah penyakit pada tulang pipa yang menebal karena kelebihan somatotropin yang bersifat lokal.

f. Osteoporosis ialah penurunan berat tulang karena osifikasi dan terjadi penghambatan reabsorpsi bahan tulang. Hal ini dapat disebabkan oleh kelainan fungsi hormon parahormon.

2) Gangguan fisik
Gangguan secara fisik sering menyebabkan kerusakan tulang. Kerusakan tulang ini,
contohnya adalah fraktura atau retak tulang. Retak tulang dapat dibedakan menjadi beberapa macam, yaitu:

Fraktura, apabila tulang yang retak tidak sampai menyebabkan organ lain terluka atau dapat pula menyebabkan otot dan kulit terluka.

Greenstick, apabila tulang mengalami retak sebagian dan tidak sampai memisah.

Komminudet, apabila tulang mengalami retak menjadi beberapa bagian tetapi tidak sampai keluar dari otot.

3) Gangguan pada tulang belakang

Kedudukan tulang belakang dapat berubah atau bergeser dari kedudukan normalnya. Kelainan kedudukan tulang belakang ini ada beberapa macam, yaitu

Lordosis, jika tulang pinggang melengkung ke depan sehingga kepala tertarik ke belakang.

Kifosis, jika tulang punggung melengkung ke belakang sehingga orang menjadi bungkuk.

Skoliosis, jika tulang belakang melengkung ke kiri atau ke kanan.

3) Gangguan Persendian

Gangguan persendian dapat diakibatkan oleh berbagai macam sebab sehingga terjadi gangguan gerak. Gangguan persendian ini dapat dibedakan menjadi tiga macam, yaitu:

1) dislokasi, pergeseran kedudukan sendi karena perubahan ligamen,

2) ankilosis, persendian yang tidak dapat digerakkan; dan

3) artritis, peradangan pada persendian yang disertai dengan rasa sakit untuk digerakkan.

Arthritis dapat dibedakan menjadi tiga macam, yaitu:

(a) Reumatoid, yang merupakan penyakit kronis pada jaringan penghubung sendi.

(b) Gout arthritis, yaitu gangguan persendian karena metabolisme asam urat yang gagal.

(c) Osteoartritis, ialah penyakit sendi karena menipisnya tulang rawan.

3. Gangguan Otot

Otot berperan dalam gerakan sebagai alat gerak aktif. Jika otot mengalami gangguan, maka sistem gerak juga menjadi terhambat. Beberapa macam gangguan otot di antaranya adalah:

Kejang otot, terjadi apabila otot terus-menerus melakukan aktivitas sampai akhirnya tidak mampu lagi berkontraksi karena kehabisan energi.

Tetanus, yaitu otot terus menerus mengalami ketegangan karena infeksi bakteri Clostridium tetani yang menghasilkan toksin.

Atrofi atau miastema grafis, yaitu keadaan otot mengecil sehingga menghilangkan kemampuan otot untuk berkontraksi. Hal ini menyebabkan otot mengalami kelumpuhan.

Supertrofi, yaitu volume otot membesar karena otot setiap hari dilatih secara berlebihan.

Hernia abdominalis, yaitu otot dinding perut yang lemah tersobek sehingga letak usus menurun.

Stiff atau kaku leher, yaitu otot leher yang mengalami peradangan akibat gerakan atau hentakan yang salah sehingga leher terasa kaku.



10. Jelaskan gerak pada hewan!

Jawaban:
Pada umumnya, hewan invertebrata mempunyai alat gerak khusus, misalnya mollusca menggunakan kaki otot seperti bekicot. Colenterata menggunakan tentakel seperti ubur-ubur, dan masih banyak lagi hewan invertebrata lain yang mempunyai alat gerak khusus. Sementara, pada vertebrata terdapat tulang dan otot sebagai alat gerak, otot berperan sebagai alat gerak aktif dan tulang sebagai alat gerak pasif, contoh alat gerak pada vertebrata, misalnya kaki, sirip, atau sayap.


11. Sistem gerak yang terdapat pada Vertebrata dan Avertebrata memiliki fungsi yang sama yaitu?
Berhubungan dengan bentuk rangka dan tubuh hewan, walaupun hewan tersebut berpindah tempat dengan cara yang berbeda satu sama lain