Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

34 Soal Akuntansi Kesehatan Beserta Jawaban

Soal Pilihan Ganda Materi Akuntansi Kesehatan

1. Teknik penyusunan anggaran kesehatan berdasarkan pertimbangan beban kerja (work load) dan unit cost dari setiap kegiatan pembangunan kesehatan yang terstruktur, merupakan teknik penganggaran …
a. Tradisional.
b. Inkremental.
c. Performance.
d. Zero-based.

Jawaban:
c. Performance.


2. Penetapan prioritas masalah kesehatan dengan menggunakan indikator prevalence, artinya
….
a. Berat tingginya masalah kesehatan yang dihadapi, serta seberapa jauh akibat yang ditimbulkan oleh masalah tersebut.
b. Jumlah suatu masyarakat yang terkena masalah, semakin besar maka semakin harus diprioritaskan.
c. Jumlah kenaikan angka penyakit dalam periode waktu tertentu.
d. Besarnya keprihatinan masyarakat terhadap suatu masalah kesehatan.

Jawaban:
b. Jumlah suatu masyarakat yang terkena masalah, semakin besar maka semakin harus diprioritaskan.


3. Kualitas outcome kesehatan dalam realisasi anggaran kesehatan terkait dengan hal berikut ini, yaitu …
a. Kematian.
b. Diagnosis.
c. Jumlah visite.
d. Tingkat observasi

Jawaban:
a. Kematian.


4. Metode dasar konsolidasi laporan keuangan kesehatan yang salah satu kelemahannya adalah sulitnya memperoleh jejak audit adalah ….
a. ERP system.
b. Package system
c. Spreadsheet.
d. Case mix program.

Jawaban:
c. Spreadsheet.


5. Adanya kantor wilayah kementerian kesehatan di tiap ibu kota provinsi merupakan salah satu bentuk desentralisasi kesehatan tipe…
a. Dekonsentrasi
b. Devolusi
c. Delegasi
d. Degenerasi.

Jawaban:
a. Dekonsentrasi


6. Pemindahan tanggungjawab manajerial untuk tugas-tugas tertentu ke organisasi-organisasi tertentu di luar stuktur pemerintah pusat, tetapi pelaksanaannya, secara tidak langsung, masih dikontrol pemerintah pusat merupakan desentralisasi tipe ….
a. Devolusi.
b. Dekonsentrasi.
c. Delegasi.
d. Demobilisasi.

Jawaban:
c. Delegasi.


7. Suatu kegiatan atau suatu seni untuk mengatur para petugas kesehatan dan non petugas kesehatan guna meningkatkan kesehatan masyarakat melalui program kesehatan merupakan definisi ...
a. Pelayanan kesehatan.
b. Proyek kesehatan.
c. Dinas kesehatan.
d. Manajemen kesehatan.

Jawaban:
d. Manajemen kesehatan.


8. Berikut ini yang merupakan konsep dasar atas perubahan paradigma kesehatan adalah …
a. Penekanan pembangunan kesehatan yang bersifat kuratif-rehabilitatif.
b. Perubahan pandangan kesehatan dari konsumsi menjadi investasi.
c. Pembiayaan pembangunan kesehatan secara keseluruhan bersumber dari pemerintah.
d. Pembangunan kesehatan yang lebih bersifat sentralistis.

Jawaban:
b. Perubahan pandangan kesehatan dari konsumsi menjadi investasi.


9. Berikut adalah aspek kesehatan ibu, bayi, dan anak dalam Undang-Undang No. 36 Tahun 2009 tentang Kesehatan, yaitu ...
a. Kesehatan reproduksi meliputi saat hamil, melahirkan dan sesudah melahirkan.
b. Setiap orang berhak menerima atau menolak sebagian atau seluruh tindakan pertolongan
yang akan diberikan kepadanya.
c. Setiap bayi berhak mendapatkan air susu ibu eksklusif sejak dilahirkan selama enam bulan, kecuali ada indikasi medis.
d. Pihak keluarga berkewajiban mendukung kesempatan bagi ibu menyusui di tempat kerja
maupun tempat umum.

Jawaban:
c. Setiap bayi berhak mendapatkan air susu ibu eksklusif sejak dilahirkan selama enam bulan kecuali ada indikasi medis.


10. Kegiatan untuk mengembalikan bekas penderita ke dalam masyarakat sehingga dapat berfungsi lagi sebagai anggota masyarakat yang berguna untuk dirinya dan masyarakat semaksimal mungkin sesuai dengan kemampuannya merupakan pengertian tindakan ….
a. Kuratif.
b. Preventif.
c. Prediktif.
d. Rehabilitatif.

Jawaban:
d. Rehabilitatif.


11. Berikut adalah karakteristik rumah sakit pendidikan adalah…
a. Dimiliki oleh suatu lembaga dan melayani anggota lembaga tersebut.
b. Melayani hampir seluruh penyakit umum dengan layanan ruang gawat darurat 24 jam.
c. Berkaitan kegiatan pendidikan dan penelitian fakultas kedokteran suatu perguruan tinggi.
d. Khusus melayani suatu jenis penyakit.

Jawaban:
c. Berkaitan kegiatan pendidikan dan penelitian fakultas kedokteran suatu perguruan tinggi.


12. Berikut yang termasuk staf medis menurut Peraturan Pemerintah (PP) No. 32 tahun 1996 adalah …
a. Penyuluh.
b. Ahli gizi.
c. Manajer SDM medical centre.
d. Akuntan rumah sakit.

Jawaban:
b. Ahli gizi.


13. Pembayaran pelayanan jasa kesehatan yang dilakukan dalam jumlah tetap per orang selama periode waktu tertentu, biasanya satu tahun disebut dengan metode pembayaran ...
a. Kapitasi.
b. Anggaran global.
c. Case-mix.
d. Per item.

Jawaban:
a. Kapitasi.


14. Biaya tetap yang jumlahnya dipengaruhi oleh keputusan manajemen organisasi pelayanan, disebut dengan biaya tetap….
a. Relevan.
b. Terkendali.
c. Standar.
d. Discretionary.

Jawaban:
d. Discretionary.


15. Anggaran kesehatan dapat berfungsi sebagai alat penilaian kinerja, artinya ….
a. Alat memotivasi manajer organisasi kesehatan dan staf nya agar bekerja secara ekonomis, efektif dan efisien.
b. Masyarakat, LSM, perguruan tinggi dan berbagai organisasi massa lain harus bisa terlibat dalam proses penganggaran kesehatan.
c. Alat untuk mengendalikan (membatasi kekuasaan) eksekutif.
d. Pengukuran pencapaian target anggaran dan efisiensi anggaran kesehatan

Jawaban:
d. Pengukuran pencapaian target anggaran dan efisiensi anggaran kesehatan.


16. Penekanan konsep ‘good governance’, menurut Agere (2000) adalah pada prinsip ….
a. Transparansi, akuntabilitas, dan partisipasi.
b. Transparansi, akuntabilitas, dan keteraturan.
c. Ketepatan waktu, akuntabilitas, dan partisipasi.
d. Akurasi, keterbukaan, dan partisipasi

Jawaban:
a. Transparansi, akuntabilitas, dan partisipasi.


17. Pengelolaan keuangan organisasi kesehatan haruslah dapat dipertanggungjawabkan setiap saat secara intern maupun ekstern kepada rakyat, merupakan prinsip penganggaran kesehatan secara ….
a. Berhati-hati.
b. Demokratis.
c. Transparan.
d. Akuntabel.

Jawaban:
d. Akuntabel.