Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

Latihan Soal (Esai) Iman Kepada Hari Akhir Lengkap Jawaban

Soal (Uraian/Essay) Bab Iman Kepada Hari Akhir
  1. Jelaskan yang dimaksud Yaumulbaas?
  2. Jelaskan yang dimaksud Iman Kepada Hari Akhir!
  3. Tuliskan salah satu Dalil tentang Hari Akhir?
  4. Tuliskan peristiwa-peristiwa yang berkaitan dengan hari akhir!
  5. Jelaskan yang dimaksud kiamat Sugra!
  6. Tuliskan hikmah iman kepada hari akhir!
  7. Tuliskan lima saja nama-nama hari akhir beserta artinya!
  8. Kapankah bumi beredar dan kapan pula hancur menurut ilmu alam?
  9. Bagaimanakah keadaan matahari ketika terjadi peristiwa kiamat menurut Teori Fisika?
  10. Jelaskan tahapan-tahapan peristiwa yang dialami manusia sebagai proses menuju alam Akhirat!
  11. Jelaskan pengertian surga menurut bahasa dan istilah, serta sebutkan 5 (lima) macam kenikmatan dalam surga!
  12. Salinlah dan terjemahkan beberapa ayat al-Qur’an yang menggambarkan siksa neraka!
  13. Jelaskan pengertian neraka berikut ciri-cirinya!
  14. Tuliskan peristiwa-peristiwa yang harus diimani yang akan terjadi sesudah mati !
  15. Tuliskan dan jelaskan seperti apa perilaku yang menggambarkan kesadaran beriman kepada Hari Akhir!
  16. Tuliskan tanda-tanda akan datangnya hari kiamat kubra!
  17. Jelaskan yang dimaksud dengan kiamat Kubra!
  18. Tuliskan Hikmah Beriman kepada Hari Akhir!
  19. Apa yang anda ketahui tentang Yaumurajifah?
  20. Apa yang anda ketahui tentang Yaumu Zalzalah?
  21. Jelaskan apa yang dimaksud Alam Barzakh?
Jawaban:
  1. Yaumul Baats adalah suatu saat di mana semua mahluk yang bernyawa dan berakal akan dibangkitkan setelah mengalami kematian atau kiamat. Semua manusia pasti akan dihidupkan dan dibangkitkan kembali oleh Allah SWT untuk dimintai pertanggungjawabannya selama hidup di dunia.
  2. Iman kepada hari akhir adalah pengertian iman kepada hari kiamat yaitu percaya dan yakin bahwa seluruh alam semesta dan isinya akan hancur suatu saat nanti dan setelah itu akan ada kehidupan yang kekal (akhirat).
  3. وَنُفِخَ فِي الصُّورِ فَصَعِقَ مَنْ فِي السَّمَاوَاتِ وَمَنْ فِي الْأَرْضِ إِلَّا مَنْ شَاءَ اللَّهُ ۖ ثُمَّ نُفِخَ فِيهِ أُخْرَىٰ فَإِذَا هُمْ قِيَامٌ يَنْظُرُونَ
    Artinya: Dan ditiuplah sangkakala, maka matilah siapa yang di langit dan di bumi kecuali siapa yang dikehendaki Allah. Kemudian ditiup sangkakala itu sekali lagi maka tiba-tiba mereka berdiri menunggu (putusannya masing-masing).
    (Q.S Az-Zumar 68)
  4. Peristiwa-peristiwa yang berkaitan dengan hari akhir
    a. Alam Barzakh
    b. Yaumul Baas
    c. Yaumul Mahsyar
    d. Yaumul Mizan
    e. Yaumul Hisab
  5. Kiamat Sughra adalah kiamat kecil yang sering terjadi dalam kehidupan manusia yaitu kematian. Setelah mati roh seseorang akan berada di alam barzah atau alam kubur yang merupakan alam antara dunia dan akhirat. Kiamat sughra sudah sering terjadi dan bersifat umum atau biasa terjadi di lingkungan sekitar kita.
  6. Hikmah iman kepada hari akhir
    a. Munculnya rasa kebencian yang dalam kepada kemaksiatan dan kebejatan moral yang mengakibatkan murka Allah swt di dunia dan akhirat.
    b. Menyejukkan dan menggembirakan hati orang-orang mukmin dengan segala kenikmatan akhirat yang sama sekali tidak dirasakan di dunia.
    c. Senantiasa tertanam kecintaan dan ketaatan terhadap Allah dengan mengharapkan ampunan pada hari itu
    d. Senantiasa termotivasi untuk melakukan kebaikan dengan ikhlas.
    e. Senantiasa menghindari niat-niat yang buruk apalagi melaksanakannya.
    f. Menjauhkan diri dari asumsi-asumsi yang menghiaskan apa yang ada di dunia ini dengan apa yang ada di akhirat
  7. Nama-nama lain hari akhir:
    a. Yaumul Qiyamah (يَوْمُ الْقِيَامَة): hari kiamat.
    b. Yaumur Rajifah (يوم الراجفة): hari lindu besar.
    c. Yaumus Sa'iqah (يوم): hari keguncangan.
    d. Yaumuz Zalzalah (يوم الزلزلة): hari keguncangan atau keruntuhan.
    e. Yaumul Haqqah (يوم الحاقة): hari kepastian.
    f. Yaumul Qariah (يوم القارعة): hari keributan.
    g. Yaumul Ba'ts (يوم البعث): hari kebangkitan
    h. Yaumul jaza' (يوم الجزاء) hari pembalasan
  8. Bumi terjadi dari gas yang berputar (chaos catastrope). Setelah diam gas itu menjadi dingin, maka gas yang berat mengendap ke bawah, dan yang ringan berada di atas. Melalui proses evolusi yang lama sekali, gas bagian luar mengeras menjadi batu, kerikil, pasir, dan sebagainya, sedangkan bagian tengah masih panas. Zat panas bercampur lava, lahar, batu, dan pasir panas. Bumi beredar karena adanya daya tarik matahari terhadap bumi berkurang. Akibatnya bumi akan bergeser dari matahari, sehingga putaran bumi semakin cepat dan akan mengalami nasib seperti meteor (menyala/hancur).
  9. Menurut Teori Fisika, letak matahari adalah 149.597.870, 7 km, jauhnya dari bumi, sinar matahari sampai ke bumi selama 8 menit 20 detik. Garis tengah matahari = 1,4 juta km dan luas permukaannya 616 × 1010 km = 622.160 km. Menurut ahli fisika energi matahari dipancarkan ke angkasa dan sekitarnya 5,7 × 1027 kalori = 5.853,9 kalori/menit dan mampu menyala 50 milyar tahun dengan panas 15 juta derajat celcius. Kalau suatu ketika matahari tidak muncul atau cahayanya redup karena tenaga/sinarnya habis, maka tidak ada angin dan awan yang berakibat hujan tidak akan turun. Selanjutnya gunung-gunung akan meletus, ombak bergulung-gulung, air laut naik sehingga hancurlah bumi ini.
  10. Setelah alam semesta hancur secara total dan kehidupan semua makhluk Allah Swt. berakhir, maka mulailah manusia menjalani tahapan kehidupan baru dan proses menuju alam baqa’ (kekal) yaitu alam akhirat. Tahapan tersebut dapat dijelaskan sebagai berikut.
    a. Yaumul Ba’atş
    Sesudah hancur dan musnahnya alam semesta termasuk manusia, terjadilah hari kebangkitan. Hari kebangkitan adalah proses dibangkitkannya seluruh makhluk dari alam kubur. Firman Allah Swt.:
    “Pada hari ketika mereka dibangkitkan Allah Swt. semuanya, lalu diberitahukan-Nya kepada mereka apa saja yang mereka telah kerjakan, dan Allah Swt. mengumpulkan semua amal perbuatan mereka padahal mereka sudah melupakannya dan Allah Swt. menyaksikan atas segala sesuatu.” (Q.S. al-Mujadalah/58:6).
    b. Yaumul Hasyr
    Yaumul Hasyr yaitu hari berkumpulnya manusia setelah dibangkitkan dari kuburnya masing-masing. Kemudian semua manusia digiring ke tempat yang luas yaitu Padang Mahsyar (tempat berkumpul). Firman Allah Swt.:
    “Dan (ingatlah) akan hari (yang ketika itu) Kami perjalankan gunung-gunung dan kamu akan dapat melihat bumi itu datar dan Kami kumpulkan seluruh manusia, dan tidak Kami tinggalkan seorang pun dari mereka.” (Q.S. al-Kahfi/18:47).
    c. Buku Catatan
    Setiap manusia di alam mahsyar mempunyai buku catatan (kitab perjalanan hidup) yang sudah dicatat Malaikat Raqīb dan ‘Atīd. Kitab catatan ini berisi semua perbuatan dan perkataan manusia sewaktu hidup di dunia. Firman Allah Swt.:
    “Dan diletakkan kitab, lalu akan kamu lihat orang-orang bersalah ketakutan terhadap apa yang tertulis di dalamnya dan mereka berkata “Wahai celaka kami, kitab apakah ini yang tidak melupakan yang kecil dan tidak pula yang besar, melainkan ia mencatat semuanya. Mereka memperoleh di hadapan mereka apa-apa yang telah mereka kerjakan. Dan Tuhanmu tidak akan menganiaya seseorang pun.” (Q.S. al-Kahfi/18:49).
    d. Yaumul Hisãb dan Mizãn
    Yaumul Hisab adalah hari ketika Allah Swt. memperlihatkan semua amalan di akhirat untuk dihisab. Segala dosa besar dan kecil dihitung dengan seksama dan teliti. Ketika amalan mereka dihitung, anggota tubuh mereka ikut menjadi saksi. Firman Allah Swt.:
    “Pada hari itu lidah, tangan, dan kaki masing-masing menjadi saksi atas perbuatan yang telah mereka kerjakan.” (Q.S. an-Nur/24:24).
    Tahapan selanjutnya adalah Mizan. Mizan adalah timbangan yang adil berisi kebajikan dan kejahatan yang telah diperbuat setiap manusia. Setiap orang ditimbang amalnya dengan seadil-adilnya. Firman Allah Swt.: 
    “Dan Kami letakkan timbangan yang tepat (adil) pada hari kiamat dan tidak seorang pun dirugikan walau sedikit. Dan jika amalan itu hanya seberat zarrah pasti kami berikan (pahalanya). Dan cukuplah kami saja yang memperhitungkannya.” (Q.S. al-Anbiya’/21:47).
    e. Ash-Sirhat
    Shirat adalah jembatan yang terbentang di atas neraka menuju surga. Mudah atau sulitnya melewati Shirat itu tergantung kepada amal setiap manusia. Rasulullah saw. bersabda:
    “Terbentanglah jembatan (Ash-Shirat) itu di antara dua tepi Neraka Jahanam.” (H.R. Muslim).
    f. Yaumul Jaza'
    Yaumul Jaza’ yaitu suatu hari ketika semua manusia akan menerima balasan Allah Swt. (Jaza’). Balasan yang diterima seseorang sesuai dengan amalnya selama ia hidup di dunia. Firman Allah Swt.:
    “Pada hari itu, tiap jiwa diberi balasan dengan apa yang telah diusahakannya. Tidak seorang pun dirugikan pada hari tersebut. Sesungguhnya Allah Swt. sangat cepat perhitungan-Nya.” (Q.S al-Mukmin/40:17).
    g. Balasan Perbuatan Baik dengan Surga
    Setelah seluruh manusia dihisab dan melalui timbangan, mereka diberikan balasan yang sesuai dengan amal perbuatannya. Pada saat itu terbagilah manusia menjadi dua golongan. Adapun bagi mukmin yang bertakwa kepada Allah Swt. pasti akan menerima balasan yang setara, yaitu berupa surga. Surga disediakan Allah Swt. sebagai karunia kepada hamba-Nya (Perhatikan! Q.S. al-Hāqqah/69:21-24), (Q.S. al-Wāqi’ah/56:8-40).
    h. Balasan Perbuatan Buruk dengan Neraka
    Adapun orang yang selama hidup di dunia lebih banyak mengerjakan perbuatan jahat, maksiat, tercela, dan kafir terhadap Allah Swt. kufur kepada ajaran dan nikmat Allah Swt., maka akan menerima balasan yang sesuai dengan apa yang telah dikerjakannya pula.
    Sebagian kegetiran dan kerasnya siksaan neraka, digambarkan melalui firman Allah Swt. dalam Q.S. al-Gāsyiyah/88:4-7: “Memasuki api yang sangat panas (neraka), diberi minuman dengan air dari sumber yang sangat panas. Mereka tidak memperoleh makanan selain dari pohon yang berduri yang tidak menggemukkan dan tidak pula menghilangkan lapar.”
  11. Surga atau sorga berasal dari bahasa Sanskrit (Sanskerta) yaitu svarga (dibaca: swarga)
    Svarga berasal dari dua suku kata, svar yang artinya cahaya dan ga yang artinya perjalanan. Berarti, surga pada mulanya mempunyai makna perjalanan menuju cahaya atau menjadi satu dengan cahaya
    Surga merupakan alam yang penuh kenikmatan tempatnya para sukma orang-orang yang hidupnya penuh dengan kebajikan
    Dalam Al-Quran Surga disebut jannah. Jannah berarti kebun yang di dalamnya terdapat banyak pohon dan kurma. Sebagian ulama bahasa mengatakan, “Tidaklah disebut jannah/surga dalam bahasa arab kecuali di dalamnya terdapat pohon kurma dan anggur.” Sebagian yang lain mengatakan, disebut surga/jannah karena lebatnya pohon yang ada di dalamnya dan ranting / dahannya memberikan naungan bagi yang berada di bawahnya.
    Atau dengan ungkapan lain, secara istilah, surga ialah nama yang umum mencakup suatu tempat (yang telah dipersiapkan oleh Allah bagi mereka yang menaati-Nya), di dalamnya terdapat segala macam kenikmatan, kelezatan, kesenangan, kebahagiaan, dan kesejukan pandangan mata.
    Macam-Macam kenikmatan surga:
    a. Kenikmatan hidup yang kekal/abadi
    b. Umur selalu muda terus, tidak mengenal istilah tua (menua)
    c. Tempat tinggal berupa kemah-kemah dari mutiara
    d. Minum dengan piala-piala yang bercampur kafur
    e. Air minum dari sungai madu, susu, khamar yang tidak berubah rasanya
    f. Makannya berupa buah-buahan dan daging burung yang lezat
  12. Sebagian kegetiran dan kerasnya siksaan neraka, digambarkan melalui firman Allah SWT dalam Q.S. al-Gāsyiyah/88:4-7: 
    Artinya:
    “Memasuki api yang sangat panas (neraka), diberi minuman dengan air dari sumber yang sangat panas. Mereka tidak memperoleh makanan selain dari pohon yang berduri yang tidak menggemukkan dan tidak pula menghilangkan lapar.”
  13. Kata neraka dalam Al-Quran disebut naar, yang berarti api yang menyala. Secara istilah, neraka berarti tempat balasan berupa siksaan bagi orang yang berbuat dosa dan kesalahan. Neraka adalah tempat penyiksaan dimana bentuk hukumannya yang paling sangat menyiksa digambarkan sebagai api. 
    Dengan ungkapan lain:
    An-Naar atau neraka secara bahasa ialah kobaran api (al-lahab) yang panas dan bersifat membakar. Secara istilah bermakna, suatu tempat yang telah disiapkan Allah subhanahu wa ta’ala bagi orang-orang yang mendurhakai-Nya. Allah Ta’ala berfirman (yang artinya), “Sesungguhnya Allah mela’nati orang-orang kafir dan menyediakan bagi mereka api yang menyala-nyala (neraka)” (QS. Al Ahzab : 64).
    Ciri-ciri neraka:
    a. Bahan bakar neraka adalah manusia dan batu
    b. Panasnya api neraka 70 kali panasnya api yang dinyalakan di dunia
    c. Makanan penghuni neraka adalah pohon yang berduri, yang tidak menggemukkan dan tidak pula menghilangkan lapar
    d. Minuman penghuni neraka adalah nanah yang amat busuk baunya dan air mendidih yang bisa memotong usus
    e. Dalamnya dasar neraka adalah sejauh 70 tahun batu jatuh sampai ke dasar
  14. Peristiwa-peristiwa yang harus diimani yang akan terjadi sesudah mati 
    antara lain sebagai berikut.
    a) Fitnah kubur, yaitu beragam pertanyaan yang diajukan kepada orang yang meninggal tentang Tuhannya, agamanya, nabinya, imannya, dan kiblatnya.
    b) Siksa dan nikmat kubur, Siksa kubur diperuntukkan bagi orang yang zalim, munafik, kafir, dan musyrik (Q.S. al-An’ām/6:93, Q.S. al-Mu’min/40:46, Q.S. Fushshilat/41:30, Q.S. al-Ahqāf/46:83-89). “Nikmat kubur diperuntukkan bagi orang yang baik amal ibadahnya di dunia” (Q.S. Ali ’Imran/3:169-170 dan Q.S. al-Baqarah/2:154).
  15. Perilaku yang mencerminkan atau menggambarkan beriman kepada hari akhir:
    a. Menyadari bahwa semua perbuatan selama di dunia akan dipertanggungjawabkan di hadapan Allah Swt. Untuk itu, segala sikap dan perilaku kita harus selaras dengan tuntunan agama. 
    b. Menyadari bahwa manusia itu sangat kecil di hadapan kebesaran Allah Swt., sehingga diharapkan dapat menghilangkan sikap takabur atau sombong dalam dirinya;
    c. Selalu berusaha melakukan amal saleh dan menghindari semua perbuatan yang bertentangan dengan norma agama;
    d. Membiasakan diri dengan akhlakul karimah, seperti mawas diri, rendah hati, peduli kepada sesama, dan lain-lain.
    e. Selalu berusaha mendekatkan diri kepada Allah Swt. baik dengan melakukan ibadah (seperti salat) maupun dengan ibadah sosial, yaitu semua kegiatan yang bermanfaat bagi sesama.
    f. Termotivasi untuk selalu bekerja keras dan menjauhi kemalasan.
  16. Tanda-tanda akan datangnya hari kiamat kubra:
    a. Munculnya binatang ajaib yang bisa bicara dengan manusia.b. Munculnya dajjal yang berkelana memengaruhi orang beriman agar tidak lagi beriman.c. Rusaknya kakbah dengan sendirinya.d. Terbitnya matahari dari barate. Diturunkannya Nabi Isa as ke bumi untuk membenarkan ajaran Nabi Muhammad saw.
  17. Kiamat kubra adalah kiamat yang mengakhiri kehidupan di dunia ini karena hancurnya alam semesta beserta isinya. Setelah kiamat besar maka manusia akan menjalani alam setelah alam barzah/alam kubur.
  18. Hikmah Beriman kepada Hari Akhir:
    a. Tidak akan meniru pola hidup orang kafir (yang tidak beriman).
    b. Selalu beramal sholeh dan meningkatkan ketakwaan.
    c. Selalu berbuat baik dan benar.
    d. Mau berjihad dijalan Allah dengan jiwa dan harta.
    e. Tidak bakhil (kikir) dalam berinfaq.
    f. Memiliki kesabaran dalam kebenaran dan ketika tertimpa musibah.
  19. Yaumul rajifah adalah hari dimana gempa yang sangat besar di seluruh penjuru dunia.
  20. Hari keguncangan atau keruntuhan Bumi semesta.
  21. Barzakh (bahasa Arab برزخ) adalahalam kubur (alias Syeol) yang membatasi antara dunia dan akhirat.Barzakh menjadi tempat persinggahan sementara jasad makhluk sampai dibangkitkannya pada hari kiamat. Penghuni barzakh berada di tepi dunia (masa lalu) dan akhirat (masa depan).