Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

34 Soal Pengemasan Pangan Lengkap Jawaban

Latihan Soal Pilihan Ganda Bab Pengemasan Pangan

1. Produk yang harus dijaga agar tidak keluar uap airnya, berkenaan dengan fungsi perlindungan kemasan terhadap produk, adalah pada jenis produk...
A. buah-buahan
B. Egg-albumin (tepung putih telur)
C. Pangan semi basah
D. Spray dried produ

2. Komoditas seperti keju dan makanan bayi sebaiknya dikemas dengan cara...
A. mengatur kadar CO2 di dalam kemasan
B. mengatur kadar O2
C. menggunakan jenis pengemas semipermeabel
D. dikemas dalam gas tight packs

3. Plastik yang meleleh pada suhu tertentu dan melekat mengikuti perubahan suhu, serta mempunyai sifat dapat balik (reversible) kepada sifat aslinya, termasuk kategori jenis plastik...
A. termoplastik
B. termosat
C. termodurisabel
D. polistiren

4. Jenis plastik yang merupakan polimer dari propilen dengan sifat-sifat utama ringan (densitas 0,9 g/cm3), kekuatan tarik yang besar, permeabilitas uap air rendah adalah .....
A. PE
B. PP
C. PS
D. PVC

5. Di dalam kategori komponen penyusun plastik bahan pemlastik termasuk kategori komponen....
A. monomer
B. kopolimer
C. tinambah
D. bahan pengisi

6. Proses pencetakan kemasan plastik hermetik, yang bersamaan dengan proses pengisian dan penutupannya merupakan sistem pencetakan secara....
A. hembus injeksi
B. hembus ekstrusi
C. multipurposes
D. injeksi

7. Di antara option berikut, yang bukan karakteristik kemasan gelas adalah....
A. bahan baku utamanya silika (SiO2) dan soda abu (Na2CO3)
B. merupakan barier terhadap gas, cair termasuk padat
C. mempunyai titik lebur dan titik beku tertentu
D. mempunyai kekuatan mekanik yang tinggi

8. Pada pembuatan wadah gelas, bahan baku gelas yang sudah menjadi lelehan yang dibakar pada tungku kemudian dipotong menjadi bentuk gumpalan dan dialirkan ke tempat cetakan pertama. Cetakan ini disebut juga sebagai...
A. cetakan wadah
B. cetakan Parison
C. Anealing
D. cetakan ekstrusi

9. Sumbat botol dari bahan besi atau kaleng yang dilapisi vernis, cocok untuk jenis produk yang...
A. perlu menghindari kontak langsung dengan tutupnya, seperti beer
B. berupa makanan dalam bentuk krem atau tepung
C. perlu menjaga keadaan tetap hampa udara di dalam di dalam gelas
D. tidak bergas seperti susu dan yogurt

10. Jenis kertas yang banyak digunakan untuk membuat karton beralur adalah kertas...
A. keraf
B. daluang
C. glasin
D. perkamen

11. Karton lipat yang lebih luwes dalam pemakaiannya dan untuk mengemas barang lebih berharga adalah jenis....
A. daluang
B. kerdut
C. kardus
D. komposit

12. Karton kerdut dibuat dari kertas berikut ini, kecuali dari...
A. bambu
B. bogus
C. kertas keraf
D. merang

13. Kertas komposit adalah....
A. komposisi kertas atau karton dari bahan daluang, bogus dan merang
B. kertas atau karton yang diolah bersama-sama dengan bahan baku kemasan lainnya, seperti plastik ataupun kaleng
C. berupa komposisi beberapa jenis kertas saja
D. berupa komposisi beberapa jenis karton

14. Dalam aplikasi pengikatan boks kayu, yang banyak digunakan adalah pengikatan dengan....
A. kawat jepret (stapling)
B. tali pengikat (strapping)
C. konstruksi sisi logam (metal edge)
D. tensional strapping

15. Basic plywood boxadalah jenis kotak kayu dengan kemampuan beban muat....
A. 20 kg
B. 30 kg
C. 40 kg
D. 50 kg

16. Jenis palet kayu berguna sebagai......
A. baki pemindah atau tempat tumpukan produk kemasan
B. mewadahi produk
C. kemasan produk
D. kotak pengemas produk

17. Bahan dasar enamel yang cocok untuk kemasan kaleng buah-buahan adalah.....
A. penol
B. epon
C. oleoresin
D. lapisan polibutadiena yang dilapisi vinil

18. Jenis kerusakan kimia yang penting dalam makanan kaleng adalah hydrogen swell, yaitu terjadi karena faktor berikut ini, kecuali....
A. menaiknya keasaman dari makanan dan menaiknya suhu penyimpanan
B. ketidak- sempurnaan pelapisan bagian dalam dari kaleng
C. terdapatnya komponen terlarut dari sulfur dan posfat
D. terjadinya off-flavor dari makanan

19. Aerosol tiga fase adalah....
A. Aerosol yang mempunyai gas propelan dan produk, dimana gas propelan akan menekan produk hingga ke luar melalui pipa dip dalam bentuk menyerupai busa
B. fase dimana terdapat propelan cair yang larut dalam produk atau emulsi produk propelan, serta bagian gas atau uap yang berfungsi menekan produk, sehingga menyemprot ke luar dalam bentuk mengabut
C. dimana wadah mempunyai piston plastik yang membatasi propelan gas dan produk
D. Aerosol mempunyai propelan cair, produk yang mengambang pada propelan, dan gas atau uap

20. Kriteria pemilihan kemasan yang dilihat dari aspek pemasaran adalah....
A. Melindungi bahan pangan dari kontaminasi dan penyebab kerusakan
B. Memudahkan distribusi, transportasi, dan penyajian
C. Memudahkan dalam pengolahan/pengawetan
D. Memberikan indentifikasi atau ciri‑ciri khas dari produk

21. Pemudaran warna karena sinar ultra violet terutama pada jenis makanan....
A. daging dan saus tomat
B. mentega
C. buah-buahan
D. sayuran

22. Daging segar memerlukan kemasan yang mempunyai permeabilitas tinggi, karena itu baik dikemas dengan jenis plastik...
A. PVC atau selopan
B. EV A atau PE
C. PE atau PVDC atau PET
D. HDPE

23. Dalam industri produk aseptik dewasa ini, tipe Form/fill/seal(FFS) adalah suatu tipe sistem pengemasan aseptik dengan tipe prosedur .....
A. bahan kemas disterilkan kemudian dibentuk, diisi, dan selanjutnya ditutup dalam kondisi aseptik
B. kemasan telah dibentuk/sudah jadi, disterilkan, diisi, dan ditutup dalam kondisi aseptik
C. telah tersedia kemasan steril, lalu diisi, dan ditutup dalam kondisi aseptik
D. Kemasan telah terbentuk sebagian, kemudian masuk sistem kemasan dan disempurnakan terus disterilkan, diisi, dan ditutup sebagaimana mestinya

24. Menurut Krochta et al. (1994), kategori hidrokoloid dari komponen edible film meliputi...
A. lipid dan komposit.
B. lilin, asil gliserol, dan asam lemak
C. protein, turunan selulosa, alginat, pektin, pati dan polisakarida lainnya
D. protein dan lipid

25. Metode pelapisan edible film yang dipakai pada produk makanan yang memerlukan beberapa penggunaan dari pelapisan material atau pelapisan yang sama pada permukaan yang tidak rata adalah dengan metoda...
A. penyemprotan
B. pencetakan
C. perendaman
D. pengkuasan

26. Tujuan rekomendasi standarisasi kemasan untuk transportasi internasional adalah untuk....
A. menetapkan dimensi dan karakteristik kekuatan mekanik kemasan persegi yang dapat digunakan untuk satu atau kedua tipe palet yang distandarisasi
B. penentuan standar dimensi kemasan yang diizinkan
C. penentuan besar toleransi yang diizinkan
D. penetapan klasifikasi, dimensi dan konstruksi kemasan yang boleh digunakan

27. Pengujian mutu film plastik biasanya dilakukan pada kondisi atmosfir dengan kondisi RH dan suhu...
A. 50%, 23o C
B. 60 %, 27o C
C. 65 %, 30o C
D. 90 %, 32o C

28. Standar kondisi atmosfir yang dikeluarkan T APPI adalah dengan kondisi RH dan suhu....
A. 50% ±2, dan 22,8o C
B. 60 % ±5, dan 27o C
C. 65 % ±2, dan 30o C
D. 90 % ±5, dan 32o C

29. Identifikasi daya rekat adalah uji..
A. penentuan zat pelarut tertentu, seperti air , aseton dan toluen, yang dapat melarutkan perekat
B. membandingkan kesamaan spektrum antara dua bahan
C. mendeteksi pelapis dengan menggunakan zat pereaksi tertentu
D. pembakaran, dimana identifikasi berdasarkan warna yang ditimbulkan

30. Pengujian mutu kemasan di pabrik utamanya mencakup uji berikut, kecuali...
A. ketahanan terhadap panas
B. ketahanan terhadap tekanan
C. pengukuran dimensi
D. efek vibrasi

31. Pengujian mutu kemasan untuk transportasi mencakup uji berikut, kecuali...
A. efek vibrasi
B. ketahanan terhadap impact
C. ketahanan terhadap tekanan
D. kekuatan jatuh

32. Desain kemasan yang menampilkan produk yang siap jual memperhatikan aspek berikut, kecuali...
A. kelompok usia
B. sasaran dari produk yang dijual
C. pengukuran dimensi
D. kemampuan kemasan mengubah rencana pembeli

33. Bila dari produk yang dikeluarkan oleh suatu pabrik terdapat koordinasi antardesain yang kurang baik, akan mengkibatkan.......
A. produk yang dihasilkan tidak mampu bertahan untuk diingat oleh konsumen
B. informasi yang tidak jelas
C. mutu desain yang rendah
D. kesalahan letak dan keseimbangan desain

34. Produk-produk pangan yang harus mencantumkan label nutrisi sesuai dengan aturan NLEA yaitu sebagai berikut, kecuali.....
A. Semua produk pangan dengan kemasan ada di bawah pengawasan FDA
B. 20 Jenis produk pangan segar yang sering dimakan seperti sayuran, buah-buahan, dan ikan mentah
C. Hampir semua produk olahan dari daging dan telur kecuali dalam keadaan mentah
D. Makanan di restoran besar cepat saji

Jawaban:

1. A. buah-buahan
2. D. dikemas dalam gas tight packs
3. A. termoplastik
4. B. PP
5. A. monomer
6. C. multipurposes
7. C. mempunyai titik lebur dan titik beku tertentu
8. B. cetakan Parison
9. A. perlu menghindari kontak langsung dengan tutupnya, seperti beer
10. B. daluang
11. C. kardus
12. A. bambu
13. B. kertas atau karton yang diolah bersama-sama dengan bahan baku kemasan lainnya, seperti plastik ataupun kaleng
14. D. tensional strapping
15. B. 30 kg
16. A. baki pemindah atau tempat tumpukan produk kemasan
17. C. oleoresin
18. D. terjadinya off-flavor dari makanan
19. D. Aerosol mempunyai propelan cair, produk yang mengambang pada propelan, dan gas atau uap
20. D. Memberikan indentifikasi atau ciri‑ciri khas dari produk
21. A. daging dan saus tomat
22. A. PVC atau selopan
23. A. bahan kemas disterilkan kemudian dibentuk, diisi, dan selanjutnya ditutup dalam kondisi aseptik
24. C. protein, turunan selulosa, alginat, pektin, pati dan polisakarida lainnya
25. C. perendaman
26. A. menetapkan dimensi dan karakteristik kekuatan mekanik kemasan persegi yang dapat digunakan untuk satu atau kedua tipe palet yang distandarisasi
27. A. 50%, 23o C
28. A. 50% ±2, dan 22,8o C
29. A. penentuan zat pelarut tertentu, seperti air , aseton dan toluen, yang dapat melarutkan perekat
30. D. efek vibrasi
31. C. ketahanan terhadap tekanan
32. C. pengukuran dimensi
33. A. produk yang dihasilkan tidak mampu bertahan untuk diingat oleh konsumen
34. D. Makanan di restoran besar cepat saji