Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

44 Soal Prinsip Teknik Pangan Lengkap Jawaban

Latihan Soal Pilihan Ganda Bab Prinsip Teknik Pangan
  1. Pengertian dari satuan turunan adalah .....
    A. Entitas fisik yang hanya terdiri dari satu dimensi saja
    B. Kombinasi dari beberapa satuan dimensi
    C. Unit satuan yang bersifat bebas
    D. Entitas fisik yang hanya terdiri dari satu dimensi saja
  2. Bila faktor konversi dari 1mil = 5280 ft dan 1 ft = 0,3048 m, maka konversi dari 22 mph dalam k/jam adalah ......,
    A. 42,3
    B. 35,4
    C. 38,2
    D. 53,2
  3. Pengertian prinsip kesetimbangan massa mencakup kriteria berikut, kecuali.....
    A. Dalam satu tahap proses pangan, jumlah berat yang masuk (input) sama dengan jumlah berat yang keluar .
    B. Tidak ada akumulasi dalam peralatan proses yang digunakan.
    C. Tidak ada perubahan bentuk maupun fisik selama proses berlangsung.
    D. Terjadinya perubahan wujud dari input menjadi bentuk lain pada saat output.
  4. Definisi 'komponen' dalam suatu proses pangan adalah sebagai berikut, kecuali ....
    A. Sebagai indikator dalam pemecahan masalah keteknikan proses pengolahan pangan 
    B. 'Sesuatu' yang terkandung dalam bahan pangan
    C. Kesetimbangannya diukur dalam setiap tahapan proses dari seluruh rangkaian proses pangan.
    D. Persamaan matematika dari kesetimbangan komponen hanya dapat dibuat berdasarkan seluruh rangkaian proses yang terjadi.
  5. Energi panas (Q) adalah energi yang dihasilkan dari ....
    A. panas yang menyertai perubahan 1 unit suhu per satuan massa
    B. peralihan dari suatu benda ke benda yang lain karena adanya perbedaan suhu
    C. suatu gaya yang bergerak pada suatu jarak tertentu
    D. perubahan energi yang berlangsung dalam satu sistem
  6. Panas yang dibutuhkan untuk mengubah 1 lb air pada suhu (800 F) menjadi uap pada 17.186
    psia (2500 F) adalah sebesar
    A. 1 1 16,063 BTU/lb
    B. 1 161,036 BTU/lb
    C. 161 1,360 BTU/lb
    D. 1616,630 BTU/lb
  7. Dalam proses thawing jus buah terjadi perubahan fase dari padat menjadi cair. Untuk setiap tahap perubahan fase diperlukan energi berikut, kecuali ....
    A. energi untuk menaikkan suhu ke titik beku
    B. energi untuk merubah fase jus dari padat menjadi cair
    C. energi untuk menaikkan suhu ke titik didih (leleh)
  8. Persamaan V max = (ΔPR2)/(4Lμ) digunakan untuk menghitung kecepatan maksimum dari....
    A. cairan non-Newtonian dalam aliran laminer
    B. Aliran fluida yang mengalir secara turbulen
    C. Aliran fluida yang mengalir secara laminer
    D. Cairan Newtonian dalam aliran laminer
  9. Persamaan qx = - kA (DT / DX) merupakan rumus untuk menghitung pindah panas secara
    A. konduksi pada benda berbentuk lempeng multilayer
    B. konveksi pada benda berbentuk silinder monolayer
    C. konveksi pada benda berbentuk silinder multilayer
    D. konduksi pada benda berbentuk lempeng monolayer
  10. Yang dimaksud dengan shear stress adalah .......
    A. gaya yang diberikan pada bahan per satuan luas (A), dinotasikan sebagai t dan dinyatakan dengan satuan N/m2
    B. Perubahan kecepatan akibat gaya yang diberikan pada jarak tertentu
    C. gaya hambat atau friksi internal yang mempengaruhi kemampuan mengalir suatu fluida
    D. gaya rotasi oleh spindleyang dapat berputar
  11. Persamaan qx = - kA (DT / Dx ) merupakan rumus untuk menghitung pindah panas secara .....
    A. konduksi pada benda berbentuk lempeng multilayer
    B. konveksi pada benda berbentuk silinder monolayer
    C. konveksi pada benda berbentuk silinder multilayer
    D. konduksi pada benda berbentuk lempeng monolayer
  12. Perkiraan nilai konduktivitas panas buah yang mengandung 75% air adalah
    A. 0,512
    B. 0,250
    C. 0,306
    D. 0,570
  13. Laju aliran panas dari lempeng metal adalah 12000W/m2, suhu permukaan plat mencapai 1000 C, sedangkan suhu di sekitarnya mencapai 250 C. Berapa nilai koefisien pindah panas konveksinya dalam satuan W/m2 0 C
    A. 150
    B. 200
    C. 160
    D. 180
  14. Prinsip menghitung pindah panas dalam penukar panas mengikuti hukum.....
    A. kekekalan energi
    B. kekekalan massa
    C. kesetimbangan energi
    D. kesetimbangan massa
  15. Maksud dari proses sterilisasi untuk makanan kaleng harus dilakukan segera setelah pengalengan adalah.....
    A. untuk mencegah terjadinya incipient spoilage
    B. agar tidak terjadi kerusakan termofilik
    C. untuk pangan dengan kategori acid foods
    D. mencegah terjadinya kontaminasi silang
  16. Suatu suspensi produk pangan mengandung 5x105 buah spora. Tentukan nilai D250nya jika setelah dipanaskan selama 12 menit pada suhu 2500 F masih mengandung spora 25 buah
    A. 3,132
    B. 2,790
    C. 3,420
    D. 2,169
  17. Fase superheated vapor terjadi di bagian
    A. evaporator
    B. kompresor
    C. katup ekspansi
    D. kondensor
  18. Kinerja suatu sistem refrigerasi dapat dinilai dengan menghitung :
    A. koefisien kinerja (coefficient of performance)
    B. constant temperature line
    C. total energi yang diserap oleh sistem
    D. beban sistem refrigerasi
  19. Laju pengeringan suatu bahan pangan 0,10 kg H2O/menit kg bahan kering. Kadar air kritis pad 1,2 kg H2O/menit kg bahan kering. Jika kadar air awal mencapai 80%, berapa lama waktu yang diperlukan untuk menurunkan kadar air menjadi 10% (dalam basis basah)
    A. 50,675 menit
    B. 56,675 menit
    C. 59,675 menit
    D. 53,675 menit
  20. Kondisi jenuh (saturated liquid) adalah kondisi dimana zat tersebut.......
    A. Pada fase transisi hanya ada bentuk uap saja
    B. seluruhnya berada pada titik didihnya
    C. mengalami perubahan fase pada suhu konstan
    D. bersifat intrinsik sehingga hanya dapat ditentukan perubahannya saja
  21. Pengertian mengenai entalpi adalah kriteria sebagai berikut.......
    A. ketinggian pipa dari permukaan tanah
    B. sifat mengalir bahan
    C. bersifat intrinsik sehingga hanya dapat ditentukan perubahannya saja
    D. mempengaruhi disain alat yang akan digunakan dalam proses pengolahan
  22. Prinsip kesetimbangan energi dalam kondisi tunak atau steady state adalah bila.....
    A. tidak terjadi akumulasi energi di dalam sistem
    B. jumlah energi yang masuk sama dengan jumlah energi yang keluar
    C. jumlah energi yang masuk sama dengan energi yang keluar ditambah akumulasi
    energi di dalam sistem
    D. mempengaruhi disain alat yang akan digunakan dalam proses pengolahan
  23. Prinsip dalam mendisain pompa bahan pangan cair dilakukan dengan memperhatikan
    kriteria berikut....
    A. jenis pipa yang meliputi diameternya dan kehalusan bahan pipa bagian dalam
    B. perubahan energi terjadi dalam satu sistem
    C. merupakan penjumlahan dari energi dalam sistem dengan kerja
    D. bersifat intrinsik sehingga hanya dapat ditentukan perubahannya saja
  24. Sifat kekentalan produk pangan cair mempunyai karakteristik.....
    A. bukan indikasi adanya kandungan zat-zat tertentu
    B. jumlah energi yang masuk sama dengan jumlah energi yang keluar
    C. merupakan friksi internal (daya hambat) yang mempengaruhi kemampuan mengalir
    D. mempengaruhi disain alat yang akan digunakan dalam proses pengolahan
  25. Karakteristik fluida Newtonian adalah....
    A. mempunyai nilai viskositas konstan
    B. kecepatan maksimum tergantung pada indeks tingkah laku aliran dan koefisien kekentalan
    C. dipengaruhi oleh densitas bahan
    D. tipe pindah panas secara konveksi
  26. Prinsip dalam transportasi fluida mengikuti kriteria berikut...
    A. proses pindah panas di dalam bahan berlangsung segera dan cepat
    B. bilangan Biot di bawah 0,1
    C. Mengikuti hukum Bernauili
    D. densitas bahan (r)
  27. Mekanisme pindah panas tunak (steady state) ...........
    A. dapat dicapai bila suhu dalam bahan tidak berubah lagi sebagai fungsi dari waktu
    B. dikatagorikan berdasarkan perhitungan bilangan Biot-nya
    C. tidak dipengaruhi sifat-sifat fisik bahan (densitas, konduktivitas panas, dsb) dikategorikan berdasarkan perhitungan bilangan Biot-nya
    D. dipengaruhi oleh densitas bahan
  28. Prinsip pengolahan kentang dengan merebus dalam air panas adalah .......
    A. tipe pindah panas secara konveksi
    B. panas mengalir ke dalam kentang
    C. tipe pindah panas konduksi
    D. suhu pemanasan harus optimal
  29. Prinsip menghitung pindah panas secara konveksi memerlukan penurunan rumus-rumus
    yang harus dihitung terlebih dulu, antara lain....
    A. konduktivitas panas fluida
    B. koefisien pindah panas konveksi (h) dengan menghitung bilangan Nusselt (Nu) terlebih dulu
    C. dapat dicapai bila suhu dalam bahan tidak berubah lagi sebagai fungsi dari waktu
    D. dikatagorikan berdasarkan perhitungan bilangan Biot-nya
  30. Tahanan internal pada laju penetrasi panas dapat diabaikan bila....
    A. Energi yang terlibat meliputi energi potensial, kinetik, kerja dan resistensi
    B. Adanya faktor hambatan (frictional resistance) yang harus diperhitungkan
    C. bilangan Biot di bawah 0,1
    D. dipengaruhi oleh densitas bahan
  31. Salah satu langkah dalam tahapan menghitung pindah panas tak tunak adalah menentukan suhu medium pemanas / pendingin (Ta). Faktor lain yang juga harus ditentukan dalam tahapan ini adalah.....
    A. koefisien pindah panas konveksi (h)
    B. densitas bahan (r)
    C. konduktivitas panas (k)
    D. tidak terjadi gradien suhu di dalam bahan
  32. Prinsip pindah panas melalui alat penukar panas langsung (direct heat exchanger)...... 
    A. bila terjadi kontak langsung antara medium pemanas dengan bahan
    B. mekanismenya dapat melalui injeksi uap panas atau infusi uap panas
    C. waktu pemanasan lama sehingga terjadi perubahan fisik bahan 
    D. proses pindah panas di dalam bahan berlangsung segera dan cepat
  33. Proses Pasteurisasi diaplikasikan dengan mengikuti beberapa prinsip proses pangan yan
    baik. Maksud proses psteurisasi antara lain .....
    A. mengantisipasi jenis-jenis bahan atau produk pangan yang dapat rusak akibat penggunaan panas yang tinggi
    B. menginaktivasi enzin pada buah-buahan
    C. memusnahkan sel-sel vegetatif mikroba patogen
    D. koefisien pindah panas konveksi (h)
  34. Prosedur sterilisasi komersial mencakup beberapa operasional yang sangat penting, diantaranya adalah ....
    A. bahan dikemas secara hermetik
    B. suhu pemanasan harus optimal
    C. dapat me-inaktifkan spora bakteri yang tahan panas
    D. Nilai Nu merupakan fungsi bilangan Reynolds (Re) dan bilangan Prandle (Pr)
  35. Ada beberapa jenis penyebab kebusukan pada makanan kaleng, diantaranya adalah ......
    A. terjadinya kebocoran selama proses pendinginan
    B. air dikeluarkan dari bahan/produk pangan secara sublimasi 
    C. terjadi perubahan cairan pangan dari bentuk padat menjadi gas (uap)
    D. proses dilakukan dalam kondisi hampa udara
  36. Waktu yang diperlukan untuk memusnahkan 90% populasi bakteri dalam satu medium pada suhu tertentu adalah ........
    A. Nilai Z
    B. Nilai D
    C. merupakan nilai ketahanan mikroba terhadap pemanasan
    D. sepenuhnya mengikuti kaidah hukum termodinamika
  37. Prinsip pengukuran penetrasi panas dalam proses pangan mencakup.....
    A. perambatan panas secara konveksi di bagian dasar kemasan
    B. dilakukan pada suhu terdingin (coldest point)
    C. perambatan panas secara konduksi pada kemasan kaleng silindris adalah di bagian tengah
    D. dimanfaatkan untuk mendesain dan menganalisis sistem pengolahan dan penyimpanan pangan
  38. Diagram Mollier atau diagram P-H menyatakan .......
    A. fungsi dari tekanan dan entalpi yang dinyatakan dalam bentuk diagram garis
    B. air dikeluarkan dari bahan/produk pangan secara sublimasi 
    C. terjadi perubahan cairan pangan dari bentuk padat menjadi gas (uap)
    D proses dilakukan dalam kondisi hampa udara
  39. Karakteristik kontributor sifat-sifat koligatif bahan pangan adalah.....
    A. penurunan titik beku bahan larutan ditentukan oleh jenis pelarut dan tekanan udara
    B. Air murni ataupun bahan larutan membeku pada 0 C pada tekanan atmosfir
    C. Titik beku bahan larutan ditentukan oleh molalitasnya
    D. merupakan nilai ketahanan mikroba terhadap pemanasan
  40. Asumsi asumsi yang diperlukan untuk menentukan waktu pembekuan menurut persamaan PLank diantaranya adalah ....
    A. kehilangan panas sensibel dihilangkan
    B. pindah panas terjadi secara lambat dalam kondisi unsteady state
    C. hanya ada satu suhu pembekuan
    D. pendinginan yang kurang lama pada titik terdingin
  41. Dalam pengembangannya, persamaan Plank mempunyai beberapa keterbatasan sehingga dimodifikasi menjadi persamaan Nagaoka. Keterbatasan tersebut diantaranya adalah....
    A. fungsi dari tekanan dan entalpi yang dinyatakan dalam bentuk diagram garis
    B. freezing point (titik beku) yang bervariasi
    C. gambaran perubahan fase refrigeran ketika melewati komponen tahapan dalam sistem refrigerasi
    D. grafik hubungan antara tekanan dan entalpi
  42. Prinsip dasar psikrometrika dalam proses pangan mencakup.......
    A. hubungan yang mendefinisikan antara sifat fisik dan panas dari campuran udara dan uap air
    B. mengikuti sifat-sifat gas ideal
    C. terjadi kelembaban mutlak (absolute humidity)
    D. terjadi perubahan cairan pangan dari bentuk padat menjadi gas (uap)
  43. Dalam psikrometrika, pada tekanan di bawah 3 atmosfir campuran udara dan uap air akan.....
    A. kemungkinan terjadinya superheating atau supercooling
    B. koefisien pindah panas bervariasi
    C. tercapai titik embun (dew point)
    D. air dikeluarkan dari bahan/produk pangan secara sublimasi 
  44. Mekanisme prinsip pengeringan beku.....
    A. terjadinya kebocoran selama proses pendinginan
    B. pendinginan yang kurang lama pada titik terdingin
    C. terjadinya incipient spoilage
    D. proses dilakukan dalam kondisi hampa udara

Jawaban:
  1. B. Kombinasi dari beberapa satuan dimensi
  2. B. 35,4
  3. C. Tidak ada perubahan bentuk maupun fisik selama proses berlangsung.
  4. D. Persamaan matematika dari kesetimbangan komponen hanya dapat dibuat berdasarkan seluruh rangkaian proses yang terjadi.
  5. B. peralihan dari suatu benda ke benda yang lain karena adanya perbedaan suhu
  6. A. 1 1 16,063 BTU/lb
  7. D. energi untuk merubah fase dari uap menjadi padat
  8. C. Aliran fluida yang mengalir secara laminer
  9. D. konduksi pada benda berbentuk lempeng monolayer
  10. A. gaya yang diberikan pada bahan per satuan luas (A), dinotasikan sebagai t dan dinyatakan dengan satuan N/m2
  11. D. konduksi pada benda berbentuk lempeng monolayer
  12. A. 0,512
  13. C. 160
  14. C. kesetimbangan energi
  15. A. untuk mencegah terjadinya incipient spoilage
  16. B. 2,790
  17. B. kompresor
  18. A. koefisien kinerja (coefficient of performance)
  19. B. 56,675 menit
  20. A. Pada fase transisi hanya ada bentuk uap saja
  21. C. bersifat intrinsik sehingga hanya dapat ditentukan perubahannya saja
  22. C. jumlah energi yang masuk sama dengan energi yang keluar ditambah akumulasi
    energi di dalam sistem
  23. A. jenis pipa yang meliputi diameternya dan kehalusan bahan pipa bagian dalam
  24. A. bukan indikasi adanya kandungan zat-zat tertentu
  25. B. kecepatan maksimum tergantung pada indeks tingkah laku aliran dan koefisien kekentalan
  26. C. Mengikuti hukum Bernauili
  27. C. tidak dipengaruhi sifat-sifat fisik bahan (densitas, konduktivitas panas, dsb) dikategorikan berdasarkan perhitungan bilangan Biot-nya
  28. C. tipe pindah panas konduksi
  29. A. konduktivitas panas fluida
  30. C. bilangan Biot di bawah 0,1
  31. C. konduktivitas panas (k)
  32. C. waktu pemanasan lama sehingga terjadi perubahan fisik bahan 
  33. C. memusnahkan sel-sel vegetatif mikroba patogen
  34. C. dapat me-inaktifkan spora bakteri yang tahan panas
  35. A. terjadinya kebocoran selama proses pendinginan
  36. A. Nilai Z
  37. C. perambatan panas secara konduksi pada kemasan kaleng silindris adalah di bagian tengah
  38. A. fungsi dari tekanan dan entalpi yang dinyatakan dalam bentuk diagram garis
  39. B. Air murni ataupun bahan larutan membeku pada 0 C pada tekanan atmosfir
  40. B. pindah panas terjadi secara lambat dalam kondisi unsteady state
  41. B. freezing point (titik beku) yang bervariasi
  42. A. hubungan yang mendefinisikan antara sifat fisik dan panas dari campuran udara dan uap air
  43. C. tercapai titik embun (dew point)
  44. D. proses dilakukan dalam kondisi hampa udara