Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

34 Soal (Essay) Perkembangan Agama dan Kebudayaan Hindu-Buddha di Indonesia Beserta Jawaban

Soal (Uraian) Materi Perkembangan Agama dan Kebudayaan Hindu-Buddha di Indonesia


1. Apakah yang dimaksud dengan Waprakeswara dan upacara Aswameda?

Jawaban:  
Waprakeswara adalah sebidang tanah yang dianggap suci. Upacara Aswameda adalah upacara yang hanya bisa dilakukan apabila seorang Raja merasa cukup kuat untuk menjadi penguasa yang dilakukan dengan melepaskan seekor kuda lalu para prajurit mengikuti kuda tersebut dan daerah yang dilalui kuda tersebut ditaklukkan.


2. Jelaskan tentang lahirnya agama Buddha!

Jawaban:  
Pembawa agama Buddha adalah Sidharta Gautama. Sidharta menganggap bahwa sistem kasta dapat memecah belah masyarakat. Oleh karena itu, untuk mencari pencerahan, ia meninggalkan istana dan bertapa di bawah pohon (semacam pohoh beringin). Di sana Sidharta Gautama akhirnya mendapakan Bodhi, yaitu semacam penerangan atau kesadaran yang sempurna. Sidharta Gautama kemudian dikenal sebagai Sang Buddha, artinya seseorang yang telah mendapat pencerahan.


3. Tulislah penyebab kemunduran Sriwijaya!

Jawaban:  
Penyebab kemunduran Sriwijaya
a. Berulang kali diserang Kerajaan Colomandala dari India
b. Kerajaan taklukan Sriwijaya banyak yang melepaskan diri dari kekuasaannya. Misalnya Ligor, Tanah Kra, Kelantan, Pahang, Jambi dan Sunda.
c. Terdesak perkembangan kerajaan di Thailand yang meluaskan pengaruhnya ke arah Selatan (semenanjung Malaya)
d. Terdesak pengaruh kerajaan Singosari yang menjalin hubungan dengan kerajaan Melayu (di Jambi).
e. Mundurnya perekonomian dan perdagangan Sriwijaya karena bandar-bandar pentingnya sudah melepaskan diri dari Sriwijaya.
f. Kemungkinan juga tidak adanya raja yang cakap dan berwibawa untuk memimpin kerajaan sebagai akibat dari kurangnya pengaderan.


4. Siapakah Balaputradewa itu?

Jawaban:  
Balaputradewa adalah raja dari kerajaan Syailendra ( di Jawa Tengah). Ketika terjadi perang saudara di Kerajaan Syilendra antara Balaputradewa dan Pramodhawardani (kakaknya) yang dibantu oleh Rakai Pikatan (Dinasti Sanjaya), Balaputradewa mengalami kekalahan. Akibat kekalahan itu, Raja Balaputradewa lari ke Sriwijaya. Di kerajaan Sriwijaya berkuasa Raja Dharma Setru (kakek dari Raja Balaputradewa) yang tidak memiliki keturunan, sehingga kedatangan raja Balaputradewa di Kerajaan Sriwijaya disambut baik. Akhirnya, ia diangkat menjadi raja di kerajaan Sriwijaya.


5. Apakah bukti masuknya agama Hindu ke Indonesia?

Jawaban:  
Masuknya agama Hindu ke Indonesia terjadi pada abad ke-4 Masehi, hal ini dpaat diketahui dengan adanya bukti tertulis atau benda-benda purbakala pada abad ke-4 Masehi di Kerajaan Kutai.


6. Jelaskan faktor-faktor penyebab kerajaan Majapahit mengalami kemunduran!

Jawaban:  
Kerajaan Majapahit mengalami kemunduran yang disebabkan oleh beberapa faktor, yaitu sebagai berikut.
a. Tidak adanya kaderisasi kepemimpinan sehingga tidak ada yang mampu menggantikan kedudukan Gajah Mada.
b. Adanya perpecahan keluarga yang kemudian disusul dengan terjadinya perang Paregreg.
c. Masuknya agama Islam yang sebelumnya memang telah mengalami perkembangan begitu pesat di daerah pesisir, Tuban, Gresik, Jepara, Demak, dan lain-lain.


7. Jelaskan bukti keberadaan Kerajaan Kutai di Indonesia!

Jawaban:  
Bukti sejarah tentang kerajaan Kutai adalah ditemukannya tujuh prasasti yang berbentuk Yupa (tiang batu) tulisan yupa itu menggunakna huruf pallawa dan bahasa sansekerta


8. Tulislah faktor-faktor yang mendorong kemajuan Sriwijaya!

Jawaban:  
Faktor-faktor yang mendoorng kemajuan Sriwijaya adalah sebagai berikut.
a. Letaknya yang strategis
b. Sriwijaya telah menguasai Selat Malaka, Selat Sunda, Semenanjung Malaya, dan Tanah Genting Kra sebagai pusat perdagangan
c. Hasil bumi Sriwijaya dan sekitarnya sebagai mata perdagangan yang berharga, terutama rempah-rempah dan emas.
d. Armada lautnya yang kuat.
e. Pendapatan Sriwijaya yang melimpah ruah.


9. Bagaimana kegiatan ekonomi yang dijalankan oleh masyarakat dan pemerintah kerajaan Majapahit di Pulau Jawa?

Jawaban:  
Berdasarkan berita Cina yang bernama Wng Ta-Yuan yang menggambarkan pulau Jawa yang padat penduduknya, tanahnya subur dan banyak menghasilkan padi, lada, garam, kain dan burung kakatua yang semuanya merupakan barang ekspor. Hayam Wuruk berusaha untuk menyejahterakan rakyatnya dengan membuat saluran pengairan, pembuatan bendungan, dan pembukaan tanah baru untuk perladangan.


10. Tuliskan agama yang berkembang pada masa kerajaan Majapahit!

Jawaban:  
Agama Buddha, Siswa, dan Wisnawa (Pemuja Wisnu) dipeluk oleh penduduk Majapahit, dan raja dianggap sekaligus titisak Buddha, Siwa, maupun Wisnu.


11. Apa isi Prasasti Tugu?

Jawaban:  
Prasasti tugu berisi tentang penggalian sebuah saluran air sepanjang 6.112 tombak (11 km) yang diberi nama Gomati. Penggaglian itu dilakukan pada pemerintahan yang ke-22 dan selesai dalam 21 hari. Prasasti itu juga menyebutkan penggalian Sungai Candrabhaga.


12. Mengapa Sriwijaya bisa lebih terbuka dalam menerima berbagai pengaruh asing?

Jawaban:  
Karena letaknya yang strategis dalam lalu lintas perdagangan internasional sehingga menyebabkan masyarakatnya lebih terbuka dalam menerima berbagai pengaruh asing.