Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

Latihan Soal (Esai) Apresiasi Karya Seni Rupa Lengkap Jawaban

Soal (Essay/Uraian) Bab Apresiasi Karya Seni Rupa
  1. Apa yang dimaksud pameran?
  2. Jelaskan fungsi pameran sebagai sarana meningkatkan kemampuan siswa!
  3. Apa yang dimaksud jadwal kegiatan?
  4. Jelaskan fungsi pameran untuk melatih siswa bermasyarakat!
  5. Apa yang dimaksud pameran sekolah
  6. Jelaskan penyelenggaraan pameran seni rupa di sekolah!
  7. Bagaimana cara penataan benda-benda tiga dimensi dalam pameran?
  8. Jelaskan yang dimaksud media dalam seni rupa!
  9. Apa yang dimaksud seni rupa murni?
  10. Tuliskan karya yang termasuk seni murni!
  11. Apa yang dimaksud warna dalam seni rupa?
  12. Jelaskan metode deduktif dalam apresiasi!
  13. Apa yang dimaksud seni rupa terapan?
  14. Jelaskan metode empati dalam apresiasi!
  15. Apa yang dimaksud tekstur?
  16. Jelaskan metode interaktif dalam apresiasi!
  17. Tuliskan media karya dua dimensi!
  18. Apa yang dimaksud dengan Seni Nusantara?
  19. Jelaskan ragam bentuk kesenian Nusantara!
  20. Apa yang dimaksud seni rupa tradisional?
  21. Tuliskan karya seni rupa zaman poleolitikum!
  22. Tuliskan karya seni rupa zaman megalitikum!
  23. Apa yang dimaksud apresiasi seni?
  24. Apa yang dimaksud prasasti?
  25. Tuliskan lukisan karya Sudjono!
  26. Jelaskan model induktif dalam apresiasi!
  27. Jelaskan tujuan Persagi!
Jawaban:
  1. Pameran adalah kegiatan memperlihatkan karya seni kepada orang banyak untuk mendapatkan tanggapan, penilaian dan penghargaan.
  2. Dengan adanya pameran, karya-karya para siswa akan dilihat oleh masyarakat sehingga para siswa dituntut untuk menghasilkan karyanya yang terbaik disini akan terjadi persaingan yang sehat dan terarah dan hal ini menjadi pendorong bagi siswa untuk untuk meningkatkan kemampuannya dalam berkarya.
  3. Jadwal kegiatan adalah urutan-urutan waktu pelaksanaan suatu rencana kegiatan.
  4. Melaksanakan kegiatan pameran bukanlah kerja perorangan, melainkan kerja kelompok yang melibatkan banyak orang. Jadi dengan mengadakan pameran seni rupa di sekolah mendidik para siswa untuk bermasyarakat. Di sini para siswa dapat bekerja sama satu sama lain. Melatih untuk menghargai pendapat orang lain dan dapat pula memberi pendapat terhadap tim kerjanya.
  5. Pameran sekolah adalah suatu kegiatan mempertontonkan hasil prestasi dari karya siswa untuk bidang studi tertentu yang dihasilkan dalam kurun waktu tertentu pula.
  6. Penyelenggaraan pameran seni rupa disekolah dapat dilaksanakan di ruang kelas, serambi kelas, bangsal olahraga atau ruangan lain yang sesuai. Kalau menggunakan ruang kelas jangan menempel benda di dinding kelas. Sebaiknya buatlah papan-papan khusus untuk menempelkan bender yang perlu dipamerkan.
  7. Untuk benda-benda seni tiga dimensi, taruhlah benda-benda tersebut pada meja yang dialasi dengan taplak meja yang kontras dengan warna benda yang dipamerkan, dengan meletakkan benda yang kecil berada di depan dan karya yang besar atau tinggi pada meja belakang.
  8. Media merupakan peralatan dan bahan yang digunakan dalam pembuatan karya seni sering disebut dengan media.
  9. Karya seni rupa murni merupakan jenis karya seni rupa yang dibuat dengan tujuan memenuhi kebutuhan estetik atau nilai-niai keindahan semata terlepas dari fungsi praktis.
  10. Yang tergolong karya seni murni yaitu seni lukis dan seni grafis.
  11. Warna merupakan unsur seni yang menimbulkan adanya kesan gelap terang dan sebagai media untuk menciptakan bentuk yang realis.
  12. Metode deduktif, yaitu metode yang dilakukan dengan menilai dan menelaah karya seni untuk mendapatkan petunjuk sejauh mana kriteria keindahan sudah terpenuhi.
  13. Seni rupa terapan, yaitu seni rupa yang dibuat dengan mengutamakan tujuan praktis dengan kata lain dimanfaatkan fungsi pakaiannya untuk memenuhi kebutuhan fisik manusia.
  14. Metode empati yaitu metode yang dilakukan dengan menilai karya seni tidak hanya sesuatu yang tampak, tapi juga menggunakan pengetahuan dan wawasan yang dimiliki.
  15. Tekstur yaitu nilai raba permukaan benda
  16. Metode interaktif yaitu metode yang dilakukan dengan mengapresiasikan karya seni melalui kesepakatan kelompok dengan jalan diskusi yang akhirnya menghasilkan interprestasi terhadap karya seni.
  17. Media karya dua dimensi yaitu media yang digunakan untuk pembuatan karya seni dua dimensi. Beberapa diantaranya adalah pensil, pensil arang (contee), pastel dan crayon, pena, tinta bak (tinta cina), cat dan kuas.
  18. Seni nusantara adalah beragam bentuk kesenian yang tumbuh dan berkembang di masing-masing daerah yang ada diseluruh wilayah Indonesia.
  19. Ragam bentuk kesenian Nusantara tumbuh sebagai hasil olah budaya masyarakat yang hidup di suatu wilayah sesuai dengan adat istiadat dan kondisinya lingkungan.
  20. Seni rupa tradisional, adalah seni rupa yang unsur keseniannya menjadi bagian hidup masyarakat dalam suatu kaum atau suku bangsa tertentu dan masih terikat dengan adat atau aturan pada zaman dahulu.
  21. Seni rupa zaman poleolitikum (batu tua), karyanya berupa kapak genggam (chopper), batu berwarna (chalcedon), dan lukisan tangan dan babi.
  22. Seni rupa zaman megalitikum (Batu besar), karyanya berupa menhir, dolmen kubur batu, keranda batu (sarcophagus), pundak berundak dan acar batu.
  23. Apresiasi seni adalah kegiatan untuk mengerti, memahami, menghayati, menghargai, dan mencintai karya seni dengan menganalisisdan memberikan tanggapan terhadap karya seni.
  24. Prasasti adalah batu yang berisi sebuah tulisan tentang sesuatu peristiwa atau upacara tertentu yang dilakukan oleh orang-orang di lingkungan kerajaan.
  25. Lukisan karya Sudjono, yaitu Di DEpan Kelambu Terbuka, Sayang Sayang BUkan Anjing dan Bunga Kamboja.
  26. Model induktif yaitu dengan mendeskripsikan ciri-ciri pokok hubungan antarunsur, mengamati kualitas secara total dan menafsirkan gagasan tema dalam karya seni.
  27. Persagi bertujuan untuk mengembangkan seni lukis dikalangan bangsa Indonesia dengan mencari gaya Indonesia asli.