Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

Soal (Esai) Dasar-Dasar Peta dan Pemetaan Lengkap Jawaban

Latihan Soal (Essay/Uraian) Bab Dasar-Dasar Peta dan Pemetaan
  1. Jelaskan pengertian peta menurut ICA!
  2. Tuliskan fungsi dari peta!
  3. Tuliskan jenis peta berdasarkan sumber datanya!
  4. Tuliskan lima komponen dari peta!
  5. Jelaskan dan sebutkan proyeksi azimuth!
Jawaban:
  1. Menurut ICA, peta adalah gambaran atau representasi unsur-unsur ketampakan abstrak yang dipilih dari permukaan bumi yang ada kaitannya dengan permukaan bumi atau benda-benda angkasa, yang pada umumnya digambarkan pada suatu bidang datar dan diperkecil atau diskalakan.
  2. a. Dapat menunjukkan suatu posisi atau lokasi relatif
    b. Dapat memperlihatkan ukuran, seperti dalam peta dapat mengukur luas daerah dan jarak-jarak sebenarnya di permukaan bumi
    c. Dapat memperlihatkan bentuk, seperti bentuk suatu negara, gunung, danau, dan yang lainnya
    d. Dapat mengumpulkan dan memilih data dari suatu daerah dan menyajikannya dalam peta.
    e. Dapat menunjukkan ketinggian atau kemiringan suatu tempat
    f. Dapat menyajikan persebaran kenampakan alam dan kenampakan buatan
    g. Dapat memperlihatkan gerak perubahan dan memprediksi suatu kegiatan ekonomi, mobilitas manusia, dan lain sebagainya.
  3. a. Peta induk adalah peta yang dihasilkan melalui survei secara langsung ke lapangan. Peta induk dapat digunakan sebagai dasar dalam pembuatan peta topografi, sehingga peta ini dapat dikatakan sebagai peta dasar. Dengan begitu, peta dasar tersebut dapat dijadikan acuan dalam pembuatan peta lainnya.
    b. Peta turunan adalah peta yang tidak memerlukan survei lagi ke lapangan, karena peta ini dibuat dari peta yang sudah ada sebelumnya sebagai acuan, sehingga peta ini tidak dapat dijadikan sebagai peta dasar.
  4. a. judul peta
    b. skala peta
    c. legenda
    d. tanda orientasi
    e. lettering
    g. garis tepi
    h. sumber data dan tahun pembuatan
    i. inset
  5. Proyeksi azimuth dapat dibedakan menjadi tiga, yaitu:
    a. proyeksi azimuth normal, dalam proyeksi ini bidang proyeksinya bersinggungan dengan kutub
    b. proyeksi azimuth transversal, dalam proyeksi ini bidang proyeksinya tegak lurus dengan ekuator.
    c. proyeksi azimuth obeliks, dalam proyeksi ini bidang proyeksinya menyinggung salah satu dari kutub dan ekuator.