Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

7 Soal (Essay) Daur Hidup Hewan Beserta Jawaban

Kumpulan Soal (Esai/Uraian) Materi Daur Hidup Hewan

1. Uraikan Daur Hidup Ayam!

2. Uraikan Daur Hidup Kucing

3. Jelaskan Daur Hidup Dengan Metamorfosis!

4. Jelaskan Metamorfosis Sempurna!

5. Jelaskan Daur Hidup Katak!

6. Uraikan Daur Hidup Jangkrik!

7. Uraikan Daur Hidup Capung!

Jawaban:

1. Ayam adalah salah satu jenis unggas yang banyak dipelihara oleh manusia. Ayam berkembang biak dengan cara bertelur. Apabila dierami, telur-telur ayam dapat menetas mengeluarkan anak ayam. Anak ayam akan menetas dan berkembang menjadi ayam dewasa. Anak ayam yang baru menetas memiliki bentuk kecil yang hampir mirip dengan induknya. Sejak lahir hingga dewasa tubuh ayam tidak berubah bentuknya hanya ukuran tubuhnya saja yang mengalami perubahan karena akan semakin besar dan warna bulunya yang semakin jelas.

2. Kucing berkembang biak dengan cara beranak. Kucing dewasa mengalami masa mengandung sekitar 3 bulan, kemudian lahirlah anak kucing. Anak kucing biasanya memiliki rambut yang sama dengan induknya. Namun ada juga anak kucing yang mempunyai rambut berbeda dengan induknya. Sejak lahir sampai dewasa, tubuh kucing tidak berubah bentuknya hanya mengalami pertumbuhan dan gerakannya yang semakin lincah. Selain ayam dan kucing, masih banyak hewan yang tidak mengalami metamorfosis diantaranya kadal, kanguru, burung, ikan dan lainnya.

3. Metamorfosis merupakan perubahan bentuk hewan secara bertahap setelah kelahiran atau penetasan hingga dewasa. Metamorfosis dibedakan menjadi 2 jenis yaitu metamorfosis sempurna dan metamorfosis tidak sempurna

4. Metamorfosis sempurna adalah bentuk metamorfosis yang melewati 4 tahap, yaitu dimulai dari telur-larva-pupa-imago (dewasa).
a. Telur merupakan sesuatu yang dihasilkan oleh induk hewan untuk melanjutkan kelangsungan populasinya.
b. Larva merupakan bentuk muda hewan yang perkembangbiakannya melalui metamorfosis yang dimulai setelah telur menetas.
c. Pupa atau kepompong merupakan tahap berpuasa antara larva dan dewasa.
d. Nimfa merupakan hewan muda yang mirip dengan hewan yang sudah tumbuh dewasa tetapi ukurannya lebih kecil dan terdapat beberapa organ tubuh yang belum tumbuh.
e. Imago merupakan tahap akhir dari metamorfosis dimana dalam fase ini hewan tersebut telah memiliki alat reproduksi sempurna dan telah siap untuk melakukan proses perkawinan.

5. Metamorfosis katak diawali dari perubahan larva menjadi dewasa. Daur hidup katak diawali dari telur. Telur katak menetaskan kecebong atau di kenal dengan berudu dalam air. Kecebong memiliki insang, mulut dan ekor sehingga bisa memudahkannya berenang dalam air. Kecebong akan tumbuh, selanjutnya bermetamorfosis. Metamorfosis dimulai dari perkembangan kaki belakang, dan selanjutnya kaki depan. Paru-paru berkembang kemudian kecebong mulai berenang di permukaan air untuk bernapas. Pada bagian tubuh katak, ekor terserap oleh tubuh sebagai fase akhir dari metamorfosis. Urutan daur hidup katak : telur – berudu/kecebong – katak berekor – katak muda – katak dewasa.

6. Jangkrik betina biasanya akan meletakkan telur telurnya di dalam pasir. Telur jangkrik menetas menjadi nimfa atau anak jangrik. Pada fase ninfa terjadi pergantian kulit sebanyak 6 sd 8 kali. Setelah ganti kulit yang terakhir, nimfa akan menjadi jangkrik dewasa (Imago). Urutan daur hidup jangkrik : telur – nimfa – jangrik dewasa

7. Hewan capung betina umumnya meletakkan telurnya pada tumbuhan yang hidup di air. Untuk telur capung diselimuti dengan lendir. Telurnya akan berubah menjadi bentuk larva setelah dua hari sampai satu minggu. Larva kemudian akan menjadi nimfa yang hidup di air. Lalu, nimfa adalah salah satu predator yang memangsa anak ikan juga berudu. Setelah lepas dari tahap nimfa, capung akan keluar dari kulit nimfa. Kemudian capung dalam bentuk muda tersebut hidup di daratan menjadi hewan yang sempurna dan dewasa. Metamorfosis capung tidak melewati tahap kepompong, sehingga hewan ini dikategorikan mengalami metamorfosis tidak sempurna. Urutan daur hidup capung adalah : telur – nimfa – capung muda – capung dewasa.