Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

17 Soal (Essay) Mempersiapkan Proposal

Soal (Esai/Uraian) Mengenai Mempersiapkan Proposal

1. Tuliskan manfaat proposal!
2. Tuliskan jenis-jenis proposal!
3. Tuliskan jenis proposal berdasarkan bentuknya!
4. Tuliskan kaidah bahasa proposal !
5. Tuliskan ciri-ciri proposal !
6. Tuliskan hal-hal yang harus diperhatikan dalam membuat proposal!
7. Apa pengertian proposal menurut Rieefky?
8. Terangkan pengertian proposal menurut Hasnun Anwar (2004:73)!
9. Jelaskan pengertian proposal menurut Jay (2006:1)!
10. Tuliskan pengertian proposal menurut Hadi
11. Apa pengertian proposal menurut Keraf (2001:302)?
12. Tuliskan syarat-syarat menyusun proposal!
13. Jelaskan sistematis penulisan proposal!
14. Jelaskan tujuan dibuatnya proposal!
15. Apakah fungsi proposal!
16. Tuliskan unsur-unsur proposal!
17. Jelaskan pengertian proposal menurut KBBI!

Kunci Jawaban:

1.
Manfaat Proposal
1. Menjadi rencana yang mengarahkan panitia dalam melaksanakan kegiatan tersebut.
2. Menjelaskan secara tidak langsung kepada pihak-pihak yang ingin mengetahui kegiatan tersebut.
3. Untuk meyakinkan para donatur/ sponsor agar mereka memberikan dukungan material maupun finansial dalam mewujudkan kegiatan yang telah direncanakan.

2.
Adapun untuk jenis-jenis proposal Pada umumnya proposal dibagi kedalam 4 jenis diantaranya sebagai berikut:
1. Proposal Bisnis
Merupakan proposal yang ada kaitannya dengan dunia bisnis atau usaha, bisa juga yang berhubungan dengan bisnis kelompok ataupun perseorangan. Contohnya seperti proposal pendirian badan usaha, tempat usaha dan lain-lain.
2. Proposal Proyek
Merupakan proposal yang ada kaitannya dengan dunia pekerjaan, umumnya berisi serangkaian rencana-rencana dalam usaha atau komersil. Contohnya seperti proposal proyek pembangunan suatau kantor.
3. Proposal Penelitian
Merupakan proposal yang sering digunakan pada bidang akademisi seperti penelitian untuk tugas akhir, tesis dan lain-lain. Biasanya proposal jenis ini digunakan untuk mengajukan suatau kegiatan penelitian yang akan dilakukan.
4. Proposal Kegiatan
Proposal jenis ini sering digunakan di lingkungan masyarakat, karena merupakan proposal untuk mengajukan suatau rencana kegiatan baik itu kegiatan individu maupun perorangan, misalnya seperti proposal mengadakan perayaan, perlombaan dan lain-lain.

3.
Jenis proposal berdasarkan bentuk dibagi kedalam 3 jenis diantaranya yaitu:
1. Proposal Formal
Proposal ini isinya sangat lengkap terdiri dari tiga bagian diantaranya yaitu bagian pendahuluan, isi, dan penutup, berikut penjelasannya:
Bagian pendahuluan terdiri dari sampul dan halaman judul, kata pengantar, ikhtisar, daftar isi, dan pengesahan atau permohonan.
Bagian isi terdiri dari latar belakang masalah, batasan masalah, tujuan, anggapan atau pemikiran dasar, metodologi penelitian, fasilitas, personalias keuntungan, kerugian waktu, anggaran dana dalan lain-lain.
Sedangkan untuk bagian penutup terdiri dari daftar pustaka, lampiran dan lain-lain.
2. Proposal Non-Formal
Proposal ini tidak seperti proposal formal yang lengkap, biasanya disampaikan hanya dalam bentuk surat. Biasanya selalu berisikan seperti permasalahan, saran-saran, pemecahan masalah dan pengesahan atau permohonan.
3. Proposal Semi Formal
Hampir sama seperti proposal non-formal karena isinya tidak selengkap atau tidak memenuhi syarat-syarat proposal formal.

4.
Kaidah kebahasaan proposal adalah :
1. Menggunakan istilah ilmiah, baik yang berkaitan dengan kegiatan yang akan dilakukan atau yang berkaitan dengan bidang keilmuannya.
2. Menggunakan kata kerja tindakan untuk menyatakan langkah-langkah kegiatan atau metode penelitian.
3. Menggunakan kata-kata yang menyatakan pendefinisian, seperti merupakan, yaitu, yakni, adalah.
4. Menggunakan kata-kata yang mengandung makna perincian, seperti pertama, kedua, selain itu.
5. Menggunakan kata-kata yang bersifat ke-akan-an, seperti akan, diharapkan.
6. Menggunakan kata-kata denotatif atau bermakna sebenarnya. Hal ini sangat penting untuk menghindari kesalahpahaman antara pihak pengaju proposal dengan pihak penerima proposal.

5.
Ciri-Ciri Proposal:
1. Proposal dibuat untuk meringkas kegiatan yang akan dilakukan
2. Sebagai pemberitahuan pertama suatu kegiatan
3. Berisikan tujuan-tujuan, latar belakang acara
4. Pastinya proposal itu berupa lembaran-lembaran pemberitahuan yang telah di jilid yang nantinya diserahkan kepada si empunya acara

6.
Hal-hal yang harus diperhatikan dalam membuat proposal:
1. Penyusunan proposal hendaknya menunjuk orang atau beberapa orang yang ahli dalam menyusun proposal, sebaiknya yang memiliki keterkaitan dengan kegiatan yang diselenggarakan.
2. Penyusun proposal mempersiapkan bahan-bahan dan informasi yang diperlukan, yaitu berupa bahan2 hasil kesepakatan seluruh panitia
3. Menyusun draft proposal dengan sistematis, menarik, dan realistis
4. Proposal dibicarakan dalam forum musyawarah untuk dibahas,direvisi dan disetujui.
5. Dibuat proposal yang telah disempurnakan untuk dipergunakan sebagaimana mestinya.
6. Proposal diperbanyak dan didistribusikan kepada pihak-pihak yang dituju, baik internal maupun eksternal

7. Proposal adalah suatu bentuk rancangan kegiatan yang dibuat dalam bentuk formal dan standar.

8. Proposal adalah rencana yang disusun untuk kegiatan tertentu.

9. Proposal adalah alat bantu menejemen standar agar manajemen dapat berfungsi secara efisien.

10. Proposal adalah suatu usulan tersruktur untuk agenda kerjasama bisnis antar lembaga, perusahaan, usulan kegiatan sampai pada pemecahan masalah.

11. Proposal adalah suatu saran atau permintaan kepada seseorang atau suatu badan untuk mengerjakan atau melakukan suatu pekerjaan.

12. Adapun jika menyusun suatu proposal maka haruslah memenuhi syarat-syarat sebagai berikut:
1. Harus memiliki struktur maupun logika yang sangat jelas dan mudah dimengerti.
2. Hasil dari kegiatan tersebut harus terstruktur.
3. Rumusan jenis kegiatan yang dilakukan harus di tulis secara dan detail serta harus benar-benar dapat dilkerjakan.
4. Jika ada anggaran dana yang diperlukan, maka anggaran dana yang diperlukan harus realistis dengan kegiatan tersebut.

13. Sistematis penulisan proposal penelitian secara umum:
a. latar belakang masalah
b. batasan masalah
c. perumusan masalah
d. tujuan penelitian
e. manfaat penelitian
f. kajian pustaka/ landasan teori
g. metodologi penelitian
h. objek penelitian
i. metode pengumpulan data
j. metode analisis data
k. hasil penelitian yang diharapkan
l. daftar pustaka.

14. Tujuan proposal adalah memperoleh bantuan dana, memperoleh dukungan atau sponsor dan memperoleh perizinan. Unsur-unsur proposal yaitu nama/ judul kegiatan, pendahuluan, tujuan, waktu, dan tempat, sasaran kegiatan, susunan panitian, anggarana, penutup, tanda tangan dan nama terang.

15.
a. Fungsi proposal untuk melakukan penelitian yang berkenaan dengan agama sosial, politik, ekonomi, budaya, dan sebagainya.
b. fungsi proposal untuk mendirikan usaha kecil menengah atau besar
c. fungsi proposal untuk mengajukan tender dari lembaga-lembaga pemerintah atau swasta
d. fungsi proposal untuk mengajukan kredit kepada bank
e. fungsi proposal untuk mengadakan acara seminar, diskusi, pelatihan atau sebagainya.

16. Latar belakang masalah masalah, rumusan masalah, tujuan penelitian, hipotesis, asumsi peneliti, manfaat penelitian, dan ruang lingkup.

17. Proposal berarti rencana yang dituangkan dalam bentuk rancangan kerja.