Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

16 Soal (Essay) Perubahan Budaya dan Melemahnya Nilai-Nilai Tradisional

Soal (Esai/Uraian) Mengenai Perubahan Budaya dan Melemahnya Nilai-Nilai Tradisional

1. Jelaskan apa yang dimaksud dengan perubahan budaya?
2. Apa yang menyebabkan terjadinya perubahan budaya?
3. Apa saja yang termasuk dalam perubahan budaya?
4. Apa saja yang termasuk dampak dalam perubahan budaya?
5. Faktor faktor apa saja yang menghambat kebudayaan?
6. Ciri-ciri terjadinya globalisasi terhadap kebudayaan?
7. Tuliskan dampak negatif perubahan budaya dari budaya tradisional ke budaya modern!
8. Tuliskan dampak positif perubahan budaya dari budaya tradisional ke budaya modern!
9. Jelaskan Perubahan kebudayaan disebabkan karena adanya faktor internal!
10. Jelaskan Perubahan kebudayaan disebabkan karena adanya faktor eksternal!
11. Pengaruh kebudayaan asing terhadap kebudayaan lokal secara umum dapat dijumpai dalam bentuk Sistem Religi, jelaskan!
12. Pengaruh kebudayaan asing terhadap kebudayaan lokal secara umum dapat dijumpai dalam bentuk Sistem pengetahuan, jelaskan!
13. Penyebab lemahnya nilai-nilai budaya bangsa?
14. Pengaruh kebudayaan asing terhadap kebudayaan lokal secara umum dapat dijumpai dalam bentuk teknlogi, jelaskan!
15. Pengaruh kebudayaan asing terhadap kebudayaan lokal secara umum dapat dijumpai dalam bentuk sistem kesenian , jelaskan!
16. Pengaruh kebudayaan asing terhadap kebudayaan lokal secara umum dapat dijumpai dalam bentuk bahasa, jelaskan!

Jawaban:

1. Perubahan budaya ialah perubahan yang terjadi pada nilai dan juga norma yang berlaku di masyarakat. ... Perubahan sosial merupakan bagian dari perubahan budaya. Perubahan budaya meliputi perubahan dalam bidang kesenian, teknologi, ilmu pengetahuan, dan lain sebagainya yagn merupakan wujud dari suatu budaya.

2. Menurut sumber dari Wikipedia, perubahan sosial budaya adalah sebuah gejala berubahnya struktur sosial dan pola budaya dalam suatu masyarakat yang terjadi karena adanya perubahan komunikasi; cara dan pola pikir masyarakat; faktor internal lain seperti perubahan jumlah penduduk, penemuan baru, terjadinya konflik

3. Perubahan budaya
Mulai terjadinya berkurangnya minat masyarakat untuk melihat pertunjukan seni lokal.
Bahasa daerah sudah mulai tidak digunakan lagi.
Sudah mulai dilakukannya perayaan seperti valentine yang berasal dari negara lain.
Sudah jarang terlihat dilakukannya musyawarah untuk mengambil suatu keputusan.

4. Apa saja yang termasuk perubahan budaya?
Dampak perubahan budaya
Cara berkomunikasi. Berkembangnya teknologi informasi dan komunikasi mengubah cara kita dalam berkomunikasi. ...
Cara berpakaian. ...
Gaya hidup. ...
Emansipasi wanita. ...

5. Berikut faktor-faktor penghambat sosial budaya:
Alasan ideologi dan agama.
Sikap tertutup terhadap perubahan.
Tingkat pendidikan yang rendah pada masyarakat.
Struktur sosial.
Kurangnya hubungan dengan masyarakat lain.
Sikap masyarakat yang sangat tradisional.

6. Ciri-ciri terjadinya globalisasi terhadap kebudayaan, yaitu:
1. Berkembangnya pertukaran kebudayaan internasional
2. Penyebaran prinsip multi kebudayaan (multiculturalism), dan kemudahan akses suatu individu terhadap kebudayaan lain di luar kebudayaannya
3. Berkembangnya turisme dan pariwisata
4. Berkembangnya mode yang berskala global, seperti pakaian, film dan lain lain
5. Persaingan bebas dalam bidang ekonomi
Masyarakat semakin kritis. ...
Tergerusnya kebudayaan. ...
Penggunaan bahasa daerah semakin jarang.

7. Dampak negative dari perubahan budaya dari budaya tradisional ke budaya modern yang disebabkan oleh berbagai factor seperti yang telah disebutkan diatas salah satunya yaitu melemahnya nilai-nilai tradisional dalam masyarakat. Nilai tradisional yang luhur warisan dari nenek moyang kita seharusnya kita pertahankan sebagai pedoman dalam menjalankan kehidupan sehari-hari di masyarakat. Misalnya saja proses globaisasi yang terjadi sekarang ini telah menghilangkan nilai-nilai tradisional yang luhur yang dimiliki bangsa Indonesia, misalnya saya nilai-nilai tentang kesopanan dan gotong royong dan nilai-nilai tersebut perlahaan-lahan berubah menjadi individualitas.

8. Dampak positif yang terjadi akibat dari perubahan nilai-nilai tradisional ke modern adalah meningkatnya optimism, lebih menghargai waktu, dan memiliki pikiran yang terbuka terhadap perubahan.

9. Faktor internal
a. Perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi
Perkembangan yang semakin luas akan menghasilkan teknologi yang semakin baik, yang kemudian mengubah hidup manusia dari adanya kemajuan IPTEK tersebut.
b. Jumlah penduduk
Masalah penduduk yang juga akan menimbulkan perubahan-perubahan budaya. Pada umumnya adalah pertambahan jumlah penduduk yang diakibatkan karena urbanisasi. Demikian juga berkurangnya jumlah penduduk pada daerah-daerah yang ditinggalkan oleh orang-orang yang berurbanisasi. Urbanisasi yang demikian maka akan menimbulkan ketidakseimbangan antara desa yang kehilangan/kekurangan tenaga kerja dan kota yang terjadi pertambahan jumlah penduduk. Dengan demikian di kota akan terjadi kesenjangan kebudayaan dan sosial antara penduduk yang berasal dari desa, yang memiliki budaya dan kebiasaan hidup pertanian dan gotong royong menghadapi kehidupan kota yang dinamis, cepat, berpola industry, dan lebih individual.
c. Pertentangan atau Konflik
Adanya pertentangan atau konflik maka akan mengakibatkan nilai-nilai,norma, adat-istiadat yang telah lama dijadikan pedoman atau penuntun dalam bersikap maupun berperilaku maka akan menimbulkan perubahan sosial-budaya. Hal ini terjadi apabila mereka beralih dai nilai-nilai, norma-norma, adat-istiadat yang telah mereka laksanakan. Misalnya pandangan umum masyarakat Indonesia bahwa “banyak anak banyak rejeki”. Namun sekarang pandangan tersebut sudah tidak dapat diterima karena pada kenyataan menunjukkan bahwa semakin banyak anak berarti semakin besar beban yang harus ditanggung oleh keluarga terlebih zaman yang serba kapitalis seperti sekarang ini.

10. Faktor eksternal
a. Pengaruh kebudayaan masyarakat lain
Perubahan budaya dapat terjadi baik melalui adanya interaksi langsung antara masyarakat yang satu dengan masyarakat yang lain maupun melalui komunikasi satu arah dengan media-media massa. Respons psikologis individu terhadap kontak antar budaya menurut Furnhan dan Bochner dibedakan menjadi empat kemungkinan, yaitu: (i) typed passing, individu menolak kebudayaan asli dan mengadopsi kebudayaan baru bila statusnya lebih tinggi, (ii) typed chauvinist, individu menolak sama sekali kebudayaan asing, (iii) typed marginal, mereka terombang ambing-ambing antar kebudayaan yang asli dan kebudayaan yang baru/asing, (iv) typed mediating, mereka menyatukan bermacam-macam identitas budaya, mempunyai keseimbangan integrasi dan memperoleh dua atau beberapa kebudayaan.
b. Peperangan
Dampak yang ditimbulkan dari adanya peperangan antar anggota masyarakat maupun dengan masyarakat lain adalah perubahan sosial budaya yang pada umumnya mempunyai nilai negative.
c. Penyebab dari alam
Perubahan budaya dapat terjadi bila di masyarakat terjadi suatu bencana alam yang mengakibatkan penduduk harus berpindah ke tempat lain. Dengan demikian maka di tempat yang baru tersebut mereka harus menyesuaikan diri dengan kondisi sosial dan budaya yang baru, yang pastinya berbeda dengan kebudayaan mereka sebelunya. Sehingga nilai-nilai, budaya yang telah lama dilaksanakan akan berubah atau berbaur dengan yang baru.

11. Bergesernya sistem religi yang berakar pada kepercayaan tradisional menuju sistem religi yang berlandaskan ajaran agama, merupakan contoh konkret dari adanya pengaruh kebudayaan asing terhadap kebudayaan lokal. Bangsa Indonesia pada awalnya menganut system kepercayaan kepada roh-roh leluhur maupun kekuatan gaib yang diwariskan secara turun temurun. Namun, kini telah berubah dengan adanya ajaran agama yang menekankan kepada satu tujuan penyembahan yakni Tuhan Yang Maha Esa. Akan tetapi bukan berarti sistem religi tradisional yang merupakan kebudayaan asli bangsa Indonesia telah punah. Hal ini tampak dalam bentuk upacara adat tradisional yang telah mengalami penyesuaian dengan sistem religi yang berdasarkan agama. Misal: upacara sedekah laut, upacara sekaten, dan upacara yaqowiyu, upacara-upacara tersebut merupakan bentuk-bentuk kebudayaan yang menggabungkan unsure religi tradisional dengan agama

12. Setiap suku bangsa memiliki sistem pengetahuan yang membentuk unsur kebudayaan lokal. Sebelum unsur pengetahuan kebudayaan asing memengaruhi kebudayaan lokal, nenek moyang kita telah mengenal pengetahuan tentang kemaritiman, gejala alam, perubahan musim, berburu, bercocok tanam sampai kepada pengetahuan tentang pengobatan tradisional. Masuknya kebudayaan asing dengan membawa bentuk sistem pengetahuan yang lebih modern telah mengubah cara pandang masyarakat terhadap keadaan alam sekitarnya. Pengetahuan tradisional yang cenderung berlandaskan pada kemampuan intuitif yang irasional berubah ke pola pemikiran yang lebih rasional. Misal: penemuan obat-obatan tradisional merupakan bentuk pengembangan pengetahuan tradisional terhadap khasiat tumbuhan yang dipadukan dengan pengetahuan modern (ilmu farmasi), sehingga menghasilkan obat yang alami dan bebas dari bahan kimia. Demikian halnya pengaruh kebudayaan asing di bidang pengetahuan yang berkaitan dengan cara bercocok tanam, telah mengubah pola kehidupan petani tradisional menjadi lebih produktif.

13. Adanya westernisasi, kurangnya nasionalisme, adanya globalisasi, dan juga adanya modernisasi

14. Teknologi merupakan salah satu unsur kebudayaan yang berkaitan dengan peralatan yang digunakan manusia untuk mengubah keadaan sekitarnya maupun keadaan dirinya memenuhi kebutuhan hidup. Sistem teknologi tradisional yang menjadi unsur kebudayaan lokal menyangkut tentang:
a. alat-alat produksi;
b. senjata;
c. wadah;
d. alat untuk menyalakan api;
e. makanan dan minuman;
f. pakaian dan perhiasan;
g. tempat berlindung atau rumah;
h. alat-alat transportasi.

15. Sistem Kesenian
Kesenian tradisional dari waktu ke waktu merupakan salah satu unsur kebudayaan lokal yang mulai ditinggalkan oleh masyarakatnya terutama para generasi muda. Masuknya kesenian mancanegara yang dirasa lebih menarik, dan lebih terkini seakan-akan mewakili jiwa muda, banyak menggeser ruang gerak kesenian tradisional. Salah satu upaya untuk mempertahankan kesenian tradisional agar tetap lestari adalah dengan memadukan unsur-unsur kebudayaan asing ke dalam kesenian tradisional tersebut. Misalnya adalah : kesenian music campur sari, merupakan bentuk kesenian yang memadukan unsur-unsur kesenian tradisional dengan unsur-unsur kesenian modern. Pementasan seni pertunjukan tradisional, seperti: lenongdan wayang kulit, banyak menyisipkan unsur-unsur kesenian modern untuk menarik penonton khususnya kalangan anak muda.

16. Bahasa
Bahasa merupakan sistem perlambang dalam komunikasi. Salah satu ciri suatu suku bangsa adalah memiliki bahasa daerah yang mana bahasa daerah tersebut merupakan bahasa komunikasi antarwarga dalam kelompok suku bangsa yang bersangkutan. Dengan demikian maka kemungkinan pengaruh kebudayaan asing terhadap perkembangan bahasa daerah sangatlah besar. Terutama di daerah pesisir, di mana penduduknya yang sebagian besar banyak berinteraksi dengan suku bangsa lain (asing) yang memiliki komposisi bahasa yang berbeda dengan komposisi bahasa induknya. Misalnya : bahasa Jawa yang diterapkan di daerah pesisir berbeda dengan bahasa Jawa yang ada di daerah pedalaman. Secara umum, pengaruh kebudayaan asing khususnya dalam bahasa, bukan menghilangkan bahasa lokal, namun justru memperkaya perbendaharaan kata dalam bahasa local tersebut. Banyak kata-kata dalam bahasa Indonesia yang berasal dari kata-kata bahasa asing yang telah diserap menjadi kosakata bahasa Indonesia.