Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

19 Soal (Essay) Pidato

Soal (Esai/Uraian) Mengenai Pidato

1. Jelaskan pengertian Pidato ?
2. Tuliskan Tujuan dari Pidato!
3. Tuliskan Fungsi Pidato!
4. Jelaskan apa yang dimaksud dengan Pidato Impromptu ?
5. Tuliskan Keuntungan Menggunakan Pidato Impromptu!
6. Tuliskan Kerugian Menggunakan Pidato Impromptu!
7. Jelaskan apa yang dimaksud dengan Pidato Manuskrip?
8. Tuliskan Keuntungan Menggunakan Pidato Ekstempre!
9. Tuliskan Kerugian Menggunakan Pidato Ekstempre!
10. Tuliskan Sifat Pidato!
11. Tuliskan Metode Pidato!
12. Langkah-langkah apa saja dalam Persiapan dan Kerangka Susunan Pidato!
13. Tuliskan Macam dan Praktek dalam Pidato!
14. Tuliskan Keuntungan Menggunakan Pidato Manuskrip!
15. Tuliskan Kerugian Menggunakan Pidato Manuskrip!
16. Jelaskan apa yang dimaksud dengan Pidato Memoriter?
17. Tuliskan Keuntungan Menggunakan Pidato Memoriter!
18. Tuliskan Kerugian Menggunakan Pidato Memoriter!
19. Jelaskan apa yang dimaksud dengan Pidato Ekstempore?

Kunci Jawaban:

1. Pidato merupakan suatu kegiatan berbicara di depan umum atau berorasi agar dapat menyatakan pendapatnya, atau memberikan suatu gambaran pada suatu hal.

2. Tujuan pidato adalah sebagai berikut:
a. Pidato umumnya melakukan satu atau beberapa hal berikut ini :
b. Mempengaruhi orang lain agar mau mengikuti kemauan kita dengan suka rela.
c. Memberi suatu pemahaman atau informasi pada orang lain.
d. Membuat orang lain senang dengan pidato yang menghibur sehingga orang lain senang dan puas dengan ucapan yang kita sampaikan.

3. Fungsi pidato adalah sebagai berikut:
a. Memudahkan komunikasi dengan bawahan dan atasan.
b. Memudahkan komunikasi dengan sesama anggota organisasi.
c. Membuat suatu kondisi yang kondusif dimana hanya perlu 1 orang saja yang memalukan pidato atau orasi tersebut.
d. Memudahkan komunikasi

4. Pidato Impromptu adalah pidato yang dilakukan secara spontan atau tiba-tiba dipanggil untuk menyampaikan pidato dalam sebuah acara. Pidato yang ini dilakukan secara tiba-tiba, spontan, tanpa persiapan sebelumnya. Apabila Anda menghadiri sebuah acara pertemuan, tiba-tiba Anda dipanggil untuk menampaikan pidato, maka pidato yang Anda lakukan disebut impromtu.

5. Keuntungan Menggunakan Pidato Impromptu:
a. Impromtu lebih dapat mengungkapkan perasaan pembicara yang sebenarnya, karena pembicara tidak memikirkan lebih dulu pendapat yang disampaikannya,
b. Gagasan dan pendapatnya dating secara spontan, sehingga tampak segar dan hidup, dan
c. Impromtu memungkinkan Anda terus berpikir. Tetapi bagi juru pidato yang masih “hijau”, belum berpengalaman, keuntungan

6. Kerugian Menggunakan Pidato Impromptu:
a. Impromtu dapat menimbulkan kesimpulan yang mentah, karena dasar pengetahuan yang tidak memadai,
b. Impromtu mengakibatkan penyampaian yang tersendat-sendat dan tidak lancar,
c. Gagasan yang disampaikan bisa “acak-acakan” dan ngawur, dan
d. Karena tiadanya persiapan, kemungkinan “demam panggung” besar sekali. Jadi, bagi yang belum berpengalaman, impromtu sebaiknya dihindari daripada Anda tampak “bodoh” di hadapan orang lain.

7. Pidato Manuskrip di sebut juga pidato dengan naskah. Dalam hal ini tidak berlaku “menyampaikan pidato” tetapi “membacakan pidato”. Pidato dengan naskah. Juru pidato membacakan naskah pidato dari awal sampai akhir. Di sini lebih tepat jika kita menyebutnya”membacakan pidato” dan bukan “menyampaikan pidato”. Pidato manuskrip perlu dilakukan jika isi yang disampaikan tidak boleh ada kesalahan

8. Keuntungan Menggunakan Pidato Ekstempre:
a. Komunikasi pendengar dan pembicara lebih baik karena pembicara berbicara langsung kepada pendengar atau khalayaknya,
b. Pesan dapat fleksibel untuk diubah sesuai dengan kebutuhan dan penyajiannya lebih spontan.

9. Kerugian Menggunakan Pidato Ekstempre:
a. Memerlukan latihan yang intensif bagi pembicaranya
b. Kemungkinan menyimpang dari garis besar besar sangat besar
c. Kefasihan bisa terhambat karena kesukaran memilih kata-kata

10. Berdasarkan pada sifat dari isi pidato, pidato dapat dibedakan menjadi:
a. Pidato Pembukaan, adalah pidato singkat yang dibawakan oleh pembaca acara atau mc.
b. Pidato pengarahan adalah pdato untuk mengarahkan pada suatu pertemuan.
c. Pidato Sambutan, yaitu merupakan pidato yang disampaikan pada suatu acara kegiatan atau peristiwa tertentu yang dapat dilakukan oleh beberapa orang dengan waktu yang terbatas secara bergantian.
d. Pidato Peresmian, adalah pidato yang dilakukan oleh orang yang berpengaruh untuk meresmikan sesuatu.
e. Pidato Laporan, yakni pidato yang isinya adalah melaporkan suatu tugas atau kegiatan.
f. Pidato Pertanggungjawaban, adalah pidato yang berisi suatu laporan pertanggungjawaban.

11. Teknik atau metode dalam membawakan suatu pidatu di depan umum :
a. Impromptu adalah cara berpidato yang serta merta tanpa adanya persiapan
b. Memoriter adalah cara berpidato dengan menghapalkan naskah pidato terlebih dahulu.
c. Naskah adalah cara berpidato dengan membacakan teks/naskah pidato.
d. Ekstemporan adalah cara berpidato dengan terlebih dahulu menyiapkan garis-garis besar konsep pidato yang akan disampaikan.
e. Metode menghapal, yaitu membuat suatu rencana pidato lalu menghapalkannya kata per kata.
f. Metode serta merta, yakni membawakan pidato tanpa persiapan dan hanya mengandalkan pengalaman dan wawasan. Biasanya dalam keadaan darurat tak terduga banyak menggunakan tehnik serta merta.
g. Metode naskah, yaitu berpidato dengan menggunakan naskah yang telah dibuat sebelumnya dan umumnya dipakai pada pidato-pidato resmi.

12. Persiapan Pidato, Sebelum memberikan pidato di depan umum, ada baiknya untuk melakukan persiapan berikut ini:
a. Wawasan pendengar pidato secara umum
b. Mengetahui lama waktu atau durasi pidato yang akan dibawakan
c. Menyusun kata-kata yang mudah dipahami dan dimengerti.
d. Mengetahui jenis pidato dan tema acara.
e. Menyiapkan bahan-bahan dan perlengkapan pidato, dsb.
Kerangka Susunan Pidato, Skema susunan suatu pidato yang baik :
a. Pembukaan dengan salam pembuka
b. Pendahuluan yang sedikit menggambarkan isi
c. Isi atau materi pidato secara sistematis : maksud, tujuan, sasaran, rencana, langkah, dll.
d. Penutup (kesimpulan, harapan, pesan, salam penutup, dll)

13. Macam-macam dalam berpidato adalah sebagai berikut:
a. Pidato wisuda
b. Pidato Orasi
c. Pidato kenegaraan
d. Pidato keagamaan
e. Pidato kepemimpinan
f. Pidato singkat

14. Keuntungan Menggunakan Pidato Manuskrip:
a. Kata-kata dapat dipilih sebaik-baiknya sehingga dapat menyampaikan arti yang tepat dan pernyataan yang gamblang,
b. Pernyataan dapat dihemat, karena manuskrip dapat disusun kembali,
c. Kefasihan bicara dapat dicapai karena kata-kata sudah disiapkan,
d. Hal-hal yang ngawur atau menyimpang dapat dihindari, dan
e. Manuskrip dapat diterbitkan atau diperbanyak.

15. Kerugian Menggunakan Pidato Manuskrip:
a. Komunikasi pendengar akan akan berkurang karena pembicara tidak berbicara langsung kepada mereka,
b. Pembicara tidak dapat melihat pendengar dengan baik karena ia lebih berkonsentrasi pada teks pidato, sehingga akan kehilangan gerak dan bersifat kaku,
c. Umpan balik dari pendengar tidak dapat mengubah, memperpendek atau memperpanjang pesan, dan
d. Pembuatannya lebih lama.

16. Pidato Memoriter adalah Pidato yang ditulis dalam bentuk naskah kemudian dihapalkan kata demi kata. Pada pidato jenis ini, yang penting Anda memiliki kemampuan menghapalkan teks pidato dan mengingat kata-kata yang ada di dalamnya dengan baik. Keuntungannya (jika hapal), pidato Anda akan lancar, tetapi kerugiannya Anda akan berpidato secara datar dan monoton, sehingga tidak akan mampu menarik perhatian hadirin

17. Keuntungan Menggunakan Pidato Memoriter:
a. Kata-kata dapat dipilih sebaik-baiknya karena memiliki persiapan yang baik,
b. Jika mampu menghapalnya pidato akan lancar,
c. Gerak dan isyarat yang diintegrasikan dengan uraian.

18. Kerugian Menggunakan Pidato Memoriter:
a. Pidato tampak datar dan monoton, sehingga pembicara tidak akan mampu menarik perhatian hadirin,
b. Komunikasi pendengar akan berkurang karena pembicara beralih pada usaha untuk mengingat kata-kata,
c. Memerlukan banyak waktu persiapan.

19. Pidato Ekstempore adalah pidato yang paling baik dan paling sering digunakan oleh juru pidato yang berpengalaman dan mahir. Dalam menyampaikan pidato jenis ini, juru pidato hanya menyiapkan garis-garis besar (out-line) dan pokok-pokok bahasan penunjang (supporting points) saja.