Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

Soal (Esai) Sistem Informasi Geografis Lengkap Jawaban

Latihan Soal (Essay/Uraian) Bab Sistem Informasi Geografis
  1. Tuliskan dan jelaskan tahapan kerja dalam pembuatan peta dan analisis di SIG!
  2. Tuliskan subsistem dalam sistem informasi geografis!
  3. Tuliskan komponen-komponen yang ada dalam SIG!
  4. Tuliskan manfaat dari sistem informasi geografis!
  5. Tuliskan keuntungan dari sistem informasi geografis!
Jawaban:
  1. Berikut tahapan kerja dalam pembuatan peta dan analisis di SIG:
    a. Tahap persiapan
    Tahapan ini bertujuan untuk memudahkan, mempercepat, dan lebih tertib, sehingga bisa meminimalisir kesalahan-kesalahan yang dapat terjadi. Tahapan ini dilaksanakan sebagai perencanaan pekerjaan sesuai dengan kebutuhan si pengguna.
    b. Tahap pembuatan peta digital
    Data dalam sistem informasi geografi terdapat dua jenis data, yaitu data grafis dan data nongrafis (atribut atau tabular). Terdapat langkah-langkah yang harus dilakukan untuk memasukan data tersebut, yaitu:
    1. Memasukan data grafis
    Dalam proses memasukan data grafis diperlukan juga langkah-langkah yang harus diperhatikan sebagai berikut:
    a. Langkah pengecekan.
    b. Langkah digitasi.
    c. Langkah editing.
    d. Langkah konversi.
    e. Langkah anotasi.
    2. Memasukan data nongrafis
    Dalam memasukan data nongrafis, kita perlu memasukannya menggunakan keyboard di computer. Data ini berupa tabel atau data tabular.
    3. Tahapan analisis dan pengolahan lebih lanjut
    Pada tahap ini dilakukan kegiatan untuk menentukan luas suatu objek pada peta dan membuat peta yang baru dengan cara menggabungkan beberapa peta (overlay).
  2. Dalam sistem informasi geografis terdapat enam subsistem, yaitu:
    a. Subsistem masukan (input) merupakan data objek material geografi yang mendukung dan dapat dimasukan ke dalam topic geografi. Data tersebut kemudian diolah untuk menghasilkan informasi yang mudah dipahami. Input SIG dapat berasal dari peta yang tersedia, tabel, foto udara, citra satelit, dan hasil survei lapangan.
    b. Subsistem pengolahan, penyimpanan, dan manajemen basis data, memungkinkan untuk dimunculkan kembali atau dikoreksi dengan cepat dan akurat.
    c. Subsistem manipulasi dan analisis, yaitu subsistem yang mempunyai fungsi mengelompokan dan memisahkan data, memperkirakan parameter-parameter serta pembuatan model.
    d. Subsistem keluaran data, yaitu subsistem yang mempunyai fungsi menampilkan sebagian atau keseluruhan data dalam bentuk tabel, grafik, maupun peta.
  3. Komponen-komponen yang ada dalam SIG yaitu:
    a. Perangkat keras (hardware).
    b. Perangkat lunak (software).
    c. Intelegensi manusia (brainware).
  4. Pemanfaatan sistem informasi geografi dapat diterapkan dalam beberapa bidang, yaitu:
    a. Infentarisasi sumber daya alam, diantaranya:
    1. Inventarisasi sumber daya air, khususnya dilihat dari jumlah penyebaran dan kualitas air, baik itu dari air permukaan maupun air tanah.
    2. Untuk mengetahui persebaran kawasan lahan seperti kawasan lahan potensial dan lahan kritis, lahan pertanian dan lahan perkebunan, serta pemanfaatan perubahan tata guna lahan.
    3. Untuk mengetahui persebaran macam-macam sumber daya alam, misalnya minyak bumi, batu bara, dan emas.
    b. Perencanaan pembangunan, diantaranya:
    1. Digunakan untuk pendataan pengembangan pusat-pusat pertumbuhan ekonomi.
    2. Digunakan untuk pendataan dalam pengembangan permukiman penduduk, sarana kesehatan, pendidikan, dan hiburan.
    3. Untuk mengetahui persebaran penduduk.
    4. Pendataan pengembangan jaringan sarana transportasi dan komunikasi.
    c. Kajian kesehatan lingkungan, diantaranya:
    1. Memantau status kesehatan untuk mengidentifikasi masalah kesehatan yang ada dimasyarakat.
    2. Mengevaluasi efektifitas mengenai kemudahan akses dan kualitas pelayanan kesehatan di masyarakat.
    3. Mengdiaknosis dan melakukan penyelidikan masalah serta resiko kesehatan di masyarakat.
    4. Menentukan penyebaran penderita di suatu penyakit.
    d. Mitigasi bencana, di antaranya:
    1. Memetakan daerah rawan bencana.
    2. Menyusun rencana pembangunan daerah yang terkena bencana.
    3. Memantau luas daerah yang berpotensi terkena bencana.
    4. Mencegah terjadi bencana alam diwaktu yang akan datang.
  5. Berikut beberapa keuntungan dalam memanfaatkan sistem informasi geografis.
    a. Lebih cepat.
    b. Lebih mudah.
    c. Lebih murah.