Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

15 Soal (Esai) Teater Lengkap Jawaban

Latihan Soal (Essay/Uraian) Bab Teater 
  1. Tuliskan jenis-jenis simbol dalam teater!
  2. Tuliskan nilai-nilai simbol yang terdapat dalam drama!
  3. Jelaskan pengertian simbol teater!
  4. Jelaskan fungsi simbol dalam petunjukan teater!
  5. Apa fungsi properti dalam pementasan teater?
  6. Tuliskan bentuk panggung teater!
  7. Jelaskan pengertian teater!
  8. Tuliskan siapa saja yang bertugas mengelola pementasan teater!
  9. Jelaskan yang kamu ketahui tentang setting, dialog, dan petunjuk laku!
  10. Jelaskan yang kamu ketahui tentang tokoh drama dan narator!
  11. Tuliskan peran sutradara teater!
  12. Apa saja prosedur yang harus dilakukan dalam berkarya teater?
  13. Tuliskan dan jelaskan macam-macam gerak yang dilakukan pemain pertunjukan drama!
  14. Bagi pemeran ada tiga hal yang harus dilakukan dalam proses pencarian karakter tokoh yang sesuai dengan lakon. Tuliskan!
  15. Jelaskan fungsi simbol komunikasi dan berikan contohnya!
Jawaban:
  1. Jenis simbol dalam teater pada dasarnya hanya ada tiga, yaitu simbol visual, verbal, dan auditif.
  2. - Lilin : melambangkan ketenangan
    - Jubah : Kekuasaan Pedang penjaga diri
    - Kunci : Keamanan
    - Api : Sinar
  3. Sarana atau media untuk menyampaikan makna pesan seniman kepada penonton
  4. Simbol berfungsi menghantarkan makna yang terkandung dalam seperangkat gagasan para seniman.
  5. Properti merupakan sebuah perlengkapan yang diperlukan dalam pementasan teater, Properti sangat penting untuk menunjang petunjukan suatu teater seperti kursi, meja, robot, hiasan ruang, dekorasi, dan lain-lain.
  6. Bentuk proscenium dan pentas arena
  7. Teater merupakan kisah hidup dan kehidupan manusia yang diceritakan di atas pentas, di saksikan orang banyak dan didasarkan pada naskah yang tertulis
  8. A. Staf Produksi
    1. Produser
    2. Sutradara
    3. Stage Manager
    B. Staf Artistik
    1. Desainer Dekorasi
    2. Desainer Tata Busana (kostum)
    3. Desainer Tata Lampu
    4. Desainer Tata Rias
    5. Desainer Tata Suara
  9. a. setting dalam sebuah drama mencakup semua unsur nan mendukung alur cerita, seperti lokasi kejadian, waktu kejadian, serta suasana atau kondisi kejadian. Semua unsur pendukung ini berperan sebagai penguat cerita atau peristiwa sehingga penonton bisa dengan mudah memahami apa nan sedang berlangsung.
    b. Dialong dapat dikatakan menjadi karakteristik khas dari drama. Tanpa dialog, sebuah karya sastra tak bisa disebut sebagai drama. Dialog adalah perakapan langsung yang terjadi diantara tokoh dalam cerita. Dalam dialog inilah dapat dikethaui jalan cerita atau masalah apa nan terjadi dan diangkat dalam drama tersebut.
    c. Petunjuk laku atau catatan pinggir berisi penjelasan kepada pembaca atau para pendukung pementasan mengenai keadaan, suasana, peristiwa, atau perbuatan, tokoh, dan unsur-unsur cerita lainnya. Petunjuk laku sangat diperlukan dalam naskah drama. Petunjuk laku berisi pertunjuk teknis tentang tokoh, waktu, suasana, pentas, suara, keluar masuknya aktor atau aktris, keras lemahnya dialog, dan sebagainya. Petunjuk laku ini biasanya ditulis dengan menggunakan huruf yang dicetak miring atau huruf besar semua. Di dalam dialog, petunjuk laku ditulis dengan cara diberi tanda kurung di depan dan di belakang kata atau kalimat yang menjadi petunjuk laku.
  10. a. Tokoh drama atau pelaku drama terdiri dari tokoh utama dan tokoh pembantu. Tokoh utama atau peran utama disebut primadona sedangkan peran pembantu disebut figuran. Tokoh memiliki posisi yang sangat penting karena bertugas mengaktualisasikan cerita/naskah drama di atas pentas. Dalam cerita drama tokoh merupakan unsur yang paling aktif yang menjadi penggerak cerita. Oleh karena itu seorang tokoh haruslah memiliki karakter, agar dapat berfungsi sebagai penggerak cerita yang baik.
    b. Narator bisa juga disebut dalang. Tugasnya memaparkan isi cerita drama kepada penonton. Meskipun berakting di atas panggung, narator berada di luar alur cerita. Pemunculannya hanya untuk membuka dan menutup suatu cerita. Akan tetapi, di tengah-tengah alur cerita, ia bisa juga muncul untuk memberikan komentar terhadap cerita yang sedang dimainkan.
  11. Memutuskan tiap penafsiran atas lakon, memilih pemain, bekerja dengan penulis naskah, desainer dan para teknisi atau tukang dalam merancang produksi, melatih pemain, mengkordinasi semua elemen ke dalam pentas petunjukan hingga tuntas.
  12. Tujuan penciptaan, media pengungkapan, dan tata kelola proses produksi.
  13. Macam-macam gerak dalam latihan teater
    a. Movement adalah perpindahan tempat pemain dari satu tempat ketempat lain. Gerak ini tidak hanya terbatas pada berjalan saja, tetapi dapat juga berguna berlari, bergulung-gulung, melompat, dan sebagainya.
    b. Gestures adalah gerakan badan dengan angotanya, ke kiri, ke kanan, berputar kebelakang dengan salah satu kaki sebagai porosnya.
    c. Business adalah gerak gerakan kecil yang kita lakukan tanpa penuh kesadaran. Gerakan ini dilakukan secara sepontan, tanpa terpikirkan. Misalnya ketika mendengar alunan musik, secara tidak sadar kita menggerak gerakan tangan atau kaki mengikuti irama musik.
    d. Gait adalah gerakan-gerakan misalnya cara berjalan. Gait berbeda dengan bloking karena gait diartikan tanda-tanda khusus pad acara berjalan dan cara bergerak pamain
    e. Detail adalah gerakan-gerakan yang lebih kecil, misalnya kedip mata, menarik napas, mengernyitkan alis dan sebagainya.
  14. Memahami naskah, observasi, dan latihan
  15. Fungsi simbol dalam komunikasi antara lain sebagai berikut.
    a. Simbol-simbol yang digunakan dalam petunjukan teater berfungsi untuk memperkuat komunikasi ide-ide yang akan disampaikan kepada penonton
    b. Bahasa nonverbal sangat membantu proses komunikasi ketika bahasa kata-kata terbatas oleh perbendaharaan dan struktur kalimat yang diucapkan
    c. Ketika memaknai bahasa ungkap teater baik visual, verbal, maupun nonverbal, maka sarana simbol itu akan menghantarkan makna budaya.