Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

20 Soal (Essay) Asuransi Jiwa Beserta Jawaban

Soal (Uraian) Materi Asuransi Jiwa dan Jawaban


1. Kekurangan apa jika menggunakan Asuransi Jiwa Dwiguna (Endowment Insurance)?

Jawaban:
Kekurangannya adalah:
Karena jenis asuransi jiwa ini memiliki dua manfaat, yang seperti menggabungkan manfaat asuransi jiwa berjangka dengan asuransi jiwa seumur hidup, jadi preminya cukup besar, bisa mencapai jutaan rupiah per bulannya.


2. Terangkan tentang Asuransi Jiwa Unit Link!

Jawaban:
Asuransi Jiwa Unit Link:
Asuransi jiwa jenis unit link ini menggabungkan manfaat asuransi dengan investasi, dan paling sering ditawarkan oleh agen asuransi. Jika Anda tertarik berinvestasi namun tidak mengerti tentang investasi dan ingin tetap memastikan jiwa Anda tetap mendapatkan manfaat perlindungan dari kematian, Anda bisa memilih jenis asuransi jiwa ini.


3. Keuntungan apa jika menggunakan Asuransi Jiwa Unit Link?

Jawaban:
Keuntungan dari asuransi jiwa jenis ini adalah:
Anda sebagai pemegang polis tidak hanya mendapatkan jaminan perlindungan saja melainkan juga imbal hasil investasi dengan bunga yang cukup tinggi setiap tahunnya.


4. Kekurangan apa jika menggunakan Asuransi Jiwa Unit Link?

Jawaban:
Kerugiannya adalah:
1. Imbal balik dari investasinya kurang signifikan jika dibandingkan dengan investasi murni seperti saham, pasar uang, atau reksadana. Jika Anda mencari keuntungan yang besar dari investasi, Anda sebaiknya tidak mengandalkan asuransi jiwa unit link.
2. Uang pertanggungan yang akan diperoleh tergolong rendah, terutama jika investasinya gagal atau hanya menghasilkan keuntungan yang kecil.


5. Tuliskan ciri-ciri asuransi jiwa!

Jawaban:
Ada beberapa ciri-ciri dari asuransi jiwa adalah sebagai berikut:
1. Masa Pertanggungan, yaitu umumnya lebih dari 1 tahun, kecuali polis perjalanan atau rider dari suatu polis jangka pendek
2. Obyek Pertanggungan, yaitu jiwa manusia dan fisik manusia
3. Resiko Yang Ditanggung, yaitu kematian, cacat badan, biaya pengobatan, kehilangan pendapatan


6. Tuliskan fungsi asuransi jiwa!

Jawaban:
Adapun fungsi dari asuransi jiwa adalah sebagai berikut:
1. Media Proteksi
Memberikan santunan kepada ahli waris ketika tertanggung meninggal dunia dalam periode pertanggungan.
2. Media Investasi
Memberikan santunan kepada ahli waris atau pemegang polis ketika tertanggung tetap hidup sampai usia tertentu atau sampai akhir masa pertanggungan.


7. Tuliskan penyebab asuransi jiwa berakhir!

Jawaban:
Terdiri atas:
1. Karena Terjadi Evenemen
Dalam asuransi jiwa, satu-satunya evenemen yang menjadi beban penanggung adalah meninggalnya tertanggung. Terhadap evenemen inilah diadakan asuransi jiwa antara tertanggung dan penanggung. Apabila dalam jangka waktu yang diperjanjikan terjadi peristiwa meninggalnya tertanggung, maka penanggung berkewajiban membayar uang santunan kepada penikmat yang ditunjuk oleh tertanggung atau kepada ahli warisnya. Sejak penanggung melunasi pembayaran uang santunan tersebut, sejak itu pula asuransi jiwa berakhir.
Apa sebabnya asuransi jiwa berakhir sejak pelunasan uang santunan, bukan sejak meninggalnya tertanggung (terjadi evenemen)? Menurut hukum perjanjian, suatu perjanjian yang dibuat oleh pihak-pihak berakhir apabila prestasi masing-masing pihak telah dipenuhi. Karena asuransi jiwa adalah perjanjian, maka asuransi jiwa berakhir sejak penanggung melunasi uang santunan sebagai akibat dan meninggalnya tertanggung. Dengan kata lain, asuransi jiwa berakhir sejak terjadi evenemen yang diikuti dengan pelunasan klaim.
2. Karena Jangka Waktu Berakhir
Dalam asuransi jiwa tidak selalu evenemen yang menjadi beban penanggung itu terjadi bahkan sampai berakhirnya jangka waktu asuransi. Apabila jangka waktu berlaku asuransi jiwa itu habis tanpa terjadi evenemen, niaka beban risiko penanggung berakhir. Akan tetapi, dalam perjanjian ditentukan bahwa penanggung akan mengembalikan sejumtah uang kepada tertanggung apabila sampai jangka waktu asuransi habis tidak terjadi evenemen. Dengan kata lain, asuransi jiwa berakhir sejak jangka waktu berlaku asuransi habis diikuti dengan pengembalan sejumlah uang kepada tertanggung.
3. Karena Asuransi Gugur
Menurut ketentuan Pasal 306 KUHD:
“Apabila orang yang diasuransikan jiwanya pada saat diadakan asuransi ternyata sudah meninggal, maka asuransinya gugur, meskipun tertanggung tidak mengetahui kematian tersebut, kecuali jika diperjanjikan lain”,
Kata-kata bagian akhir pasal ini “kecuali jika diperjanjiknn lain” memberi peluang kepada pihak-pihak untuk memperjanjikan menyimpang dari ketentuan pasal ini, misalnya asuransi yang diadakan untuk tetap dinyalakan sah asalkan tertanggung betul-betul tidak mengetahui telah meninggalnya itu. Apablia asuransi jiwa itu gugur, bagaimana dengan premi yang sudah dibayar karena penanggung tidak menjalani risiko? Hal ini pun diserahkan kepada pihak-pihak untuk memperjanjikannya. Pasal 306 KUHD ini mengatur asuransi jiwa untuk kepentingan pihak ketiga.
Dalam Pasal 307 KUHD ditentukan:
“Apabila orang yang mengasuransikan jiwanya bunuh diri, atau dijatuhi hukuman mati, maka asuransi jiwa itu gugur”.
Apakah masih dimungkinkan penyimpangan pasal ini?. Menurut Purwosutjipto, penyimpangan dari ketentuan ini masih mungkin, sebab kebanyakan asuransi jiwa ditutup dengan sebuah klausul yang membolehkan penanggung melakukan prestasinya dalam hal ada peristiwa bunuh diri dan badan tertanggung asalkan peristiwa itu terjadi sesudah lampau waktu 2 (dua) tahun sejak diadakan asuransi. Penyimpangan ini akan menjadikan asuransi jiwa lebih supel lagi.
4. Karena Asuransi Dibatalkan
Asuransi jiwa dapat berakhir karena pembatalan sebelum jangka waktu berakhir. Pembatalan tersebut dapat terjadi karena tertanggung tidak melanjutkan pembayaran premi sesuai dengan perjanjian atau karena permohonan tertanggung sendiri. Pembatalan asuransi jiwa dapat terjadi sebelum premi mulai dibayar ataupun sesudah premi dibayar menurut jangka waktunya.
Apabila pembatalan sebelum premi dibayar, tidak ada masalah. Akan tetapi, apabila pembatalan setelah premi dibayar sekali atau beberapa kali pembayaran (secara bulanan), bagaimana cara penyelesaiannya? Karena asuransi jiwa didasarkan pada perjanjian, maka penyelesaiannya bergantung juga pada kesepakatan pihak-pihak yang dicantumkan dalam polis

Soal (Esai) Materi Asuransi Jiwa Lengkap Jawaban

8. Keuntungan apa jika menggunakan Asuransi Jiwa Berjangka (Term Life Insurance)?

Jawaban:
Jika Anda memilih asuransi jiwa ini, beberapa keuntungannya adalah:
1. Anda sebagai pemegang polis mendapatkan kebebasan dalam menentukan besarnya premi sesuai dengan kemampuan Anda.
2. Uang pertanggungan yang bisa Anda peroleh sebagai pemegang polis bisa mencapai angka miliaran rupiah. Artinya, jika tertanggung meninggal dunia saat masa kontrak masih aktif, maka keluarga tertanggung akan mendapatkan uang pertanggungan yang cukup besar.


9. Kekurangan apa jika menggunakan Asuransi Jiwa Berjangka (Term Life Insurance)?

Jawaban:
Kekurangan dari asuransi jiwa jenis ini adalah:
Tertanggung bisa kehilangan uang premi yang sudah dibayarkan atau premi hangus begitu kontrak selesai apabila tidak mengalami masalah kesehatan maupun meninggal dunia hingga masa kontrak selesai tersebut.


10. Jelaskan tentang Asuransi Jiwa Seumur Hidup (Whole Life Insurance)!

Jawaban:
Asuransi Jiwa Seumur Hidup (Whole Life Insurance):
Asuransi jiwa jenis seumur hidup atau whole life insurance ini memberikan perlindungan seumur hidup, meski biasanya perusahaan asuransi membatasi manfaat perlindungan hingga hanya 100 tahun. Asuransi jiwa ini direkomendasikan bagi Anda yang tidak punya tanggungan dan menginginkan manfaat yang lebih dari sekadar santunan kematian, atau Anda tertarik dengan ide tabungan jangka panjang. Jadi, jika Anda menginginkan perlindungan jiwa sekaligus tabungan untuk kebutuhan darurat misalnya membayar biaya tagihan rumah sakit, Anda dapat mempertimbangkan untuk membeli polis asuransi jiwa jenis ini.


11. Keuntungan apa jika menggunakan Asuransi Jiwa Seumur Hidup (Whole Life Insurance)?

Jawaban:
11. Keuntungan dari asuransi jiwa jenis ini adalah:
1. Pemegang polis dimungkinkan untuk mendapatkan nilai tunai dari premi yang sudah dibayarkan.
2. Apabila Anda sebagai tertanggung tidak dapat membayar angsuran premi secara berkala, Anda bisa menggunakan nilai tunai dari premi yang sudah dibayar untuk membayar premi selanjutnya.
3. Premi asuransi yang sudah Anda bayarkan tidak akan hangus jika tidak ada klaim.
Saat kontrak berakhir, uang pertanggungan akan diberikan seluruhnya.


12. Tuliskan pengertian asuransi jiwa!

Jawaban:
Pengertian asuransi jiwa:
Asuransi jiwa adalah sebuah layanan asuransi yang digunakan sebagai bentuk perlindungan terhadap timbulnya kerugian finansial atau hilangnya pendapatan seseorang atau keluarga akibat adanya kematian anggota keluarga (tertanggung) yang biasanya menjadi sumber nafkah bagi keluarga tersebut.


13. Tuliskan manfaat asuransi jiwa serta jelaskan!

Jawaban:
Manfaat asuransi jiwa:
Memiliki asuransi jiwa merupakan sebuah pilihan yang cerdas, di mana Anda bisa mendapatkan banyak manfaat dari hal tersebut. Berikut beberapa dari manfaat dari asuransi jiwa:
1. Menentramkan Pikiran
Sebagaimana disebutkan di atas, bahwa kehilangan akibat kematian tidak hanya akan meninggalkan duka saja bagi keluarga yang ditinggalkan, namun hal tersebut juga bisa membawa dampak yang sangat buruk di dalam keuangan keluarga tersebut akibat hilangnya penghasilan. Risiko ini tentu bisa dihindari dengan membeli polis asuransi, di mana kehidupan keluarga masih bisa tetap berjalan dan keuangan pasca menghadapi kematian anggota keluarga masih dalam kondisi yang aman.
2. Menjamin Pendidikan Anak
Hal ini akan sangat membantu jika ternyata Anda telah memiliki tanggungan (anak) yang masih menempuh pendidikan, terutama mereka yang dalam usia kanak-kanak, di mana jalur tempuh pendidikan yang harus mereka jalani masih sangat jauh dan membutuhkan banyak biaya untuk melanjutkannya. Anda tentu tidak ingin anak-anak yang Anda tinggalkan berhenti sekolah dan berhenti bercita-cita yang tinggi bukan?
3. Menabung
Asuransi juga bisa Anda gunakan sebagai bentuk tabungan dan antisipasi bagi hal buruk yang bisa saja datang sewaktu-waktu menimpa diri Anda dan keluarga.


14. Kapan dan Siapa Saja yang Membutuhkan Asuransi Jiwa?

Jawaban:
Membutuhkan Asuransi Jiwa:
Pada dasarnya orang-orang yang memiliki asuransi jiwa adalah mereka yang peduli dan ingin melindungi dan memberikan jaminan keuangan bagi keluarga mereka pada saat mereka telah meninggal dunia. Hal ini dilakukan sebagai bentuk tanggung jawab dan rasa sayang terhadap keluarga, di mana bisa saja sewaktu-waktu Anda mengalami pergi meninggalkan mereka untuk selama-lamanya.
Setiap orang tentu memiliki pertimbangan khusus mengenai waktu yang paling tepat untuk memiliki asuransi jiwa. Sebagian besar orang akan membeli sebuah asuransi ketika mereka menikah dan memulai sebuah keluarga yang baru, namun beberapa orang lainnya juga banyak yang telah memiliki asuransi jiwa sejak mereka masih lajang dan belum berumah tangga.
Jika bertanya mengenai kapan waktu yang paling tepat untuk memiliki sebuah asuransi jiwa, maka hal ini harus sudah Anda miliki pada saat Anda memiliki tanggungan di dalam hidup Anda. Dengan begitu, mereka yang menjadi tanggungan Anda tidak akan mengalami kesulitan keuangan jika sewaktu-waktu Anda meninggal dunia.
Bisa dikatakan bahwa yang paling membutuhkan asuransi jiwa adalah mereka yang memiliki tanggungan di dalam hidupnya. Yang dimaksud dengan tanggungan di dalam hal ini adalah mereka yang menjadi tanggung jawab Anda dan pada dasarnya tidak memiliki sejumlah penghasilan di dalam hidup mereka sehingga Anda bertindak sebagai pencari nafkah atau tulang punggung di tengah-tengah mereka. Ini bisa mengacu kepada anak-anak Anda, orang tua ataupun saudara dan kerabat lainnya yang menguntungkan hidupnya kepada Anda.

Pertanyaan Tentang Asuransi Jiwa + Kunci Jawaban


15. Faktor apa saja yang mempengaruhi Premi dan Klaim Asuransi Jiwa?

Jawaban:
Premi dan Klaim Asuransi Jiwa:
Ada beberapa hal yang akan mempengaruhi besaran premi yang ditetapkan oleh perusahaan asuransi, di mana hal tersebut pada umumnya dipengaruhi oleh beberapa faktor, seperti:
a. Usia
Di dalam asuransi, semakin tua usia tertanggung maka akan semakin tinggi premi yang akan dikenakan oleh perusahaan asuransi, hal ini mengingat tingginya risiko yang akan ditanggung oleh mereka tentunya.
b. Riwayat Medis
Pada saat Anda mengajukan permohonan asuransi, maka perusahaan asuransi akan meminta riwayat medis Anda sebagai persyaratan di dalam pengajuan yang Anda lakukan. Hal ini bertujuan untuk menghitung besarnya risiko yang akan ditanggung oleh perusahaan asuransi.
c. Hobi dan Kebiasaan
Perusahaan asuransi juga akan menerapkan premi yang lebih tinggi bagi orang-orang yang memiliki hobi atau profesi yang berbahaya, seperti: skydiving atau scuba diving, di mana mereka menganggap hal tersebut memiliki risiko yang tinggi terhadap keselamatan pemegang polis. Bahkan seorang perokok biasanya akan dikenakan tarif premi dua kali lipat lebih tinggi daripada mereka yang bukan perokok.
Pada saat mengambil polis asuransi jiwa, maka anggota keluarga yang ditinggalkan harus mengisi klaim resmi asuransi. Selain itu akan dibutuhkan beberapa dokumen pendukung seperti: sertifikat kematian atau bukti kematian yang menunjukkan tanggal, lokasi dan penyebab kematian tersebut, dan polis asli asuransi juga sering menjadi hal wajib yang harus dibawa pada saat klaim.
Klaim ini akan diselesaikan dalam satu lump sum pembayaran kepada orang yang namanya tercantum di dalam kontrak kebijakan dan bertindak sebagai penerima. Namun dalam beberapa kasus, klaim bisa saja ditolak oleh perusahaan asuransi jika ternyata terdapat kejanggalan atau indikasi penipuan dalam kematian yang terjadi.


16. Mengapa Perlu Membeli Asuransi Jiwa?

Jawaban:
Alasan Utama Mengapa Harus Memiliki Asuransi Jiwa:
1. Sebagai Perlindungan Terhadap Kehilangan Penghasilan bagi Keluarga
Tidak seorang pun yang tahu apa yang akan terjadi besok, termasuk Anda. Untuk mengantisipasi kemungkinan Anda terkena musibah dan meninggalkan keluarga yang Anda nafkahi untuk selamanya, Anda perlu membeli polis asuransi jiwa agar keluarga Anda bisa mendapatkan uang pertanggungan untuk hidup setelah Anda tinggalkan.
2. Sebagai Perlindungan atas Risiko Meninggal Dunia Akibat Penyakit-Penyakit Penyebab Utama Kematian
Berdasarkan survei yang dilakukan World Health Organization (WHO) pada 2002, 10 penyebab utama kematian di Indonesia adalah jantung koroner, tuberkolosis, kelainan pembuluh darah, penyakit pernafasan, penyakit bayi baru lahir, penyakit paru-paru, kecelakaan lalu-lintas, diabetes, darah tinggi, dan diare.
Penyakit-penyakit tersebut cukup umum dijumpai, sehingga penting bagi Anda untuk memiliki perlindungan atas risiko terjangkit penyakit-penyakit tersebut dan meninggal dunia.
3. Salah Satu Cara Menabung atau Persiapan Pensiun
Menabung di asuransi jiwa merupakan pilihan alternatif terbaik untuk kebutuhan jangka panjang Anda karena sifat pembayaran premi yang teratur, wajib, dan tidak mudah diambil sewaktu-waktu.


17. Terangkan tentang Asuransi Jiwa Berjangka (Term Life Insurance)!

Jawaban:
Asuransi Jiwa Berjangka (Term Life Insurance)
Asuransi jiwa berjangka atau term life insurance ini fungsinya untuk memberi proteksi kepada tertanggung dalam jangka waktu tertentu saja. Asuransi jiwa ini biasanya menawarkan kontrak untuk 5, 10, atau 20 tahun, dengan premi tetap dan terhitung murah.
Anda direkomendasikan memilih asuransi jiwa jenis ini jika Anda mengutamakan masa depan keluarga Anda terutama pendidikan anak. Cocok bagi Anda yang memiliki kebutuhan akan biaya asuransi yang besar namun memiliki kemampuan keuangan yang terbatas.


18. Kekurangan apa jika menggunakan Asuransi Jiwa Seumur Hidup (Whole Life Insurance)?

Jawaban:
Kekurangannya adalah:
1. Preminya lebih besar ketimbang premi asuransi jiwa berjangka, bahkan bisa mencapai lebih dari dua kali lipatnya. Alasan dari premi yang tinggi ini adalah karena angka harapan hidup masyarakat Indonesia hanya 65 tahun untuk laki-laki dan 70 tahun untuk perempuan, sehingga kemungkinan klaim asuransi sebelum masa proteksi berakhir lebih tinggi.
2. Nilai tunai dari total premi yang sudah dibayarkan tidak terlalu besar karena bunga untuk asuransi ini biasanya hanya sebesar 4% per tahun, dan angka ini belum dipotong pajak.


19. Uraikan tentang Asuransi Jiwa Dwiguna (Endowment Insurance)!

Jawaban:
Asuransi Jiwa Dwiguna (Endowment Insurance):
Jenis asuransi jiwa dwiguna atau endowment insurance ini sesuai dengan namanya adalah asuransi yang memiliki dua manfaat, yaitu sebagai asuransi jiwa berjangka sekaligus tabungan. Artinya Anda sebagai pemegang polis dapat memperoleh nilai tunai dari premi asuransi yang sudah Anda bayarkan berupa uang pertanggungan jika tertanggung meninggal dunia dalam periode tertentu sesuai dengan kebijakan polis asuransi bersangkutan dan juga dapat menarik polis asuransi dalam waktu tertentu sebelum masa kontrak berakhir. Asuransi jiwa jenis ini direkomendasikan bagi Anda yang lebih ingin memastikan ketersediaan dana pendidikan untuk anak, ingin punya dana untuk kebutuhan tak terduga di masa depan, dan ingin punya dana pensiun yang lebih besar.


20. Keuntungan apa jika menggunakan Asuransi Jiwa Dwiguna (Endowment Insurance)?

Jawaban:
Keuntungan dari asuransi jiwa jenis ini adalah:
1. Anda bisa mengklaim polis asuransi jiwa ini sebelum masa kontrak berakhir, misalnya untuk dana pendidikan anak Anda. Namun penarikan dana ini hanya bisa dilakukan sekali dalam jangka waktu beberapa tahun sesuai dengan perjanjian yang telah dibuat.
2. Jika misalnya Anda sebagai tertanggung masih hidup saat jangka waktu berakhir, Anda akan mendapatkan seluruh uang pertanggungan.