Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

12 Soal (Essay) Audit SDM Beserta Jawaban

Kumpulan Soal (Esai/Uraian) Materi Audit SDM

1. Apa fungsi rekomendasi yang diberikan oleh auditor?
2. Apa saja yang harus dilakukan auditor saat audit?
3. Syarat apa saja yang perlu dimiliki oleh seorang auditor?
4. Kapan audit pemasaran di lakukan?
5. Standar Audit apa saja?
6. Risiko audit apa saja?
7. Mengapa Internal Audit sangat penting bagi perusahaan?
8. Mengapa perusahaan membutuhkan subsistem audit internal?
9. Apa saja pendekatan audit?
10. Mengapa audit itu sangat penting?
11. Kenapa harus di audit?
12. Mengapa perusahaan perlu melakukan audit?

Jawaban:

1. Fungsi rekomendasi yang diberikan oleh auditor:
Fungsi rekomendasi yang diberikan auditor ialah agar perusahaan terhindar dari kerugian yang dapat timbul

2. Auditor saat audit:
1. Meminta Dokumen yang Dibutuhkan.  
2. Mempersiapkan Rencana Audit.
3. Menjadwalkan Rapat Terbuka. 
4. Mulai Melakukan Kerja Lapangan. 
5. Menyusun Laporan. 
6. Menyiapkan Rapat Penutupan.

3. Secara umum syarat menjadi auditor yaitu:
1. Memiliki keahlian dan pelatihan teknis yang cukup sebagai auditor.
2. Memiliki independen dalam setiap mental.
3. Menggunakan keahlian profesionalnya dengan cermat dan seksama sebagai seorang auditor.

4. Audit pemasaran:
Audit pemasaran dilakukan apabila sesuatu hal yang berjalan tidak benar, misalnya pada saat penjualan menurun atau moral tenaga penjual rendah. Audit pemasaran dapat berguna dalam keadaan tersebut, terutama kalau audit tersebut diminta tepat pada waktunya.

5. Adapun beberapa standar tersebut diantaranya:
Competence atau Suatu Hal yang Mengharuskan Keahlian. ...
2. Independence atau Tidak Terpengaruh. ...
3. Due Professional Care atau Tingkat Keprofesionalan. ...
4. Adequate Planning dan Proper Supervision. ...
5. Pemahaman yang Memadai Atas Struktur Pengendalian Intern. ...
6. Bukti Audit yang Kompeten.

6. Komponen risiko audit pada umumnya terdiri atas tiga, yaitu:
1. Risiko Bawaan (Inherent Risk) Risiko bawaan adalah kerentanan suatu asersi terhadap salah saji material dengan asumsi tidak ada kebijakan dan prosedur struktur pengendalian intern yang terkait. ...
2. Risiko Pengendalian (Control Risk) ...
3. Risiko Deteksi (Detection Risk)

7. Internal Audit:
Audit internal membantu organisasi dalam mencapai tujuannya dengan pendekatan yang sistematis dan teratur dalam mengevaluasi serta meningkatkan keefektifan proses manajemen risiko, pengendalian, dan tata kelola.

8. Perlindungan terhadap aset perusahaan
Selain mengidentifikasi masalah dan risiko, proses audit internal juga akan mendokumentasikan semua langkah yang diambil untuk meringankan tingkat risiko yang dihadapi, sebagai catatan evaluasi di masa yang akan datang.

9. Ada Tiga Pendekatan Auditing yaitu : ... Auditing Throught Computer (Auditing Melalui Komputer) yaitu dimana pada tahap proses penggunaan komputer telah aktif. Auditing With Computer (Auditing Dengan Komputer) yaitu dimana input, proses dan output telah menggunakan komputer.

10. Audit diperlukan bagi perusahaan karena audit dapat membantu sebuah perusahaan untuk tetap bertahan atau mencari tahu dan mencegah kecurangan yang terjadi dalam suatu perusahaan sehingga kecurangan tersebut dapat segera dicegah maupun diatasi.

11. Auditing merupakan hal yang cukup penting bagi perusahaan karena memberikan pengaruh besar dalam jaminan kebenaran dan kewajaran atas laporan keuangan yang dibuat oleh perusahaan. Pada awal perkembangnya, audit hanya digunakan untuk mencari dan menemukan kecurangan serta kesalahan dalam perusahaan

12. Audit sangat penting untuk dilakukan untuk sebuah perusahaan dengan tujuan untuk penilaian atau pemeriksaan kebenaran atas semua transaksi yang telah dibuat oleh perusahaan yang dilakukan oleh pihak ketiga atau pihak luar perusahaan yang bersifat independen dan tidak memihak siapapun dalam perusahaan tersebut.