Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

9 Soal (Essay) Past Future Perfect Continuous Tense Beserta Jawaban

Kumpulan Soal (Esai/Uraian) Materi Past Future Perfect Continuous Tense

1. Terangkan syarat penggunaan past future perfect continuous tense tentang Time Signal!

2. Tuliskan ciri-ciri past future perfect continuous !

3. Tuliskan fungsi past future perfect continuous !

4. Tuliskan rumus kalimat negatif past future perfect continuous dan berikan contohnya!

5. Tuliskan rumus kalimat introgatif past future perfect continuous dan berikan contohnya!

6. Tuliskan pengertian past future perfect continuous!

7. Hal yang penting untuk diketahui mengenai terbentuknya rumus tense?

8. Tuliskan rumus kalimat positif past future perfect continuous dan berikan contohnya!

9. Terangkan syarat penggunaan past future perfect continuous tense tentang Auxiliary Verb!

Jawaban:

1. Penggunaan keterangan waktu atau sering disebut sebagai time signal pada tense ini dapat mengekspresikan durasi waktu tertentu. Terdapat beberapa tima signal atau durasi waktu yang digunakan di dalam tense ini. Diantaranya yakni yesterday, by the end of this week, all the time, dan sebagainya.

2. Berikut ini adalah ciri-cirinya.
Predikat kalimat yang sering digunakan di dalam bentuk tense ini sering berupa “have been”.
Kemudian untuk kata “have” tidak mengalami perubahan meskipun kalimat tersebut menunjukkan kalimat ketiga tunggal. Kemudian setelah kata “have” diikuti oleh kata been yang memiliki arti sudah atau sedang.

3. Berikut ini adalah fungsi dari tense tersebut.
1. Memberikan pernyataan akan lamanya suatu peristiwa, tindakan, serta perbuatan yang akan sudah sedang terjadi pada masa lampau.
2. Selain itu, juga dapat menyatakan suatu peristiwa, tindakan, serta perbuatan yang waktunya sedang berlangsung sudah terjadi serta akan berlangsung di masa lampau.

4. Kalimat Negatif:
Subject (I/you/she/he/it/they/we) + would + not + have + been + present participle (Verb-ing)

Contoh kalimat:
1. She would not have been driving. (Dia seharusnya tidak mengemudi).
2. They would not have been working. (Mereka seharusnya tidak bekerja).
3. She would not have been carrying my suitcase if my shoulders are not in pain. (Dia seharusnya tidak membawa koper ku, jika bahu ku tidak sakit).
4. She would not have been living in this city. (Dia seharusnya tidak tinggal di kota ini).

5. Kalimat Introgatif atau Introgative (?)
Would + Subject (I/you/she/he/it/they/we) + have + been + present participle (Verb-ing)

Contoh kalimat:
1. Would She have been carrying my suitcase? (Apakah dia seharusnya membawa koper saya?)
2. Would we have been running? (apakah kita seharusnya berlari?)
3. Would I have been driving? (apakah saya seharusnya mengemudi?)
4. Would they have been working? (Apakah mereka seharusnya bekerja?)

6. Past future perfect continuous tense merupakan kata kerja yang digunakan untuk menerangkan suatu peristiwa atau pekerjaan yang akan atau sudah terjadi dan sedang dilakukan pada masa lalu. Dimana tidak ada hubungannya dengan masa sekarang. Waktu dari suatu peristiwa atau pekerjaan pada tense ini memiliki ciri-ciri tersendiri. Biasanya diketahui serta terukur, dari jam berapa sampai jam berapa, selama berapa hari, dan hari apa sampai hari apa.

7. Berikut ini terdapat beberapa hal yang penting untuk diketahui mengenai terbentuknya rumus tense tersebut:
a. Tense yang pertama kali digunakan yaitu past tense.
b. Sedangkan untuk tense yang digunakan kedua ini merupakan bentuk dari kalimat past tense. Maka, anda harus mengubah “will: menjadi “would” serta “shall” menjadi “should”.
c. Tense ketiga yang digunakan yaitu perfect tense. Hal ini ditandai dengan adanya kata”have”.
d. Sedangkan tense terakhir yang digunakan adalah continuous tense. Dengan begitu, “to be” yang digunakan diikuti dengan Verb-ing.

8. Subject (I/you/she/he/it/they/we) + would + have + been + present participle (Verb-ing)

Contoh kalimat:
1. She should have been writing a letter but the paper was lost. (Dia seharusnya menulis surat, tetapi kertasnya hilang).
2. The lion would have been catching the prey. However, the reality is not. (Seharusnya singa itu menangkap mangsanya. Namun kenyataannya tidak demikian).
3. We would have been gone an hour ago and now if it too late. (Kami seharusnya pergi satu jam yang lalu, dan sekarang sudah terlambat).
4. Agung should have been better men. But he is not a good man. (Agung seharusnya menjadi pria yang baik. Tetapi dia bukan pria yang baik).
5. They would have been reading the new book if it is still on the rack. (Mereka seharusnya membaca buku baru itu jika masih ada di rak).

9. Untuk menggunakan tense ini, maka anda harus membutuhkan yang namanya auxiliary verb. Auxiliary verb ini digunakan sebagai penanda waktu sekaligus awalan di dalam menulis verb. Auxiliary verb yang digunakan di dalam tense ini diantaranya adalah would, been, have, serta Verb-ing.