Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

Soal (Esai) Wacana Bahasa Indonesia Lengkap Jawaban

Latihan Soal (Uraian/Essay) Bab Wacana Bahasa Indonesia

1. Jelaskan tentang kohesi dan koherensi!

2. Jelaskan syarat-syarat pembangunan wacana yang baik!

3. Uraikan tentang kepaduan wacana!

4. Terangkan tentang kesatuan wacana!

5. Jelaskan tentang kelengkapan wacana!

6. Berdasarkan jenis dan bentuknya, wacana dapat dibedakan menjadi 5, yaitu?

Kunci Jawaban:

1. Kohesi adalah hubungan antarbagian dalam teks yang ditandai penggunaan unsur bahasa. Kohesi dalam wacana artinya terdapat keserasian hubungan unsur-unsur dalam wacana. Konsep kohesi pada dasarnya mengacu pada bentuk, artinya unsur-unsur wacana (kata atau kalimat) yang digunakan untuk menyusun suatu wacana memiliki ketertkaitan secara padu dan utuh.

2. Agar wacana menjadi baik, kita harus memperhatikan persyaratan dalam pembangunan wacana. Syarat tersebut adalah wacana tersebut harus kohesif dan koheren. Bila wacana tersebut kohesif dan koheren, akan terciptalah wacana yang memiliki kepaduan, kesatuan, kelengkapan.

3. Untuk mencapai kepaduan, langkah-langkah yang harus kita lakukan adalah kemampuan merangkai kalimat dan paragraf sehingga bertalian secara logis dan padu. Untuk mempertahankan kalimat dan paragraf agar tetap logis kita harus menggunakan kata hubung.

4. Selain kepaduan, persyaratan penulisan wacana yang baik adalah prinsip kesatuan. Yang dimaksud dengan prinsip kesatuan wacana adalah tiap paragraf-paragraf sebagai penyusun wacana memiliki keterkaitan yang dibahas. Keterkaitan tersebut dapat dilakukan, misalnya dengan menggunakan pola pengembangan khusus ke umum. Dengan pengembangan cara ini kita mampu menjeaskan sesuatu dengan secara umum terlebih dahulu.

5. Sebuah wacana dikatakan lengkap apabila di dalamnya terdapat paragraf-paragraf yang menjadi inti dari suatu pembahasan yang diangkat dalam wacana tersebut secara lengkap untuk menunjuk pokok pikiran. Ciri-ciri paragraf penjelas yaitu berisi penjelasan-penjelasan berupa rincian, keterangan, contoh dan lain-lain. Paragraf penjelas juga memerlukan kata penghubung, baik kata penghhubung antarkalimat maupun intrakalimat.

6.
1. wacana narasi
2. wacana deskripsi
3. wacana eksposisi
4. wacana argumentatif, dan
5. wacana persuasi.