Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

50 Soal Sejarah Sastra Beserta Jawaban

Kumpulan Soal Pilihan Ganda Materi Sejarah Sastra

1. Latar belakang munculnya sastra majalah adalah
A. tidak harmonisme hubungan sastrawan muda dan sastrawan terdahulu.
B. berkurangnya peminat untuk membaca buku-buku sastra.
C. dunia penerbitan buku sedang suram bersamaan dengan suramnya politik.
D. kesibukan politikus dalam mengisi kemerdekaan.
 
2. H.B. Jassin menolak tuduhan bahwa Tenggelamnya Kapal Van der Mijck adalah jiplakan berdasarkan pendapat:....
A. Tenggelamnya Kapal Van der Mijck hanyalah saduran dari Magdalena
B. Benarkah dia Manfalutfi Indonesia?
C. Terdapat persamaan plot tetapi terdapat pengungkapan, pengalaman, dan permasalahan sendiri
D. Memang dari beberapa hal terdapat persamaan dengan Magdalena terjemahan Manfaluthi
 
3. Pendapat Taufik Ismail mengenai pengadilan puisi adalah. ...
A. semangat larang-melarang itu tidak sehat.
B. para kritikus harus dipensiunkan.
C. para penyair mapan harus dibuang ke pulau terpencil!
D. sastra Indonesia itu buruk, belum sebagus sastra Jawa Kuno!
 
4. Rahmat Joko Pradopo berpendapat bahwa Angkatan 70-an itu telah.
A. menulis dari tahun 60-an.
B. menulis dengan ciri-ciri sesuai perkembangan Politik 65.
C. memiliki perbedaan dengan ciri-ciri karangan sebelumnya.
D. mewadahi minat menulis masyarakat.
 
5. Dalam sejarah kesusastraan tiap 15 atau 25 tahun akan lahir angkatan baru/generasi baru seperti akan muncul Angkatan 80-an dan Angkatan 2000, setelah Angkatan 66. Pernyataan ini adalah prediksi ....
A. Rahmat Djoko Pradopo
B. H.B. Jassin
C. Dami N Toda
D. Abdul Hadi W.M
 
6. Fiksi nonkonvensional 70-an berciri seperti berikut kecuali,.
A. cenderung antiplot
B. alurnya melompat-lompat.
C. temanya kegelisahan manusia.
D. mewadahi minat baca tulis masyarakat Indonesia.
 
7. Pertandingan yang tepat antara unsur intrinsik karya konvensional dengan nonkonvensional adalah.
A. sastra konvensinal, alur utuh, latar jelas, gambaran tokoh jelas sedangkan sastra nonkonvensinal alur absurd, latar tidak jelas, gambaran tokoh jtidak jelas.
B. sastra konvensinal alur absurd, latar tidak jelas, gambaran tokoh tidak jelas sedangkan sastra nonkonvensinal alur utuh, latar jelas, gambaran tokoh jelas
C. sastra konvensinal plot sulit untuk diikuti sedangkan sastra nonkonvensinal plot dapat diikuti
D. sastra konvensinal, tidak diketahui awal dan akhirnya sedangkan sastra nonkonvensinal, mudah dilacak awal dan akhirnya
 
8. Pengarang yang termasuk Dekade 70-an adalah.
A. W.S. Rendra.
B. Ahmad Tohari.
C. JB Mangun wijaya.
D. Usmar Ismail.
 
9. Salah satu cirri teater tahun 70-an menurut Gunawan Muhamad adalah lebih ditonjolkan unsur humor.
A. yang bertujuan semata-mata hiburan bagi penonton.
B. bagian dari komunkasi dengan penonton.
C. untuk menghilangkan kejenuhan para pemain.
D. sebagai pembeda dengan karya drama konvensional.
 
10. Konsep wawasan estetika baru pada Dekade 70-an sebagai berikut, kecuali..
A. menggunakan kata sebagai alat komunikasi seefisien mungkin.
B. menggugat kata dengan alat bantu bunyi.
C. menggugat kata dengan alat bantu bentuk grafis.
D. menggugat kata dengan alat bantu kesenyapan dan lain-lain.
 
11. Menurut A. Teeuw puisi 70-an memberikan ciri.
A. berisi ungkapan dan petuah.
B. mengembalikan nilai magis yang merupakan peran hakiki kata.
C. kata menjadi bernilai surealis.
D. menyimpang dari tata bahasa normatife demi memperkuat daya makna dan daya ungkap baru.
 
12. Pencetus lahirnya sastra Indonesia ngkatan 2000, adalah, kecuali.
A. turunnya nilai tukar rupiah terhadap dolar.
B. terjadinya peristiwa sosial politik yang traumatik.
C. munculnya para penulis baru yang karyanya inovatif.
D. munculnya beberapa pengikut sastra yang sesuai dengan aliran yang baru.
 
13. Wawasan estetika baru yang melahirkan Afrizal Malna sebagai generasi Periode 2000-an adalah.
A. memilih kata lebih bermakna dari pada bunyi.
B. puisinya merupakan kumpulan enjabemem hubungan antarbaris/antarkata.
C. Puisi tanpa dibatasi bait sehingga dapat dibaca sungsang.
D. menyimpang dari tata bahasa normatife demi memperkuat daya makna dan daya ungkap baru.
 
14. Kepeloporan Ashadi Siregar dibangun melalui novelnya yang.
A. memiliki kisah utuh dengan jalinan bahasa terpelajar.
B. cenderung mengekspos adegan seronok.
C. mengungkapkan sifat kedetektifan.
D. mengungkapkan kesulitan hidup dengan jalinan bahasa sehari-hari.
 
15. Karya sastra popular mempunyai ciri, kecuali..
A. merupakan hiburan bagi pembaca.
B. bersifat sentimental.
C. mengandalkan kekuatan suspensi.
D. banyak terdapat digresi.
 
16. Berdasarkan ciri-cirinya, pengertian chicklit adalah.
A. novel popular untuk kalangan tertentu tentang upaya mengatasi kelemahan pelaku dengan gaya humor.
B. novel popular yang khusus untuk remaja sebagai alat komunkasi antarsesamanya.
C. novel popular yang khusus untuk anak-anak sebagai arahan bagi kedua orang tuanya.
D. novel ringan berisi persoalan yang dihadapi tokoh utama.
 
17. Perhatikan kutipan berikut!
Melintas di depan mereka, tubuh-tubuh yang dibalut busana minim dan ekstra ketat. Dengan
gaya berjalan yang begitu menggoda. Meliuk-liuk mirip ular. Para cheerleader itu dikomandani
Udin, atau lengkapnya Chaeruddin, anaknye Babe Haji Rozali, tuan tanah dari Kampung Menteng. Dijamin, nyak babe Udin pasti nggak tau kalo anak mereka hari ini ganti kelamin.
Karena kalo tau, pasti si Udin udah dipermak jadi semur! Kutipan di atas termasuk teenlit karena...
A. menggunakan bahasa sehari-hari.
B. cenderung menggunakan tatabahasa yang berlaku.
C. beralur melompat-lompat.
D. bertema dan menggunakan bahasa remaja.

18. Lahirnya Balai Pustaka dilatarbelakangi.
A. keinginan Belanda memiliki penerbitan sendiri.
B. bermunculannya semangat kebebasan melalui tulisan sehingga memerlukan pembinaan bagi
pembaca.
C. Belanda membutuhkan pegawai negeri yang upahnya lebih murah.
D. keinginan Belanda membina masyarakat jajahan melalui pendidikan .

19. Penulis berikut ada pada zaman Balai Pustaka, kecuali.
A. Adi Negoro dengan karyanya Darah Muda.
B. Abdul Muis dengan karyanya Salah Asuhan.
C. Sutan Takdir Alisyahbana dengan karyanya Layar Terkembang.
D. Merari Siregar dengan karyanya Azab dan Sengsara.

20. Berikut ini para pengarang yang dianggap liar sehingga berada di luar Balai Pustaka, kecuali.
A. Sanusi Pane dengan kumpulan puisinya Puspa Mega.
B. Marco Kartodikromo dengan karyanya Mata Gelap.
C. G. Francis dengan karyanya Nyai Dasime.
D. Eduard Dowes Dekker dengan karyanya Max Havelar.

21. Ciri-ciri estetik sastra di luar Balai Pustaka adalah, kecuali.
A. jika berbentuk roman beralur lurus.
B. bersifat didaktis.
C. menggunakan sudut pandang pengisahan orang ketiga.
D. bahasa yang dipergunakan berupa lambang atau perumpamaan.

22. Lahirnya Majalah Pujangga Baru atas dasar.
A. mewadahi citi-cita para pengarang.
B. keinginan merdeka bangsa Indonesia.
C. mewadahi minat baca tulis masyarakat Indonesia.
D. bentuk perjuangan rakyat Indonesia.

23. Ketika Jepang masuk ke Indonesia, Majalah Pujangga Baru dilarang terbit yang akhirnya menuai polemik dengan menerbitkan majalah bernama...
A. Siasat.
B. Konfrontasi.
C. Pembaharuan.
D. Sastra dan Budaya.

24. Tokoh yang termasuk Angkatan Pujangga Baru adalah.
A. Chairil Anwar dengan karya Kerikil Tajam.
B. Marah Rusli dengan karya Siti Nurbaya.
C. Adi Negoro dengan karya Darah Muda.
D. Amir Hamzah dengan karya Setanggi Timur.

25. Roman Belenggu karya Armyn Pane dinilai kuat dari sisi.
A. penggambaran batin tokoh.
B. permainan kata.
C. penggambaran Õsik tokoh.
D. penyampaian amanat.

26. Karya-karya puisi masa Pujangga Baru berciri seperti berikut, kecuali.
A. menggunakan bahasa perbandingan.
B. menggunakan kata-kata indah, bersajak , dan rima.
C. mementingkan kekuatan kata dari pada persajakan.
D. pada puisi baru masih terasa pengaruh puisi lama.

27. Ciri ekstrinsik sastra Angkatan Pujangga Baru adalah masalah kehidupan.
A. masyarakat kota
B. masyarakat desa
C. penjajah
D. remaja masa kini

28. Perubahan yang Idrus lakukan pada novelnya adalah.
A. berisi ungkapan yang simbolik untuk menyamar dari sensor.
B. berani menggunakan kata-kata kasar di dalam karyanya.
C. turut serta memperjuangkan kehendak Jepang.
D. membuat cerpen menggunakan bahasa perlambangan.

29. Karena keberanianya menggunakan kata-kata kasar di dalam cerpen-cerpennya pengarang tersebut dimasukkan ke dalam Periode 1942-1953. Pengarang tersebut adalah.
A. Idrus.
B. Armyn Pane.
C. Chairil Anwar.
D. Sutan Takdir Alisyahbana.

30. Drama pada Periode 1942-1953 bersifat modern karena
A. sensor Jepang tidak terlalu ketat.
B. para seniman sudah terbebas dari penindasan.
C. Jepang sangat membantu perkembangan drama di Indonesia.
D. masyarakat sudah terbebas dari penjajahan.

31. Ciri intrinsik drama pada Periode Jepang adalah.
A. mengungkapkan pertentangan kaum muda dan tua.
B. beraliran naturalis individualistis.
C. bersifat didaktis.
D. berbahasa simbolik.

32. Judul puisi berikut tergolong puisi zaman Jepang...
A. Kerikil Tajam.
B. Puspa Mega.
C. Bunglon.
D. Nyanyi Sunyi.

33. Berikut ini merupakan perbedaan puisi Angkatan 45 dari angkatan sebelumnya, kecuali.
A. menggunakan bahasa sehari-hari.
B. punya visi dan misi yang berbeda.
C. menghidupkan bahasa sehari-hari menjadi indah.
D. mengembalikan kata agar berfungsi magis.

34. Pendapat Nugroho Notosusanto tentang krisis sastra tahun 50-an adalah. ...
A. Krisis sastra terjadi karena adanya krisis politik.
B. Krisis sosial terjadi bukan disebabkan krisis kepemimpinan tetapi karena adanya jurang antara kebutuhan objektif rakyat Indonesia dan kenyataan sosial yang ada.
C. Memang terjadi kebuntuan tapi sementara karena belum adanya jalinan antara kota dan desa.
D. Kalangan muda ikut terpengaruh dengan lesunya kesastraan Belanda.

35. Sejarah sastra adalah.
A. bagian ilmu sastra yang merekam semua kegiatan budaya termasuk sastra.
B. ilmu sastra yang berisi semua kegiatan sastra di satu wilayah tertentu.
C. buku sastra yang banyak memuat kajian sastra dari zaman ke zaman.
D. perjalanan secara kronologis karya sastra suatu bangsa dari masa ke masa, dari waktu ke waktu, dari periode ke periode berikutnya.

36. Berikut ini merupakan objek kajian sejarah sastra kecuali,
A. mengenai genre sastra.
B. kebudayaan menyangkut sastra nasional dan daerah.
C. pandangan penilai karya sastra terhadap karya sastra.
D. resepsi sastra oleh pembaca.

37. Kaitan antara teori sastra dengan sejarah sastra adalah....
A. teori sastra mengkaji sastra berdasarkan kondisi masyarakat tertentu pada masa tertentu seperti fenomena yang diusung karya sastra.
B. teori sastra membahas acuan sastra yang kemudian dibukukan pada sejarah sastra.
C. teori sastra merupakan bagian dari sejarah sastra.
D. teori sastra dapat saling menggantikan dengan sejarah sastra.

38. Lahirnya kesusastraan Indonesia berawal dari...
A. jasa Belanda yang memberikan pendidikan bagi kaum terjajah.
B. jasa para penulis mmembentuk Balai Pustaka.
C. adanya larangan penggunaan bahasa Belanda.
D. keinginan Belanda mempunyai karyawan bergaji rendah.

39. Perbedaan antara sastra Melayu modern dengan sastra Indonesia modern adalah.
A. sastra Indonesia modern merupakan kelanjutan dari sastra Melayu klasik, sedangkan sastra Melayu modern sastra yang berada di Semenanjung Melayu
B. sastra Indonesia modern merupakan kelanjutan dari sastra di Semenanjung Melayu, sedangkan sastra Melayu modern adalah sastra Melayu klasik
C. sastra Indonesia modern merupakan sastra bernama, sedangkan sastra Melayu modern adalah sastra anonim/tanpa nama
D. sastra Indonesia modern merupakan sastra yang ditulis sastrawan Melayu, sedangkan sastra Melayu modern adalah sastra daerah

40. Lahirnya kesusastraan Indonesia dilatarbelakangi oleh....
A. diikrarkannya bahasa Indonesia sebagai bahasa persatuan
B. menjamurnya penulis karya sastra pada masa penjajahan Belanda
C. berubahnya sastra dari lisan menjadi tertulis
D. berdirinya Balai Pustaka sebagai taman bacaan Rakyat

41. Pendapat ahli yang benar tentang lahirnya kesusastraan Indonesia adalah kecuali,.
A. Slamet Mulyana, Kesusastraan Indonesia lahir bersamaan dengan kemerdekaan Negara Indonesia
B. Umar Yunus,Kesusastraan Indonesia lahir bersamaan dengan diterbitkannya tiga karangan awal Balai Pustaka
C. A. Teeaw ,Kesusastraan Indonesia lahir bersamaan dengan munculnya puisi sebagai peralihan dari larangan pemerintah Belanda untuk berpolitik.
D. Ayip Rosidi Kesusastraan Indonesia lahir bersamaan dengan munculnya kesadaran intelektual rasa kebangsaan bangsa Indonesia.

42. Yang dimaksud dengan angkatan adalah suatu golongan yang diikat oleh satu ikatan jiwa ; kesatuan semangat dalam rangkuman tempat; masa; dan lingkungan yang sama, sedangkan periode adalah .
A. bagian waktu yang dikuasai oleh standar sastra yang dapat dirunut sisi kemunculannya, penyebarannya, dan kelenyapannya.
B. waktu yang berisi banyak peristiwa yang memiliki nilai tertinggi dalam karya.
C. kumpulan pengarang yang memiliki kreativitas tinggi.
D. babakan dalam sastra yang memiliki penggalan-penggalan tertentu.

43. Terjadi pro dan kontra pada penamaan Angkatan 45. Salah seorang di antaranya adalah Idrus dengan pernyataannya.
A. Angkatan 45 tidak ada bedanya dengan Pujangga Baru.
B. Saya lebih suka dengan nama Angkatan Pujangga Baru.
C. Angkatan 45 tidak ada bedanya dengan angkatan sebelumnya.
D. Angkatan 45 mengingatkan kita pada keadaan perang.

44. Zuber Usman, H.B. Yasin, dan J.S. Badudu sama-sama memasukkan satu periode yang sama yaitu ..
A. Masa perkembangan sastra Indonesia.
B. Periode Kesusastraan Melayu.
C. Periode Kesusastraan Purba.
D. Periode Kesusastraan Hindu.

45. Kepercayaan animisme dan dinamisme berpengaruh pada kesusastraan melayu klasik berupa.
A. munculnya kepercayaan masyarakat pada roh halus.
B. percaya bahwa roh halus terdapat di mana-mana.
C. munculnya pawang sebagai yang punya cerita.
D. perkembangan sastra lisan semakin pesat.

46. Pada masa lalu ajaran moral dimuatkan pada epos Ramayana karena.
A. berisi kisah percintaan antara Rama dan Sinta.
B. mengajarkan bagaimana seharusnya seseorang hidup di muka bumi.
C. berisi pertarungan antara tokoh jahat dengan tokoh baik.
D. kandungan sastranya sangat tinggi.

47. Lesmana adalah salah satu tokoh epos Ramayana yang melambangkan.
A. kesetiaan dan tanggung jawab.
B. kelemahan dan mudah terpengaruh.
C. suami ideal yang ksatria.
D. istri setia dan patuh.

48. Kresna adalah salah satu tokoh epos Mahabarata yang melambangkan.
A. pengasih.
B. kebimbangan.
C. keragu-raguan.
D. kekuatan prinsip.

49. Pengaruh peralihan Hindu Islam tertera dalam hal beriku, kecuali,.
A. nama judul cerita bernafas Islam.
B. terdapat tokoh nabi dan pahlawan Islam.
C. mengandung ajaran Islam.
D. selalu ada keajaiban yang dialami tokoh.

50. Perbedaan mencolok antara Raja Ali Haji dengan Abdullah Bin Abdul Qadir Munsyi adalah.
A. Ali Haji menulis prosa sedangkan Abdullah menulis syair.
B. Raja Ali Haji menulis kisah perjalanan sedangkan Abdullah menulis gurindam.
C. Raja Ali Haji menulis cerita di luar sekitar istana sedangkan Abdullah sekitar istana.
D. Raja Ali Haji menulis gurindam dengan tema religi sedangkan Abdullah menulis kisah realita.

Jawaban:

1. C. dunia penerbitan buku sedang suram bersamaan dengan suramnya politik.
2. C. Terdapat persamaan plot tetapi terdapat pengungkapan, pengalaman, dan permasalahan sendiri
3. A. semangat larang-melarang itu tidak sehat.
4. A. menulis dari tahun 60-an.
5. B. H.B. Jassin
6. D. mewadahi minat baca tulis masyarakat Indonesia.
7. A. sastra konvensinal, alur utuh, latar jelas, gambaran tokoh jelas sedangkan sastra nonkonvensinal alur absurd, latar tidak jelas, gambaran tokoh tidak jelas.
8. A. W.S. Rendra.
9. B. bagian dari komunkasi dengan penonton.
10. A. menggunakan kata sebagai alat komunikasi seefisien mungkin.
11. B. mengembalikan nilai magis yang merupakan peran hakiki kata.
12. A. turunnya nilai tukar rupiah terhadap dolar.
13. C. Puisi tanpa dibatasi bait sehingga dapat dibaca sungsang.
14. A. memiliki kisah utuh dengan jalinan bahasa terpelajar.
15. D. banyak terdapat digresi.
16. A. novel popular untuk kalangan tertentu tentang upaya mengatasi kelemahan pelaku dengan gaya humor.
17. D. bertema dan menggunakan bahasa remaja.
18. B. bermunculannya semangat kebebasan melalui tulisan sehingga memerlukan pembinaan bagi pembaca.
19. C. Sutan Takdir Alisyahbana dengan karyanya Layar Terkembang.
20. A. Sanusi Pane dengan kumpulan puisinya Puspa Mega.
21. B. bersifat didaktis.
22. A. mewadahi citi-cita para pengarang.
23. B. Konfrontasi.
24. D. Amir Hamzah dengan karya Setanggi Timur.
25. A. penggambaran batin tokoh.
26. C. mementingkan kekuatan kata dari pada persajakan.
27. A. masyarakat kota
28. B. berani menggunakan kata-kata kasar di dalam karyanya.
29. A. Idrus.
30. A. sensor Jepang tidak terlalu ketat.
31. B. beraliran naturalis individualistis.
32. C. Bunglon.
33. D. mengembalikan kata agar berfungsi magis.
34. D. Kalangan muda ikut terpengaruh dengan lesunya kesastraan Belanda.
35. C. buku sastra yang banyak memuat kajian sastra dari zaman ke zaman.
36. C. pandangan penilai karya sastra terhadap karya sastra.
37. A. teori sastra mengkaji sastra berdasarkan kondisi masyarakat tertentu pada masa tertentu seperti fenomena yang diusung karya sastra.
38. B. jasa para penulis mmembentuk Balai Pustaka.
39. A. sastra Indonesia modern merupakan kelanjutan dari sastra Melayu klasik, sedangkan sastra Melayu modern sastra yang berada di Semenanjung Melayu
40. A. diikrarkannya bahasa Indonesia sebagai bahasa persatuan
41. B. Umar Yunus,Kesusastraan Indonesia lahir bersamaan dengan diterbitkannya tiga karangan awal Balai Pustaka
42. A. bagian waktu yang dikuasai oleh standar sastra yang dapat dirunut sisi kemunculannya, penyebarannya, dan kelenyapannya.
43. D. Angkatan 45 mengingatkan kita pada keadaan perang.
44. B. Periode Kesusastraan Melayu.
45. C. munculnya pawang sebagai yang punya cerita.
46. B. mengajarkan bagaimana seharusnya seseorang hidup di muka bumi.
47. A. kesetiaan dan tanggung jawab.
48. D. kekuatan prinsip.
49. D. selalu ada keajaiban yang dialami tokoh.
50. D. Raja Ali Haji menulis gurindam dengan tema religi sedangkan Abdullah menulis kisah realita.