Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

50 Soal Sosiologi Politik Lengkap Jawaban

Latihan Soal Pilihan Ganda Bab Sosiologi Politik
  1. Secara umum dapat dikatakan bahwa sosiologi mempelajari secara sistematik kehidupan masyarakat memakai metode pendekatan empiris. Pendapat ini dikemukakan oleh ....
    A. K.J. Verger
    B. Andersen dan Parker
    C. Reene McGee
    D. Weber
  2. Yang mendifinisikan sosiologi politik merupakan bidang sosiologi yang melakukan analisis dinamika hubungan kekuasaan (power) dan wewenang (authority) di dalam organisasi kelompok-kelompok masyarakat, negara bahkan dalam masyarakat internasional adalah ....
    A. Robert Michels dan Ostrogorski
    B. Philo C Wasbun
    C. Anthony M, Orum
    D. Sorjono Soekanto
  3. Konsep pembagian kelas yang melihat pertentangan antara kaum borjuis dan golongan proletar dikemukakan oleh ....
    A. Max Weber
    B. Emile Durkheim
    C. Karl Marx
    D. Veerger
  4. Salah satu sumbangan penting teori Max Weber pada sosiologi politik adalah wewenang yang berhubungan dengan motivasi seseorang untuk selalu taat serta sebagai dasar yang dipakai oleh pemimpin untuk menuntut ketaatan tersebut. Wewenang tersebut adalah
    A. karismatik
    B. sosialis
    C. terpimpin
    D. liberal
  5. Pernyataan bahwa perbedaan antarindividu memainkan peranan penting dalam membentuk suatu masyarakat, dimana perbedaan tersebut membuat setiap individu akan semakin saling tergantung adalah konsep yang terdapat dalam....
    A. solidaritas mekanik
    B. solidaritas organik
    C. wewenang karismatik
    D. wewenang rasional atau legal
  6. Ahli yang menggambarkan bahwa budaya politik di Indonesia itu terbagi ke dalam kelompok-kelompok agama dan prinsip kekuasaan adalah seperti di bawah ini, kecuali . . .
    A. Almond dan Verba
    B. Clifford Geertz
    C. Liddle
    D. Benedict Andersen
  7. Demokrasi sering diartikan sebagai “government or rule by the people”, yakni suatu system atau cara pengaturan yang ditentukan oleh rakyat atau mayoritas rakyat; konsep tersebut dikemukakan oleh . . . .
    A. Mayo
    B. Theodorson and Theodorson
    C. McIver
    D. Banyak Negara bekas komunis di Eropa timur
  8. Dalam Negara yang menganut demokrasi radikal gambaran masyarakatnya adalah sebagai . . . .
    A. Agregasi (penjumlahan individu)
    B. Penyatuan dengan kepentingan bersama
    C. Agregasi individu dan kelompok yang berbeda-beda dan otonomnya terhadap Negara
    D. Potensial menjadi penyatuan kepentingan, namun memerlukan campur tangan Negara
  9. Peran Negara sebagai penentu kehendak rakyat terdapat pada Negara yang menganut demokrasi
    A. majemuk
    B. sosialis
    C. terpimpin
    D. liberal
  10. Kepentingan individu dilindungi oleh undang-undang dan persamaan kedudukan di hadapan hukum adalah hak warna Negara. Konsep ini terdapat di Negara yang menganut demokrasi . . . .
    A. Radikal
    B. Majemuk
    C. Liberal
    D. Sosialis
  11. Temuan dari studi Niemi pada masyarakat Amerika tentang pengaruh kesamaan pilihan politik orang tua terhadap pembentukan minat politik seorang anak ternyata lebih besar dibandingkan dengan hal-hal berikut ini kecuali . . . .
    A. partisipasi anak dalam membuat keputusan-keputusan keluarga
    B. tingkat minat politik keluarga secara keseluruhan
    C. tingkat kecocokan anggota keluarga
    D. faktor-faktor pengelompokan pilihan politik berdasarkan wilayah tinggal
  12. Penelitian tentang aspek-aspek politik dari kehidupan keluarga di AS memperlihatkan bahwa tingkat interaksi dan keterikatan emosional yang tinggi antara orang tua dengan anak akan menghasilkan pengaruh keluarga yang lebih besar terhadap anak. Penelitian tersebut dilakukan oleh . . .
    A. Maccoby , Mathews, dan Morton
    B. Marvick dan Nixon
    C. McClosky dan Dalgren
    D. Langton
  13. Berikut ini adalah aspek-aspek proses sosialisasi dalam keluarga yang dapat mempengaruhi perkembangan orientasi anak, khususnya berkaitan dengan tingkat partisipasi politik rutinnya, kecuali . . . .
    A. struktur pembuatan keputusan yang dilakukann orang tua
    B. faktor-faktor karakteristik pribadi seperti jenis kelamin dan ras
    C. model-model penanaman rasa disiplin dan tanggung jawab
    D. bentuk-bentuk proteksi yang dilakukan orang tua
  14. Organisasi-organisasi keagamaan dapat mempengaruhi partisipasi politik yang melembaga dari para anggota masyarakat dengan wujud sebagai berikut, kecuali . . . .
    A. memberikan dukungan terhadap keabsahan system politik
    B. memberikan pengalaman-pengalaman yang berhubungan dengan prosedur-prosedur politik yang demokratis Arti penting gereja sebagai suatu kelompok status
    C. memberikan suatu kesempatan bagi pengembangan kemampuan atau keterampilan individu yang berhubungan dengan masalah politik
    D. pengalaman seberapa besar mereka merasa teralienasi atau terintegrasi
  15. Pada umumnya perbedaan kelas akan tercermin pada . . . .
    A. kenyamanan sosial
    B. pengalaman sosial
    C. tingkat pendapatan
    D. peran pengajar sebagai panutan politik
  16. Dalam proses politiknya, semua warga Negaranya mempunyai kesempatan yang sama untuk mengurangi ketimpangan ekonomi dan sumber daya lainnya. Konsep ini ada di Negara yang menganut system demokrasi . . .
    A. majemuk
    B. sosialis
    C. terpimpin
    D. radikal
  17. Demokrasi yang bertujuan untuk membuat, menjaga, melaksanakan konsensus antar kelompok yang berbeda-beda adalah demokrasi . . . .
    A. radikal
    B. majemuk
    C. liberal
    D. sosialis
  18. Selain pengaruh eksternal, beberapa factor yang dianggap berpengaruh terhadap pertumbuhan demokrasi antara lain adalah . . . .
    A. sosialis
    B. terpimpin
    C. liberal
    D. Hubungan antar elit
  19. Menurut Beetham, elemen utama yang dijadikan indicator demokrasi di suatu Negara antara lain adalah . . . .
    A. kebebasan
    B. Majemuk
    C. Liberal
    D. Sosialis
  20. Demokrasi di Indonesia dibagi dalam 3 eleman besar (yaitu nilai-nilai demokrasi, pelembagaan politik demokrasi, dan interaksi dan transformasi kelembagaan untuk demokrasi) oleh . . . .
    A. Arfani
    B. Sugiono, Rizal dan Dewanta
    C. Pinkey
    D. Almond dan Verba
  21. Pernyataan bahwa sosialisasi politik sebagai kemampuan menginternalisasikan tindakan, perilaku dan orientasi yang bertahan dalam siklus kehidupan seseorang dikemukakan oleh . . . .
    A. Fred Greenstein
    B. David Segal
    C. Alfian
    D. Gabriel Almond
  22. Pola sosialisasi politik pada umumnya dapat berlangsung sebagai berikut . . .
    A. memberikan dukungan terhadap keabsahan system politik
    B. memberikan pengalaman-pengalaman yang berhubungan dengan prosedur-prosedur politik yang demokratis Arti penting gereja sebagai suatu kelompok status
    C. memberikan suatu kesempatan bagi pengembangan kemampuan atau keterampilan individu yang berhubungan dengan masalah politik
    D. Berorientasi dalam keluarga yaitu seorang anak dapat belajar memahami perannya di dalam struktur kekuasaan keluarga (family power structure)
  23. Partisipasi politik adalah semua kegiatan sukarela melalui mana seseorang turut dalam proses pemilihan pemimpin-pemimpin politik dan turut serta secara langsung atau tidak langsung dalam pembentukan kebijakan umum. Pernyataan ini dikemukakan oleh . . . .
    A. Miriam Budiardjo
    B. Herbert Mc Closky
    C. Norman H Nie dan Sidney Verba
    D. Samuel Hantington dan Joan M Nelson
  24. Menurut Samuel P Huntington dan Joan M Nelson, partisipasi politik dapat dibedakan menjadi partisipasi politik. . . .
    A. Atas kesadaran sendiri
    B. solidaritas organik
    C. wewenang karismatik
    D. wewenang rasional atau legal
  25. Yang termasuk dalam 7 partisipasi politik rutin Laster W Milbrath adalah . . . .
    A. faktor-faktor karakteristik pribadi seperti jenis kelamin dan ras
    B. model-model penanaman rasa disiplin dan tanggung jawab
    C. bentuk-bentuk proteksi yang dilakukan orang tua
    D. Partisipasi Mendekati (approaching) versus Partisipasi Menghindari (Avoiding Participation)
  26. Definisi gerakan sosial sebagai “an important form of Collective Behaviour in which a large number of people are organized or related to support and bring abaout or to resist Social Change” dikemukakan oleh . . .
    A. Theodorson dan Theodorson
    B. Robert dan Kloss
    C. Sherman dan Kolker
    D. Karl Marx
  27. Gerakan yang berupaya mempertahankan status quo atau kemapanan yang dimilikinya, menurut Wood dan Jackson, termasuk gerakan . . . .
    A. sayap kiri
    B. konservatif
    C. sayap kanan
    D. urbanisasi
  28. Konsekuensi komunikasi yang semakin baik yang dapat berupa persuasi massa untuk bertindak secara bersama-sama, menurut Smelser termasuk faktor penentu (determinants) yang secara bersamaan ada bagi terciptanya gerakan sosial, yaitu . . . .
    A. dorongan struktural
    B. ketegangan struktural
    C. mobilisasi partisipasi
    D. gagalnya kontrol sosial
  29. Tahapan terbentuknya gerakan sosial menurut Dawson dan Getty antara lain adalah adanya . . . .
    A. Kegelisahan atau ketidakpuasan social (social unrest)
    B. model-model penanaman rasa disiplin dan tanggung jawab
    C. bentuk-bentuk proteksi yang dilakukan orang tua
    D. Partisipasi Mendekati (approaching) versus Partisipasi Menghindari (Avoiding Participation)
  30. Kecenderungan perubahan sejarah (historical trend) menurut identifikasi
    Roberts dan Kloss adalah meliputi . . . .
    B. Penyatuan dengan kepentingan bersama
    C. Agregasi individu dan kelompok yang berbeda-beda dan otonomnya terhadap Negara
    D. Potensial menjadi penyatuan kepentingan, namun memerlukan campur tangan Negara
    D. imperialisasi (biasanya berkenaan dengan budaya dan ekspansi ekonomi)
  31. Kegiatan yang berupa tindakan individu yang ditujukan kepada aparat pemerintah dan umumnya dimaksudkan untuk menghasilkan keuntungankeuntungan bagi seseorang atau sekelompok kecil orang adalah bentuk partisipasi politik pada masyarakat Amerika yang oleh Huntington dan Nelson disebut . . . .
    A. Electoral Activity
    B. Contacting
    C. Lobbying
    D. Organization Activity
  32. Aktivitas politik pada dasarnya merupakan penyaluran dari aspirasi/kepentingan yang muncul dari dalam diri seseorang yang oleh James Davis disebut sebagai salah satu prakondisi munculnya partisipasi politik rutin dalam memenuhi. . . .
    A. kebutuhan fisik (physical needs)
    B. aktualisasi diri (need for self-actualization)
    C. keinginan untuk dihormati dan dihargai (need for self esteem and respect)
    D. kebutuhan sosial (social needs) dan kebutuhan bergabung (needs to associate)
  33. Menurut Paige, apabila seseorang mempunyai kesadaran dan kepercayaan yang tinggi kepada pemerintah, maka kecenderungannya orang itu akan bersikap. . . .
    A. aktif
    B. pasif tertekan (apatis)
    C. militant radikal
    D. tak aktif (pasif)
  34. Partai sosialis di Jerman didukung oleh . . . .
    A. masyarakat etnik Irlandia
    B. kelompok buruh
    C. masyarakat Katolik
    D. kelas pekerja, masyarakat agama atau etnik
  35. Partai politik adalah “suatu kelompok terorganisir yang anggota-anggotanya mempunyai orientasi, nilai-nilai serta cita-cita yang sama, dan yang mempunyai tujuan untuk memperoleh kekuasaan politik dan melalui kekuasaan itu, melaksanakan kebijakan-kebijakan mereka”. Konsep tersebut disampaikan oleh . .
    A. Sartori
    B. Hagopian
    C. Budiardjo
    D. Neumann
  36. Secara garis besar , jenis institusi yang umum ditemui dalam kehidupan kolektif adalah . . . .
    A. Institusi pokok (compulsory institution)
    B. solidaritas organik
    C. wewenang karismatik
    D. wewenang rasional atau legal
  37. Salah satu ciri dari masyarakat heterogen menurut Smith adalah bahwa . . . .
    A. sistem institusi tunggal, baik institusi dasar , alternatif maupun ekslusif
    B. sistem institusi dasar , memiliki beragam institusi alternatif dan ekslusif
    C. beragam institusi dasar , alternatif, dan ekslusif
    D. institusi lokal dan institusi penghubung
  38. Menurut kategori sistem institusi Despers, masyarakat homogen mempunyai ciri-ciri sebagai berikut . . .
    A. institusi lokal berlaku untuk seluruh anggota masyarakatnya dan institusinya bersifat terbuka
    B. institusi lokal berlaku hanya untuk kelompok tertentu dalam masyarakat dan institusinya bersifat tertutup
    C. institusi penghubung berlaku hanya untuk kelompok tertentu dalam masyarakat dan institusinya bersifat tertutup
    D. institusi penghubung berlaku untuk kelompok budaya yang berbeda dalam masyarakat dan institusinya bersifat terbuka
  39. Dari dimensi kelompok, perbedaan tingkat kemajemukan dapat dilihat dari unsur . . . .
    A. jumlah kelompok
    B. banyaknya institusi sejenis
    C. jarak kebudayaan
    D. kaitan antar system nilai
  40. Menurut Louis Wirth tipe kelompok dalam masyarakat majemuk adalah kelompok . . . .
    A. asimilasionis
    B. terpimpin
    C. liberal
    D. Hubungan antar elit
  41. Keterwakilan yang berkenaan dengan masalah ekspresi dan artikulasi kepentingan yang disalurkan melalui partai, menurut Bogdanor , termasuk dalam kategori dari fungsi . . . .
    A. representasi, konversi dan agregasi
    B. integrasi (partisipasi, sosialisasi, mobilisasi)
    C. persuasi, represi, rekruetmen, pemilihan pemimpin
    D. pertimbangan dan perumusan kebijakan dan control terhadap pemerintah
  42. Kategorisasi yang umum digunakan untuk tipologi partai politik adalah numerical (jumlah) dan kekuatan partai yang dapat dibedakan menjadi pola partai. . . .
    A. dorongan struktural
    B. ketegangan struktural
    C. mobilisasi partisipasi
    D. Dwi-partai
  43. Salah satu ciri dari tipe partai politik integrative adalah . . . .
    A. dukungan bersifat sectarian
    B. dukungan bersifat komprehensif
    C. organisasi bersifat terbuka
    D. cara kegiatan dan fungsinya terspesialisasi
  44. Nama organisasi sosial abad 20 di Indonesia yang didirikan karena kesadaran nasional, khususnya berkenaan dengan masalah-masalah hak-hak asasi dan persamaan hak bagi kaum pribumi adalah . . . .
    A. Budi Utomo
    B. Muhammadiyah
    C. Partai Nasional Indonesia (PNI)
    D. Partai Komunis Indonesia (PKI)
  45. Pembatasan partai politik pada masa Pemerintahan Orde Lama diatur oleh . . ..
    A. sistem parlementer
    B. sistem presidensial
    C. Perpres No. 7 T ahun 1959
    D. sistem demokrasi terpimpin
  46. Secara konseptual, menurut Sartori, format kepartaian di Indonesia pada masa Pemerintahan Orde Baru dapat digolongkan ke dalam . . . .
    A. pola tunggal
    B. pola dwi-partai
    C. pola multi-partai
    D. tipe integratif
  47. Kebudayaan politik sebagai orientasi politik, sikap terhadap system politik dan bagian-bagiannya serta sikap terhadap peranan warga masyarakat sendiri dalam system tersebut merupakan konsep yang dikemukakan oleh . . . .
    A. Aristotle
    B. T acqueville, Dicey dan Bagihot
    C. Alamod dan Verba
    D. Wijaya
  48. Klasifikasi orientasi budaya politik yang dikembangkan oleh Almond dan Verba adalah orientasi . . . .
    A. Kognitif
    B. pasif tertekan (apatis)
    C. militant radikal
    D. tak aktif (pasif)
  49. Aspek yang menjadi fokus orientasi budaya politik yang dikembangkan oleh Almond dan Verba adalah . . . .
    A. solidaritas organik
    B. wewenang karismatik
    C. wewenang rasional atau legal
    D. Kebijakan/otput politik
  50. Kebudayaan politik panutan atau yang menjadi orientasi terhadap pemahaman, perasaan dan penilaian masyarakat/kelompok maysarakat merupakan wujud/refleksi dari orientasi para pemimpin mereka; menurut Almond dan Verba hal itu termasuk tipe kebudayaan politik . . . .
    A. parokial
    B. subyek
    C. partisipan
    D. primordial
Jawaban:
  1. A. K.J. Verger
  2. B. Philo C Wasbun
  3. C. Karl Marx
  4. B. solidaritas organik
  5. A. karismatik
  6. A. Almond dan Verba
  7. A. Mayo
  8. A. Agregasi (penjumlahan individu)
  9. C. terpimpin
  10. C. Liberal
  11. A. partisipasi anak dalam membuat keputusan-keputusan keluarga
  12. C. McClosky dan Dalgren
  13. B. faktor-faktor karakteristik pribadi seperti jenis kelamin dan ras
  14. D. pengalaman seberapa besar mereka merasa teralienasi atau terintegrasi 
  15. B. pengalaman sosial
  16. B. sosialis
  17. B. majemuk
  18. D. Hubungan antar elit
  19. A. kebebasan
  20. A. Arfani
  21. B. David Segal
  22. D. Berorientasi dalam keluarga yaitu seorang anak dapat belajar memahami perannya di dalam struktur kekuasaan keluarga (family power structure)
  23. A. Miriam Budiardjo
  24. A. Atas kesadaran sendiri
  25. D. Partisipasi Mendekati (approaching) versus Partisipasi Menghindari (Avoiding Participation)
  26. A. Theodorson dan Theodorson
  27. B. konservatif
  28. C. mobilisasi partisipasi
  29. A. Kegelisahan atau ketidakpuasan social (social unrest)
  30. D. imperialisasi (biasanya berkenaan dengan budaya dan ekspansi ekonomi)
  31. B. Contacting
  32. B. aktualisasi diri (need for self-actualization)
  33. A. aktif
  34. B. kelompok buruh
  35. C. Budiardjo
  36. A. Institusi pokok (compulsory institution)
  37. B. sistem institusi dasar , memiliki beragam institusi alternatif dan ekslusif
  38. A. institusi lokal berlaku untuk seluruh anggota masyarakatnya dan institusinya bersifat terbuka
  39. A. jumlah kelompok
  40. A. asimilasionis
  41. A. representasi, konversi dan agregasi
  42. D. Dwi-partai
  43. A. dukungan bersifat sectarian
  44. A. Budi Utomo
  45. C. Perpres No. 7 T ahun 1959
  46. A. pola tunggal
  47. C. Alamod dan Verba
  48. A. Kognitif
  49. D. Kebijakan/otput politik
  50. A. parokial