Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

45 Soal Dasar-Dasar Konservasi Beserta Jawaban

Soal Pilihan Ganda Materi Dasar-Dasar Konservasi

1. Spesies yang tergolong “genting” pada kategori kelangkaan jenis menurut Mace dan Lande (1991) adalah spesies yang mempunyai peluang untuk punah ....
A. 50% dalam waktu 5 tahun
B. 20-50% dalam waktu 20 tahun
C. 10-20% dalam waktu 50 tahun
D. kurang dari 10% dalam waktu 100 tahun

Jawaban:
B. 20-50% dalam waktu 20 tahun


2. Menurut IUCN (1994) spesies yang jumlahnya besar dan memiliki peluang punah yang sangat kecil untuk punah di masa depan dikategorikan sebagai spesies ....
A. rentan
B. nyaris terancam
C. kekhawatiran minimal
D. kritis

Jawaban:
C. kekhawatiran minimal


3. Maskot fauna untuk propinsi Kalimantan Selatan adalah ....
A. Tarsius spectrum
B. Varanus komodoensis
C. Leucopsar rotschildi
D. Nasalis larvatus

Jawaban:
D. Nasalis larvatus


4. Amorphophallus titanum merupakan maskot flora dari propinsi ....
A. Maluku
B. Bengkulu
C. Jawa Timur
D. Sumatera Barat

Jawaban:
B. Bengkulu


5. Jenis flora berikut telah ditetapkan sebagai puspa nusantara karena keunikan dan kelangkaannya. Puspa pesona merupakan sebutan untuk ....
A. anggrek bulan (Phalaenopsis amabilis)
B. melati (Jasminum sambac)
C. padma raksasa (Ra├česia arnoldii)
D. kantil (Michelia alba)

Jawaban:
A. anggrek bulan (Phalaenopsis amabilis)


6. Pengertian konservasi menurut “Oxford English Dictionary” antara lain ....
A. mengawetkan dari pengaruh kerusakan alam
B. sumber daya alam yang tidak dapat diperbaharui
C. sumber daya alam yang dapat diperbaharui
D. sumber daya alam penghasil energi

Jawaban:
A. mengawetkan dari pengaruh kerusakan alam


7. Berikut ini yang merupakan dampak negatif dari kegiatan penambangan adalah ....
A. sumber daya hayati dan nonhayati
B. sumber daya hutan, air, lautan, dan mineral
C. sumber daya yang dapat dipulihkan dan tidak dapat dipulihkan
D. tanah gersang

Jawaban:
D. tanah gersang


8. Upaya konservasi dapat dilakukan dengan berbagai tindakan, antara lain ....
A. pola eksploitasi secara efisien
B. sumber berbagai bahan tambang
C. sumber mata pencaharian
D. habitat untuk kehidupan flora dan fauna perairan

Jawaban:
A. pola eksploitasi secara efisien


9. Salah satu bentuk pemasyarakatan atau sosialisasi terhadap kegiatan konservasi antara lain “using” yang mencakup ....
A. ekologis
B. etika moral
C. bio-ekologis
D. pemanfaatan SDA secara merata

Jawaban:
D. pemanfaatan SDA secara merata


10. Tiga strategi utama konsevasi keanekaragaman hayati antara lain ....
A. memperlambat hilangnya hutan lindung, lahan basah, habitat laut dan terestrial
B. keanekaragaman
C. keterwakilan
D. keefektifan

Jawaban:
A. memperlambat hilangnya hutan lindung, lahan basah, habitat laut dan terestrial


11. Beberapa faktor yang harus diperhatikan dalam pembuatan waduk antara lain ....
A. sebagai tempat untuk transportasi
B. sebagai habitat untuk perhubungan
C. sebagai habitat bagi organisme perairan
D. ketinggian sebanding dengan persediaan air

Jawaban:
D. ketinggian sebanding dengan persediaan air


12. Suaka Margasatwa merupakan kawasan konservasi yang berperan dalam ....
A. penelitian dan pengembangan
B. sumber devisa negara
C. sistem sosial budaya masyarakat
D. prinsip yang hakiki

Jawaban:
A. penelitian dan pengembangan


13. Salah satu kebijakan Nasional tentang konservasi SDA tercermin dalam Undang-undang No.5 Tahun 1990 yang memuat tentang ....
A. Dipterocarpaceae
B. Myrtaceae
C. Ericaceae
D. perlindungan sistem penyangga kehidupan

Jawaban:
D. perlindungan sistem penyangga kehidupan


14. Contoh Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) yang bergerak di bidang pengelolaan sumber daya alam adalah ....
A. KOMPHALINDO
B. KOM
C. KOMPHAL
D. KOMPHALIN

Jawaban:
A. KOMPHALINDO


15. Menurut kategori IUCN tahun 1994 jumlah burung di Indonesia adalah 1.539 jenis dengan kondisi ....
A. 152 jenis mendekati terancam punah
B. 10411 jenis terancam punah
C. 3011 jenis kurang data
D. 303451 jenis kurang data

Jawaban:
A. 152 jenis mendekati terancam punah


Selanjutnya: Soal Dasar-Dasar Konservasi Bagian 2