Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

10 Soal (Essay) Administrasi Keuangan Beserta Jawaban

Kumpulan Soal (Esai/Uraian) Materi Administrasi Keuangan

1. Tuliskan komponen-komponen dalam administrasi keuangan !

2. Tuliskan fungsi administrasi keuangan !

3. Tuliskan fungsi administrasi keuangan dalam perusahaan!

4. Apa yang dimaksud dengan anggaran ?

5. Tulis dan jelaskan fungsi dari APBN !

6. Apa yang dimaksud dengan administrasi keuangan ?

7. Administrasi keuangan terbagi dalam 2 kegiatan yaitu?

8. Tuliskan macam – macam anggaran menurut dasar penyusunannya !

9. Tuliskan asas yang digunakan dalam penyusunan APBN !

10. Tuliskan beberapa tujuan disusunnya anggaran, oleh Hendra Poerwanto !

Jawaban:

1. Komponen-komponen dalam administrasi keuangan
Sebagai bentuk pengelolaan, perlu ada beberapa komponen didalam administrasi keuangan. Komponen tersebut setidaknya terdiri dari:
a. Perencanaan keuangan, yaitu merencanakan pemasukan serta pengeluaran keuangan maupun aktivitas-aktivitas lainnya untuk kurun waktu tertentu.
b. Penganggaran keuangan, yaitu pemasukan, pengeluaran maupun aktivitas yang telah direncanakan sebelumnya kemudian didetailkan dan dibuatkan anggarannya.
c. Pengelolaan keuangan, yaitu penggunaan dana sedemikian rupa agar dapat bermanfaat secara maksimal.
d. Pencarian keuangan, yaitu upaya mendapatkan pendanaan agar segala aktivitas organisasi dapat berjalan lancar.
e. Penyimpanan keuangan, yaitu upaya mengumpulkan dana organisasi kemudian menyimpannya dalam keadaan terkondisi aman.
f. Pengendalian keuangan, yaitu berkaitan dengan penilaian dan perbaikan sistem maupun kinerja keuangan di dalam organisasi.
h. Pemeriksaan keuangan, yaitu berkaitan dengan pemeriksaan atau audit internal terhadap pengunaan keuangan agar penyimpangan dapat dicegah.

2. Fungsi administrasi keuangan
Berfungsinya komponen-komponen dalam administrasi keuangan diatas akan sangat membantu kinerja organisasi secara organisasi keseluruhan. Adapun manfaat dan fungsinya adalah sbb:
a. Teraturnya penerimaan maupun pengeluaran organisasi.
b. Pemanfaatan uang mampu dikendalikan dan dikoordinasikan dengan baik.
c. Berkurangnya kekeliruan dalam pembuatan laporan keuangan
d. Fungsi Investasi, meliputi bagaimana pengelolaan dana ke dalam aktiva-aktiva yang akan digunakan untuk berusaha mencapai tujuan tersebut. Dana tersebut bisa berasal dari modal sendiri atau dari luar. Secara garis besar keputusan investasi ini dikelompokkan kedalam 2 jenis, yaitu :
Investasi jangka pendek meliputi investasi dalam kas, persediaan, piutang, dan lain-lain.
investasi jangka panjang berupa gedung, tanah, peralatan produksi, kendaraan dan lain-lain.
e. Fungsi Mencari dana, meliputi fungsi pencarian modal yang dibutuhkan untuk membelanjai usaha-usaha yang dijalankan. Disamping itu, juga berfungsi untuk memilih sumber-sumber dana yang tepat terhadap berbagai jenis kebutuhan.
f. Fungsi Pembelanjaan, meliputi kegiatan tentang penggunaan dana baik dana dari luar maupun dana milik sendiri yang dipergunakan untuk membelanjai seluruh kegiatan. Dalam hal ini pembelanjaan berhubungan dengan proses produksi maupun pendukung proses produksi.
g. Fungsi Pembagian Laba, yaitu menentukan policy dalam mengadakan pembagian laba usaha. Fungsi pembagian laba ini sebenarnya dapat dimasukkan di dalam fungsi mencari dana. Maksudnya adalah bahwa diusahakan adanya dana yang berasal dari dalam perusahaan itu sendiri untuk mengembangkan usaha-usaha perusahaan tersebut.

3. Fungsi administrasi keuangan dalam perusahaan
Kegiatan administrasi keuangan yang terdapat dalam suatu perusahaan, fungsi administrasi keuangan perusahaan khususnya mereka yang menjadi staff (administrator) adalah sebagai berikut :
a. Pembayaran dan Penagihan
Tugas staff administrasi keuangan membayar tagihan untuk korporasi. Fungsi administrasi keuangan, misalnya melakukan prosedur perjanjian pembelian dengan faktur vendor dan menerima laporan untuk memastikan pembayaran yang dikirim untuk pembelian resmi oleh perusahaan hingga diterima. Administrator Keuangan mempunyai rekening penjual dan memastikan keakuratan faktur pada semua bahan yang diterima.
b. Entri Jurnal.
Seorang administrator keuangan melakukan tugas akuntansi seperti membuat jurnal secara teratur. Jurnal entri dalam prinsip dasar akuntansi adalah catatan kronologis semua transaksi untuk sebuah perusahaan. Entri dibuat menjadi buku besar akuntansi, yang dibuat oleh akun. Administrator keuangan bekerja dengan departemen akuntansi untuk menyelesaikan jurnal ini.
c. Akun Rekonsiliasi dan Penutupan.
Administrator Keuangan berpartisipasi dalam kegiatan penutupan organisasi. Penutupan adalah proses akuntansi yang dapat mencakup rekonsiliasi perbedaan persediaan, depresiasi aset tetap perusahaan dan posting informasi penagihan. Administrator juga berpartisipasi dalam kegiatan penggajian untuk korporasi. Menutup akun rekonsiliasi yang dilakukan setiap bulan atau tahun di kebanyakan organisasi. Sebuah perusahaan menganalisa informasi keuangan yang digunakan untuk membuat anggaran bulanan oleh staff administrasi keuangan. Fungsi administrasi keuangan juga, memantau anggaran dan melakukan analisis biaya dan peramalan keuangan. Karyawan di posisi administrator keuangan juga mempersiapkan laporan keuangan untuk manajemen yang mencakup laporan biaya dan laporan arus kas. Administrator keuangan memonitor investasi perusahaan. Tugas administrator keuangan dalam sebuah organisasi mempersiapkan pajak bagi organisasi, sesuai dengan ketentuan dan prosedurnya.

4. Anggaran
Anggaran merupakan suatu rencana yang disusun secara sistematis dalam bentuk angka dan dinyatakan dalam unit moneter yang meliputi seluruh kegiatan perusahaan untuk jangka waktu (periode) tertentu di masa yang akan datang

5. Fungsi dari APBN yaitu:
a. Fungsi otorisasi
Pendapatan dan belanja dalam tahun tertentu dapat dilaksanakan dengan tepat
b. Fungsi perencanaan
Anggaran Negara menjadi pedoman bagi menajemen dalam merencanakan kegiatan pada tahun yang bersangkutan.
c. Fungsi pengawasan
Anggran Negara menjadi pedoman untuk menilai apakah kegiatan penyelenggaraan pemerintah Negara sesuai dengan ketentuan yang telah ditetapkan.
d. Fungsi alokasi
Anggaran Negara harus diarahkan untuk mengurangi pengangguran dan pemborosan sumber daya serta, meningkatkan efisiensi dan efektifitas perekonomiaan.
e. Fungsi distribusi
Kebijkan anggaran Negara harus memperhatikan rasa keadilan dan kepatutan.
f. Fungsi stabilisasi
Anggaran pemerintah menjadi alat untuk memelihara dan mengupayakan keseimbangan fundamental perekonomian.

6. Administrasi keuangan berarti pengelolaan yang meliputi segala aktivitas yang berkaitan dengan keuangan dengan pencapaian tujuan sebuah organisasi. Administrasi keuangan juga dapat berarti rangkaian kegiatan penataan yang berupa penyusunan anggaran belanja, penentuan sumber biaya, cara pemakaian, pembukuan, dan pertanggungjawaban atas pembiayaan dalam kerjasama mencapai tujuan tertentu.

7.
a. Pengelolaan keuangan, pengertian ini adalah pengertian administrasi keuangan secara luas. Dalam pengertian ini terkandung proses pengaturan serta penetapan kebijakan yang berkaitan dengan pengadaan atau pemanfaatan keuangan sehingga tugas-tugas pokok organisasi dapat terwujud secara efektif dan efektif.
b. Tata Usaha Keuangan. Hal ini adalah pengertian administrasi keuangan secara sempit bahwa administrasi keuangan berkaitan dengan proses-proses menerima, menyimpan, serta mengeluarkan dengan aktivitas penatabukuan. Aktivitas ini dilaksanakan berdasarkan ketentuan yang sedang berlaku.

8. Macam – macam anggaran menurut dasar penyusunan anggaran:
a. Anggaran tetap (fixed budget), adalah angaran yang dibuat untuk satu tingkat satu kegiatan selama jangka waktu tertentu, dimana pada tingkat kegiatan tersebut direncanakan pendapatan dan biaya. Anggaran ini tidak memungkinkan adanya penyesuaian oleh karena sudah tetap.
b. Anggaran variable (flexible budget), adalah anggaran yang dibuat berdasarkan pada kegiatan tingkat kegiatan. Prinsip dari anggaran ini adalah bahwa untuk setiap tingkat kegiatan harus terdapat norma-norma untuk kegiatan yang dikeluarkan. Norma-norma ini merupakan patokan dari pengeluaran-pengeluaran yang seharusnya pada masing-masing tingkat kegiatan tersebut. Penyusunan anggaran ini dilakukan dengan memperhatikan biaya tetap dan biaya variabel.

9. Asas yang digunakan dalam penyusunan APBN meliputi:
a. Asas kemandirian artinya pembiayaan Negara didasarkan atas kemampuan Negara sedangkan pinjaman luar negeri hanya sebagai pelengkap
b. Asas penghematan atau peningkatan efisiensi dan produktivitas
c. Asas penajaman prioritas pembangunan yaitu mengutamakan pembiayaan yang lebih bermanfaat

10. Ada beberapa tujuan disusunnya anggaran, oleh Hendra Poerwanto, antara lain:
a. Digunakan sebagai landasan yuridis formal dalam memilih sumber dan investasi dana,
b. Memberikan batasan atas jumlah dana yang dicari dan digunakan,
c. Merinci jenis sumber dana yang dicari maupun jenis investasi dana, sehingga dapat mempermudah pengawasan,
d. Merasionalkan sumber dan investasi dana agar dapat mencapai hasil yang maksimal,
e. Menyempurnakan rencana yang telah disusun, karena dengan anggaran lebih jelas dan nyata terlihat,
f. Menampung dan menganalisis serta memutuskan setiap usulan yang berkaitan dengan keuangan.