Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

10 Soal (Essay) Perbandingan Administrasi Negara Beserta Jawaban

Kumpulan Soal (Esai/Uraian) Materi Perbandingan Administrasi Negara Beserta Jawaban

1. Tuliskan faktor penyebab pentingnya perbandingan administrasi negara!

2. Perbandingan administrasi negara mempunyai fungsi yang mana antara lain?

3. Beberapa peristiwa penting yang mengawali studi perbandingan administrasi negara antara lain?

4. Studi Perbandingan administrasi negara berkembang setelah adanya konferensi princetan tahun 1952. Dalam konferensi tersebut dibahas tentang apa, Jelaskan!

5. Uraikan Perkembangan Perbandingan Administrasi Negara !

6. Tuliskan faktor penyebab pentingnya perbandingan administrasi negara!

7. Perbandingan administrasi negara mempunyai fungsi yang mana antara lain?

8. Beberapa peristiwa penting yang mengawali studi perbandingan administrasi negara antara lain?

9. Studi Perbandingan administrasi negara berkembang setelah adanya konferensi princetan tahun 1952. Dalam konferensi tersebut dibahas tentang apa, Jelaskan!

10. Uraikan Perkembangan Perbandingan Administrasi Negara !

Jawaban:

1. Pentingnya studi Perbandingan administrasi negara terutama disebabkan oleh 5 faktor, yaitu:
1. Banyak negara-negara baru memperoleh kemerdekaan setelah berakhirnya PD II
2. Semakin luasnya keterlibatan amerika serikat didalam urusan-urusan internasional.
3. Semkin besarnya keterlibatan PBB dalam menangani masalah-masalah internasional, terutama terhadap negara-negara yang menjadi anggotanya
4. Merupakan motivasi para ahli ilmu administrasi negara untuk mengembangkan teori-teori administrasi negara guna kepentingan akademis maupun praktis
5. Timbulnya suatu kesadaran baru baik kalangan ilmuan maupun praktisi bahwa ekologi administrasi negara memiliki pengaruh yang sangat besar terhadap proses-proses dan perilkau apartur dalam administrasi negara.

2. Fungsi
1. Mengidentifikasikan perbedaan-perbedaan yang terdapat dalam administrasi negara masing-masing
2. Mencari dan menemukan sistem administrasi negara yang paling efektif dalam mencapai tujuan bernegara
3. Mencari dan menemukan sistem yang paling tepat untuk digunakan dalam menjalankan kebijakan pemerintah
4. Memperoleh gambaran yang menyeluruh tentang kebaikan dan kebutuhan masing-masing administrasi negara. (Utami Dewi. 2015 : 4).
5. Mencari metode guna memperbaiki kesalahan atau kelemahan dalam administrasi negara
6. Mencari alat analisis mengapa administrasi negara yang satu berhasil dan administrasi negara yang lainnya mengalami kegagala

3. Peristiwa penting yang mengawali studi perbandingan administrasi negara:
1. Kebijaksanaan pemerintah amerika serikat yang dikenal kebijaksanaan Marshall plan yakni, suatu proyek untuk membantu pembangunan/ penataan kembali sistem perekonomian negara-negara eropa yang telah hancur akibat PD II.
2. Pada tahun 1952 public administration clearing house (PACH) merupakan suatu lembaga sebagai pusat pengumpulan, pengklrifikasian, dan penyebaran informasi administrasi negara bertindak sebagai sponsor utama pada konferensi comporative administration yang diselenggarakan princetone, amerika serikat.
3. Pada tahun 1953, internasional political science assosiation (IPSA) meprakarsai diselenggarakan diskusi panel tentang comporative public administration yang diketuai oleh charles s. Acher. Selanjutnya dibawah naugan IPSA ini berbagai peneilitian tentang studi Perbandingan administrasi negara telah banyak dilakukan di negara-negara eropa.
4. Guna lebih mengefektifkan kebijaksanaan amerika serikat untuk membantu pembangunan negara-negara yang sedang berkembang yang diilhami oleh keberhasilan Marshall Plan, pada tahun berikutnya ACT for internasional development diundangkan dan akan ditangani oleh techinical coorporation administration dibawah naungan departemen luar negeri amerika serikat.
5. Pada tahun 1959. Terbentuklah comporation grup (CAG). Kelompok inilah dikenudian hari memiliki andil yang paling besar dalam mengembangkan kajian atau studi Perbandingan administrasi negara tersebut

4. Dalam konferensi tersebut dibahas:
Masalah penelitian dan metode pengajaran Perbandingan administrasi negara yang sistematik

5. Untuk mengembangkan Ilmu Perbandingan Administrasi Negara (kebutuhan praktis), studi ini dikembangkan terutama setelah PDII untuk developing countries. Negara-negara Eropa dalam PBB meluaskan bantuan teknisnya (ekonomis dan administrasi) ke negara sedang berkembang. Bantuan bidang Administrasi Negara dalam bentuk mengadakan latihan yang diselenggarakan PBB/negara maju dengan mengirimkan tenaga ahli ke negara berkembang. Berupa pengalaman praktis di negara mereka masing-masing dari teori Administrasi yang tumbuh di Eropa.
Sebelum awal abad ke 20, Administrasi Negara belum memiliki identitas karen masih terjalin dalam Studi Pemerintahan dengan Struktural Institutional Approach bersifat legalitas, formalitas dan statis, yaitu mempelajari lembaga institusional yang ditetapkan secara formal sesuai ketentuan di bidang legislatif, eksekutif, dan yudikatif. Administrasi Negara erat terkait denan bidang eksekutif. Tahun 1947 Administrasi Negara Perbandingan dikembangkan, namun masih menjadi bagian Ilmu Perbandingan Pemerintahan yang terikat dengan pendekatan struktural institusional, di samping individualistik sebagai menghambat perkembangan ilmu Administrasi Negara Perbandingan.
Namun studi Sistem Administrasi Negara sudah dapat memberikan manfaat, walaupun masih sebagai titik awal perkembangannya. Cara ini belum memberikan hasil guna memperkuat kedudukan Ilmu Administrasi Negara Perbandingan dengan azas universal atau bersifat umum. Sistem Administrasi Negara suatu negara adalah terikat pada prinsip-prinsip Culture Bound (terikat pada lingkungan kebudayaan negara tersebut) yang menunjukkan sifatnya yang masih indifidualistis. Sondang P. Siagian dalam bukunya Filsafat Administrasi, bahwa tahun 1886 adalah tahun lahirnya Scientific Management dipelopori FrederickWinslow Taylor, kelahiran ini adalah sebagai mile pole (lahirnya ilmu Administrasi) dan antara tahun 1886-1950 adalah tahap survival.

6. Pentingnya studi Perbandingan administrasi negara terutama disebabkan oleh 5 faktor, yaitu:
1. Banyak negara-negara baru memperoleh kemerdekaan setelah berakhirnya PD II
2. Semakin luasnya keterlibatan amerika serikat didalam urusan-urusan internasional.
3. Semkin besarnya keterlibatan PBB dalam menangani masalah-masalah internasional, terutama terhadap negara-negara yang menjadi anggotanya
4. Merupakan motivasi para ahli ilmu administrasi negara untuk mengembangkan teori-teori administrasi negara guna kepentingan akademis maupun praktis
5. Timbulnya suatu kesadaran baru baik kalangan ilmuan maupun praktisi bahwa ekologi administrasi negara memiliki pengaruh yang sangat besar terhadap proses-proses dan perilkau apartur dalam administrasi negara.

7. Fungsi
1. Mengidentifikasikan perbedaan-perbedaan yang terdapat dalam administrasi negara masing-masing
2. Mencari dan menemukan sistem administrasi negara yang paling efektif dalam mencapai tujuan bernegara
3. Mencari dan menemukan sistem yang paling tepat untuk digunakan dalam menjalankan kebijakan pemerintah
4. Memperoleh gambaran yang menyeluruh tentang kebaikan dan kebutuhan masing-masing administrasi negara. (Utami Dewi. 2015 : 4).
5. Mencari metode guna memperbaiki kesalahan atau kelemahan dalam administrasi negara
6. Mencari alat analisis mengapa administrasi negara yang satu berhasil dan administrasi negara yang lainnya mengalami kegagala

8. Peristiwa penting yang mengawali studi perbandingan administrasi negara:
1. Kebijaksanaan pemerintah amerika serikat yang dikenal kebijaksanaan Marshall plan yakni, suatu proyek untuk membantu pembangunan/ penataan kembali sistem perekonomian negara-negara eropa yang telah hancur akibat PD II.
2. Pada tahun 1952 public administration clearing house (PACH) merupakan suatu lembaga sebagai pusat pengumpulan, pengklrifikasian, dan penyebaran informasi administrasi negara bertindak sebagai sponsor utama pada konferensi comporative administration yang diselenggarakan princetone, amerika serikat.
3. Pada tahun 1953, internasional political science assosiation (IPSA) meprakarsai diselenggarakan diskusi panel tentang comporative public administration yang diketuai oleh charles s. Acher. Selanjutnya dibawah naugan IPSA ini berbagai peneilitian tentang studi Perbandingan administrasi negara telah banyak dilakukan di negara-negara eropa.
4. Guna lebih mengefektifkan kebijaksanaan amerika serikat untuk membantu pembangunan negara-negara yang sedang berkembang yang diilhami oleh keberhasilan Marshall Plan, pada tahun berikutnya ACT for internasional development diundangkan dan akan ditangani oleh techinical coorporation administration dibawah naungan departemen luar negeri amerika serikat.
5. Pada tahun 1959. Terbentuklah comporation grup (CAG). Kelompok inilah dikenudian hari memiliki andil yang paling besar dalam mengembangkan kajian atau studi Perbandingan administrasi negara tersebut

9. Dalam konferensi tersebut dibahas:
Masalah penelitian dan metode pengajaran Perbandingan administrasi negara yang sistematik

10. Untuk mengembangkan Ilmu Perbandingan Administrasi Negara (kebutuhan praktis), studi ini dikembangkan terutama setelah PDII untuk developing countries. Negara-negara Eropa dalam PBB meluaskan bantuan teknisnya (ekonomis dan administrasi) ke negara sedang berkembang. Bantuan bidang Administrasi Negara dalam bentuk mengadakan latihan yang diselenggarakan PBB/negara maju dengan mengirimkan tenaga ahli ke negara berkembang. Berupa pengalaman praktis di negara mereka masing-masing dari teori Administrasi yang tumbuh di Eropa.
Sebelum awal abad ke 20, Administrasi Negara belum memiliki identitas karen masih terjalin dalam Studi Pemerintahan dengan Struktural Institutional Approach bersifat legalitas, formalitas dan statis, yaitu mempelajari lembaga institusional yang ditetapkan secara formal sesuai ketentuan di bidang legislatif, eksekutif, dan yudikatif. Administrasi Negara erat terkait denan bidang eksekutif. Tahun 1947 Administrasi Negara Perbandingan dikembangkan, namun masih menjadi bagian Ilmu Perbandingan Pemerintahan yang terikat dengan pendekatan struktural institusional, di samping individualistik sebagai menghambat perkembangan ilmu Administrasi Negara Perbandingan.
Namun studi Sistem Administrasi Negara sudah dapat memberikan manfaat, walaupun masih sebagai titik awal perkembangannya. Cara ini belum memberikan hasil guna memperkuat kedudukan Ilmu Administrasi Negara Perbandingan dengan azas universal atau bersifat umum. Sistem Administrasi Negara suatu negara adalah terikat pada prinsip-prinsip Culture Bound (terikat pada lingkungan kebudayaan negara tersebut) yang menunjukkan sifatnya yang masih indifidualistis. Sondang P. Siagian dalam bukunya Filsafat Administrasi, bahwa tahun 1886 adalah tahun lahirnya Scientific Management dipelopori FrederickWinslow Taylor, kelahiran ini adalah sebagai mile pole (lahirnya ilmu Administrasi) dan antara tahun 1886-1950 adalah tahap survival.