Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

353 Kata-Kata Diam

Kata-Kata Bijak, Motivasi, Mutiara Diam

Ada banyak kata-kata dalam dunia ini, tapi “diam” tapi tak sedikitpun kupahami dari diamnya seorang perempuan yang masa lalunya tak pernah aku ketahui sebabnya.

Ada dua hal yang amat baik jika dilakukan, yaitu bicara yang baik atau diam.

Ada kata yang sebaiknya tidak dikatakan, ada rasa yang sebaiknya tak diungkapkan. Karena itulah kamu sering memilih membrontak dalam diam.

Ada kemalangan yang harus diam dalam keluarga.

Ada kritik diam tentang keheningan, yang sepadan dengan yang lainnya.

Ada saat di mana diam itu emas. Namun di saat lain, diam hanyalah warna kuning biasa.

Ada saatnya ketika diam adalah pengkhianatan.

Ada seseorang yang diam-diam menyukai. Beberapa lainnya, terang-terangan menyatakan. Segelintir berkoar-koar. Sebagian mematahkan sendiri cintanya, hatinya.

Ada tempat terkadang hanya cukup dinikmati dengan duduk diam.

Ada yang bertengkar seolah tidak akan bersama lagi, tapi berakhir dengan tetap saling memeluk. Ada yang terlihat baik-baik saja. Manis sekali. Diam-diam atur rencana. Lalu menghilang tiba-tiba.

Adakalanya lebih baik diam ketimbang menyebutkan masalahmu, sebab kamu tahu sebagian orang hanya penasaran, bukan karena mereka peduli.

Adakalanya menemani dalam diam lebih baik ketimbang berbicara sebanyak apapun.

Akan kurawat kau dalam diam. Agar tumbuh besar penuh pemahaman. Akan kurawat kau dalam hening. Agar tumbuh tinggi penuh kesabaran, Akan kurawat kau dalam senyap. Agar tumbuh kokoh penuh keikhlasan. Sungguh akan kurawat kau. Agar tidak ada yang menyakiti. Pun kalau memang harus disakiti. Kau dan aku tahu. Apa yang terbaik dilakukan. Apa yang terbaik dilakukan. Pun kalau memang harus gugur daun. Kau dan aku tahu besok lusa akan kembali rindang.

Aku berharap bisa tidur. Aku berharap ada sejenis obat bius untukku, atau setidaknya sesuatu yang membuat dunia menutup di sekelilingku. Aku ingin menjadi seperti tubuhku, diam dan tak bereaksi, pasrah di tangan seseorang. Aku tidak memiliki kekuatan untuk menentukan pilihan.

Aku berkata kepada jiwaku, diam, dan tunggulah tanpa harapan, harapan akan tetap menjadi harapan untuk hal yang salah.

Aku berpikir tentang gerakan tapi mana mungkin kalau diam?

Aku diam, bukan berarti tak memperhatikan

Aku diam, mencerna perkataannya, merenungkan, mungkin juga berusaha mencari jawaban, atau bahkan bantahan. Tapi aku tetap diam.

Aku hanya mampu diam, membiarkan detak jam terus ber jalan dalam kekosongan di kamar.

Aku ingin kau tahu, diam-diam, aku selalu menitipkan harapan yang sama ke dalam beribu-ribu rintik hujan: aku ingin hari depanku selalu bersamamu.

Aku ingin menjadi awan putih di bawah sinar matahari. Yang meski tak kau minta, diam-diam melindungimu dari terik matahari.

Aku melihat air menjadi rusak karena diam tertahan. Jika mengalir menjadi jernih, jika tidak, kan keruh menggenang

Aku mulai menyadari bahwa kamu dapat mendengarkan keheningan dan belajar darinya. Ia memiliki kualitas dan dimensinya sendiri

Aku pikir 99 kali dan tidak menemukan apa-apa. Aku berhenti berpikir, berenang dalam diam, dan kebenaran datang kepadaku.

Aku sayang kamu, tapi aku hanya diam, terlihat tidak peduli, padahal dalam hati selalu mendoakan yang terbaik untuk kamu.

Aku tahu, tapi aku memilih untuk diam dan menganggap semuanya baik-baik saja.

Aku telah mendengar bahasa kiamat, dan sekarang akan merangkul keheningan

Aku terdiam bukan berarti aku takut, tapi aku diam untuk yang terbaik.

Aku tidak bisa diam menutupi hatiku, bahwa kamu memang selalu mengusik dalam kepalaku.

Aku, biarlah seperti bumi. Menopang meski diinjak, memberi meski dihujani, diam meski dipanasi. Sampai kau sadar, jika aku hancur… kau juga.

Alam memiliki kelicikan mendalam yang menyembunyikan dirinya di bawah penampilan keterbukaan, sehingga orang-orang sederhana berpikir mereka dapat melihat melalui dirinya dengan cukup baik, dan sementara itu dia diam-diam menyiapkan sanggahan atas ramalan percaya diri mereka.

Alasan mengapa pengasuhan anak menjadi masalah yang penuh adalah ketika kita membicarakannya, kita selalu diam-diam berbicara tentang menjadi ibu. Dan ketika kita berbicara tentang keibuan, kita selalu mengasumsikan bahwa pengasuhan anak harus sangat redup setelah pengasuhan penuh waktu.

Ambil tindakan. Memberikan solusi. Bukan hanya diam saja.

Anak perempuan baik-baik yang dimaksud adalah yang diam saja.

Anda tidak akan pernah menginjak jari kaki Anda saat berdiri diam. Semakin cepat Anda pergi, semakin besar kemungkinan jari Anda tersandung, tetapi semakin besar kesempatan Anda untuk mencapai suatu tempat.

Anda tidak akan tersandung pada sesuatu dengan berdiri diam-diam. Semakin cepat Anda berjalan, semakin besar kesempatan Anda akan tersandung, tetapi semakin besar pula kesempatan Anda sampai ke suatu tempat.

Anda tidak boleh diam, orang-orang bersih tidak boleh bungkam.

Apa gunanya kebijaksanaan ketika tidak ada yang tersisa untuk diperlakukan secara diam-diam?

Apa kau tidak pernah berpikir bahwa bersikap diam itu membuat orang lain tak nyaman?

Apa yang lebih menyedihkan daripada mencintai diam-diam? Tak ada. Kita bergelut dalam ketidakpastian dan asumsi-asumsi yang terus menyesakkan.

Apabila lebih bagus membisu ketimbang mengatakan sesuatu yang tanpa kau sadari membuat seluruh orang tahu kebodohanmu.

Apakah kau pernah menunggu seseorang yang kau sukai, berharap dia memperhatikanmu? Berharap suatu hari nanti, dia menyadari bahwa ada seseorang yang menyukainya. Menyukainya diam-diam, sampai akhirnya menyadari bahwa selama ini orang yang disukainya menyayangi orang lain.

Awan hitam nggak selalu diam di tempat. Semua akan segera berlalu.

Bagaimana anak muda bisa diam ketika aparat justru miskin teladan.

Bagaimana bisa mengerti? Sedang kita belum berpikir, bagaimana bisa dianggap diam? Sedang kita belum bicara.

Bahkan jika pun kita diam, akan selalu ada orang yang menyalahkan ke-diaman kita. Lalu masihkah kita akan tetap diam? diam atau bersuara? Semuanya kembali menjadi pilihan.

Banyak jawaban jadi tunggal dan mutlak, ketika banyak pertanyaan tak bisa diam dan kekejaman terus terjadi.

Beberapa saat kemudian, rasa bimbangku punah. Aku tak jadi melakukan hal itu. Aku tak layak mengungkapkan perasaanku yang telah tumbuh dan semakin tumbuh. Aku mengurungkan keinginanku untuk menegur dan menyapanya. Biarlah semua cinta tetap ada walaupun terjebak dalam diam. Cincin yang melingkar di jari manis tangan kanannya sudah cukup membuat aku mengerti.

Beberapa kali aku menemukan mimpiku sendiri terjerembab di depan pintu. Kuyup oleh hujan. Seperti pakaian kotor berulangkali kucuci dan kujemur di halaman luas. Pada saat saat seperti itu aku selalu ingat wajah dan matamu saat menatapku; selalu teduh dan meneguhkan. Maka aku yakin pada akhirnya jarak hanya memisahkan raga. Tapi ia tak pernah sanggup menjauhkan mimpi, imaji dan kenangan yang kita semat bersama dalam rindu yang paling diam.

Belajarlah diam sebagaimana kamu belajar berbicara! Jika bicara itu memberikan petunjuk kepadamu sesungguhnya diam itu menjaga dirimu. Dalam diam kamu mendapatkan dua hal, yaitu dengan diam kamu dapat mengambil ilmu dari orang yang lebih tahu dari pada kamu, dan dengan diam kamu dapat menolak kebodohan orang yang lebih bodoh daripada kamu

Berbahagialah mereka yang tidak mempunyai sesuatu untuk dikatakan dan diam.

bercakap-cakap; carilah kata dan suapan nasi yang

Bercita-citalah setinggi langit, seidealisme mungkin, terus buat jadi realitas.wujudkan mimpimu! Nggak ada orang besar yang mikir realistis, semua berpegang teguh sama idealisme mereka. Pada prosesnya memang nggak gampang, nggak instan, tapi Tuhan nggak mungkin tinggal diam lihat hamba-Nya berusaha. Hasil yang hebat itu memang butuh waktu.

Berilah wong cilik cukup makanan maka mereka akan diam karena kenyang. Berilah wong cilik cukup permainan maka hatinya akan senang.

Berkata yang baik tentunya akan lebih bermanfaat dibandingkan diam.

Berkata-kata itu lebih bagus daripada diam, melainkan membisu itu lebih baik daripada berkata perkara yang menyakitkan hati orang lain.

Bermain aman mungkin adalah hal paling tidak aman di dunia. Anda tidak bisa diam. Anda harus maju.

Bersabar dan diam lebih baik. Jika memang jodoh akan terbuka sendiri jalan terbaiknya. Jika tidak, akan diganti dengan orang yang lebih baik.

Bicarakanlah hal-hal baik saja tentang orang lain, dan apabila kita tidak yakin akan dapat mengeluarkan kata-kata yang baik, maka diam itu lebih baik.

Bila kamu berkata akan menyakiti hati orang lain. Lebih baik kau diam membisu seribu bahasa.

Bullying itu kayak gitu. Dia ngancurin hidup siapa saja. Pelakunya. Korbannya. Orang-orang yang diam saja dan menyesal mengapa mereka tidak melakukan sesuatu. Nggak ada yang diuntungkan.

Butuh waktu cukup lama untuk mengembangkan suara, dan sekarang ketikaa saya memilikinya, saya tidak akan diam.

Cewek galak justru akan menjadi diam jika sedang jatuh cinta dan tidak berkoar ke sana kemari.

Cinta haruslah ditunjukkan dalam rangkaian kata, dan juga dalam bentuk tindakan. Kita tidak bisa mencintai seseorang dengan diam-diam. Tapi menunjukkan cinta secara berlebihan juga hanya akan menjadi tindakan yang sangat menyebalkan bagi orang yang kita cintai.

Cinta ini diam.

Cinta itu adalah ketika kau memilih memendam perasaan untuk orang kau cintai, namun diam-diam tetap mengharapkannya, meski ia sudah memiliki orang lain di sisinya.

Cinta mencakup segala ruang. Dalam terang, ia cemerlang. Dalam gelap, ia merupa cahaya. Dalam diam, ia berkata-kata.

Cinta terindah antara dua insan yang belum halal adalah saling mendoakan dalam diam tanpa saling mengetahui

Cintaku hanyalah cinta yang diam. Aku hanya bisa menikmatimu dari balik jendela, mengagumimu setiap tingkahmu yang manja, berandai-andai kapan kau tersadar aku ada.

Cuci tangan dan mulutmu, jangan makan atau

Dahulu dia selalu katakan apa yang dia pikirkan, tangiskan, apa yang ditanggungkan, teriakan ria kesukaan di dalam hati remaja. Kini dia harus diam - tak ada kuping sudi suaranya.

Dalam bisnis, kompetisi akan teratasi jika Anda terus gigih berjuang. Jika Anda diam saja, kompetisi akan menggilas.

Dalam keheningan di balik apa yang bisa didengar, terletak jawaban yang telah lama kita cari.

Dalam situasi tertentu, terkadang melakukan sesuatu jauh lebih baik ketimbang diam pasrah dan berdoa. Saat kita melakukan sesuatu, mungkin saja saat itu adalah proses di mana Tuhan mendengarkan doa kita.

Dan pengertian dalam diam adalah hal terbaik yang bisa mereka berikan.

Dan usai tangis ini, aku akan berjanji. Untuk diam, duduk ditempatku. Menanti seseorang yang biasa saja.

Dari politik itu adalah langkah mudah untuk diam.

Daripada saling menyakiti, lebih baik diam untuk menahan segalanya.

Debaran ini pertanda, bahwa di antara kita ada yang tidak biasa. Dalam diam, rasa hadir diam-diam.

Di kota tidak ada yang tenang tetapi banyak yang kesepian; di negeri ini, orang diam tetapi sedikit yang kesepian.

Di musim dingin, saya membuat rencana secara diam-diam. Di musim semi, saya pindah.

Di setiap masa nampaknya selalu ada saat yang tak mudah untuk berbicara, tapi tidak gampang untuk diam.

Dia mungkin masih bisa tersenyum lebih tenang dibanding kamu, meski diam-diam hari-harinya jauh lebih pahit dari apa yang kamu lalui.

Dia yang diam tampaknya setuju.

Dia yang tidak bisa berkata apa-apa akan lebih baik diam.

Dia, yang tidak mengerti kebisuanmu, mungkin tidak akan mengerti kata-katamu.

DIAM (mungkin begini lebih baik).

Diam adalah bahasa terbaik ketika sedang kecewa dengan keadaan.

Diam adalah ekspresi cemoohan yang paling sempurna.

Diam adalah emas jika Anda tidak bisa menemukan jawaban yang bagus.

Diam adalah emas tapi bicara baik adalah berlian. Maka berbuat baiklah!

Diam adalah keutamaan orang bodoh.

Diam adalah kondisi kebahagiaan yang paling esensial.

Diam adalah lebih baik daripada mengucapkan kata-kata yang tanpa makna

Diam adalah salah satu argumen yang paling sulit untuk disangkal.

Diam adalah salah satu seni percakapan yang hebat.

Diam adalah salah satu seni percakapan yang hebat. Dia bukan orang bodoh yang tahu kapan harus menahan lidahnya; dan seseorang dapat memperoleh penghargaan atas akal, kefasihan, kecerdasan, yang hanya mengatakan apa-apa untuk mengurangi pendapat yang dimiliki orang lain tentang kualitas-kualitas ini dalam diri mereka sendiri.

Diam adalah satu di antara seni percakapan yang hebat.

Diam adalah senjata kekuatan pamungkas

Diam adalah senjata pamungkas dari kekuasaan.

Diam adalah teman sejati yang tidak pernah mengkhianati

Diam adalah tidur yang memelihara kebijaksanaan.

Diam belum pernah mengkhianati siapa pun!

Diam belum tentu menyelesaikan masalah, tapi setidaknya tidak membesarkan masalah.

Diam bukan bararti lemah, terkadang kita tahu apa yang harus dikatakan, tapi kita tidak ingin melukai perasaan seseorang.

Diam bukan berarti tak melakukan apa-apa, berdaya upaya ketika membisu juga adalah perbuatan.

Diam bukan berarti tidak melakukan apa-apa, berpikir ketika diam juga merupakan tindakan.

Diam bukanlah cara untuk membuktikan kesalahan .

Diam dan kesopanan adalah kualitas yang sangat nyaman untuk percakapan.

Diam itu emas ketika kamu tidak memiliki jawaban yang bagus

Diam jauh lebih bagus dibandingkan berbincang-bincang yang kiranya pun menyakitkan. Jika sebaiknya, mengerjakan sesuatu yang bermanfaat jauh lebih bagus ketimbang harus berdiam diri tanpa melakukan apa-apa.

Diam jauh lebih baik dibandingkan dusta dan kejujuran lisan menjadi awal dari kebahagiaan.

Diam jauh lebih elegan daripada sibuk menghakimi dan mengumbar kesalahan orang lain, kemudian lupa bercermin

Diam lebih baik daripada dusta, dan kejujuran lisan itu awal dari kebahagiaan.

Diam lebih baik daripada mengucapkan kata-kata yang hanya mengandung omong kosong.

Diam lebih fasih daripada kata-kata

Diam sangat penting. Keheningan di antara nada-nada itu sama pentingnya dengan nada itu sendiri.

Diam terkadang merupakan jawaban terbaik.

Diam tidak tahu, lebih baik diam. Untuk memilih diam, bukan berarti tidak tahu.

Diam yang paling tenang adalah mendoakan.

Diam, terkadang diam adalah pilihan terbaik di saat hati dan lidah lelah untuk berkata.

Diam-diam bertahan, diam-diam menderita dan sabar menunggu.

Diam-diam, desa masih bertenaga.

Diturunkan bagi ia yang diam.

Dua gentong berusia ratusan tahun itu bagai sepasang manusia renta yang tercampakkan. Keduanya duduk muram di sudut kamar paling belakang. Menekur diam. Bibirnya berlumur lelehan pewarna yang pekat dan sudah mengering.

Dulu kita selalu mengucap kata sayang di penghujung malam. Kini, kita tidak lebih dari dua orang asing yang merindukan masa lalu secara diam-diam.

Dunia akan lebih bahagia jika manusia memiliki kemampuan yang sama saat diam dan berbicara.

Elo disakitin berkali-kali dan elo cuma diam aja? Elo tu sadomasokis sama diri lo sendiri. Tau, nggak?

Enggak capek, pacaran sama rumus-rumus melulu?. Diam di rumah saja, kulit lu bisa tumbuh jamur nanti.

Engkau diam, penuh dendam, tersudut tak terdengar. Dalam perih, angkat wajah walaupun tak bermahkota.

Fitnah paling baik dijawab dengan diam.

Gadis manapun bisa menjadi glamor. Yang harus Anda lakukan adalah berdiri diam dan terlihat bodoh.

Genius sejati gemetar karena ketaklengkapan - ketaksempurnaan - dan biasanya lebih memilih diam daripada mengatakan sesuatu yang bukan segalanya yang harus dikatakan

Hal terburuk yang dilakukan adalah tidak mencoba. Sadari tujuan Anda dan jangan menyerah. Anda tidak akan pernah tahu keberhasilan Anda jika Anda hanya menghabiskan waktu bertahun-tahun dalam diam sambil bertanya-tanya apakah ada sesuatu yang bisa terwujud.

Hampir semua orang yang jatuh cinta diam-diam pernah menelpon orang yang mereka taksir dan langsung menutup teleponnya kembali.

Hanya diam saja; sisanya adalah kelemahan.

Hati manusia memiliki harta yang tersembunyi, Secara rahasia disimpan, dalam keheningan tersegel; Pikiran, harapan, mimpi, kesenangan, Yang pesonanya rusak jika terungkap.

Hentikan rengekanmu. Jika kamu ketakutan, diamlah. Merengek adalah untuk mangsa. Itu menarik predator. Dan kamu bukan mangsa

Hidup akan mengikis apa saja yang memilih diam, memaksa kita untuk mengikuti arus agungnya yang jujur tetapi penuh rahasia. Kamu, tidak terkecuali.

Hidup akan mengikis apa saja yang memilih diam.

Hidup nggak bisa diulang. Yang sudah terlanjur terjadi nggak bisa kita batalkan. Kita yang harus memutuskan, mau bangkit atau diam saja membiarkan diri tenggelam.

Hobi pribadi saya adalah membaca, mendengarkan musik, dan diam.

Ia diam lagi, seakan sengaja memberiku kesempatan untuk berpikir.

Ia yang memiliki mata untuk melihat dan telinga untuk mendengar dapat meyakinkan dirinya sendiri bahwa tidak ada makhluk fana yang dapat menyimpan rahasia. Jika bibirnya diam, dia mengobrol dengan ujung jarinya; pengkhianatan merembes keluar dari dirinya di setiap pori.

Ini akan menjadi dunia yang tidak berwarna jika masing-masing individu secara diam-diam tidak percaya bahwa dirinya lebih unggul daripada kebanyakan orang.

Ini takdir yang lain. Mengantarkan rasa yang berbeda. Sesuatu yang menyusup diam-diam.

Jadikanlah diam sebagai sarana atas pembicaraanmu, dan tentukan sikap dengan berfikir.

Jadilah kita sepasang kekasih yang diam-diam saja di sini. Seperti penulis tuli yang jatuh cinta pada pianis buta.

Jangan berharap kesepakatan yang sama akan kamu dapat saat seseorang datang dengan suasana pergi. Kadang, datang memohon, pergi diam-diam saja.

Jangan menolak rezeki. Makannya diam-diam dan pelan-pelan aja.

Jangan pernah melewatkan kesempatan bagus untuk tutup mulut.

Jangan pernah melihat siapa yang berbicara, namun lihatah tentang apa yang disampaikannya.

Jangan pernah mengatakan apa pun yang tidak meningkatkan kesunyian

Jangan ragu jangan takut karang menghadang, bicaralah yang lantang jangan hanya diam.

Jangan sentuh seruling saat drum dibunyikan; ketika orang bodoh memiliki kata, orang bijak akan diam.

Jatuh cinta diam-diam. Saling merasakan, tapi belum ada yang mau mengungkapkan. Meski keduanya saling tahu bahwa bagi satu sama lain, keduanya bukan sekadar teman.

Jika ada lebih banyak keheningan, jika kita semua diam... mungkin kita bisa memahami sesuatu

Jika Anda ingin menaklukkan rasa takut, jangan duduk diam dan memikirkannya. Keluarlah dan sibuklah

Jika engkau tak mampu menghadapinya sendiri, lihatlah orang-orang disekelilingmu dan sadarlah bahwa kamu masih memiliki keluarga serta teman-teman yang akan membuatmu tersenyum, tertawa dan diam-diam menyemangatimu.

Jika kamu ingin mengalahkan ketakutan, jangan hanya duduk diam dan memikirkan tentang hal itu. Pergilah dan kerjakan sesuatu.

Jika kamu tidak memiliki apa-apa untuk dikatakan, jangan katakan apa pun

Jika kata tak lagi bermakna, lebih baik diam saja

Jika kebebasan berbicara diambil, maka bodoh dan diam kita mungkin akan membawa seperti domba ke pembantaian.

Jika kita berbicara dan menyebabkan kerugian sebesar sebongkah emas, maka diam adalah emas. Diam yang bernilai emas adalah diam yang diletakkan pada saat yang tepat. Tetapi, jika kita seharusnya berbicara yang bernilai emas, yang mencegahterjadinya kerugian besar, maka diam adalah pengingkaran tugas, yang merugikan. Diam yang seperti itu adalah penelantaran tanggung jawab.

Jika matahari di orbitnya tidak bergerak dan terus diam. Tentu manusia bosan padanya dan enggan memandang.

Jika sekiranya diam itu bijak, lakukanlah! Tapi, ketika bijak itu diinjak bicaralah agar mereka diam.

Jika tidak tahu, lebih baik diam. Tapi memilih diam, bukan berarti tidak tahu.

Kadang diam dan menunggu lebih bernilai daripada bergerak tanpa arah

Kadang lebih baik diam daripada menceritakan masalahmu, karena kamu tahu sebagian orang hanya penasaran, bukan karena mereka peduli

Kadang lebih baik diam daripada mengatakan sesuatu yang tanpa kamu sadari membuat semua orang akhirnya tahu kebodohanmu.

Kadang lebih baik diam daripada menjelaskan apa yang kita rasakan, karena menyakitkan ketika mereka bisa mendengar tapi tak bisa mengerti.

Kadang seseorang hanya bisa diam ketika mereka melihat, mendengar, dan merasakan sesuatu hal yang menyakitkan.

Kadang, diam itu jauh lebih baik dibandingi mesti banyak omong dan menjadi pribadi yang sok tahu

Kadang, yang terindah tak diciptakan untuk dimiliki. Cukup dipandangi dari jauh, lalu syukuri bahwa ia ada di sana untuk dikagumi dalam diam.

Kadang-kadang binatang bisa jadi sangat menyenangkan saat mereka hanya diam dan mungkin mendengarkan.

Kadang-kadang kamu perlu duduk kesepian di lantai dalam ruangan yang sunyi untuk mendengar suaramu sendiri dan tidak membiarkannya tenggelam dalam kebisingan orang lain.

Kalau cowok yang duduk di belakangmu diam-diam suka kamu, aku nggak bisa berbuat apa-apa. Tapi aku berdoa semoga yang duduk di belakang kamu cewek semua.

Kalau diam itu emas, bicara itu emas dua puluh empat karat.

Kalaupun dia tidak tahu kita menyukainya. Kalaupun dia tidak tahu kita merindukannya. Kalaupun dia tidak tahu kita menghabiskan waktu memikirkannya. Maka, itu tetap cinta tidak berkurang sesenti pun perasaan tersebut. Justru dengan ngotot ingin bilang, ingin pacaran, ingin aneh-aneh, perasaan itu tiba-tiba bermetamorfosis menjadi egoisme dan sebatas keinginan yang tidak terkendali saja. Bersabar dan diam lebih baik. Jika memang jodoh, akan terbuka sendiri jalan terbaiknya. Jika tidak, akan diganti dengan orang yang lebih baik.

Kami puas dengan hari kami ketika kami mampu menahan kesedihan dalam diam, dan bertindak seolah-olah kami tidak menderita.

Kami sedang maju atau retrograding sepanjang waktu. Tidak ada yang namanya tetap diam dalam hidup ini.

Kamu cuma diam. Itu sudah mengartikan segalanya!

Kamu memilih bisu. Lalu, diam-diam berlalu. Kamu lebih suka begitu. Tepatnya, selalu begitu.

Kamu mengerti bagaimana akhirnya aku harus menyerah untuk melupakanmu yang begitu berarti…. kamu memilih diam saat aku menyeka lembab hujan disudut gelap mataku.

Kamu... em... kelihatan salah tingkah. Seperti orang yang diam-diam suka gitu.

Karena cintaku padamu ini melampaui kata-kata, saya memutuskan untuk diam.

Karena sepanjang hidupku aku telah belajar menderita dalam diam.

Karena terkadang keheningan berbicara lebih keras daripada kata-kata.

Katakan "Aku cinta kamu" kepada orang yang kamu cintai. Keheningan abadi cukup lama untuk diam, dan itu menunggu kita semua.

Kau tahu apa yang membedakan raja dengan pejuang? Raja sibuk mempertahankan tahta, bersabda, mengumpulkan rakyat dan membela diri seolah ia paling benar. Pejuang diam-diam menyerang, menjatuhkan sang raja dari singgasana. Jangan lupa, dalam catur, raja adalah yang terlemah.

Kaum perempuan lebih cermat. Mengisi daftar helaan napas secara diam-diam, menghitung jumlah penghinaan, membangun kasus, surut dalam batin.

Kebahagiaan itu bukan hanya untuk dinanti, tetapi bisa diciptakan dengan cara kita sendiri. Bahkan jika mau, kita bisa menjemput kebahagiaan tersebut. Dengan bergerak dan melangkah maju ke depan. Bukan diam di tempat, atau membalikkan badan untuk terpaku menatap keindahan yang sudah berlalu.

Kebahagiaan itu seperti kupu-kupu yang ketika dikejar selalu berada di luar jangkauan kita. Akan tetapi, jika Anda diam dengan tenang, maka ia akan mendekati Anda.

Kebisingan menciptakan ilusi. Diam membawa kebenaran

Kebohongan yang paling kejam sering diceritakan dalam diam.

Kedengarannya seperti otobiografiku, tapi kupikir ini saat yang tepat untuk menyuarakan diriku sendiri, karena kupikir aku sudah terlalu lama diam tentang pandangan dan pendapatku.

Keduanya tak pernah saling mengungkapkan perasaan. Mereka terus diam, bahkan saat memilih untuk mengakhiri segalanya.

Keheningan adalah sumber kekuatan yang besar.

Keheningan adalah tidur yang memelihara kebijaksanaan.

Keheningan itu murni dan suci. Itu menyatukan orang karena hanya mereka yang merasa nyaman satu sama lain yang dapat duduk tanpa berbicara.

Keheningan pada musim yang tepat adalah kebijaksanaan, dan lebih baik dari ucapan apa pun

Kehidupan itu seperti taksi, argonya akan terus berjalan entah Anda sampai ke suatu tempat atau diam di tempat.

Keinginanku untuk mengungkapkan perasaan kembali lumpuh dan patah. Aku belum berani mengungkapkan rasa, aku memilih jatuh cinta diam-diam. Dalam keadaan menyembunyikan perasaan seperti ini, aku tetap bahagia. Kebahagiaan itu sulit kujelaskan. Ruang untuk mencintainya semakin besar dan aku tak mengerti mengapa sampai saat ini aku belum benar-benar berhasil menggapainya. Mungkinkah dia terlalu tinggi untukku? Apakah dia terlalu sempurna untuk kugenggam?

Kematian tidak hanya mengakhiri hidup, tetapi juga menganugerahkan padanya suatu kelengkapan diam, diambil dari arus berbahaya yang menjadi sasaran semua hal manusia.

Kenangan adalah benda yang diam (jika ia bisa disebut benda). Tidak bergerak dan menetap seperti guci di sudut rumah yang tidak berpenghuni. Bisu dan angker. Ia menentang hukum waktu yang selalu bergerak. Ia tidak berubah bentuk. Ia terbingkai dan bingkainya ikut abadi selamanya. Ia tidak bisa dihapus. Ia permanen. Melekat seperti roh pada jasad dan jasad pada roh. Tidak seperti kehidupan, ia tidak menginginkan perubahan. Ia tidak bisa berubah. Ia tidak bisa diapa-apakan selain diterima sebagai bagian dari sejarah dan riwayat seseorang.

Kenangan cinta pertama memang sulit untuk dilupakan. Itulah saat cinta benar-benar menemukan ketulusannya, saat cinta menjelma menjadi bagian yang membawa energi positif bagi seseorang. Sayangnya, tak semua cinta pertama berakhir bahagia. Ada yang dipendam dalam diam, ada juga yang tertahan karena malu untuk diungkapkan. Aku pasti bukan orang pertama yang hanya mampu memendam dan terus diam.

Kenangan itu cuma hantu di sudut pikir. Selama kita cuma diam dan nggak berbuat apa-apa, selamanya dia tetap jadi hantu. Nggak akan pernah jadi kenyataan.

Kenapa nggak? Menyukai seseorang, memujanya diam-diam, nggak butuh alasan.

Kendali pemerintahan sudah begitu lama kendor, sehingga saya khawatir rakyat tidak akan diam-diam tunduk pada pengekangan yang diperlukan untuk perdamaian dan keamanan masyarakat.

Kepuasan terbesar yang saya tahu ketika melakukan kebaikan secara tidak sengaja dan diam-diam.

Kesedihan adalah penyakit kejam yang menggerogoti tubuh diam-diam.

Kesenangan terbesar yang aku tahu adalah melakukan perbuatan baik secara diam-diam lalu membiarkannya diketahui orang secara kebetulan.

Ketidakmampuan untuk tetap diam adalah salah satu kegagalan manusia yang paling mencolok.

Ketika hati diam, semuanya berbicara yang tidak perlu.

Ketika kata-kata tidak datang dengan mudah, aku puas dengan keheningan dan menemukan sesuatu dalam ketiadaan

Ketika keduanya bertemu, tak pun kata-kata salam; Tapi keduanya telah sefaham dalam diam.

Ketika kita berbicara, kita takut kata-kata kita tidak akan didengar atau disambut. Tapi saat kita diam, kita masih takut. Jadi lebih baik berbicara.

Ketika sebuah pertanyaan tidak memiliki jawaban yang benar, hanya ada satu jawaban yang jujur. Area abu-abu antara ya dan tidak. Diam

Ketika uang berbicara, kebenaran tetap diam. Pepatah Rusia Uang adalah kekuatan, kebebasan, bantalan, akar segala kejahatan, jumlah berkah.

Kita harus tetap kuat dalam menjalani kehidupan. Sebesar apa pun hal yang menyakitkan menimpa kita. Seberapa pun kehilangan mencoba membunuh semangat kita. Hidup itu seperti roda, selalu berputar dan nggak pernah diam di satu titik aja. Akan ada yang pergi lalu datang mengganti. Ada masa kita bisa tertawa, dan kemudian menangis. Hidup tetap berjalan.

Kita pandang daun bermunculan. Kita pandang bunga berguguran. Kita diam: berpandangan

Kita tidak bisa tidak melakukan apa-apa jika menyukai seseorang, kan? Saya tak bisa hanya diam saya menunggu, kan?

Kurasa tak ada yang perlu lagi untuk dijelaskan. Seberapa panjang kata yang ku lontarkan belum tentu membuatnya paham. Aku diam

Laki-laki yang hanya berani menguntit dari jauh dan mengirim pesan diam-diam biasanya laki-laki aneh yang tidak percaya diri.

Lalu kini secara diam-diam dan hening, mereka terus bergerak dan membangun tempat-tempat lain dengan hati-hati dan tersembunyi.

Langkah-langkah kecil, tapi tetap membawamu maju. Itu lebih baik daripada diam di tempat.

Layanan publik dibisniskan, urusan warga jadi dagangan. Orang miskin jadi korban, lantaran dianggap hanya diam.

Lebih baik bertengkar karena cinta daripada diam kesepian menanggung benci.

Lebih baik diam dan kelihatan bodoh daripada banyak bicara dan bodohnya lebih kelihatan.

Lebih baik diam daripada konyol karena berkata tapi salah.

Lebih baik diam dengan apa adanya, daripada banyak bicara namun tak sesuai dengan kenyataan yang ada.

Lebih baik diam dengan rasa sayang, daripada tersakiti dengan harapan.

Lebih baik diam membisu dan dianggap bodoh ketimbang berdialog dan berupaya dianggap pintar.

Lebih baik diam tapi tahu, daripada bicara tapi tak mengerti apa yang dibicarakan.

Lebih baik diam, daripada berkata pada perkara yang sia-sia.

Lebih baik membisu dan bisa menikmati metode dirimu berdaya upaya.

Lebih baik membisu dan bisa menikmati metode dirimu berdaya upaya.

Lebih baik ribut lalu semua selesai, daripada diam menyimpan masalah.

Lebih baik tersenyum dan diam seolah semuanya baik-baik saja ketimbang marah dan menangis, lalu banyak orang menanyakan mengapa.

Lebih baik untuk tetap diam dan dianggap bodoh, daripada banyak bicara dan menghapus semua keraguan.

Lebih jauh lagi, gue gak percaya pada kebetulan, gue percaya pada pertemuan yang dirancang diam-diam. Masing-masing dari kita punya garis kehidupan yang telah digambarkan. Dan masing-masing dari kita, kalau diizinkan, akan saling bersinggungan.

Lucu, kita membentuk pola pikir anak kecil agar tumbuh menjadi seperti kita. Padahal, diam-diam kita rindu menjadi anak kecil lagi.

Lukisan adalah puisi diam dan puisi yang diucapkan, lukisan.

Makin tenang, kamu makin bisa mendengar.

Masa lalu boleh dijadikan pelajaran, bukan tempat untuk tinggal dan diam di sana.

Mau kubilang lantang… atau kupendam dalam diam. Tetap saja kusebut (dia) cinta

Medan perang dunia telah berada di jantung utama, dan di sana kepahlawanan terbesar telah diam-diam dilakukan.

Meditasi adalah keheningan, memberi energi dan memuaskan. Diam adalah ekspresi fasih dari hal yang tak bisa diungkapkan

Melewati oleh kegembiraan atau penderitaan secara diam-diam seringkali merupakan tanda partisipasi paling intim.

Membisu tidak lagi bermakna, lebih baik membisu saja.

Memperhatikanmu diam-diam, mendoakanmu setiap hari dan mencintaimu secara rahasia.

Mengagumi diam-diam adalah yang paling menyakitkan. Dan perasaan yang terlalu lama diendap dalam-dalam tanpa balasan itu ... sama menyakitkannya.

Menyukai seseorang, memujanya diam-diam, nggak butuh alasan. Perasaan adalah sesuatu yang nggak bisa dikendalikan. Begitu juga dengan menjadikan seseorang sebagai standar untuk menilai orang lain.

Merangkul semua catatan kesindenannya dengan diam dan pejam yang purna.

Mereka nggak ngerti bahwa yang kadang yang kita butuhkan bukan kesepian, bukan diam, bukan menyendiri. Kita butuh kenormalan di sekitar kita, hal-hal yang membuat kita bisa berjalan maju.

Mereka yang menginginkan otoritas pertama-tama harus dapat tetap diam.

Meski, diam-diam, aku masih saja menatapmu dengan cinta yang malu-malu.

Meskipun aku diam tenang bagai ikan,

Meteran parkir seharusnya mengingatkan kita bahwa kita menghabiskan uang dengan berdiri diam di tempat.

Mulailah membiasakan diri untuk tidak bicara seenaknya, lebih baik diam daripada bicara yang tak bermanfaat.

Mulut tetap diam. Mendengarkan hati berbicara.

Musik mengungkapkan sesuatu yang tidak dapat dikatakan dan yang tidak mungkin untuk diam.

Naksir diam-diam itu komedi putar. Seakan berjalan, tapi sebenarnya tidak kemana-mana.

Nyala jerami seperti jemari yang menyala

Orang banyak bicara itu memuakkan, orang pendiam itu menenangkan.

Orang berilmu dan beradab tidak akan diam di kampung halaman.

Orang bijak, ketika ragu apakah akan berbicara atau diam, memberi diri mereka sendiri keuntungan dari keraguan, dan tetap diam.

Orang bilang sebagian besar masalah di dunia ini sebenarnya tak perlu ada andai orang mau mengambil jeda tiap hari hanya untuk diam.

Orang bodoh dikenal dari pidatonya; dan orang bijak dengan diam

Orang bodoh yang tidak berbicara sepatah kata pun tidak dapat dibedakan dengan seorang ilmuwan yang diam.

Orang pendiam itu bukan berarti takut bicara, tetapi lebih berharap selektif dalam menyuarakan kata-kata.

Orang yang jatuh cinta diam-diam harus bisa melanjutkan hidupnya dalam keheningan.

Orang yang jatuh cinta diam-diam memenuhi catatannya dengan perasaan hati yang tidak tersampaikan.

Orang yang jatuh cinta diam-diam pada akhirnya selalu melamun dengan tidak pasti, memandang waktu yang berjalan dengan cepat dan menyesali semua perbuatan yang tidak mereka lakukan dulu.

Orang yang jatuh cinta diam-diam selalu bertingkah seperti penguntit.

Orang yang jatuh cinta diam-diam tahu dengan detail semua informasi orang yang dia taksir, walaupun mereka belum pernah ketemu.

Orang yang jatuh cintanya diam-diam hanya bisa jatuh cinta sendirian.

Orang yang paling diam umumnya adalah mereka yang menganggap diri mereka paling tinggi.

Orang-orang baik tumbang bukan hanya karena banyaknya orang jahat, tetapi karena orang-orang baik lainnya diam dan mendiamkan.

Pada akhirnya, orang yang jatuh cinta diam-diam hanya bisa mendoakan. Mereka cuma bisa mendoakan, setelah capek berharap, pengharapan yang ada dari dulu, yang tumbuh dari mulai kecil sekali, hingga makin lama makin besar, lalu semakin lama semakin jauh.

Pasangan yang bahagia adalah yang dalam diam mereka tahu bahwa mereka saling menyamankan satu sama lain.

Perasaan ini sangat dalam, sehingga aku memilih untuk memendam.

Perasaan terdalam selalu muncul dalam keheningan

Percakapan paling penting dalam hidup kita terjadi dalam keheningan

Perjuangkan prinsip, bertingkah laku baik, diam dalam kebajikan dan benamkan diri dalam seni.

Pidato kadang-kadang hanya mewakili cara yang lebih cerdik daripada diam untuk tetap diam.

Puncak kangen paling dahsyat ketika dua orang tak saling telpon, SMS, BBM, tapi keduanya diam-diam saling mendoakan.

Resiko menyukai seseorang diam-diam; dia harus siap dengan penolakan.

Saat aku memilih untuk diam, sebenarnya banyak yang ingin aku katakan , hanya saja kurasa tak perlu karena tak ada yang bisa mengerti.

Saat Anda diam dan tidak melakukan apapun, orang lain akan mengambil jatah Anda.

Salah satu yang menyakitkan adalah memilih untuk diam dan terlihat salah, walau sebenarnya kamu yang benar.

Sangat menyakitkan jika kamu hanya bisa diam di tempatmu tanpa berusaha untuk menolong orang yang sangat ingin kamu tolong.

Saya belajar diam dari banyak bicara, toleransi dari yang tidak toleran, dan kebaikan dari yang tidak baik, namun aneh, aku tidak berterima kasih kepada guru-guru tersebut.

Saya berpikir secara diam-diam dan secara pribadi ada takdir bagi saya dan hanya bagi saya untuk tetap di jalur itu dan mengikutinya. Saya benar-benar percaya dan merasa saya di sini karena suatu alasan dan itulah tugas saya, Anda tahu, untuk tampil untuk orang-orang dan jika mereka menerimanya maka saya diberi penghargaan

Saya cenderung untuk diam.

Saya diam-diam menyatakan perang dengan negara, menurut gaya saya, meskipun saya masih akan memanfaatkan dan memanfaatkannya sebisa saya, seperti biasanya dalam kasus-kasus seperti itu.

Saya menyembunyikan diri di dalam diri saya ... dan diam-diam menuliskan semua kegembiraan, kesedihan dan penghinaan saya di buku harian saya.

Saya telah menemukan bahwa semua kejahatan manusia berasal dari ini, manusia tidak dapat duduk diam dan diam di sebuah ruangan sendirian.

Saya tidak percaya seseorang menjadi tua. Saya pikir apa yang terjadi pada awal kehidupan adalah pada usia tertentu seseorang berdiri diam dan stagnan.

Saya tidak suka sama orang yang sok tau, banyak ngomong tapi gak ngerti. Makanya saya diam, supaya saya tidak membenci diri saya sendiri.

Saya tinggal diam di rumah di antara keluarga dan teman saya.

Saya, yang dididik dalam kesengsaraan, mengetahui banyak ritus pemurnian, dan saya tahu di mana ucapan yang tepat dan di mana diam.

Seandainya membisu lebih baik, maka biarkanlah pembuktian yang berbicara.

Sebab, bahaya yang sesungguhnya bukan pada orang yang marah-marah, tapi pada orang yang diam. Orang marah dapat diukur hatinya, orang diam tak mudah ditakar akalnya.

Sebagian orang memilih memperhatikan diam-diam, sebagian lagi mengatakan terang-terangan.

Sedikit pengetahuan yang dirubah dalam tindakan jauh lebih bernilai daripada banyak pengetahuan tapi hanya diam.

Seharusnya kau jangan selalu diam. Dengan selalu diam, orang akan semakin menghinamu.

Selalu dapat diamati bahwa diam itu membentang sendiri, dan bahwa pembicaraan yang lebih panjang yang telah ditangguhkan, semakin sulit untuk menemukan sesuatu untuk dikatakan.

Selama ini, aku berharap menemukan tanda-tanda cinta dalam hal-hal yang luar biasa dan istimewa. Tetapi aku tidak pernah menemukannya dalam lusinan bunga mawar, kotak kembang gula yang berbentuk hati, atau lirik soneta yang berbunga-bunga. Bagiku, cinta menyelinap ke dalam hatiku, tanpa pemberitahuan, tanpa hiruk-pikuk, tanpa upacara, dan cinta itu diam-diam mendirikan rumah tangga hanya untuk mengungkapkan kehadirannya dalam kebaikan hati yang biasa dan sederhana.

Semakin kita dibenci, saya pikir, semakin kita diam.

Semua orang berpikir saya pamer ketika saya berbicara, konyol ketika saya diam, kurang ajar ketika saya menjawab, licik ketika saya punya ide bagus, malas ketika saya lelah, egois ketika saya makan satu gigitan lebih dari yang seharusnya.

Semua orang tahu mereka mungkin saja bisa mati besok, tapi nggak ada yang cuma diam menunggu kematiannya.

Seperti sebuah perasaan yang menyusup ke dalam hatinya… diam-diam.

Sepuluh orang yang berbicara membuat suara lebih dari sepuluh ribu yang diam.

Sesedih-sedihnya sebuah hubungan adalah hubungan yang salah satu pasangannya masih diam-diam menyimpan perasaan pada mantan.

Seseorang bepergian, karena kehidupan sulit untuk selalu duduk diam di satu tempat bahkan di sekolah.

Seseorang yang tenang hanya diam ketika ia tidak memiliki hal untuk dikatakan, dan dikatakan kuat hanya karena dia tetap diam.

Sesungguhnya engkau tidak dilahirkan untuk diam dalam keraguan. Hari ini, lebih bergeraklah.

Sesungguhnya, diam terkadang bisa menjadi jawaban yang paling fasih.

Setelah diam, yang paling dekat untuk mengekspresikan yang tak terkatakan adalah musik.

Setiap hari sikap diam telah panen korbannya. Memilih cuma berdiam diri adalah penyakit yang mematikan.

Setiap manusia memiliki mimpi. Ada yang mengejar dan mewujudkannya. Ada yang mundur dan membuangnya. Ada pula yang diam dan hanya manyimpannya sepanjang sisa hidupnya.

Setiap orang memiliki pikiran bodoh, hanya orang bijak yang tetap diam tentang mereka.

Setiap orang pasti berubah. Hidup lo berubah. Kita nggak cuma diam di tempat, kan? kalau lo mau seperti dulu berarti lo nggak beranjak dari masa lalu. Persahabatan kita cuma layak ditaruh di memori otak bagian kenangan aja. Nggak usah lo aplikasikan sama persis sekarang. Nggak bakal bisa.

Siapa yang beriman kepada Allah, dan pada hari akhir hendaklah ia berkata yang baik atau diam

Silahkan hina diriku sepuas kalian, aku akan tetap diam saja. Bukannya aku tidak punya jawaban, tapi singa selalu tidak akan membalas gonggongan anjing.

Suara-suara itu tak bisa dipenjarakan, disana bersemayam kemerdekaan, apabila engkau memaksa diam, aku siapkan untukmu pemberontakan!

Susahnya kalau jatuh cinta diam-diam, soalnya kita akan selamanya cuman ngebaca tanda-tanda yang nggak jelas.

Tak ada kejutan yang lebih ajaib daripada mengetahui bahwa diam-diam kita dicintai. Hal itu seperti merasakan tangan Tuhan di bahu kita.

Tanggapan itu membuatku semakin berharap. Sepertinya, dia juga punya perasaan yang sama denganku, tapi aku masih berusaha diam. Aku masih jatuh cinta diam-diam. Bagiku, tak mungkin seorang cewek mengungkapkan perasaannya lebih dulu. Tak mungkin aku berkata cinta kepadanya lebih dulu. Aku hanya menunggu isyarat darinya, menunggu pertanda suatu saat pasti menjadi nyata.

Tapi aku gelisah pula bagai ombak dalam lautan.

Tegas seperti pohon oak, tidak ternoda oleh badai, adalah prinsip yang membuat Anda diam bahkan dalam nasib buruk.

Tentunya urusan manusia akan jauh lebih bahagia jika kekuatan pada pria untuk diam sama dengan berbicara. Tetapi pengalaman lebih dari cukup mengajarkan bahwa manusia tidak mengatur apa pun dengan kesulitan lebih dari lidah mereka, dan dapat memoderasi keinginan mereka lebih mudah daripada kata-kata mereka.

Terkadang aku lebih memilih untuk diam, bukan karena aku tak mempunyai kata. tapi karena itu lebih mudah daripada harus menjelaskan segalanya.

Terkadang diam lebih bijak dalam menyikapi keadaan dari pada bersikeras memaksa orang lain untuk sekadar memahami.

Terkadang kamu tidak perlu mengatakan apa-apa. Keheningan berbicara semuanya.

Terkadang lebih baik diam daripada menjelaskan apa yang kita rasa, karena menyakitkan ketika mereka hanya bisa mendengar tapi tak bisa mengerti.

Terkadang tidak ada orang disekitarmu untuk menyuruhmu diam, benar-benar diam. Terkadang kalian harus diam saat sedang sendirian.

Terkadang, diam itu lebih baik , daripada bicara tapi tak dihargai, tak dianggap ada.

Terlalu banyak wanita di banyak negara berbicara dalam bahasa yang sama, diam.

Ternyata memang benar, ada 1000 jalan menuju mimpi kita. Kuncinya, jangan pernah putus asa, harus tetap kerja keras karena semua pilihan balik lagi ke diri kita sendiri. Lo mau diam terus terjatuh di bawah sana, atau bangkit dan melakukan suatu hal?

Tetap semangat memperjuangkan impian! Tidak dengan diam menunggu, tapi mencari dan siap menyambut setiap kesempatan yang datang dengan penuh ikhtiar.

Tetapi, ada kenyamanan yang lebih besar dalam substansi keheningan daripada dalam menjawab sebuah pertanyaan.

Tidak ada seorang sahabatpun yang menginginkan anda diam dan menghambat anda untuk berkembang.

Tidak ada teman yang menuntut Anda untuk diam, tidak menuntut hak Anda atau berkembang.

Tidak ada yang lebih menarik selain percakapan dua kekasih yang diam.

Tidak mengatakan apa-apa terkadang berarti paling banyak

Tidak semua jawaban harus dikatakan, terkadang diam adalah jawab yang paling keras bagi seseorang.

Tinggallah malam yang redam, langit yang diam. Tinggallah airmata yang menetes pelan ke dalam segelas bir yang menempel pada dada yang setengah terbuka, setengah merdeka.

Ujian sejati tentang kemampuan merasa nyaman bersama orang lain adalah kemampuan untuk sama-sama diam.

Waktu dan keheningan adalah hal yang paling mewah saat ini

Yang membuat hatiku terjaga adalah keheningan yang penuh warna

Yang saya tegaskan, dan tidak ada yang lain, adalah bahwa Anda harus menunjukkan kepada seluruh dunia bahwa Anda tidak takut. Diam, jika Anda memilih; tetapi bila perlu, bicaralah — dan bicaralah sedemikian rupa sehingga orang akan mengingatnya.