Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

358 Kata-Kata Perpisahan

Kata-Kata Bijak, Motivasi, Mutiara Perpisahan

Ada berapa banyak orang yang dapat bertemu kembali dengan orang yang mereka sayangi setelah perpisahan?

Akan aku buang semua bagian sedih dan menyakitkan antara kita dan hanya menyisakan semua bagian yang indah saja. Agar suatu hari nanti aku bisa tersenyum apabila teringat tentang kisah kita berdua.

Akhirnya, selamat menikah sahabatku. Melihat perjuanganmu untuk move on dari pengalaman kasih yang penuh duka, aku turut berbahagia ketika mendengar kabar kamu menemukan pasangan terbaikmu. Semoga kisah cintamu dan dia berlangsung abadi.

Aku akan berusaha menjadi seorang yang lebih sabar dalam menghadapi masalah dan berusaha merelakan sebuah perpisahan.

Aku akan datang kepadamu sebagai hujan dan aku juga akan datang menghampirimu sebagai salju pertama.

Aku baru merasakan sedih karena ditinggal saudaraku

Aku berharap acara bahagia ini akan menjadi sebuah awal yang baik untuk keluarga barumu. Selamat menempuh hidup baru, sahabatku.

Aku hanya ingin berkata bahwa, sahabat yang paling jahat adalah sahabat yang tega meninggalkan temannya menikah dahulu. Namun aku tetap sayang padamu, selamat menempuh hidup baru.

Aku ihklas dengan sebuah perpisahan, akan tetapi aku sulit untuk melupakan segala kenangan.

Aku ikhlas dengan sebuah perpisahan, akan tetapi aku sulit untuk melupakan segala kenangan.

Aku ingin sibuk sesibuk-sibuknya untuk sukses sesukses-suksesnya. Agar kau percaya penyesalan bisa datang bersamaan dengan perpisahan.

Aku melihatmu pergi, menyimpan semua kenangan yang kita buat sampai hari ini. Kenangan ini akan selalu ada di hatiku sampai akhir waktu.

Aku mempelajari banyak hal selama bekerja denganmu. Semoga kamu sukses di perusahaanmu yang baru dan bertemu dengan rekan kerja yang menyenangkan.

Aku merasa sangat beruntung bisa mengenal seseorang yang begitu sulit bagiku untuk mengucapkan selamat tinggal.

Aku paham, kau selalu ingin menjauh agar aku merasa jenuh, namun kau lupa satu hal; perasaan lahir bukan untuk dibunuh.

Aku selalu berdoa supaya pernikahan ini diridhoi oleh Allah dan hidupmu selalu diberi kebahagiaan.

Aku tahu aku tidak bisa menghentikanmu untuk pergi, tapi aku bisa mencoba hidup tanpamu. Hidup tidak akan seindah bersamamu, tapi aku akan membuat hidupku layak untuk dijalani.

Aku tak mampu melupakanmu tapi aku sanggup melepaskanmu.

Aku tidak ingin menjauh darimu, aku ingin tertawa denganmu dan merasakan kehangatan sikapmu.

Anda adalah seorang pemimpin yang ideal. Alih-alih hanya memberi istruksi perusahaan, Anda mau mengajari kami beberapa hal yang tidak kami mengerti. Semoga karier Anda makin melesat setelah dipindahtugaskan.

Anda benar-benar seorang pemimpin yang brilian! Saya akan menunggu pencapaian apalagi yang akan Anda raih. Semoga karier profesional Anda makin bagus di masa depan.

Anda benar-benar telah mencuri hati kami sebagai bawahan Anda. Rasanya kami tidak rela jika Anda harus pindah tugas ke kantor lain. Walau begitu, saya yakin kesuksesan sedang menunggu Anda di tempat kerja baru tersebut.

Anda bukanlah atasan yang hanya memerintah saja, tapi juga menunjukkan bagaimana caranya mendapatkan kesuksesan. Selamat jalan, Bos.

Anda telah menginspirasi dan membuat saya terlatih selama Anda di sini. Saya akan selalu mengagumi Anda karena jiwa leadership dan sifat humble yang Anda miliki.

Apabila kamu disuruh memilih orang yang paling kamu cintai tetap bersamamu, tapi tidak bahagia. Atau melepaskannya pergi agar dia punya kesempatan baru, untuk masa depannya. Untuk hidupnya nanti yang jauh lebih baik, maka kamu pilih yang mana?

Apakah ada pertemuan kembali di balik perpisahan?

Arti sebuah kehadiran akan terasa saat kehilangan telah merenggutnya, jika itu terjadi, maka hanya penyesalanlah yang akan tercipta.

Bagaimana bisa aku takut dengan mangakhiri, kalau aku berani untuk mengawali semua ? Bagaimana aku takut dengan perpisahan, sedangkan aku berani untuk saling memiliki.

Bagaimana mungkin aku pergi jika bayanganmu masih saja menghiasi mimpi?

Bagiku, setidaknya perpisahan ini bukan akhir. Masih ada hari esok untuk membuka lembaran baru jika yang lama enggan, atau tutup buku.

Bahkan jika kita tidak bisa bersama pada akhirnya, aku senang kamu menjadi bagian dari hidupku.

Banyak hal berubah. Dan teman-teman pergi. Hidup tidak berhenti untuk siapa pun

Banyak orang akan masuk dan keluar dari hidupmu, tapi hanya sahabat sejati yang akan meninggalkan jejak dalam hatimu.

Beberapa orang datang dan membuat dampak yang indah dalam hidupmu hingga kamu tidak lagi ingat seperti apa hidupmu tanpa keberadaan mereka

Beberapa orang masuk kehidupan kita dan pergi dengan cepat. Beberapa tinggal untuk sementara waktu, meninggalkan jejak di hati kita.

Beberapa orang memang hanya ditakdirkan untuk saling suka, saling jatuh cinta, dan saling merasa nyaman. Namun tidak ditakdirkan untuk bersama. Sesederhana itu.

Beberapa orang menciptakan kebahagiaan kemanapun mereka pergi; yang lainnya setiap kali mereka pergi.

Beberapa pergi tak mengenal pulang. Beberapa salah tak mengenal maaf. Beberapa belum tak mengenal sudah. Beberapa lara tak mengenal rela.

Beberapa perpisahan terkadang melahirkan lupa agar kita tak tahu apa yang sebenarnya terjadi.

Bekerja denganmu adalah pengalaman yang berarti untukku. Tapi, aku harus mengambil jalan yang baru. Dari lubuk hati kudoakan yang terbaik untukmu.

Benar, mencintai makhluk itu sangat berpeluang mengalami kehilangan. Kebersamaan bersama makhluk juga berpeluang mengalami perpisahan. Hanya cinta kepada Allah yang tidak.

Berpegang teguhlah pada mimpi. Mimpi yang mati ibarat burung yang sayapnya rusak dan nggak bisa terbang

Bersama melipat hati. Itu yang kita pilih untuk menyudahi penyatuan. dan genggaman kita pun terlepas di batas perpisahan.

Bersenang-senang dan berbahagia di sini tidak akan mudah tanpa orang hebat sepertimu. Aku pasti akan merindukanmu.

Berusahalah mencapai tujuan tanpa menimbulkan kerusakan

Betapa beruntungnya saya memiliki sesuatu yang membuat mengucapkan selamat tinggal begitu sulit.

Biarkan aku menyimpan bagian terakhir hatiku sebelum kau merobek semuanya.

Bila ada pertemuan di dunia ini maka akan ada perpisahan di sampingnya, bila ada kebahagiaan di dunia ini maka akan ada kesedihan disampingnya.

Bos, Anda adalah pemimpin sejati dan saya salut untuk itu. Saya harap saya bisa sebaik Anda. Saya sedih bahwa kita tidak akan bekerja lagi. Semoga Anda beruntung dalam semua usaha masa depan Anda.

Bukan benci yang membuat kita menjauh dari orang lain, tapi kecewa.

Bukan perpisahan yang membuatku menangis, tetapi pertemuanlah yang membuatku menyesal.

Bukan perpisahan, melainkan kenanganlah yang punya sejuta cara membuatmu terluka lagi.

Bukankah perpisahan memang selalu lebih berat bagi yang ditinggalkan? Ada rasa sesak seperti gelembung-gelembung asam yang memenuhi ruang-ruang di dadamu.

Bukannya aku tak lagi cinta kepadamu tapi jika aku bertahan aku semakin terluka.

Bukannya menjauh, tapi hanya ingin kamu tau. Bukannya berubah, tapi hanya ingin kamu peka jika aku sudah lelah.

Bunyi hujan yang memekakkan telinga ini adalah tangisan perpisahan awan-awan yang berubah menjadi air kembali.

Cerita tentang hidup itu lebih cepat daripada kedipan mata, cerita tentang cinta adalah pertemuan dan perpisahan.

Cinta mendekat dan menjauh tanpa aturan. Membutuhkan waktu yang terbilang untuk pertautan dan perpisahan.

Cinta selalu menjadi sajian sarat makna dalam setiap pertemuan dan perpisahan.

Cinta tidak akan pernah diketahui dalamnya sampai merasakan detik-detik perpisahan.

Cinta yang tak mungkin kembali adalah kesakitan abadi, yang mungkin butuh waktu lama untuk penyembuhan. Sebagaimana rindu yang tak kunjung temu meski bagaimanapun caranya hanya akan melukis duka.

Coba belajarlah kepada senja, karena dia mengajarkan bahwa sesuatu yang terlihat indah sebagian hanya sementara, karena tak ada yang abadi.

Cobalah menjadi aku sebentar saja, maka kau akan merasakan bagaimana perihnya rasa sakit yang kau timbulkan dari caramu memutus segala ikatan yang bahkan telah lama kita bangun. Tidakkah aku menjadi pesakitan yang tak kunjung menemukan obatnya.

Dalam perpisahan itu adalah orang yang tidak benar-benar dicintai yang mengatakan hal-hal yang lebih lembut.

Dan hanya senyummu yang merambat dalam ingatan, menjeratku dengan kenangan yang terjadi berulang-ulang.

Dan pancaran matamu adalah syair ribuan hari yang menyihir airmata jadi kuntumkuntum asa. Tubuh kita menjelma rumahrumah pasi di dada jalan yang selalu setia menampung sejarah, kenangan atas perjumpaan dan perpisahan berkali kali.

Dan suatu hari nanti aku hanya akan menjadi bagian dari masa lalu, tetapi akan terus kulanjutkan langkah ini.

Dan tentang lupa, lupa yang aku alami adalah lupa sungguhan. Lupa yang bagiku, sebenarnya ketika kami bertemu dan menjumpai perpisahan ternyata kami belum sepenuhnya saling mengenal.

Dari lubuk hatiku yang terdalam, aku ingin mengucapkan terima kasih karena telah menjadi sahabat terbaikku. Semoga perjalananmu mewujudkan mimpi baru akan tercapai.

Dari lubuk hatiku yang terdalam, aku ingin mengucapkan terima kasih karena telah menjadi sahabat terbaikku. Semoga perjalananmu mewujudkan mimpi baru akan tercapai.

Dari Tuhan kita ada, bersama Tuhan kita hidup, dan bersatu dengan Tuhan kita kembali

Di akhir perjalanan sekalipun tak lagi bersama, ada satu nama yang tak akan bisa tergantikan. Entah seberapa hebat kau berusaha untuk melupakan, tetapi nama itu selalu ada, itulah cinta sejati.

Di hari esok kamu akan mengerti dengan pilihanku, yang memutuskan untuk pergi dan mencari sesuatu yang tidak pasti.

Di malam yang dingin dan gelap sepi, benakku melayang pada kisah kita. Terlalu manis untuk dilupakan. Kenangan yang indah bersamamu

Di saat menghitung angka seharusnya kita teringat dengan guru kita yang telah mengajari berhitung, Terima Kasih Wahai Guruku.

Di setiap perpisahan ada gambar kematian.

Di setiap perpisahan ada sebuah gambar kematian.

Di sini ada tangisan, ada perjuangan, ada luka, ada tawa, bahagia, dan rindu. Dan itu semua yang memberatkan saat harus berpisah.

Dia di sebelahmu, tapi terasa seperti tidak. Seakan ia berada terlalu jauh, sangat jauh. Entah itu raganya atau jiwanya

Dua hal tersulit untuk dikatakan dalam hidup adalah halo untuk pertama kalinya dan selamat tinggal untuk yang terakhir.

Dunia adalah tempat yang licin nan menggelincirkan, rumah yang hina, bangunan-bangunannya akan runtuh, penghuninya akan beralih ke kuburan, perpisahan dengannya adalah sesuatu keniscayaan, kekayaan di dunia sewaktu-waktu bisa berubah menjadi kemiskinan, bermegah-megahan adalah suatu kerugian, maka memohonlah perlindungan Allah, terimalah dengan hati yang lapang segala karunia-Nya.

Guru, engkau bagaikan lilin, yang menghabiskan dirinya sendiri untuk mencerahkan kehidupan orang lain.

Hanya dalam penderitaan perpisahan kita melihat kedalaman cinta.

Hanya karena suatu hubungan berakhir, bukan berarti kita berhenti mencintai satu sama lain. Kita hanya berhenti menyakiti satu sama lain.

Harapanku untukmu adalah agar hidup ini berjalan sesuai keinginanmu. Impianmu tetap besar, kegelisahanmu selalu kecil, dan kau tak akan mendapatkan beban yang melebihi kemampuanmu.

Hidup adalah kumpulan episode, rangkaian cerita tentang perjalanan kita yang penuh suka dan cita. Kadang tangis dan sedih melanda untuk membuatmu lebih kuat dari yang sebelumnya. Lihat, hari yang telah lalu, lambaikan dan katakan salam perpisahan.

Hidup adalah perpisahan yang konstan.

Hidup ini masih panjang. Hanya karena ia tidak ada di pelukanku hari ini, bukan berarti ia tidak akan pernah kembali.

Ibu tahu, tidak bisa disamakan antara ditinggal pergi orangtua untuk selamanya, dengan menghadapi perpisahan orangtua. tapi, bagi seorang anak, sama-sama menyakitkan.

Ingat aku dengan senyum dan tawa, untuk itulah aku akan mengingatmu. Jika kamu hanya dapat mengingatku dalam kesedihan dan air mata, maka jangan ingat aku sama sekali.

Ingat dan waspada, sadar dan sabar, hemat dan mengabdi, ikhlas dan tenang

Ingatlah aku dan tersenyumlah, karena lebih baik melupakan daripada mengingatku dan menangis.

Ini bukan perpisahan sayangku, ini ucapan terima kasih.

Jadikan ini perpisahan yang termanis, yang indah dalam hidupmu sepanjang waktu.

Jaga dirimu dan pasanganmu dengan baik. Jalanilah kehidupan yang lebih baik dari sebelumnya. Selamat menikah.

Jangan bersedih karena perpisahan. Sebuah perpisahan itu penting sebelum kamu dipertemukan kembali. Setelah banyak kejadian hidup, pertemuan sesungguhnya hanya untuk mereka yang berkawan.

Jangan kecewa dengan perpisahan. Perpisahan diperlukan sebelum Anda dapat bertemu lagi. Dan bertemu lagi, setelah momen atau kehidupan, pasti bagi mereka yang berteman.

Jangan pernah berpisah tanpa ungkapan kasih sayang untuk dikenang. Mungkin saja perpisahan itu ternyata untuk selamanya.

Jangan pernah mengucapkan selamat tinggal karena selamat tinggal berarti pergi dan pergi berarti melupakan.

Jangan terlalu sering memikirkanku. Aku tidak mau membuatmu sedih. Hiduplah dengan baik. Aku akan terus mengiringi tiap langkahmu.

Jarak itu sebenarnya tak pernah ada. Pertemuan dan perpisahan dilahirkan oleh perasaan

Jatuh hati mengajarkan aku bagaimana memberanikan diri. Juga bagaimana menjadi sabar saat kau tinggalkan sendiri.

Jika aku tau perpisahan sesakit ini. Aku lebih memilih untuk tidak mengenalmu sama sekali.

Jika dia memutuskan untuk pergi menjauh, itu berarti sudah saatnya kau memulai kesempatan baru.

Jika ikhlas itu mudah, maka setiap perpisahan takkan menyakitkan.

Jika nanti kita bertemu kembali, jangan pernah kau ciptakan perpisahan lagi.

Jika pengunduran diri ini membawamu lebih dekat ke kesuksesan, aku akan berbahagia karenanya. Kamu pantas mendapatkan yang terbaik karena kamu layak untuk jadi yang terbaik.

Jika pertemuan adalah awal dari perpisahan, maka perpisahan adalah awal dari keindahan dalam pertemuan yang selanjutnya.

Jika sebuah kesabaran tidak membuatmu sadar, mungkin sebuah kehilangan akan menjadikanmu sadar.

Jika sebuah perpisahan itu indah, maka katakanlah keindahan yang Anda rasakan, tapi ketika Anda menemui bahwa perpisahan itu menyakitkan, maka terdiam tanpa kata dan mengambil hikmah di balik derita adalah hal yang paling bijak yang pernah Anda lakukan.

Jika semua sudah menjadi ketentuan Tuhan, jangan ada lagi hati yang merasa sedih disaat menerima cobaan

Jika seseorang tetap menunggu saat kita pergi tanpa kabar. Maka dia berhak ditunggu, pun jika itu tiada pasti kembali.

Jiwaku menderita karena perpisahan, tetapi kembali terhibur oleh cinta.

Kadang manusia harus sampai kepada titik kehilangan untuk mengerti arti sebuah kehadiran, kasih sayang & kesetiaan.

Kadang perpisahan bisa membuat mata kita menjadi segar lewat air mata, hati menjadi peka lewat gelombang besar yang menerpa, dan menumbuhkan cinta yang lebih besar lewat orang-orang yang menyentuh hidup kita. Hidup semakin luas.

Kadang, luka sementara akibat perpisahan itu lebih baik dibandingkan luka yang akan semakin bertambah kala mempertahankan sebuah kebersamaan yang semu.

Kalau jalan tidak usah tergesa-gesa, pelan-pelan yang penting sampai tujuan

Kalau saja pertemuan itu tak terjadi, perpisahan ini pun tak perlu terjadi.

Kamu adalah kritikus terbaikku, teman yang jujur, rekan se-tim yang handal dan bisa diandalkan. Selamat tinggal dan tetap berhubungan.

Kamu adalah satu dari sekian banyak hal yang membuatku tidak lagi berteman dengan kata pisah. Hadirmu bagai lautan di tanah gersang, lalu bagaimana pula harus ku ungkapkan rasaku saat kau telah beranjak pergi dan tak akan kembali.

Kamu akan benar-benar dirindukan di sini. Semoga sukses dengan pekerjaan barumu.

Kamu bertemu semua orang dua kali dalam hidup ini, saat mereka datang dan saat mereka pergi.

Kamu memang bukan lagi rekan kerjaku, tapi kamu masih jadi teman yang berarti untukku. Semoga sukses dengan karier barumu!

Kamu sangat berarti, istimewa di hati. Selamanya rasa ini. Jika tua nanti kita telah hidup masing-masing. Ingatlah hari ini.

Kamu telah memberiku begitu banyak kenangan lucu dan indah, terima kasih untuk semuanya, itu tidak berakhir di sini kita akan bertemu lagi

Karena Anda sudah tidak menjadi kapten dari kapal perusahaan ini, lalu siapa yang akan memandu kami menghadapi terjangan ombak nanti? Selamat tinggal, Bos.

Karena perpisahan telah membuatku menyadari tak ada apa pun dan tak seorang pun yang lebih penting di dunia ini melebihi istri dan anakku.

Karena sejauh apapun kamu menjauh, bila hatiku ingin kamu. Aku bisa apa?

Karena sesungguhnya berpisah itu tidak sepenuhnya berpisah, hanya jarak yang memisahkan.

Karena tanpa perpisahan, tidak ada pertemuan.

Karier Anda benar-benar sangat cemerlang! Semoga di tempat kerja yang baru Anda makin maju dan menjadi pemimpin yang disegani. Saya dari sini akan terus mendukungmu, Ibu/Bapak.

Kau bagai duri yang menyakiti sebegitu parah, namun bedanya luka yang diberikan olehmu tak dapat ku obati secara instan. Hatiku seakan berdarah karena menggenggammu terlalu erat. Bagaimanapun aku berusaha kau tidak akan pernah melihat ke arahku, maka kucukupkan aku dan hatiku untuk saling menyakiti

Kau selalu hadir disetiap relung waktuku. namun sekarng hilang bagaikan diterjang ombak lautan, hilang tanpa jejak.

Kau telah menjadi sahabatku. Hal tersebut sudah menjadi hal yang luar biasa

Kau tetap anugerah terindah bagiku. Tak peduli lebam luka karena perpisahan telah menyekam darah.

Kawanku, selamat menjalani aktivitasmu yang jauh di sana, jangan lupa selalu ingatkan dan ingatlah aku untuk selama-lamanya.

Ke mana pun kau pergi, pergilah dengan segenap hatimu

Kebahagiaan yang hilang kini kembali lagi.

Kedatangan Anda di kantor memang sebagai Bos. Tapi, kepergian Anda dari kantor akan meninggalkan kenangan sebagai seorang teman. Terima kasih, Bos.

Kegagalan adalah kunci kesuksesan. Setiap kesalahan mengajarkan kita ilmu

Kehilangan membuat kita belajar untuk menerima dan mensyukuri dengan apa yang masih kita miliki.

Keluarga adalah bentuk kesempurnaan ikatan dalam hidup dan semuanya pasti punya keluarga. Seiring berjalannya waktu keluarga juga akan hilang dan musnah ditelan teganya waktu, namun hati dan kenangan akan tetap abadi dan tak akan tergerus oleh zaman.

Kelulusan itu seperti hari pembalasan. Kamu akan dinilai berdasarkan apa yang sudah kamu tanam.

Kemarin membawa awal, esok membawa akhir, meskipun kita di suatu tempat yang berbeda, kita menjadi sahabat sejati.

Kemesraan ini. Janganlah cepat berlalu. Kemesraan ini. Ingin kukenang selalu.

Keramahan yang kau pancarkan setiap hari, tak akan pernah hilang dalam ingatan kami. Perjuangan dan pengorbanan tak akan pernah luput dari ingatan kami, kau adalah guru terhebatku.

Ketika seorang teman pergi jauh, kamu terus bergerak maju. Namun, ketika seorang sahabat yang berpisah darimu, bagian dari hidupmu ikut menghilang.

Kini dia meninggalkanku tanpa sempat mendengarku mengungkapkan perasaan. Semudah ketika aku meninggalkannya tanpa kalimat perpisahan.

Kini kau bukan lagi milikku, kini kau telah berada di tempat yang jauh lebih baik.

Kita adalah dua orang yang pernah memiliki rasa yang sama namun tak ditakdirkan untuk terus bersama.

Kita akan bertemu lagi, tidak tahu di mana, tidak tahu kapan, tapi aku tahu kita akan bertemu lagi, suatu hari yang cerah.

Kita bisa menulis seribu kata perpisahan. Tapi yang kita rasakan hanya satu, yaitu kehilangan.

Kita lupa berapapun kita menyayangi mereka, mereka bukanlah milik kita seutuhnya. Demikian pula kita, bukan milik kita seutuhnya. Menyadari kembali bahwa perpisahan pasti akan datang menghampiri seharusnya menjadi pelecut untuk memberikan yang terbaik kepada mereka yang kita sayangi di dunia ini.

Kita masih muda. Banyak yang harus kamu kejar, banyak yang harus kamu lihat, harus kamu cari di luar sana. Kisah kita hanya secuil di antara kisah yang akan kamu alami nanti. Pernahkah kamu berpikir bahwa seharusnya kita tidak perlu menyesali perpisahan ini? Apa yang sudah kita alami begitu indah, untuk apa ditangisi?

Kita pernah saling mencinta sebelum akhirnya saling melupa.

Kita semua memiliki jalan tersendiri untuk mengarungi hidup ini. Ke mana pun kita pergi, kita akan tetap mengingat satu sama lain.

Kita sudah saling kenal sepanjang hidup kita dan sekarang kita akan berpisah. Beberapa akan mengingat dan beberapa akan saling melupakan, tetapi kita akan selalu memiliki bagian dari satu sama lain di dalam diri kita.

Kupikir kau masih mencintaiku, tapi kita tak bisa melepas kenyataan bahwa aku tak cukup untukmu

Kurangilah makan dan tidur yang berlebih supaya kesehatan badan kita tetap bisa terjaga

Lanjutkan perjuanganmu dan raihlah impianmu yang selama ini selalu kamu ceritakan padaku. Sekarang sudah tiba waktunya kita berpisah, selamat jalan wahai sahabatku. Dirimu akan selalu melekat didalam diriku.

Lo tahu apa yang paling menyakitkan dari sebuah perpisahan? Kenyataan bahwa lo akan menemukan dia yang berbeda saat perjumpaan berikutnya.

Luka akibat sebuah perpisahan selalu menjadi yang terperih di antara luka lainnya, bagaimana tidak perpisahan adalah batas dari kebersamaan yang entah kapan akan terulang.

Manusia merencanakan pertemuan namun Tuhan yang menentukan jika akhirnya harus ada perpisahan, tidak ada yang harus di sesali.

Manusia tak akan bisa merasakan cinta yang akan hadir jika dia belum bisa melepaskan segala bentuk penderitaan dari kisah sebelumnya. Oleh karena itu, lepaskan saja dan mulailah hal baru.

Masa depan adalah miliki dia yang meninggalkan masa lalu, jadikan kisahmu yang ada di masa lalu sebagai pengajaran untuk lebih kuat lagi dari biasanya, berjuang lebih kuat dari biasanya.

Matahari mengajarkan kita bahwa pada setiap pertemuan yang hangat terdapat sebuah perpisahan yang indah.

Melepaskan orang yang dicintai memang sungguh menyakitkan, namun tak semua yang dicintai harus dimiliki.

Mengucapkan dan tidak mengucapkan perpisahan sama saja sakitnya.

Mengucapkan perpisahan itu sama halnya seperti sedikit merasa mati

Mengucapkan selamat tinggal pada teman sejati benar-benar sulit. Tetapi, saya mengucapkan selamat tinggal dengan harapan bahwa kita akan bertemu lagi suatu hari nanti.

Meninggalkan segala kenangan yang telah kita buat bersama itu berat.

Menjadi partner kerjamu adalah salah satu pengalaman profesional dalam karierku. Sampai jumpa sahabat.

Menyedihkan mengetahui bahwa saya sudah selesai. Tapi, melihat ke belakang, saya punya banyak kenangan indah.

Mereka yang pernah terluka karena perpisahan akan mengerti bagaimana pentingnya dalam menjaga suatu hubungan.

Mereka yang pernah terluka oleh perpisahaan, akan mengerti bagaimana pentingnya menjaga hubungan.

Meski Anda pindah tugas di tempat kerja baru yang lebih bagus untuk karier Anda di masa depan, saya berharap waktu-waktu yang Anda habiskan di tim ini tidak dilupakan. Kami juga tidak akan pernah melupakan Anda.

Meski jarak ada di antara kita, kita tidak pernah merasa jauh. Karena persahabatan tidak diukur dengan jarak, melainkan hati.

Meski kami telah mencapai titik ini, aku masih berpikir setiap detik itu sepadan.

Meski perpisahan itu ialah kenyataan yang sulit diterima namun itu adalah kensekuensi dari perjumpaan.

Meski pertemuan dan perpisahan terjadi begitu cepat, kenangan yang tertinggal akan menyisakan waktu yang lama.

Meski tak bisa ku sentuh, namun aku inginkan kamu yang utuh.

Meskipun kita berpisah, kamu akan selalu ada dalam pikiran dan ingatanku. Aku harap kamu memiliki kehidupan yang indah di depan. Selamat tinggal.

Momen kebaikan dan rekonsiliasi patut dimiliki, bahkan jika perpisahan harus datang cepat atau lambat.

Mungkin benar juga. Kita berjodoh dengan senja. Ketika jingganya menghilang, aku kesurupan luka perpisahan itu.

Mungkin hanya aku yang merindukanmu, meneteskan air mata, dan berharap bertemu secepatnya.

Mungkin itu sebabnya perpisahan terasa sering begitu menyakitkan, karena kerap datang tanpa peringatan.

Mungkin sebenarnya kita tidak pernah kehilangan apa pun dalam hidup ini. Mungkin hanya ditukar dengan sesuatu yang jauh lebih indah.

Mungkin, Tuhan mempertemukan kita hanya sebatas untuk saling mengenal bukan untuk saling memiliki.

Ngapain sih orang berbetah-betah dengan perpisahan?

Orang pasti selalu datang dan juga pergi. Kita nggak mungkin menghindari perpisahan, siap atau nggak.

Orang-orang beruntung itu terkadang memang dapat bertemu kembali lagi dengan orang yang mereka sayangi, bahkan setelah perpisahan.

Pada akhirnya, setiap orang adalah perjalanan bagi manusia lainnya, dan setiap perjalanan terbuat dari dua hal: pertemuan dan perpisahan.

Pada perjalanan waktumu, adalah sebuah nama yang kau lafazkan namun gagal kau ikrarkan

Pasangan suami-istri merupakan dua orang dalam satu jiwa. Perpisahan karena kematian hanyalah bersifat sementara. Suatu saat, suami istri yang saling setia akan berkumpul lagi di surga.

Pastinya, sebuah perpisahan bukanlah sesuatu yang diharapkan dan tidak ada yang siap dengan itu.

Pekerjaan apa pun jangan dilakukan dengan tergesa-gesa agar berhasil

Perasaan manusia selalu paling murni dan paling bersinar di saat pertemuan dan perpisahan.

Pernah saling cinta lalu berubah seperti tak pernah kenal sebelumnya.

Pernahkah kamu menghitung perpisahan yang telah terlewati? Dan, pernahkah kau berpikir, mungkin perpisahan terkadang memang diharapkan terjadi…

Perpisahaan itu ada agar kita bisa menghargai sebuah pertemuan.

Perpisahaan itu pasti adanya, cukup kita kenang yang selama ini kita lewati bersama. Semogo kita bahagia dengan pilihan kita masing-masing.

Perpisahaan karena keburukan akan menuntun kepada pertemuan yang lebih baik.

Perpisahaan memang tak akan pernah mudah karena sifat dasar manusia ingin memiliki bukan melepaskan.

Perpisahaan selalu mengajarkan kita untuk menghargai, bahwa setiap detik bersama orang yang kita cintai adalah anugerah yang tidak boleh kita sia-siakan.

Perpisahaan seringkali mengajarkan kita betapa berharganya seseorang setelah dia tiada.

Perpisahan adalah ketika kita sudah tidak lagi saling mengingat satu dengan yang lainnya dan saling melupakan.

Perpisahan adalah ucapan menyambut hari-hari penuh rindu.

Perpisahan bukan berarti berhenti menyatukan hati meski tidak ada disatu tempat.

Perpisahan bukan berarti tidak akan bertemu tapi itu berarti akan bertemu lagi dan menciptakan lebih banyak kenangan

Perpisahan bukanlah akhir dari kehidupan. Tetapi langkah awal seberapa kuat kita meneruskan kehidupan ini tanpanya.

Perpisahan bukanlah sebuah rahasia yang perlu dirahasiakan, tapi sebuah anugerah dari Sang Pencipta.

Perpisahan bukanlah sebuah rahasia yang perlu dirahasiakan, tapi sebuah anugerah dari Sang Pencipta.

Perpisahan dan kehilangan merupakan keniscayaan. Satu hal yang pasti bisa memisahkan, kematian!

Perpisahan dengan seseorang kadang menjadi perantara bertemunya dengan orang yang lain.

Perpisahan itu ada agar kita bisa menghargai sebuah pertemuan.

Perpisahan itu akan selalu datang karena kita pernah berjumpa, bersama dalam setiap canda tawa dan Perpisahan adalah langkah awal dari hidup kita untuk menguji seberapa kuatnya kita untuk terus melanjutkan hidup.

Perpisahan itu mudah meninggalkan kenangan lama, Dan mudah mendapat kenangan di dunia baru.

Perpisahan kadang dapat kembali. dan kadang pula selamanya tak akan kembali.

Perpisahan karena sesuatu yang buruk akan menuntun pada pertemuan yang akan lebih baik.

Perpisahan memang dibuat untuk menjadikan pertemuan kembali terasa indah sekali

Perpisahan memang diperuntukkan untuk membuat pertemuan terasa indah dan penuh memori.

Perpisahan memang tak akan pernah mudah karena sifat dasar manusia ingin memiliki bukan melepaskan.

Perpisahan membawa pelajaran dan pengalaman.

Perpisahan membuatmu berpikir. Mereka membuatmu menyadari apa yang kamu miliki, apa yang hilang, dan apa yang kamu anggap remeh.

Perpisahan membuatmu berpikir. Perpisahan membuatmu menyadari apa yang telah kamu miliki, apa yang telah hilang, dan apa yang telah kamu terima begitu saja.

Perpisahan memiliki rasa manis pahit. Pahit untuk perpisahan saat ini dan manis untuk kerinduan masa depan. Semoga perpisahan ini hanya bertahan untuk waktu yang singkat.

Perpisahan mengajarkan kita untuk menghargai bahwa setiap detik kebersamaan adalah anugerah yang tidak boleh disia-siakan.

Perpisahan pastilah selalu menyakitkan, itu fitrah manusia. Tetapi, yakinlah bahwa selalu ada hikmah besar dibalik itu semua yang telah Tuhan rencanakan.

Perpisahan selalu mengajarkan kita untuk menghargai, bahwa setiap detik bersama orang yang kita cintai adalah anugerah yang tidak boleh kita sia-siakan.

Perpisahan semanis apa pun, seindah apa pun, tetaplah perpisahan.

Ada cerita yang sejak detik itu harus berubah menjadi kenangan.

Perpisahan sepasang kekasih memang tak pernah menyenangkan, selalu perih dan menyakitkan.

Perpisahan seringkali mengajarkan kita betapa berharganya seseorang setelah dia tiada.

Perpisahan telah membuat lupa seluruh ingatan...

Perpisahan terkadang menyadarkan kita betapa berartinya seseorang setelah dia pergi.

Perpisahan tetaplah perpisahan. Sebuah proses kehidupan yang paling berat untuk dijalani semua orang yang pernah terhubung oleh suatu ikatan.

Perpisahan tidak bisa seutuhnya mengambilmu dariku, ingatlah tidak hilang karena perpisahan, ingatlah hilang karena pergantian.

Perpisahan tidak pernah mudah, tapi bagaimanapun harus tetap menguatkan hati dan mengantar yang pergi dengan senyuman dan doa.

Perpisahan yang paling menyakitkan adalah di mana hanya aku yang merasa kehilangan.

Perpisahan yang pedih adalah yang tanpa kata selamat tinggal dan tanpa penjelasan.

Perpisahan yang sebenarnya adalah ketika seseorang tidak pernah saling ingat lagi

Perpisahan yang tidak kita harapkan adalah hadiah terbaikk dari Tuhan untuk kita.

Perpisahan, semanis apapun, seindah apapun, tetaplah berpisah. Ada cerita yang sejak detik itu harus berubah menjadi kenangan.

Persahabatan sejati adalah ketika kamu harus melihat sahabatmu pergi dan mengetahui kamu tidak akan melihatnya lagi. Tapi kamu tahu ia akan selalu berada di dalam hati dan pikiranmu selamanya.

Pertemuan dan perpisahan, dimana awal akhirnya? Dimana bedanya?

Pundakku mungkin takkan selalu ada saat kamu bersedih dan menangis, tapi cintaku akan selalu ada untukmu.

Rasa sakit karena perpisahan tidak sebanding dengan kebahagiaan bertemu lagi.

Rasanya sakit untuk melepaskan, tetapi kadang-kadang lebih menyakitkan untuk bertahan.

Renungkanlah setiap detik penuh makna, setiap menit diiringi canda tawa, kini waktu telah memisahkan kita. Semoga persahabatan kita selalu terjaga selamanya.

Ruang hati tak lagi bernyanyi. Berubah sepi nan sunyi sejak dia pergi. Sisa penyesalan masih ada di sudut hati. Kenangannya pun belum hilang dalam ingatan ini.

Ruang pertemuan yang kita duduki sekarang akan terasa lebih dingin karena kehangatan dan bantuanmu tidak akan ada di sana. Aku akan merindukanmu.

Saat dua orang yang bukan teman berdekatan, tak akan ada pertemuan. Saat ada dua orang yang berteman berjauhan, tak akan ada perpisahan.

Saat ini adalah saat yang berbahagia untukmu dan pasanganmu. Allah telah pilihkan seseorang yang akan menemanimu setiap waktu. Sayangilah ia karena Allah. Semoga Allah memberikan rezeki yang berkah untuk keluargamu.

Saat sebuah pertemuan berawal dengan kebaikan. Maka akhirilah sebuah pertemuan dengan perpisahan yang memiliki kenangan terindah.

Saat seseorang pergi, sesungguhnya ada rindu yang tertinggal, rindu yang akan kita rasakan

Sadari dan hargailah apa yang kita punya, karena itu adalah bentuk rasa syukur dan menghargai diri kita sendiri.

Sadarkah kalau semua itu terhubung dengan takdir. Tak ada yang bisa mengatur takdir, jadi nikmatilah setiap detik yang kau punya untuk bersamanya.

Sahabat adalah hartaku yang paling berharga

Sahabat ibarat mata dan tangan, saat mata menangis tangan mengusap. Saat tangan terluka mata menangis.

Sahabat itu seperti bintang, dia memang tidak selalu terlihat. Tapi dia selalu ada untukmu.

Sahabat mencarimu ketika yang lain mencacimu. Mereka merangkulmu ketika yang lain memukulmu.

Sahabat selamat melanjutkan langkahmu, selamat berjumpa lagi di tangga kesuksesan, dalam senyum yang lebih indah.

Sahabat terbaik dari kecilku kini akan menjadi seorang istri. Selamat atas pernikahanmu dengannya. Semoga sakinah mawaddah warrahmah, bahagia selalu dan semoga cinta kalian abadi selamanya.

Sahabat yang baik tidak pernah mengatakan selamat tinggal. Mereka hanya mengucapkan sampai jumpa lagi.

Sakit karena perpisahan kini telah terobati

Sakitnya perpisahan itu bukanlah apa-apa dibandingkan kebahagiaan saat bertemu lagi.

Sakitnya perpisahan itu bukanlah apa-apa dibandingkan kebahagiaan saat bertemu lagi.

Sampai jumpa kawanku. Semoga kita selalu. Menjadi sebuah kisah klasik untuk masa depan

Sebab belajar melupakan seseorang itu juga salah satu bentuk cinta.

Sebanyak aku menginginkanmu, aku menghormatimu. Aku menghormati bahwa kamu ingin berpisah. Meskipun hatiku hancur mengatakan ini, selamat tinggal cinta. Kamu akan selalu tetap di hatiku.

Sejak tergabung dalam tim Anda, saya telah tumbuh menjadi seorang yang profesional dalam bidang yang saya tekuni. Terima kasih atas segalanya yang telah Anda ajarkan kepada saya. Saya akan tumbuh menjadi diri yang lebih baik lagi.

Sejatuh-jatuhnya perpisahan adalah pura-pura tidak peduli dan diam.

Sekuat apapun kamu menjaga, yang pergi akan tetap pergi. Sekuat apapun kamu menolak, yang datang akan tetap datang.

Selalu meminta petunjuk Tuhan untuk meyelaraskan antara ucapan dan perbuatan agar dapat berguna bagi sesama

Selama ingatan teman-teman tercinta tertentu hidup di hati saya, saya akan mengatakan bahwa hidup itu baik.

Selama ini cinta tidak mengenal kedalamannya sendiri sampai saat perpisahan

Selama ini kamu sudah suportif, jujur, dan selalu mendukung pekerjaan di kantor ini. Teruslah melakukan hal-hal hebat dalam hidupmu. Selamat tinggal.

Selama kenangan akan seorang sahabat yang kusayangi masih hidup di dalam hatiku, aku akan selalu berkata hidupku menyenangkan

Selama menjadi karyawan perusahaan, hanya Anda yang bisa sebaik ini kepada bawahannya. Saya percaya kalau semua impian Anda akan segera terwujudkan.

Selama saya bekerja di sini, Anda benar-benar telah membuat kerja sehari-hari di kantor menjadi pengalaman yang berharga. Saya tidak akan melupakan peran Anda selama ini.

Selamat malam selamat Malam! Perpisahan adalah kesedihan yang manis, yang akan saya katakan: Selamat malam, sampai besok.

Selamat menempuh hidup baru, temanku. Aku berharap agar Kamu selalu bahagia setiap saat. Jadikanlah pernikahan ini sebagai jalanmu menemukan kebahagiaan.

Selamat menikah, Bro! Kurang-kurangi main game, sering-sering mengayomi istri. Jadi imam yang baik untuk keluarga ke depannya. Semoga kehidupan rumah tangga kalian penuh berkah dan kebahagiaan.

Selamat menikah, ya, sahabatku. Baik-baik, ya. Karena kamu sekarang akan mengemban amanah sebagai seorang istri yang harus taat kepada suamimu. Kamu harus rela dan ikhlas karena ridha Allah juga terletak pada ridha suamimu. Semangat, dan bahagia selalu.

Selamat tinggal bila kau ingin pergi, tak mungkin lagi kumemaksamu disini, lupakan aku bila tak cinta lagi. doakan saja kumendapatkan pengganti yang lebih baik darimu.

Selamat tinggal hanya untuk mereka yang mencintai dengan mata mereka. Karena bagi mereka yang mencintai dengan hati dan jiwa tidak ada yang namanya perpisahan.

Semoga Anda beruntung di tempat kerja baru dan semoga pula karier Anda makin menanjak. Kami berharap Anda tidak akan pernah melupakan tim yang sudah Anda besarkan ini.

Semoga kamu berlayar dengan lancar disertai jalan yang penuh sukacita. Semoga semua mimpimu menjadi kenyataan.

Semoga sukses untuk perjalananmu selanjutnya. Kamu akan selalu menjadi bagian dari kami. Kami akan merindukanmu.

Semua cerita di sekolah ini telah berakhir. Canda, senyum, cinta, kebahagiaan, dan semua momen akan menjadi akhir yang menyedihkan. Tapi, aku selalu senang karena telah memiliki waktu untuk mengenal dan bertemu dengan kalian di sini wahai teman teman terbaikku, guru guruku, keluargaku. Terima kasih telah membuat aku menjadi sosok manusia yang sebenarnya.

Semua pasti berpisah, ingin tidak ingin. Semua pasti berakhir, siap tidak siap.

Semua pasti berubah, mau tidak mau. Semua pasti berpisah, ingin tidak ingin. Semua pasti berakhir, siap tidak siap.

Semua pertemuanyang berawal dengan sesuatu yang indah maka dia akan berakhir dengan sebuah perpisahan. Karena tidak ada sesuatu yang abadi dalam dunia ini, tak terkecuali pertemuan. Tapi aku yakin bahwa Allah telah menyiapkan rencana yang akan membuatku bahagia suatu saat nanti.

Senja mengajari kita menerima sebuah perpisahan dengan jamina pertemuan yang hangat pada esok hari.

Sering kali cinta tidak menyadari kedalamannya hingga saat perpisahan tiba.

Seseorang yang mencintaimu karena hati, maka ia tidak akan pernah pergi! Karena hati tidak pernah mengajarkan tentang ukuran relatif lebih baik atau lebih buruk.

Sesungguhnya, perihnya perpisahan tidaklah seberapa dibanding dengan bahagianya pertemuan. Apalagi pertemuan baru setelah perpisahan itu.

Sesungguhnya, perihnya perpisahan tidaklah seberapa dibanding dengan bahagianya pertemuan. Apalagi pertemuan baru setelah perpisahan itu.

Setelah harapan kau anggap berat untuk menanti. Mungkin kamu belum sempat mengerti, bagaimana baratnnya merelakan yang sangat berarti.

Setelah perpisahan, menunggu kamu itu tak ubahnya putaran nasib. Mungkin, tidak, mungkin, tidak, mungkin. Biarkan saja, setidaknya aku masih bisa menunggu.

Setiap ada pertemuan pasti ada juga perpisahan, tetapi dengan perpisahan tersebut bukan menjadi alasan untuk kita saling melupakan.

Setiap perpisahan pasti meninggalkan bekas yang tidak akan sembuh dalam waktu dekat.

Setiap pertemuan punya perpisahan.

Setiap pertemuan yang indah pasti akan berakhir dengan sebuah perpisahan, karena dalam kehidupan ini tiada yang abadi, perpisahan ini akan menyakiti, tapi aku yakin hal itu akan membuat kita bahagia di kemudian hari.

Setidaknya, ketika kita terpisah jarak, ingatlah bahwa ada sosok yang menunggumu untuk lekas pulang.

Siapa dia? Wajahnya begitu familier, tapi tumpukan kabut perpisahan telah membuat segalanya memudar.

Suatu hari nanti aku bisa tersenyum apabila teringat tentang kisah kita berdua.

Suka dan duka dalam kerja tim yang kita alami membuatku banyak belajar. Aku senang bisa bertemu dengan kalian. Tapi, setiap pertemuan akan berujung perpisahan. Terima kasih atas segalanya.

Sulit membayangkan tim kami terus berjalan tanpa Anda (nama atasan). Saya berharap agar Anda mendapatkan posisi terbaik untuk posisi Anda yang baru. Semoga kesuksesan dan keberhasilan selalu menyertai Anda.

Sulit tapi kamu harus mengucapkan selamat tinggal karena untuk memulai babak baru dalam hidup kamu harus mengakhiri bab sebelumnya.

Sungguh tak terlukiskan kabahagiaanku, memandang kalian yang pada akhirnya duduk bersanding di pelaminan. Perjalanan cinta kalian bagaikan dalam film fiksi tapi berakhir layaknya cerita dalam FTV, aku sungguh terharu. Selamat menempuh hidup baru teman baikku, doakan aku cepat menyusul, ya.

Tahanlah air mata dan jangan sampai menetes di pipimu karena itu akan membuat perpisahan menjadi lebih berat.

Tahukah kau jika diri ini telah menikmati setiap detik saat kita bersama, karena ku tahu ketika kau pergi, maka semua itu sudah dalam ingatanku.

Tak apa-apa apabila kita bukan jadi yang terbaik, setidaknya kita pernah berusaha walaupun kenyataannya memang tak bisa dipaksakan.

Tak mungkin lagi ku memaksamu di sini, lupakan aku bila tak cinta lagi. doakan saja ku mendapatkan pengganti yang lebih baik darimu.

Tak perlu risau untuk membunuh cinta. Yang kamu butuhkan hanya ucapan perpisahan.

Tanpa rekan kerja yang menyenangkan sepertimu, kantor akan terasa membosankan dan sepi. Selamat tinggal teman, kami akan merindukanmu.

Tapi apakah mungkin cinta terpisah dari luka? Itu seperti kamu mengharapkan pertemuan tanpa adanya perpisahan. Ibarat kamu mendambakan pagi tanpa pernah mengharapkan kedatangan petang.

Tapi bukankah perpisahan adalah sebuah awal? Karena untuk memulai yang baru, kita harus meninggalkan yang lama.

Target bulanan dan penilaian kinerja akan datang dan pergi. Tapi, kenangan bekerja dengan rekan sepertimu tidak akan terlupakan.

Telah dikatakan bahwa cinta tidak mengetahui betapa dalam cinta itu sendiri sampai pada saat perpisahan.

Teman baik benar-benar sulit ditemukan, sulit untuk ditinggalkan, dan mustahil untuk dilupakan.

Teman tidak pernah mengucapkan selamat tinggal, karena mereka percaya bahwa ini tidak berakhir kita akan bertemu lagi suatu hari nanti dalam hidup

Tenang saja, perpisahan tak menyedihkan, yang menyedihkan adalah, bila habis itu saling lupa.

Terima kasih guru, engkau adalah sosok terindah yang memberikan kasih sayang setelah ayah dan ibu. Kau patut disebut sebagai pahlawan bagi pendidikan Indonesia.

Terima kasih juga guru-guruku yang tak pernah lelah mengajariku. Terima kasih juga teman-temanku yang tak pernah henti menghiburku.

Terima kasih sudah pernah membuat ku bahagia

Terima kasih telah memberi warna baru dalam hidupku. Selamat tinggal, semoga akan kembali kau temui arti kebahagiaan.

Terima kasih telah menjadi atasan yang luar biasa sekaligus menjadi mentor yang mengajari saya dalam beberapa tahun ini. Anda adalah tipe orang yang tidak mudah dilupakan oleh tim ini.

Terima kasih untuk kamu yang telah hadir dalam hidupku dan telah mengajarkan kedewasaan. Berucap syukur atas nikmat dan hikmah dari pendewasaan yang terberikan oleh waktu, usai sudah perjalanan bersama bayangan waktu.

Terima kasih untuk kesempatan mengenalmu, itu adalah salah satu anugrah terbesar di dalam hidupku. Cinta memang tidak perlu di temukan, cintalah yang akan menemukan kita. Terima kasih, nasihat lama itu benar sekali, aku tak akan menangis karena sesuatu telah berakhir, Tapi aku aka ntersenyum karena sesuatu itu pernah terjadi.

Terkadang, pertemuan dan perpisahan terjadi terlalu cepat. Namun kenangan dan perasaan tinggal terlalu lama.

Ternyata perpisahan tidak membuat segalanya menjadi lebih baik.

Tersenyumlah dan berhentilah menangis, karena air mata yang engkau teteskan hanya akan membuat kaki ini sulit untuk melangkah.

Tiada kata yang pantas terucap kecuali kata selamat jalan dan selamat menjalani kisah baru.

Tiada masa paling indah masa-masa di sekolah, tiada kisah paling indah kisah kasih di sekolah.

Tidak ada jarak tempat atau selang waktu yang dapat mengurangi persahabatan. Persahabatan benar-benar diyakinkan akan nilai satu sama lain.

Tidak ada kata selamat tinggal untuk kita. Dimanapun kamu berada, kamu akan selalu ada di hatiku.

Tidak ada yang abadi. Pun perpisahan.

Tidak ada yang lebih buruk daripada ketika seseorang yang seharusnya mencintaimu, pergi begitu saja.

Tidak ada yang pergi daripada hati. Tidak ada yang hilang dari sebuah kenangan.

Tidak masalah jika hari ini kita melakukan perjalanan yang berbeda tetapi saya berjanji bahwa saya akan bertemu Anda lagi tidak peduli seberapa jauh Anda

Tidak perlu pisau untuk membunuh cinta. Yang kamu butuhkan hanya ucapan perpisahan.

Tidak seorang pun siap dengan perpisahan, namun setiap ada pertemuan pasti ada perpisahan.

Tuhan memberikan ujian berupa kegagalan dan kehilangan pada kita untuk mengajarkan hikmah di dalamnya.

Tuhan, jangan ajarkan aku takut kehilangan. Ajarkan aku melepas tanpa penyesalan.

Untuk bisa bersama perlu keteguhan yang luar biasa dari sebelumnya. Jadi jangan jadikan perpisahanmu adalah sebuah akhir dari segala bentuk pelayaran, tapi jadikan ia sebagai awal kisah baru yang lebih indah dari sebelumnya.

Untuk sahabatku, kini kamu sudah berbeda dengan yang dulu. Kamu telah bersama dengan belahan jiwamu. Semoga Allah SWT selalu melimpahkan rahmat-Nya untuk pernikahan kalian.

Waktu akan terus berlalu meski duniamu tak mengizinkan itu, tapi Tuhan punya rencananya sendiri. Jangan terlalu meratapi sebuah kata pisah karena sebabnya akan ada sapaan yang datang dan akan lebih indah.

Waktu akan terus berlalu meski duniamu tak mengizinkan itu, tapi Tuhan punya rencananya sendiri. Jangan terlalu meratapi sebuah kata pisah karena sebabnya akan ada sapaan yang datang dan akan lebih indah.

Waktu tidak membuatku lupa akan dirimu. Waktu hanya membuatku terbiasa tanpa dirimu.

Yang hilang bukan kabarnya, tapi perasaannya yang tak lagi sama.

Yang lalu biarlah berlalu, yang bisa kita lakukan sekarang adalah mendoakan dia yang telah pergi meninggalkan kita selama-lamanya.

Yang menyakitkan dari sebuah perpisahaan adalah proses menjadikan sesuatu yang sudah biasa menjadi tidak biasa.

Yang paling kutakutkan dari pertemuan adalah mengiklhlaskan perpisahaan.

Yang paling menakutkan dari perpisahan adalah ketakutan akan kenyamanan yang seolah sulit didapatkan dari orang lain. Terlebih dahulu harus menemukan rumah baru sedangkan rumah lama memberikan begitu banyak kenangan.

Yang pergi akan tetap pergi, walaupun kau telah menjaganya dengan begitu kuat. dan yang datang akan datang, walaupun kau tidak menginginkan kedatangannya.

Yang sudah pergi lupakanlah, yang belum datang tunggulah, dan yang sudah ada syukurilah