Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

18 Soal (Essay) Pragmatik Beserta Jawaban

Soal (Uraian) Materi Pragmatik

1. Bagaimanakah kedudukan ilmu pragmatik dalam studi linguistik?

Jawaban:
Berdasarkan penjelasan di atas, saya melihat pentingnya pragmatik dalam linguistik setidaknya dalam dua hal, pertama, pragmatik merupakan satu-satunya tataran dalam linguistik yang mengkaji bahasa dengan memperhitungkan juga penggunanya; kedua, berkaitan dengan ketidakmampuan sintaksis dan semantik dalam menjelaskan


2. Apa itu implikatur dalam Pragmatics?

Jawaban:
Implikatur merupakan salah satu kajian dalam pragmatik. Secara sederhana implikatur adalah makna tidak langsung atau makna tersirat yang ditimbulkan oleh yang tersurat. Implikatur dimaksudkan sebagai suatu ujaran yang menyiratkan suatu yang berbeda dengan yang sebenarnya diucapkan.


3. Apa saja yang dipelajari dalam pragmatik?

Jawaban:
Yang dipelajari dalam pragmatik meliputi tindak tutur, implikatur tuturan, interaksi percakapan, dan faktor-faktor eksternal percakapan, misalnya deiksis.


4. Apa itu deiksis dan contohnya?

Jawaban:
Deiksis berasal dari kata Yunani kuno yang berarti “menunjukkan atau menunjuk”. ... Contohnya dalam kalimat “Saya mencintai dia”, informasi dari kata ganti “saya” dan “dia” hanya dapat di telusuri dari konteks ujaran. Ungkapan-ungkapan yang hanya diketahui hanya dari konteks ujaran itulah yang di sebut deiksis


5. Apa itu konteks dalam pragmatik?

Jawaban:
Konteks adalah bagian suatu uraian atau kalimat yang dapat mendukung atau menambah kejelasan makna situasi yang ada hubungannya dengan suatu kejadian. Sementara Purwo (2001:4) menjelaskan konteks adalah pijakan utama dalam analisis pragmatik.


6. Apa yang dimaksud dengan pragmatik menurut Levinson?

Jawaban:
Levinson (via Tarigan, 1986:33) berpendapat bahwa pragmatik adalah telaah mengenai relasi antara bahasa dan konteks yang merupakan dasar bagi suatu catatan atau laporan pemahaman bahasa.


7. “Ruri dan Billi kemarin pagi dipanggil kepala sekolah kekantor. Anak pertama, juara sekolah I dan anak kedua, juara sekolah II.”
Termasuk referensi apakah frase anak pertama dan anak kedua pada tuturan di atas?Jelaskan!

Jawaban:
Dari tuturan diatas termasuk dalam referensi anaforik yaitu ungkapan yang rujukannya berada didepan. Hal tersebut ditunjukkan pada frase “anak pertama, juara I sekolah” yang merujuk pada “Ruri”, sedangkan “anak kedua, juara sekolah II” merujuk pada “Billi”.


8. Seorang Ibu berkata kepada anaknya yang tengah belajar:
“Sudah pukul 12.00 malam Nak!”
Tuturan di atas termasuk jenis tindak tutur?Jelaskan!

Jawaban:
Jenis tindak tutur menurut jika di analisis menurut Austin dan Searle termasuk ke dalam ilokusi karena tuturan tersebut menginginkan tindakan dari petutur.Kalimat tersebut bila dituturkan oleh seorang ibu kepada anaknya selain memberikan informasi juga menginginkan tindakan dari anaknya untuk segera menyelesaikan belajarnya karena waktu sudah menunjukkan pukul 12.00 malam.
Sedangkan kalimat diatas jika di analisis menurut Searle termasuk ke dalam jenis tindak tutur Direktif, yang mana tindak tutur tersebut memberikan perintah dari seorang ibu kepada anaknya untuk menyuruh melakukan sesuatu. Terbukti bahwa soerang ibu mengingatkan pada anaknya “sudah pukul 12.00 malam Nak!” berarti memberikan perintah kepada sang anaknnya untuk menyelesaikan belajarnya.


9. Seorang karyawan bertutur kepada atasannya,” Anak saya dirawat di rumah sakit karena tifus”. Kalimat pernyataan termasuk jenis tindak tutur? Jelaskan!

Jawaban:
Jenis tindak tutur menurut jika di analisis menurut Austin dan Searle termasuk ke dalam lokusi karena tuturan tersebut bertujuan memberikan informasi kepada atasannya. Kalimat tersebut bila dituturkan oleh seorang karyawan kepada atasannya dengan maksud meminta izin.
Sedangkan menurut konsep tindak tutur Searle, tindak tutur yang disampaikan oleh seorang karyawan termasuk bentuk tindak tutur ekspresif yaitu tindak tutur yang menyatakan suatu perasaan psikologis yang dirasakan oleh penutur yaitu mencerminkan kesedihan yang dirasakan oleh penutur karena anaknya sakit.