Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

17 Soal (Essay) Sanggar Bahasa dan Sastra Indonesia Beserta Jawaban

Kumpulan Soal (Esai/Uraian) Materi Sanggar Bahasa dan Sastra Indonesia

1. Tuliskan ciri-ciri feature!

2. Jelaskan tentang artikel majalah sekolah dan majalah dinding!

3. Uraikan karakteristik artikel majalah sekolah dan majalah dinding!

4. Apa yang menjadi ruang lingkup kegiatan di sanggar kepewaraan?

5. Apa yang menjadi ruang lingkup kegiatan di sanggar drama radio?

6. Apa yang menjadi ruang lingkup kegiatan di sanggar drama panggung?

7. Tuliskan ruang lingkup kegiatan sanggar bahasa dan sastra Indonesia!

8. Jelaskan prinsip sanggar bahasa dan sastra Indonesia!

9. Tuliskan pengertian feature !

10. Secara umum, isi majalah sekolah dan majalah dinding dapat digolongkan ke dalam tiga kelompok besar yaitu?

11. Feature disajikan dalam bentuk apa saja!

12. Ada beberapa jenis feature yang dimuat di majalah. Jenis feature itu yaitu?

13. Jelaskan tentang sanggar bahasa dan sastra Indonesia !

14. Tuliskan fungsi sanggar!

15. Jelaskan tentang tujuan jangka pendek sanggar bahasa dan sastra Indonesia !

16. Jelaskan tentang tujuan jangka panjang sanggar bahasa dan sastra Indonesia !

17. Tuliskan sasaran pengelolaan sanggar bahasa dan sastra Indonesia!

Jawaban:

1. Beberapa ciri feature yaitu adanya unsur: kreativitas, subjektivitas, informatif, dan menghibur.

2. Artikel majalah sekolah dan majalah dinding adalah tulisan yang dimuat di majalah sekolah dan majalah dinding yang berisi pendapat seseorang atau kelompok yang membahas tuntas suatu masalah yang menarik, aktual, atau kontroversial dengan tujuan untuk memberi tahu, mempengaruhi dan meyakinkan, atau menghibur pembaca

3. Ada beberapa karakteristik artikel majalah sekolah dan majalah dinding.
Pertama, artikel ditulis dengan atas nama seseorang atau beberapa orang.
Kedua, artikel menyajikan gagasan yang menarik, aktual, atau kontroversial.
Ketiga, masalah yang diangkat harus menyangkut kepentingan sebagian besar pembaca. Keempat, disajikan dalam bahasa yang komunikatif, segar, dan populer.
Kelima, panjang artikel sekitar 1-3 halaman kuarto (untuk majalah sekolah dan majalah dinding) dan 4-6 halaman kuarto (untuk surat kabar). Keenam, artikel disajikan secara singkat tetapi dibahas secara tuntas.
Ketujuh, isinya berupa pandangan subjektif penulisnya. Kedelapan, gagasan yang disampaikan merupakan gagasan asli penulisnya.

4. Ada beberapa kegiatan yang bisa diselenggarakan di sanggar kepewaraan. Kegiatan tersebut yaitu adalah pemberian teori dan praktik yang berkenaan dengan kepewaraan. Pemberian teori kepewaraan, meliputi pengertian kepewaraan, jenis kepewaraan, faktor kepewaraan, dan syarat-syarat pewara. Kegiatan praktik kepewaraan meliputi berlatih dan praktik menjadi pewara. Seperti halnya dalam kepewaraan, ada dua hal yang menjadi ruang lingkup kegiatan di sanggar pidato. Kegiatan itu adalah teori pidato dan praktik berpidato. Teori Pidato meliputi pengertian pidato, unsur-unsur pidato, metode pidato, persiapan pidato, dan hal-hal yang perlu diperhatikan dalam berpidato. Praktik berpidato meliputi kegiatan berlatih dan berpraktik pidato.

5. Kegiatan yang bisa dilakukan dalam sanggar drama radio meliputi teori drama radio dan praktik drama radio. Teori drama radio meliputi penyelenggaraan drama radio, pengertian drama radio, tujuan pergelaran drama radio, fungsi pergelaran drama radio, unsur-unsur pergelaran drama radio, hal-hal yang perlu dipersiapkan dalam penyelenggaraan drama radio, hal-hal yang perlu dilatih dalam drama radio. Praktik drama radio meliputi praktik vokal dan imajinasi. Yang paling penting adalah praktik persiapan drama radio dan praktik pelaksanaan drama radio.

6. Kegiatan yang bisa dilakukan dalam sanggar drama panggung meliputi teori drama panggung dan praktik drama panggung. Teori drama panggung meliputi penyelenggaraan drama panggung, pengertian drama panggung, tujuan pergelaran drama panggung, fungsi pergelaran drama panggung, unsur-unsur pergelaran drama panggung, hal-hal yang perlu dipersiapkan dalam penyelenggaraan drama panggung, hal-hal yang perlu dilatih dalam drama panggung. Praktik drama panggung meliputi praktik vokal, gerak, dan imajinasi. Hal yang paling penting dari kegiatan tersebut adalah praktik persiapan drama panggung dan praktik pelaksanaan drama panggung.

7. Ruang lingkup kegiatan sanggar bahasa dan sastra Indonesia meliputi kegiatan produksi dan kreasi bahasa dan sastra Indonesia. Adapun materi sanggar meliputi
(1) majalah sekolah,
(2) majalah dinding,
(3) penyuntingan bahasa,
(4) kepewaraan,
(5) pidato,
(6) apresiasi puisi,
(7) apresiasi cerpen,
(8) drama radio, dan
(9) drama panggung.

8. Dalam pelaksanaan sanggar bahasa dan sastra Indonesia menggunakan beberapa prinsip. Prinsip itu adalah
(a) didasarkan pada potensi, perkembangan dan kondisi peserta sanggar untuk menguasai potensi yang berguna bagi dirinya;
(b) dilaksanakan dengan menegakkan lima pilar belajar;
(c) memungkinkan peserta sanggar mendapat pelayanan yang bersifat perbaikan, pengayaan, percepatan sesuai dengan potensi, tahap perkembangan, dan kondisi peserta;
(d) dilaksanakan dalam suasana hubungan peserta sanggar yang saling menerima dan menghargai, akrab, terbuka, dan hangat;
(e) dilaksanakan dengan menggunakan pendekatan multistrategi dan multimedia, sumber belajar dan teknologi yang memadai, dan memanfaatkan lingkungan sekitar sebagai sumber belajar;
(f) dilaksanakan dengan mendayagunakan kondisi alam, sosial dan budaya serta kekayaan daerah untuk keberhasilan secara optimal.

9. Feature adalah tulisan yang biasa disebut kisah atau karangan khas yang isinya tentang suatu peristiwa atau permasalahan kehidupan yang menarik ditinjau dari sisi tertentu.

10. 
(1) berita (news),
(2) opini (views), dan
(3) iklan (advertising).

11. Feature disajikan secara kreatif, santai, ringan, menghibur, kadang-kadang subjektif

12. Ada beberapa jenis feature yang dimuat di majalah. Jenis feature itu adalah feature human interes, sejarah, biografi, perjalanan, petunjuk, dan ilmiah. Struktur feature terdiri atas judul (headline), teras (lead), dan tubuh berita (body)

13. Kegiatan yang mempelajari, mengkaji, memproduksi, dan mengkreasikan bahasa dan sastra Indonesia dalam berbagai ragam dan tujuan. Kegiatan yang berkaitan dengan bahasa Indonesia misalnya majalah sekolah, majalah dinding, penyuntingan bahasa, kepewaraan, dan pidato. Kegiatan yang berkaitan dengan sastra Indonesia misalnya apresiasi puisi, apresiasi cerpen, drama radio, dan drama panggung.

14. Secara garis besar, fungsi sanggar bahasa dan sastra Indonesia dapat dikelompokkan menjadi dua fungsi:
(1) sosial dan
(2) personal atau individual.
Sanggar bahasa dan sastra Indonesia berfungsi sosial:
(a) menjadi alat pemersatu warga sekolah,
(b) alat berkomunikasi,
(c) alat edukatif.
Dalam kaitannya dengan fungsi personal individual, sanggar bahasa dan sastra Indonesia berfungsi ekspresif, regulatori, referensial, heuristik, estetik, dan kreatif.

15. Tujuan jangka pendek sanggar bahasa dan sastra Indonesia adalah membina siswa dan guru (atau warga sekolah lainnya) untuk mengetahui dan aktif dalam mengelola kegiatan bahasa Indonesia, misalnya majalah sekolah, majalah dinding, penyuntingan, kepewaraan, dan pidato. Selain itu, sanggar bahasa dan sastra Indonesia bertujuan untuk membina siswa dan guru (atau warga sekolah lainnya) untuk mengetahui dan aktif dalam mengelola kegiatan sastra Indonesia misalnya apresiasi puisi, apresiasi cerpen, drama radio, dan drama panggung.

16. Tujuan jangka panjang sanggar bahasa dan sastra Indonesia adalah sebagai sarana untuk menumbuhkan kreativitas, jiwa mandiri, kritis siswa dan guru (atau warga sekolah lainnya).

17. Sasaran pengelolaan sanggar bahasa dan sastra Indonesia adalah
(1) siswa,
(2) guru bahasa dan sastra Indonesia,
(3) penutur asli bahasa Indonesia, dan
(4) pemakai bahasa Indonesia sebagai bahasa asing.