Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

36 Ucapan Belasungkawa untuk Tetangga

Ucapan Belasungkawa buat Tetangga

Aku akan rindu berbincang dan bercanda denganmu. Namun aku tahu, Tuhan jauh lebih merindukanmu hingga memanggilmu pulang. Semoga kuburmu dilapangkan dan diterangkan. Semoga yang kautinggalkan tetap kuat bertahan.

Aku ikut merasa berbelasungkawa terhadap wafatnya (sebutkan namanya). Semoga dia mendapat tempat terbaik di kehidupan yang lebih abadi. Semoga seluruh keluarga yang ia tinggalkan tetap bersabar. Ingatlah jika Allah menyertai mereka yang sabar.

Banyaknya tetes air matamu tak akan mampu mengembalikan Ia di dunia ini. Sabarlah nak.. semoga ayahmu bahagia disana diampunkan segala dosa-dosanya selama di dunia yang fana ini.

Dalam khusyuku, aku selalu berdoa semoga kepergianmu diterima di sisi-Nya, wahai tetangga terbaikku.”

Ikhlaskan yang telah pergi dan hargai yang masih ada didekatmu. Dunia ini hanya tempat ujian. Apa yang sebenarnya kita miliki semua hanyalah titipan dan semua titipan akan Allah ambil kapanpun Ia mau. Jangan berlarut-larut dalam tangis, ikhlaskanlah doakan segala kebaikan untuknya agar beliau tenang disana.

Kalian harus bersabar menghadapi musibah ini. Yang datang memang pasti pergi. Namun, tidak mustahil berharap ada pertemuan kembali. Yakinlah, Allah SWT menyiapkan hikmah di balik duka dan luka. Kita hanya perlu berjuang semaksimal mungkin di setiap detiknya.

Kami atas nama keluarga besar menyampaikan duka cita atas kepergian (sebut namanya). Ia adalah orang yang penyayang dan murah hati. Semoga keluarga yang ia tinggalkan selalu tabah dan kuat menjalani hidupnya. Relakan kepergiannya karena ia pasti tidak ingin keluarganya terus bersedih.

Kami atas nama keluarga besar turu berduka cita yang sedalam-dalamnya atas meninggalnya (tulis namnya). Kami harap, kamu selalu bersabar dan tabah dalam menghadapi kepergiannya. Ingatlah selalu ayat Al-Qur’an yang berbunyi ‘Kullu nafsin dzaiqotul maut’. Semoga dengan mengingat ayat tersebut, kamu bisa merelakan kepergiannya.

Kami atas nama keluarga besar turut berduka cita yang sedalam-dalamnya atas meninggalnya (sebutkan namanya). Kami harap anda selalu bersabar dan selalu tabah dalam menghadapi kepergiannya. Ingatlah selalu ayat alquran yang berbunyi, kullu nafsin dzaiqotul maut. Semoga dengan mengingat ayat itu anda selalu merelakan kepergiannya.

Kami sekeluarga menyampaikan turut berduka cita atas wafatnya (sebutkan nama tetangga Anda). Semoga keluarga kalian dianugerahi kesabaran dan kekuatan menjalani hidup.

Kami sekeluarga turut berduka cita atas meninggalnya almarhum ( sebutkan namanya ). Selama mengenal ibumu, hidup berdampingan dengan ibumu. Beliau orang yang baik dan sangat peduli dengan orang lain. Semoga Allah menerima semua amal baiknya. Aamiin

Kehilangan seseorang memang membuat hati sangat terpukul, tapi tidak ada jalan yang lebih baik selain mengikhlaskannya. Jika kita mengikhlaskannya maka ia akan lebih tenang di alam sana. Sesungguhnya kita semua hanyalah milik Allah dan hanya kepadaNya lah kita akan kembali berpulang.

Kehilangan seseorang untuk selama-lamanya memang membuatmu terpukul, namun tak ada jalan lain kecuali mengikhlaskannya. Semoga Allah memberi tempat yang baik disisinya.

Kematian bukanlah akhir dari segala kehidupan, tapi justru awal dari kehidupan yang baru nan abadi. Perpisahanmu dengan almarhum ( sebutkan nama ) di dunia ini hanya sementara. Semoga kelak kalian akan bertemu di jannah.

Mari kita usap air mata kita dari sekarang lalu kita halau semua sedih yang berlebihan

Mari mengusap tangis demi saudara kita yang hari ini pergi. Tangis berlebihan kita malah menyulitkan perjalanan barunya.

Mendengar berita yang sangat sedih ini, sebagai tetangga saya merasa sangat terpukul atas meninggalnya almarhum (tulis namanya). Semoga keluarga yang ditinggalkan dapat diberikan ketabahan dan tidak mengurangi rasa kebahagiaan pada keluarga setiap harinya.

Sabar selalu saudaraku, aku tahu ini menjadi hal yang sangat berat bagimu dan seluruh keluargamu. Tapi janganlah berlarut-larutm, ingatlah apa yang selalu diucapkan Rasulullah yang isi pesannya yaitu sesungguhnya mayat itu disiksa karena tangisan dari keluarganya. Yang tidak bisa mengikhlaskan kepergiannya, maka ikhlaskanlah ia yang telah pergi.

Saudariku bersabarlah atas ketetapan yang Allah takdirkan. Semoga Allah menerima almarhum (sebutkan namanya). Ayahmu orang baik, Insya Allah taman-taman syurga menantinya.

Saudariku bersabarlah, aku tahu dan merasakan betapa perihnya dirimu. Namun kini tiada jalan lain kecuali mengikhlaskan kepergiannya. Memang segalanya terasa berat, namun tak pantas juga rasanya jika kita berlarut-larut dalam kesedihan. Perbanyaklah doa untuk mengiringi kepergiannya, itulah yang terbaik yang dibutuhkannya.

Saya bersedih atas kepergian (sebut namanya). Saya rasa di sini kami semua merasa kehilangan dia.

Saya sangat sedih ketika mendapatkan kabar bahwa (tulis namanya) meninggal dunia. Saya hanya bisa memanjatkan doa, semoga almarhum meninggal dalam keadaan husnul khotimah, dilapangkan kuburnya, dan Allah senantiasa mengampuni segala dosanya.

Saya turut berduka atas kematian (sebut namanya). Bersabarlah, saudaraku, kepergiannya adalah ujian bagi kita semua.

Saya turut berduka cita atas kepergian (sebutkan namanya), mudah-mudahan ia diberikan tempat terbaik di sisi Allah. Mudah-mudahan engkau dan keluarga yang kini telah ditinggalkan diberi kesabaran dalam menerima musibah ini. innallaha ma’ashobirin, percayalah sesungguhnya Allah selalu bersama dengan orang-orang yang sabar dan bertaqwa.

Saya turut berduka cita atas kepergian (sebutkan namanya), semoga ia diberikan tempat terbaik di sisi Allah. Semoga engkau dan keluarga yang kini telah ditinggalkan diberi kesabaran dalam menerima musibah ini. innallaha ma’ashobirin, percayalah sesungguhnya Allah selalu bersama dengan orang-orang yang sabar.

Saya turut bersedih atas kepergian (sebutkan namanya), bersedih karena kepergiannya boleh saja asalkan tidak berlebihan apalagi sampai meratapinya. Sesungguhnya Rasulullah SAW pernah bersabda, ada 4 sifat jahiliyah yang belum ditinggalkan diantaranya yaitu meratapi orang yang telah tiada.

Segala mahkluk yang bernyawa akan Allah tetapkan batas waktunya, maka bersabarlah atas segala kejadian yang kini menimpamu. Yakinilah pasti Allah telah menyelipkan hikmak dibalik rasa sedih dan duka. Turut serta berduka cita atas meninggalnnya (sebutkan namanya), mudah-mudahan keluarga yang telah ditinggalkan diberi ketabahan.

Segala sesuatu sudah diatur Allah, tugas kita sebagai seorang hamba hanya bertawakal. Semua yang kita punya itu milik Allah. Harta, jabatan, keluarga itu semua miliknya dan kapan saja bisa diambil. Bersabarlah, ada hikmah dibalik ini semua.

Segala sesuatu yang bernyawa akan Allah tetapkan batas waktunya, maka bersabarlah atas segala kejadian yang kini menimpamu. Percayalah pasti Allah telah menyelipkan hikmak dibalik rasa sedih dan duka.

Selamat jalan tetangga terbaikku, semoga Allah SWT menerima segala amal perbuatanmu dan menempatkanmu di jannah-Nya.

Selamat tinggal, tetanggaku yang baik. Meski terpukul, kami mengikhlaskanmu. Semoga kau merasa damai di sana.

Semoga dia damai di alam sana. Mari kita anggap kematiannya sebagai pengingat bahwa kodrat makhluk bernyawa adalah mengalami hidup dan mati.

Tabahakan lah hati mu saudaraku, aku tahu ini menjadi hal yang sangat berat bagimu dan seluruh keluargamu. Tapi janganlah berlarut-larut dalam tangismu, ingatlah apa yang selalu diucapkan Rasulullah yang isi pesannya yaitu sesungguhnya mayat itu disiksa karena tangisan dari keluarganya. Yang tidak bisa mengikhlaskan kepergiannya, maka ikhlaskanlah ia yang telah pergi agar iya bisa tenang di alam sana.

Tetesan air mata dari hati tidak akan pernah mampu mengembalikan seseorang yang telah pergi selama-lamanya. Tetaplah tegar sahabatku, anggaplah kepergian dia sebagai pengingat bahwa kita hanya manusia biasa yang juga akan menghadapi kematian. Jadi jalani hidup dengan keberanian dan ingatlah bahwa kita pun akan mengalami kematian.

Tetesan air mata dari hati tidak akan pernah mampu mengembalikan seseorang yang telah pergi untuk selamanya. Maka dari itu, tetap tegar dan anggaplah kepergian tersebut sebagai pengingat bahwa kita hanyalah manusia biasa yang juga akan menghadapi kematian.

Turut berduka cita atas meninggalnya (sebutkan namanya), semoga keluarga yang telah ditinggalkan diberi ketabahan.