Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

28 Quiz Materi Ancaman Disintegrasi Bangsa Lengkap Jawaban

Soal (Esai) Materi Ancaman Disintegrasi Bangsa


20. Tuliskan usaha pemerintah dalam menumpas PRRI di Sumatra dan Permesta di Indonesia bagian Timur!

Jawaban:  
Berbagai operasi yang dilaksanakan antara lain:
a. Operasi Tegas di bawah pimpinan kolonel Kaharuddin Nasution untuk menguasai daerah Riau
b. Operasi 17 Agustus dibawah pimpinan Kolonel Ahmad yani untuk mengamankan daerah Sumatra Barat
c. Operasi Sapta Marga di bawah pimpinan Brigadir Jendral Djatikusumo untuk mengamankan daerah Sumatra utara, dan
d. Operasi sadar di bawah pimpinan Letnan Kolonel Dr. Ibnu Sutowo untuk mengamankan daerah Sumatra selatan


21. Kemukakan tujuan pemberontakan PKI Madiun 1948!

Jawaban:  
Tujuan pemberontakan Madiun adalah untuk mengganti dasar negara Pancasila dengan paham komunis


22. Jelaskan latar belakang munculnya pemberontakan DI/TII di Jawa Barat!

Jawaban:  
Kekecewaan Kartosuwiryo terhadap isi perjanjian renville yang mengharuskan wilayah Jawa Barat dikosongkan oleh tentara RI. Adanya kekosongan kekuasaan militer di Jawa Barat (Divisi Siliwangi) Kemudian dimanfaatkan kartosuwiryo untuk memproklamasikan berdirinya Negara Islam Indonesia (NII)


23. Bagaimana upaya pemerintah untuk mengakhiri pemberontakan DI/TII aceh?

Jawaban:  
Operasi militer dilakukan untuk menumpas pemberontakan DI/TII Aceh akan tetapi mengalami kegagalan. Atas prakarsa colonel M.Yasin, diadakan musyawarah kerukunan Rakyat Aceh yang berlangsung pada tanggal 17-21 Desember 1962. Akhir pemberontakan DI/TII aceh diselesaikan dengan cara damai


24. Kemukakan latar belakang munculnya pemberontakan APRA di Bandung 1950!

Jawaban:  
Latar belakang Gerakan APRA didalangi oleh kelompok kolonialis belanda yang ingin mengamankan kepentingan ekonominya di Indonesia. Tujuan Pemberontakan APRA mempertahankan bentuk federal, berdirinya negara federal, dan adanya tentara sendiri di setiap negara bagian


25. Kemukakan apakah isi tuntutan Kahar Muzakar yang disampaikan oleh pemerintah, dan bagaimana jawaban pemerintah!

Jawaban:  
Pada 30 April 1950 Kahar Muzakar mengirim surat kepada pemerintah dan pimpinan APRIS yang isinya menuntut agar semua anggota KGSS dimasukan dalam APRIS dengan nama Brigade hasanudin. Tuntutan ini ditolak dengan alasan yang diterima APRIS hanya mereka yang lulus seleksi. Pemerintah memberikan tempat bagi para gerilyawan dalam wadah yang dinamakan Korps Cadangan Nasional


26. Bagaimanakah dampak sosial politik dari peristiwa G 30 S/PKI 1965? Berilah penjelasan secukupnya!

Jawaban:  
Kondisi politik juga belum stabil, karena sering terjadi konflik antar partai politik. Demokrasi terpimpin justru mengalah ke system pemerintahan dictator. Kehidupan ekonomi semakin suram. Harga barang-barang menjadi naik dan inflasi sangat tinggi, bahkan melebihi 600 persen setahun. Sehingga kemelaratan dan kekurangan makanan terjadi dimana-mana. Untuk mendapatkan bahan-bahan pokok, orang harus antri lebih dulu. Keamanan nasional juga sulit dikendalikan


27. Bagaimanakah kondisi politik menjelang terjadinya PRRI/ permesta?

Jawaban:  
Pertentangan antara pemerintah pusat dan beberapa daerah yang menjadi pangkal permasalahan adalah masalah otonomi dan perimbangan keuangan antara pusat dan daerah. Pertentangan ini semakin meruncing dan terbentuklah Dewan Banteng, Dewan Gajah, Dewan Manguni, dan pengambilalihan kekuasaan pemerintah setempat akhirnya pecah menjadi perang terbuka pada bulan Februari 1958, yang dikenal sebagai pemberontakan PRRI-Permesta.


28. Siapakah pempimpin pemberontakan permesta?

Jawaban:
Pemimpin Permesta:
a. Letkol Kolonel Ahmad Husien
b. Letkol Ventje Sumual
c. Kapten Wim Najoan
d. Mayor Eddy Gagola
e. Mayor Dolf Runturambi
f. Kolonel D.J. Somba