Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

60 Soal (Essay) Bank Sentral Beserta Jawaban

Soal (Uraian) Materi Bank Sentral

1. Apa yang dimaksud dengan bank sentral?

Jawaban:
Pengertian bank sentral adalah lembaga keuangan yang diberikan kendali istimewa atas produksi dan distribusi uang dan kredit untuk suatu negara atau sekelompok negara.


2. Apa contoh bank sentral?

Jawaban:
Bank Sentral : bank yang memiliki otoritas penuh dalam mengendalikan kegiatan moneter di suatu negara. Contoh : Bank Indonesia.


3. Bagaimana peran bank sentral?

Jawaban:
Yang paling mendasar adalah perannya dalam mencetak dan mengedarkan uang. Bank sentral merupakan satu-satunya lembaga yang berwenang untuk mengeluarkan dan mengedarkan mata uang sebagai alat pembayaran yang sah di suatu Negara. Peran ini vital karena begitu penting dan luasnya fungsi uang dalam perekonomian.


4. Apa yang terjadi jika di Indonesia tidak memiliki bank sentral?

Jawaban:
Mungkin stabilitas nilai mata uang, stabilitas sektor perbankan, dan sistem finansial secara keseluruhan itu bakal menurun dan tidak stabil


5. Uraikan apa fungsi tugas dan wewenang Bank Indonesia sebagai bank sentral?

Jawaban:
Dalam proses menjalankan perannya, BI memiliki tiga tugas utama, yaitu menetapkan serta menjalankan kebijakan moneter di Indonesia, menjaga kelancaran sistem pembayaran di Indonesia, serta menjaga tingkat kestabilan sistem keuangan di Indonesia


6. Bagaimana peran peran bank sentral bagi perekonomian Indonesia?

Jawaban:
Dalam perekonomian Indonesia, Bank Sentral memiliki peran diantaranya menjaga stabilitas moneter dan sistem keuangan, mendorong pengembangan pasar keuangan serta menjamin sistem pembayaran yang aman efisien.


7. Apa peran Bank Indonesia sebagai bank sentral dalam perekonomian?

Jawaban:
Bank Indonesia berperan sebagai bank sentral. Oleh karena itu, fungsi Bank Indonesia untuk menjaga stabilitas moneter dan sistem keuangan. Sebagai otoritas moneter, fungsi Bank Indonesia adalah untuk menetapkan dan melaksanakan kebijakan moneter guna mencapai dan memelihara kestabilan nilai rupiah.


8. Apakah pemerintah boleh melakukan tugas atau ikut campur dalam pelaksanaan tugas bank sentral?

Jawaban:
Dalam UU yang berlaku saat ini, pihak lain dilarang melakukan segala bentuk campur tangan terhadap pelaksanaan tugas Bank Indonesia sebagaimana dimaksud dalam Pasal 8


9. Apa arti dari Bank Indonesia sebagai lembaga negara yang independen?

Jawaban:
Pihak luar tidak dibenarkan mencampuri pelaksanaan tugas Bank Indonesia, dan Bank Indonesia juga berkewajiban untuk menolak atau mengabaikan intervensi dalam bentuk apapun dari pihak manapun juga.


10. Apa perbedaan antara Bank Sentral dan bank umum?

Jawaban:
Bank adalah lembaga perantara keuangan untuk kebutuhan penyaluran dana. ... Fungsi Bank Umum lebih merujuk untuk penyaluran dana dari dan kepada masyarakat. Sementara fungsi Bank Sentral lebih menekankan pada kebijakan moneter Pemerintahan.


11. Apa tugas dan wewenang Bank Sentral ?

Jawaban:
Meliputi kewenangan memberikan izin kepada pihak lain untuk menyelenggarakan jasa sistem pembayaran, mengatur sistem kliring dan menyelenggarakan kliring antar bank serta menyelenggarakan penyelesaian akhir (setelmen) transaksi pembayaran antarbank


12. Apa saja peranan Bank Indonesia?

Jawaban:
Peran Bank di Dalam Negeri yaitu untuk memenuhi kebutuhan ekonomi dalam bentuk penyediaan dan pengelolaan uang, yang antara lain meliputi administrasi keuangan, penggunaan uang, perdagangan dan pertukaran, perkreditan, kiriman uang dan pengawasannya.


13. Bagaimana peran Bank Indonesia dalam menjaga kestabilan nilai rupiah?

Jawaban:
Sebagai Bank Sentral, BI mempunyai satu tujuan tunggal, yaitu mencapai dan memelihara kestabilan nilai rupiah. ... Dengan demikian BI masih memiliki wewenang pengawasan makroprudensial pada lembaga perbankan. kemudian, BI berperan menjaga kestabilan moneter, mengatur sistem pembayaran dan pengendalian inflasi.


14. Apa saja kebijakan moneter yang dilakukan oleh Bank Indonesia?

Jawaban:
Instrumen Kebijakan Moneter
1. Kebijakan Diskonto (Discount Rate) 
2. Operasi Pasar Terbuka
3. Kebijakan Rasio Cadangan Wajib
4. Penetapan Suku Bunga Acuan
5. Imbauan Moral.


15. Apabila bank dinilai mengalami kesulitan dan membahayakan kelangsungan hidup bank apakah yang dilakukan Bank Indonesia terhadap bank yang bersangkutan?

Jawaban:
Bagaimana peranan Bank Indonesia apabila salah satu bank mengalami kesulitan dan membahayakan kelangsungan hidup bank tersebut adalah dengan mengantisipasi berbagai hal serta memberikan bailout dimana diberi suntikan dana agar masalah keuangan jangka pendeknya dapat segera terselesaikan.


16. Berdasarkan UU No 3 tahun 2004 Bank Indonesia mempunyai tugas apa saja?

Jawaban:
Menurut UU No.3 Tahun 2004, Bank Sentral adalah lembaga negara yang mempunyai wewenang untuk mengeluarkan alat pembayaran yang sah dari suatu negara, merumuskan dan melaksanakan kebijakan moneter, mengatur dan menjaga kelancaran sistem pembayaran, mengatur dan mengawasi perbankan serta menjalan fungsi sebagai lender of the last resort.


17. Bagaimana peran Bank Indonesia dalam menciptakan stabilitas sistem keuangan?

Jawaban:
Sebagai otoritas moneter, perbankan dan sistem pembayaran, tugas utama Bank Indonesia tidak saja menjaga stabilitas moneter, namun juga stabilitas sistem keuangan (perbankan dan sistem pembayaran).


18. Mengapa kebijakan moneter dipegang oleh pemerintah melalui Bank Indonesia?

Jawaban:
Bank Indonesia memiliki tujuan untuk mencapai dan memelihara kestabilan nilai rupiah. ... Hal yang dimaksud dengan kestabilan nilai rupiah antara lain adalah kestabilan terhadap harga-harga barang dan jasa yang tercermin pada inflasi.


19. Apa langkah kebijakan moneter yang dilakukan Bank Indonesia dalam mengendalikan inflasi?

Jawaban:
Kebijakan Moneter
1. Penetapan Persediaan Kas
2. Diskonto
3. Operasi Pasar Terbuka
4. Menghemat pengeluaran pemerintah. ...
5. Menaikkan tarif pajak. ...
6. Menambah jumlah barang di pasar. ...
7. Menetapkan harga batas atas.


20. Apa saja tugas dan wewenang Bank Indonesia dalam Undang Undang Nomor 7 Tahun 2011 tentang Mata Uang?

Jawaban:
Sesuai Undang-Undang Nomor 7 Tahun 2011 tentang Mata Uang, Bank Indonesia diberikan tugas dan kewenangan Pengelolaan Uang Rupiah mulai dari tahapan Perencanaan, Pencetakan, Pengeluaran, Pengedaran, Pencabutan dan Penarikan, sampai dengan Pemusnahan.


21. Bagaimana konsep Bank Indonesia sebagai lembaga negara?

Jawaban:
Bank Indonesia adalah bank sentral Republik Indonesia. Dimana merupakan lembaga negara yang independen, bebas dari campur tangan Pemerintah dan/atau pihak-pihak lainnya, kecuali untuk hal-hal yang secara tegas diatur dalam undang-undang.


22. Bagaimana peran bank sentral dalam sistem pembayaran?

Jawaban:
Peran pokok Bank Indonesia dalam sistem pembayaran adalah sebagai regulator, fasilitator, dan katalisator pengembangan sistem pembayaran Indonesia. Sebagai regulator, Bank Indonesia senantiasa memastikan proses sistem pembayaran berlangsung secara tepat waktu.


23. Apa saja 3 kebijakan moneter yang dilakukan Bank Indonesia?

Jawaban:
Kebijakan moneter yang digunakan di Indonesia adalah operasi pasar terbuka, fasilitas diskonto, Giro Wajib Minimum (GWM), dan Moral Suasion (persuasi moral).


24. Langkah langkah Bank Indonesia dalam mencapai dan memelihara kestabilan nilai rupiah?

Jawaban:
BI pun terus berupaya menjaga stabilitas nilai tukar rupiah dengan mengeluarkan kebijakan intervensi ganda baik di pasar valuta asing (valas) maupun pemberian SBN dari pasar sekunder. BI juga sudah menyediakan swap valas dengan tingkat harga yang murah.


25. Bagaimana perbedaan efek yang ditimbulkan jika bank sentral membeli obligasi kepada bank umum dan masyarakat?

Jawaban:
Jika pembelian obligasi dilakukan oleh bank sentral dari bank umum maka transaksi tersebut akan menambah cadangan aktual dan cadangan kelebihan sebesar nilai pembelian. Namun, jika pembelian obligasi itu dari masyarakat, maka tambahan cadangan aktual dan cadangan kelebihan dibank umum akan lebih kecil.


26. Bagaimana Bank Indonesia menyesuaikan situasi dan kondisi masyarakat berkaitan dengan pencetakan uang?

Jawaban:
Untuk masalah pencetakan uang Bank Indonesia menyesuaikan dengan situasi dan kondisi dalam masyarakat. Ketika sedang terjadi inflasi Bank Indonesia mengedarkan uang lebih banyak dari biasanya agar inflasi cepat selesai. Dan ketika terjadi kondisi yang kurang kondusif maka uang yang diedarkan dikurangi jumlahnya.


27. Mengapa bank sentral tidak dapat mengendalikan jumlah uang yang beredar dengan sempurna?

Jawaban:
karena bank sentral hanya bertugas mengawasi dan mengawasi peredaran uang, namun hal itu juga ditentukan dengan pendapatan, selera masyarakat dan pengaruh suku bunga.


28. Apa yang kamu ketahui tentang Bank Indonesia?

Jawaban:
Bank Indonesia (BI) adalah bank sentral Republik Indonesia. Sebagai bank sentral, Bank Indonesia mempunyai satu tujuan tunggal, yakni mencapai dan memelihara kestabilan nilai rupiah. ... Hal ini diatur dalam Undang-Undangan No. 23/1999 tentang Bank Indonesia, yang kemudian diubah melalui Undang-Undang No. 6/2009.


29. Apa peranan bank sentral bagi kelancaran sistem pembayaran yang sah di suatu negara?

Jawaban:
Bank sentral berperan untuk mengeluarkan uang sebagai alat pembayaran yang sah di Indonesia. Selain itu, Bank sentral juga memiliki hak untuk mencetak, mengedarkan, serta mengatur jumlah uang yang dikeluarkan.


30. Apa yang terjadi ketika bank sentral membeli obligasi atau surat berharga pasar uang?

Jawaban:
Ketika bank sentral membeli obligasi pemerintah, itu meningkatkan jumlah uang beredar dalam perekonomian. Bank sentral menyerahkan uang ke bank komersial, dan sebagai kompensasi, kepemilikan surat berharga oleh bank sentral meningkat


31. Bagaimanakah tahap pencetakan uang Rupiah oleh Bank Indonesia?

Jawaban:
Proses Cetak Uang Kertas Tahap Cetak Dalam (Intaglio Process) Setelah kertas diberi warna dasar, kemudian dilanjutkan dengan pencetakan kertas dilembar bagian dalam atau di lembar sebaliknya. ... Setelah dua bagian kertas telah dicetak, lalu dilakukanlah pemeriksaan uang.


32. Bila bank sentral menurunkan suku bunga efek apa yang ingin diharapkan?

Jawaban:
Dengan adanya penurunan suku bunga ini, efeknya adalah jumlah uang beredar semakin bertambah dan harga barang kembali naik sehingga pengusaha dapat kembali berproduksi


33. Mengapa uang yang beredar di masyarakat di kendalikan oleh pemerintah melalui bank sentral?

Jawaban:
Uang yang beredar di masyarakat di kendalikan oleh pemerintah melalui bank sentral karena jumlah uang beredar dapat mempengaruhi tingkat inflasi.


34. Jika Bank Sentral ingin meningkatkan jumlah uang yang beredar melalui operasi pasar terbuka apa yang harus dilakukan?

Jawaban:
Operasi pasar terbuka adalah salah satu kebijakan moneter yang diambil bank sentral untuk mengurangi atau menambah jumlah uang beredar. Kebijakan ini dilakukan dengan cara menjual Sertifikat Bank Indonesia (SBI) atau membeli surat berharga di pasar modal.


35. Apa yang dimaksud dengan kebijakan diskonto?

Jawaban:
Kebijakan diskonto adalah kebijakan yang bertujuan mengumpulkan uang ke lembaga perbankan dengan imbalan kenaikan suku bunga.


36. Apa yang terjadi jika suku bunga naik?

Jawaban:
Sederhananya, apabila tingkat suku bunga naik, maka harga obligasi akan turun. Adapun jika tingkat suku bunga turun, maka harga obligasi akan naik. ... Jika banyak investor yang masuk ke pasar saham, tentu akan membuat harga saham mengalami kenaikan karena meningkatnya permintaan, begitu pun sebaliknya.


37. Apa yang terjadi jika tingkat suku bunga turun?

Jawaban:
Adapun jika tingkat suku bunga turun, maka harga obligasi akan naik. ... Sementara itu, dampak suku bunga pada saham tidak dirasakan secara langsung. Secara teori, penurunan tingkat suku bunga akan menyebabkan bunga tabungan dan deposito di perbankan ikut turun sehingga jadi tidak menarik


38. Apa saja kebijakan moneter kualitatif?

Jawaban:
Kebijakan moneter kualitatif adalah kebijakan Bank Sentral yang bertujuan mengawasi bentuk-bentuk pinjaman dan investasi yang dilakukan oleh bank-bank perdagangan.


39. Apa fungsi bank sentral dalam suatu perekonomian?

Jawaban:
Fungsi bank sentral adalah untuk menjaga stabilitas sistem keuangan perbankan dan sistem pembayaran, sehingga dapat mencapai serta memelihara kestabilan nilai rupiah di Indonesia


40. Instrumen surat berharga apa saja yang bisa digunakan untuk operasi pasar terbuka?

Jawaban:
Operasi Pasar Terbuka (OPT) adalah salah satu kebijakan dari bank sentral dengan cara memperjualbelikan surat-surat berharga di pasar uang, yaitu berupa obligasi, Sertifikat Bank Indonesia (SBI), dan Surat Berharga Pasar Uang (SBPU).


41. Analisislah apa yang dilakukan oleh bank sentral dalam melaksanakan operasi pasar terbuka?

Jawaban:
Operasi Pasar Terbuka adalah kegiatan bank sentral dalam melakukan jual beli surat-surat berharga jangka pendek. Jika Bank Sentral menginginkan adanya penambahan jumlah uang beredar di masyarakat, maka Bank Sentral akan membeli surat-surat berharga dari bank-bank umum berupa Sertifikat Bank Indonesia (SBI) dan dari .


42. Tunjukkan perbedaan antara bank sentral dan bank umum apakah fungsi bank sentral dalam suatu perekonomian?

Jawaban:
Bank sentral bertujuan untuk mengatur kebijakan moneter dan menjaga stabilitas ekonomi untuk kesejahteraan rakyat. ... Bank umum bertujuan mencari keuntungan dengan menawarkan jasa keuangan, seperti pinjaman kredit perumahan, kredit usaha dan sejenisnya.


43. Jika Bank Indonesia menurunkan tingkat suku bunga apakah akan berpengaruh terhadap investasi asing jika iya apa yg akan terjadi?

Jawaban:
Jumlah Investasi Asing Langsung yang masuk ke Indonesia dapat menurun. Sebaliknya, Jika tingkat suku bunga di Indonesia rendah, maka jumlah Investasi Asing Langsung yang masuk ke Indonesia akan meningkat.


44. Kapan bank sentral akan menetapkan batas maksimum pemberian kredit?

Jawaban:
Jika jumlah uang beredar melebihi kemampuan ekonomi, bank dapat menaikkan batas maksimum pemberian kredit. Sebaliknya, jika jumlah uang beredar kurang, maka bank sentral menurun-kan batas maksimum pemberian kredi


45. Apakah yang dimaksud dengan tingkat diskonto apa yang terjadi pada penawaran uang ketika bank sentral meningkatkan tingkat diskonto?

Jawaban:
Tingkat diskonto yang dalam konteks kebijakan moneter adalah tingkat suku bunga tabungan bank. Ketika bank sentral meningkatkan tingkat diskonto/suku bunga, masyarakat akan semakin tertarik untuk menabung uangnya di bank sehingga jumlah uang yang beredar dalam masyarakat berkurang.


46. Mengapa instrumen kebijakan operasi pasar terbuka lebih dipilih dibandingkan dengan instrumen lainnya?

Jawaban:
Operasi Pasar Terbuka (OPT) merupakan salah satu instrumen kebijakan moneter tidak langsung yang sangat penting karena sifatnya yang sangat fleksibel dibandingkan dengan instrumen lain.


47. Mengapa kebijakan moneter dengan menaikan diskonto bank umum dapat mengurangi tingkat inflasi?

Jawaban:
Dengan kebijakan diskonto atau dengan menaikkan suku bunga akan merangsang keinginan orang untuk menabung. Dengan menabung, jumlah uang yang beredar di masyarakat akan masuk ke bank sehingga tingkat inflasi dapat ditekan.


48. Bagaimana bank sentral mempengaruhi jumlah uang beredar?

Jawaban:
Jika Bank Sentral ingin menambah jumlah uang beredar yang ada di masyarakat, maka Bank Sentral menurunkan tingkat diskonto dan suku bunga pinjaman yang diberikan kepada bank-bank umum, sehingga biaya atau bunga yang harus dibayar oleh bank-bank umum menjadi lebih murah.


49. Apa saja wewenang Bank Indonesia terkait dengan tugas mengatur dan mengawasi bank?

Jawaban:
Wewenang bank sentral yang berkaitan dengan tugas mengatur dan mengawasi bank, yang meliputi:
1. Mengenakan sanksi terhadap bank sesuai dengan peraturan perundang-undangan
2. Menetapkan peraturan
3. Memberikan dan mencabut izin atas kelembagaan dan kegiatan usaha tertentu dari bank
4. Mengawasi bank, baik secara individual maupun sebagai sistem perbankan


50. Bagaimana sejarah Bank Indonesia?

Jawaban:
Asal mula Bank Indonesia adalah De Javasche Bank (DJB) yang didirikan pada 1828. ... Tepatnya pada 1819, kalangan pengusaha di Batavia, Hindia Belanda, mendesak agar pemerintahan mendirikan lembaga bank. Desakan didirikannya lembaga bank oleh pengusaha di Batavia tersebut guna memenuhi kepentingan bisnis mereka.


51. Apa tujuan didirikannya Bank Indonesia?

Jawaban:
Dalam kapasitasnya sebagai bank sentral, Bank Indonesia mempunyai satu tujuan tunggal, yaitu mencapai dan memelihara kestabilan nilai rupiah. Kestabilan nilai rupiah ini mengandung dua aspek, yaitu kestabilan nilai mata uang terhadap barang dan jasa, serta kestabilan terhadap mata uang negara lain.


52. Bagaimana proses De Javasche Bank menjadi Bank Indonesia?

Jawaban:
Pada 10 April 1953, parlemen menyetujui usulan nasionalisasi De Javasche Bank menjadi Bank Indonesia (BI). Presiden Soekarno kemudian menerbitkan surat keputusan mengenai peresmian BI sebagai bank sirkulasi atau bank sentral Indonesia pada 10 April 1953 dan mulai berlaku sejak 1 Juli 1953.


53. Apakah Bank Indonesia sama dengan Bank Sentral?

Jawaban:
Dengan adanya UU No.23 Tahun 1999 tentang Bank Indonesia, Bank Indonesia ditetapkan sebagai Bank Sentral yang bersifat independen. UU ini menetapkan tujuan tunggal BI yaitu mencapai dan memelihara kestabilan nilai Rupiah, dan menghapuskan tujuan sebagai agen pembangunan.


54. Apakah Perbedaan bank Umum dengan bank sentral jika dilihat dari operasionalnya?

Jawaban:
1. Dalam perekonomian hanya terdapat satu Bank Sentral, sedangkan bank umum jumlahnya banyak. 
2. Bank umum banyak dimiliki oleh pihak swasta, sedangkan Bank Sentral dimiliki atau dikuasai oleh pemerintah
3. Adapun Bank Sentral didirikan dengan tujuan mengatur dan mengawasi kegiatan bank umum dan lembaga keuangan lainnya


55. Mengapa bank sentral disebut Banker of banks?

Jawaban:
Karena Bank Sentral mempunyai peranan yang penting dalam perekonomian dibandingkan jenis bank yang lain. ... Mengatur dan mengawasi jalannya kegiatan bank yang lain


56. Mengapa bank sentral juga disebut sebagai lembaga hegemonik?

Jawaban:
Secara kelembagaan, bank sentral dapat dikategorikan sebagai lembaga hegemonik karena lembaga tersebut memiliki kewenangan atau otoritas tertentu pada suatu wilayah tertentu.


57. Mengapa bank sentral mengalami evolusi?

Jawaban:
Peran bank sentral mengalami evolusi yang beragam tergantung pada perkembangan ekonomi, sosial politik dan tuntutan masyarakat pada eranya. Sebagai salah satu contohnya, sebuah bank komersial kemudian berubah menjadi bank sentral karena mendapat kepercayaan dari pemerintah yaitu sebagai bankirnya pemerintah


58. Mengapa bank umum harus menyimpan saldo minimal pada bank sentral?

Jawaban:
Bank umum diwajibkan untuk menyimpan saldo minimal di bank sentral dengan tujuan untuk mempengaruhi tingkat suku bunga. Saldo minimal yang ditempatkan pada bank sentral sempat mengalami fluktuasi.


59. Menurut Chandavarkar apa saja tujuan kebijakan bank sentral?

Jawaban:
Menurut Chandavarkar (1996), tujuan dari kebijakan bank sentral pada dasarnya dapat terdiri dari menjaga kestabilan harga, nilai tukar, kesinambungan neraca pembayaran, pertumbuhan ekonomi dan pembangunan, full employment dan kesejahteraan umum.


60. Apa perbedaan peran dan fungsi Bank Indonesia dan OJK?

Jawaban:
Adapun perbedaan lain yang bisa dilihat dari kedua lembaga ini yaitu sebagai berikut: - BI akan fokus pada menjaga kestabilan nilai rupiah, sedangkan OJK fokus pada pengaturan dan pengawasan industri jasa keuangan di Indonesia. ... Karena salah satu tugas utama OJK adalah melindungi kepentingan konsumen dan masyarakat